• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home UKM

BRI Bangkitkan Ekonomi Perempuan, Angkat Tenun Lurik ‘Diopeni’ ke Pasar Lebih Luas

oleh Stella Gracia
23 April 2026 - 13:16
15
Dilihat
BRI Bangkitkan Ekonomi Perempuan, Angkat Tenun Lurik ‘Diopeni’ ke Pasar Lebih Luas
0
Bagikan
15
Dilihat

Stabilitas.id – Pemberdayaan BRI menjadi pilar utama di balik kesuksesan brand UMKM Diopeni atau Dondomane Handmade dalam mengangkat eksistensi kain tenun lurik. Melalui sinergi dengan Rumah BUMN BRI Malang, usaha yang digawangi oleh Peni Budi Astuti ini berhasil mengubah wastra Nusantara menjadi produk fashion modern bernilai tinggi sekaligus mewujudkan kemandirian finansial bagi perempuan di sekitarnya.

Berlokasi di sebuah gang permukiman di Kota Malang, Jawa Timur, Peni tidak sekadar menjalankan bisnis demi keuntungan semata. Sebagai pendiri Komunitas “Perempuan Mandiri Sumber Perubahan”, ia membawa misi sosial untuk memastikan para lansia dan ibu tunggal memiliki akses produktivitas yang tangguh. Dukungan berkelanjutan dari BRI pun menjadi kunci bagi Diopeni dalam memperluas dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat luas.

  • Baca juga: Volume Transaksi Tembus Rp8.799 Triliun, Qlola by BRI Resmi Tampil dengan Fitur Baru

Perjalanan Diopeni dimulai pada September 2016 dari kegemaran Peni menjahit tangan, atau dalam bahasa Jawa disebut dondom-dondom. Dari hobi sederhana ini, ia melihat potensi besar pada kain tenun lurik yang sering dianggap kuno. Nama Diopeni sendiri diambil dari gabungan nama sang suami, Junaidi (Di) dan dirinya sendiri (Peni), yang dalam bahasa Jawa Diopeni juga berarti dirawat atau dipelihara.

BERITA TERKAIT

Volume Transaksi Tembus Rp8.799 Triliun, Qlola by BRI Resmi Tampil dengan Fitur Baru

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Dorong Ekosistem Kerja Inklusif, Menaker Minta BRI Merekam Visi Nasional dalam Hubungan Kerja

Gelar Pameran Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Sabet Rekor MURI

Saat ini komunitas tersebut telah berbadan hukum koperasi dan memiliki sembilan karyawan, di mana mayoritas adalah perempuan lansia berusia 50-60 tahun dan orang tua tunggal. Peni memberikan ruang bagi mereka untuk tetap produktif dari rumah.

“Perempuan sebaiknya memiliki kegiatan produktif untuk membantu ekonomi keluarga agar menjadi sosok yang kuat dan tangguh,” tegas Peni.

Keunggulan utama Diopeni terletak pada penggunaan kain tenun motif lurik dengan desain kontemporer yang eksklusif. Koleksi fashion yang dihasilkan sangat beragam, mulai dari daster tunik sebagai produk unggulan, kemeja, outer kimono, gamis, babydoll, blazer, hingga baju koko. Setiap helai pakaian dibuat dengan peletakan corak yang berbeda sehingga hampir tidak ada produk yang sama persis.

Peni juga menerapkan prinsip zero waste dan green industry. Sisa kain perca disulap menjadi aneka produk kriya seperti sandal tenun, tas, pouch, bantal, hingga gantungan kunci. Bahkan, Diopeni kini berkembang ke unit bisnis yang lebih luas, termasuk jasa pelatihan keterampilan hantaran dan anyaman.

Tak berhenti di kriya, lini bisnisnya merambah ke dunia kuliner melalui unit F&B bertajuk “Dapur Bunda Peni” yang menyajikan hidangan khas Nusantara seperti gado-gado, tahu telur, ketoprak, hingga jus buah segar.

  • Baca juga: BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Perkembangan pesat Diopeni tidak lepas dari dukungan penuh BRI. Sejak 2017, Peni aktif mengikuti pembinaan di Rumah BUMN BRI Malang. Bagi Peni, tempat ini bukan sekadar pusat pelatihan, melainkan rumah bagi para pelaku UMKM untuk saling berkolaborasi dan naik kelas secara cuma-cuma.

“Di BRI, wadahnya benar-benar nyata. Pelatihannya sangat lengkap karena menyesuaikan kebutuhan UMKM, mulai dari cara tata kelola keuangan, business plan, hingga strategi pemasaran di media sosial. Bahkan, kami difasilitasi pengurusan legalitas seperti sertifikasi Halal dan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) secara gratis,” jelas Peni.

Selain menjadi peserta, dedikasi Peni di dunia kriya juga membuatnya kerap dipercaya oleh pihak BUMN untuk menjadi pemateri pelatihan bagi pelaku UMKM lainnya.

Dukungan permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI juga menjadi faktor penentu ekspansi usahanya. Peni telah memanfaatkan fasilitas KUR sebanyak dua kali untuk memperkuat struktur bisnisnya. Modal usaha dari BRI juga dialokasikan secara strategis untuk merenovasi huniannya dengan membangun mini galeri.

“Meskipun lokasi usaha saya berada di dalam gang, kehadiran mini galeri di rumah hasil dukungan BRI ini terbukti meningkatkan kepercayaan konsumen. Pernah ada rombongan ibu-ibu sampai membawa tiga mobil masuk ke gang hanya untuk melihat koleksi kami secara langsung,” kenangnya. Peni kini telah mengubah fungsi ruang tamu pribadinya menjadi area pajang yang profesional dengan deretan manekin dan rak display yang tertata rapi.

Pada kesempatan terpisah, Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya menjelaskan bahwa, kehadiran Rumah BUMN BRI ditujukan sebagai wadah kolaboratif bagi para pelaku usaha agar mampu meningkatkan kapasitas sekaligus daya saing bisnis. Inisiatif ini disusun untuk mendukung UMKM dalam memperluas jaringan serta menangkap peluang di tengah persaingan pasar yang kian ketat.

  • Baca juga: Dorong Ekosistem Kerja Inklusif, Menaker Minta BRI Merekam Visi Nasional dalam Hubungan Kerja

Ia juga menekankan bahwa pembinaan UMKM menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan BRI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Hingga saat ini, BRI tercatat telah membina 54 Rumah BUMN serta menggelar lebih dari 18.218 pelatihan bagi pelaku UMKM di berbagai wilayah Indonesia.

“Melalui peningkatan literasi, digitalisasi, dan kemudahan akses, UMKM didorong untuk memperkuat daya saing dan menghasilkan nilai tambah di pasar. Kisah pelaku usaha Diopeni jadi kisah inspiratif yang dapat direplika oleh pelaku usaha lainnya di berbagai daerah,” pungkasnya. ***

Tags: BBRIBRIBRI PeduliBRInitaPemberdayaan Perempuan
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Tebar Dividen Rp52,1 Triliun, Likuiditas dan Permodalan BRI Siap Dorong Pertumbuhan Berkualitas

Selanjutnya

Pertamina Naikkan Harga LPG Nonsubsidi, Ukuran 12 Kg Jadi Rp228.000

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Pacu Ekonomi Syariah di Kawasan FTZ, CIMB Niaga Syariah Resmikan Syariah Digital Branch di Batam

Dari Den Haag hingga Amsterdam, BNI Dampingi Waroeng Padang Lapek Bawa Cita Rasa Minang ke Eropa

oleh Stella Gracia
13 Agustus 2026 - 13:42

BNI dukung ekspansi Waroeng Padang Lapek milik diaspora Suprapti di Belanda. Biayai central kitchen Den Haag hingga pembukaan cabang baru...

Momentum Hari UMKM Nasional, Bank Mandiri Dorong 56 Ribu Debitur KUR Naik Kelas

Momentum Hari UMKM Nasional, Bank Mandiri Dorong 56 Ribu Debitur KUR Naik Kelas

oleh Stella Gracia
13 Agustus 2026 - 10:29

Sambut Hari UMKM Nasional, Bank Mandiri dorong 56 ribu UMKM naik kelas & salurkan KUR Rp25,63 triliun per Juli 2026....

Tembus Rp1.211 Triliun, BRI Bersama Danantara Perkuat Ekosistem Pembiayaan UMKM Nasional

Tembus Rp1.211 Triliun, BRI Bersama Danantara Perkuat Ekosistem Pembiayaan UMKM Nasional

oleh Stella Gracia
12 Agustus 2026 - 16:04

Portofolio kredit UMKM BRI capai Rp1.211 triliun pada TW I 2026. Bersama Danantara, BRI dorong ekosistem ekonomi kerakyatan lewat 5.000+...

Meringankan Beban 14 Juta Ibu-Ibu Prasejahtera, Bunga Pembiayaan PNM Mekaar Anjlok dari 20% ke 8%

Meringankan Beban 14 Juta Ibu-Ibu Prasejahtera, Bunga Pembiayaan PNM Mekaar Anjlok dari 20% ke 8%

oleh Stella Gracia
12 Agustus 2026 - 16:03

Bunga PNM Mekaar dipangkas drastis dari rata-rata 20% jadi 8% mulai September 2026. Kebijakan arahan Presiden Prabowo ini sasar 14...

Gandeng Travel Umrah, CIMB Niaga Syariah Tebar Cashback Rp1,5 Juta dan Solusi Transaksi di Arab Saudi

Bantu Usaha Kuliner Lokal Naik Kelas, BRI Dorong Kemandirian Ekonomi Desa Brilian

oleh Stella Gracia
12 Agustus 2026 - 14:45

Peringati Hari UMKM Nasional 12 Agustus, BRI Peduli perkuat UMKM Desa Brilian Hargobinangun, Sleman lewat pendampingan & bantuan fasilitas usaha....

Implementasi POJK 19/2025, OJK dan Pemerintah Perluas Akses Kredit UMKM Tanpa Agunan Tambahan

Implementasi POJK 19/2025, OJK dan Pemerintah Perluas Akses Kredit UMKM Tanpa Agunan Tambahan

oleh Sandy Romualdus
11 Agustus 2026 - 20:26

Pembiayaan UMKM tembus Rp1.948,72 triliun per Juni 2026. Di UMKM Finance Summit 2026, OJK dan Kementerian UMKM bentuk Working Group...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Potret Bankir Millenial dan Gen Z

    Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bidik US$ 1 Miliar, Pemerintah Terbitkan Panda Bonds Berperingkat AAA di Pasar China Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Volume Transaksi Tembus Rp8.799 Triliun, Qlola by BRI Resmi Tampil dengan Fitur Baru

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

Pacu Transformasi Bisnis, KB Bank Sabet Dua Penghargaan Layanan dan Reputasi Korporasi

Indeks Inklusi Syariah Baru 13,24%, OJK Bersama DPR dan LPS Pacu Ekosistem EKSiS 2026

NPL Terjaga 0,19% dan Rasio CASA 83%, Citi Indonesia Perkuat Bisnis Perbankan Institusional

BNI Hadirkan Layanan Kesehatan dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Bencana NTT

Usung Semangat Beudaya Meusare Sare, KKI 2026 Pacu Pemulihan UMKM Terdampak Bencana di Sumatra dan NTT

Gandeng Dompet Dhuafa dan Pemdes, Manulife Indonesia Perkuat Kemandirian Komunitas Perdesaan

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Antisipasi Perang Timur Tengah, RI Alihkan Impor LPG ke AS dan Australia

Pertamina Naikkan Harga LPG Nonsubsidi, Ukuran 12 Kg Jadi Rp228.000

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance