• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Minggu, Februari 22, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Perbankan

Bank Hadapi Disrupsi Inovasi, Penciptaan Talent Wajib Berorientasi Digital

Penyesuaian proses bisnis dan peningkatan optimalisasi digital mendorong penurunan kebutuhan jumlah pekerja. Untuk itu, bank perlu mengupayakan strategi tertentu agar pemberdayaan tenaga kerja tetap dapat dilakukan.

oleh Sandy Romualdus
2 Juni 2022 - 20:04
179
Dilihat
Bank Hadapi Disrupsi Inovasi, Penciptaan Talent Wajib Berorientasi Digital
0
Bagikan
179
Dilihat

BANDUNG, Stabilitas.id – Saat ini perbankan dihadapkan dengan sejumlah tantangan dalam mempersiapkan organisasi yang tanggap dengan digitalisasi dan disrupsi inovasi. Untuk itu pelaku industri perbankan harus mengatur strategi pengembangan bisnis bank berbasis digital ketika memulai penciptaan talenta baru.

“Harus disadari bahwa saat ini muncul posisi atau keahlian baru untuk memperkuat fundamental ekosistem digital. Sementara kapabilitas individu belum sepenuhnya sesuai dengan kemampuan yang diperlukan. Di sisi lain, kebutuhan akan talenta digital lebih besar dibanding ketersediaanya,” papar Direktur SDM CIMB Niaga, Joni Raini dalam Panel Discussion LPPI HC-BPD Conference 2022 dengan tema “ONE Spirit in Creating Resilient Regional & National Talent” bertempat di Hotel Trans Luxury Bandung, Kamis 02 Juni 2022.

Maka dari itu, menurut Joni manajemen telenta yang dikreasi oleh bank harus berkesinambungan. Tujuannya adalah untuk menciptakan kesinambungan antara pemenuhan talenta dari dalam bank dan akuisisi telenta eksternal.

BERITA TERKAIT

Bank Jatim Gandeng LPPI Kembangkan Calon Pimpinan Cabang Lewat JLDP

CIMB Niaga Umumkan 50 Penerima Beasiswa 2025, Dukung Akselerasi SDM Unggul di Indonesia

LPPI Gelar IRMO 2026: Bahas Strategi Perbankan Hadapi Gejolak Ekonomi dan Transformasi Digital

Likuiditas Murah: Bank Jatim, Bank DKI, dan Bank BJB Berminat Kelola Dana Kas Pemerintah

“Caranya melalui proses identifikasi, review, dan kalibrasi talent untuk menghasilkan top talent dan emerging talent. Semua proses dilakukan dengan pengembangan kapabilitas digital dan data, yakni mengembangkan kemampuan teknis, lalu digital dan inovasi maindset, dan dari sisi kepemimpinan. Di era baru saat ini, penerapan cara kerja baru menjadi penting dengan semangat kolaborasi, kendati dilakukan secara hybrid,” urainya.

Sementara Direktur Human Capital Bank BRI, Agus Winardono mengatakan bahwa penyesuaian proses bisnis dan peningkatan optimalisasi digital mendorong penurunan kebutuhan jumlah pekerja. Untuk itu, bank perlu mengupayakan strategi tertentu agar pemberdayaan tenaga kerja tetap dapat dilakukan.

Bisa dimulai dengan memprediksi tenaga kerja dalam jangka panjang dengan cara mendorong bisnis untuk menerapkan rekayasa ulang proses bisnis, sembari melakukan peninjauan desain dan pembentukan organisasi secara berkala. “Rencana aksi selanjutnya adalah mengidentifiasi kompetensi talent yang dibutuhkan di masa depan seperti disrupsi manajemen, kemudian desain teknologi baru. Dan terakhir, bank bisa menjalankan strategi sumber daya yang baru terkait dengan model magang dan  pola kemintraan,” ungkap Agus di kesempatan yang sama.

Menanggapi hal itu, Tedi Setiawan, Direktur Operasional bank bjb menjelaskan bahwa saat ini BPD terus melakukan transformasi sejalan dengan perkembangan industri dari sisi penciptaan SDM yang tangguh. Dimulai dengan melakukan transformasi Divisi Diklat bank bjb menjadi Corporate University sebagai kebutuhan strategis untuk memperoleh manfaat pembelajaran yang lebih baik.

Dalam menjalankan pengelolaan dan pelaksanaan pembelajaran, bjb University memperhatikan baik sisi back-end maupun front-end sehingga bisnis proses yang dijalankan secara utuh saling mendukung baik dari sisi pengelolaan pembelajaran secara internal maupun bagi pegawai. “Corporate University sangat berperan dalam pengembangan talenta di era digital dan menjadi juara lahir batin dengan beradaptasi terhadap perubahan. Dengan memiliki knowledge management, learning infrastructure dan menjadi business partner, merupakan kunci utama dalam peningkatan produktivitas pegawai & kinerja perusahaan,” jelas Tedi.

Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman, dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa dalam proses penciptaan talent yang tanguh, BPD juga dihadapkan dengan tantangan dalam proses talent acquisition. Untuk itu, guna mendapatkan talenta yang baik, menurut Agus, bank harus memilih terlebih dahulu hal apa yang merupakan kualifikasi talent. “Bisa dilakukan dengan pemeriksaan sosial media, jejak hukum terkait dengan kriminalitas dan terorisme, pemeriksaan sertifikasi kompetensi, KPI & rekomendai, dan proses assessment.”

Sementara itu, Kepala OJK Institut, Agus Sugiarto saat memberikan Closing Remarks di akhir acara HC-BPD Conference 2022 menegaskan, OJK akan ters mendorong akselerasi digital di sektor jasa keuangan, khususya di BPD, antara lain mendukung proses capacity building SDM BPD. Sebab, memiliki uang dan teknologi tidak cukup bagi bank, tetapi butuh SDM yang siap mengelolahnya.

Untuk itu, OJK terus mendukung dan mendorong adanya pelatihan dan pengembangan SDM perbankan, khusunya BPD, sebagai bagian dari program prioritas transformasi digital BPD. “Digital ini penting karena ekonomi global sudah begerak ke arah digital, kemudian muncul perilaku digital, lalu digital native mendominasi generasi milenial. Jadi bank harus beradaptasi menuju digitalisasi,” jelas Agus secara virtual.

OJK telah mengembangkan cetak biru SDM sektor jasa keuangan, dengan salah satu fokus terkait adaptasi digitalisasi. OJK melihat akan ada perubahan fundamental di sektor SDM. “Akan muncul jenis pekerjaan baru dan ada pekerjaan yang hilang, juga keahlian baru yang harus disipakan. OJK selalu siap mendukung semua usaha BPD dan LPPI dalam melakukan persiapan transformasi SDM BPD ke depan,” demikian Agus. ***

Tags: Agus Winardonobank jatimbjb universitybpdDigital Talentdisrupsi inovasiJoni RainiLPPILPPI HC-BPD Conference 2022OJK IstituteResilient Talent
 
 
 
 
Sebelumnya

The 4th G20 JFHTF: Strategi Baru Atasi Ketimpangan Pembiayaan Kesehatan Global

Selanjutnya

Kemenparekraf Perkuat Pemasaran Lewat “Wonderful Indonesia Co-Branding Forum”

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

HPSN 2026: BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

HPSN 2026: BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

oleh Stella Gracia
21 Februari 2026 - 22:39

Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memperkuat komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan menggelar rangkaian aksi bersih...

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah, Perkuat Komitmen Tumbuh Berkelanjutan

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah, Perkuat Komitmen Tumbuh Berkelanjutan

oleh Sandy Romualdus
21 Februari 2026 - 19:52

Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menggelar Customer Gathering Imlek 2026 sebagai ajang silaturahmi sekaligus apresiasi...

Bank Indonesia Tetapkan Jadwal Rapat Dewan Gubernur Bulanan 2026, Fokus Transparansi Kebijakan

Outlook Moody’s Negatif, BI Pastikan Likuiditas Perbankan Jumbo Tetap Solid

oleh Stella Gracia
20 Februari 2026 - 15:11

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) menegaskan ketahanan sektor perbankan nasional tetap kokoh di tengah langkah Moody’s Ratings yang merevisi outlook...

Dirut BRI: Fundamental Industri Perbankan Solid, Akselerasi Kredit Butuh Penguatan dari Sisi Demand

Dirut BRI: Fundamental Industri Perbankan Solid, Akselerasi Kredit Butuh Penguatan dari Sisi Demand

oleh Sandy Romualdus
20 Februari 2026 - 10:32

Stabilitas.id – Industri perbankan nasional masih memiliki ruang yang solid untuk menopang pertumbuhan kredit ke depan dengan kondisi likuiditas dan...

Laba Danamon Tumbuh 14% Jadi Rp4 Triliun pada 2025, Kredit Naik 9%

Laba Danamon Tumbuh 14% Jadi Rp4 Triliun pada 2025, Kredit Naik 9%

oleh Sandy Romualdus
19 Februari 2026 - 19:20

Stabilitas.id — PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp4 triliun sepanjang 2025, tumbuh 14% secara...

Transaksi SeaBank Tembus 10 Juta per Hari, Deposito Digital Jadi Tren Penahan Konsumsi Gen Z

Transaksi SeaBank Tembus 10 Juta per Hari, Deposito Digital Jadi Tren Penahan Konsumsi Gen Z

oleh Stella Gracia
19 Februari 2026 - 12:11

Stabilitas.id – Tren digitalisasi perbankan yang semakin lekat dengan gaya hidup generasi muda mendorong perbankan digital untuk memperkuat strategi pengelolaan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Akhiri Riwayat BPR Bank Cirebon, Ini Kronologi Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

HPSN 2026: BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah, Perkuat Komitmen Tumbuh Berkelanjutan

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Kemenparekraf Perkuat Pemasaran Lewat “Wonderful Indonesia Co-Branding Forum”

Kemenparekraf Perkuat Pemasaran Lewat "Wonderful Indonesia Co-Branding Forum"

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance