• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Kamis, Januari 15, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Perbankan

BCA Tambahkan Produk Reksa Dana Saham USD di WELMA

Produk BNP Paribas Greater China Equity Syariah USD mulai bisa dibeli pada 12 Juli 2021 melalui Welma dan cabang BCA.

oleh Stella Gracia
13 Juli 2021 - 14:21
67
Dilihat
BCA Tambahkan Produk Reksa Dana Saham USD di WELMA
0
Bagikan
67
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas.id — Di tengah situasi pandemi yang masih melanda Indonesia, investasi menjadi salah pilihan masyarakat untuk mengalokasikan dananya. Dimana hal ini terlihat dengan tingginya peningkatan jumlah investor di pasar modal, khususnya jumlah Investor untuk produk reksadana.

Melihat hal ini, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menambahkan pilihan reksadana saham USD yang berbasis syariah, untuk melengkapi solusi investasi yang sudah ada. Bersama PT BNP Paribas Asset Management, BCA meluncurkan produk bernama Reksa Dana Syariah BNP Paribas Greater China Equity Syariah USD.

Data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada Mei 2021 tercatat ada lebih dari 4,69 juta investor produk Reksa Dana, hal ini mengalami peningkatan sebesar 47,87% dibandingkan Desember 2020. KSEI juga mencatatkan demografi profil investor individu sebesar 58,09% yang di dominasi oleh individu yang berusia dibawah 30 tahun. Melihat adanya tren peningkatan tersebut mengisyaratkan bahwa masyarakat Indonesia kini sudah melek terhadap kehadiran investasi yang memiliki dampak baik bagi perekonomian.

BERITA TERKAIT

Kolaborasi BCA dan TULOLA, Desa Wisata Taro Bali Pamerkan Kerajinan Perak di Andaz Bali

Sensasi First-Class di Jalan Raya: Intip Mobil-Mobil Premium di BCA Expo 2025!

BCA Pertahankan Posisi Sebagai Brand Perbankan Terkuat di Dunia Versi Brand Finance 

BCA Luncurkan Reksa Dana Indeks Saham BIPI

Christine Setyabudhi selaku Senior Executive Vice President Divisi Wealth Management BCA mengatakan produk BNP Paribas Greater China Equity Syariah USD mulai bisa dibeli pada 12 Juli 2021 melalui Welma dan Cabang BCA.

“Penawaran produk Reksa Dana BNP Paribas Greater China Equity Syariah USD ini, memberikan peluang kepada masyarakat pada umumnya dan nasabah BCA pada khususnya untuk melengkapi diversifikasi geografi investasi melalui akses pada Pasar Modal Cina yang merupakan salah satu pasar terbesar di dunia. Instrument ini juga cocok bagi nasabah yang ingin  memiliki alternatif lain untuk investasinya  dalam mata uang USD,”

BNP Paribas Greater China Equity Syariah USD merupakan Reksa Dana offshore syariah pertama di Indonesia yang fokus berinvestasi di pasar saham Cina.

Dalam proses pemilihan sahamnya, BCA mengintegrasikan filter ESG (Environmental, Social, dan Governance) dan prinsip Syariah, yang kami percayai dapat membantu investor mencapai risk-adjustment return dalam jangka panjang.

Selain itu, solusi yang kami tawarkan ini juga memberikan nilai tambah bagi investor yang ingin mengejar peluang investasi berkelanjutan sekaligus memberikan dampak positif pada keberlangsungan generasi mendatang. “Dengan kehadiran reksadana ini di platform BCA, kami berharap dapat memberikan pilihan diversifikasi yang menarik bagi nasabah dan relevan dengan kondisi pasar saat ini.” ujar Maya Kamdani, Direktur & Head of Marketing and Product Development PT BNP Paribas AM.

Pertumbuhan investor reksadana saham pun turut tercatat oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mencatatkan pada Mei 2021 sebanyak 23,34% investor menempatkan dananya pada instrumen tersebut(2). Hal ini pun menempatkan reksadana reksadana saham menjadi nomor dua favorit bagi investor, setelah reksadana pendapatan tetap.

Nasabah dan masyarakat yang ingin melakukan transaksi Reksa Dana kini dapat memanfaatkan aplikasi mobile wealth management dari BCA yaitu Welma yang digunakan untuk transaksi (jual-beli) produk investasi seperti reksadana, obligasi dan informasi asuransi.

Tags: #Bank BCAbnp paribas asset managementwelma
 
 
 
 
Sebelumnya

BSI Dukung Literasi Keuangan Syariah untuk Baitul Maal Wat Tamwil

Selanjutnya

Ekspor Batik, BNI Antarkan Mitra Binaan Tembus Pasar Korea

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak 33 Kali Lipat

Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak 33 Kali Lipat

oleh Sandy Romualdus
14 Januari 2026 - 19:32

Stabilitas.id – PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja yang signifikan dalam pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk Solusi Emas...

BNI Dukung Kebijakan Pemerintah Tarik Dana Rp200 T untuk Perkuat Likuiditas Perbankan

BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam – Sumatera Barat

oleh Sandy Romualdus
14 Januari 2026 - 19:27

Stabilitas.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI turut mempercepat pemulihan sosial masyarakat terdampak banjir bandang di Sumatera...

BRI Hadirkan One Stop Pension Solution DPLK BRI di BRImo

BRI Hadirkan One Stop Pension Solution DPLK BRI di BRImo

oleh Stella Gracia
14 Januari 2026 - 10:30

Stabilitas.id — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) memperkuat agenda transformasi digital melalui kehadiran layanan One Stop Pension Solution...

Awal Tahun, Bank Neo Commerce Ajak Masyarakat Menata Ulang Keuangan

Awal Tahun, Bank Neo Commerce Ajak Masyarakat Menata Ulang Keuangan

oleh Stella Gracia
14 Januari 2026 - 08:43

Stabilitas.id — Memasuki awal tahun, PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) mengajak masyarakat untuk kembali mengevaluasi dan menata ulang kondisi...

Bank Jatim Gandeng LPPI Kembangkan Calon Pimpinan Cabang Lewat JLDP

Bank Jatim Gandeng LPPI Kembangkan Calon Pimpinan Cabang Lewat JLDP

oleh Sandy Romualdus
13 Januari 2026 - 15:25

Stabilitas.id — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) bekerja sama dengan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) menyelenggarakan...

IHSG Naik 22% Sepanjang 2025, OJK Catat Likuiditas dan Investor Menguat

OJK: Kredit Perbankan Tumbuh 7,74% per November 2025, Likuiditas dan Risiko Tetap Terjaga

oleh Stella Gracia
13 Januari 2026 - 09:55

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan kinerja sektor perbankan nasional tetap solid dengan fungsi intermediasi yang meningkat, profil risiko...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPSLB Bank Mandiri Tegaskan Dukungan Pemegang Saham dan Penguatan Strategi Menuju 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRI Umumkan Dividen Interim Rp137 per Saham Tahun Buku 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Terbitkan POJK 32/2025 tentang Penyelenggaraan Buy Now Pay Later

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Natal dan Akhir Tahun, BI Perpanjang Jam BI-RTGS hingga 23.55 WIB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Pembiayaan Emas Bank Muamalat Melonjak 33 Kali Lipat

BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam – Sumatera Barat

Penjualan Eceran Masih Tumbuh, BI Waspadai Tekanan Harga Ramadan

Insentif Perpajakan Dinilai Dukung Daya Beli dan Daya Saing Usaha

Kejar Indonesia Emas 2045, Menkeu Dorong Sinkronisasi Fiskal, Keuangan, dan Investasi

BRI Hadirkan One Stop Pension Solution DPLK BRI di BRImo

OJK Dorong Keterbukaan Informasi Pasar Modal lewat Akses AKSes KSEI

POJK 35/2025 Terbit, OJK Longgarkan Aturan Perusahaan Pembiayaan

OJK Terbitkan POJK 31/2025, Perkuat Tata Kelola SRO Pasar Keuangan

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Ekspor Batik, BNI Antarkan Mitra Binaan Tembus Pasar Korea

Ekspor Batik, BNI Antarkan Mitra Binaan Tembus Pasar Korea

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance