• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Kamis, Agustus 13, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

oleh Sandy Romualdus
29 Juli 2026 - 15:49
866
Dilihat
Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan
0
Bagikan
866
Dilihat

Sinergi ketat fiskal-moneter dan strategi lindung nilai (hedging) jadi kunci industri jasa keuangan hadapi ketidakpastian geopolitik global dan tekanan rupiah.

Stabilitas.id – Penguatan sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter menjadi faktor krusial dalam menjaga ketahanan perekonomian nasional dan nilai tukar rupiah. Langkah harmonisasi ini mendesak di tengah meningkatnya eskalasi geopolitik global serta ketidakpastian pasar keuangan internasional.

  • Baca juga: Suntik Pemda Rp20,5 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Pembayaran Gaji PPPK Aman

Kepala Departemen Perizinan dan Manajemen Krisis DPMKP Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Aslan Lubis, mengungkapkan bahwa ketegangan geopolitik—seperti konflik Amerika Serikat dan Iran—serta meningkatnya tren proteksionisme perdagangan global telah mengganggu rantai pasok energi dunia. Kondisi ini memberi tekanan ganda bagi Indonesia yang kini berstatus sebagai pengimpor bersih (net importer) minyak mentah.

Sebagai respons stabilitas, Bank Indonesia (BI) tercatat telah menaikkan suku bunga acuan hingga 125 basis poin (bps) sejak Mei 2026. Di sisi lain, Kementerian Keuangan menempuh efisiensi anggaran belanja untuk menjaga ruang fiskal.

BERITA TERKAIT

Suntik Pemda Rp20,5 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Pembayaran Gaji PPPK Aman

Implementasi POJK 19/2025, OJK dan Pemerintah Perluas Akses Kredit UMKM Tanpa Agunan Tambahan

Indeks Literasi dan Inklusi 2026 Naik, Ada Lompatan Pesat di Perdesaan dan Kalangan Perempuan

HUT Ke-49 Pasar Modal Indonesia: OJK Perkuat Integritas dan Hadiahkan ETF Emas

“Semua faktor ketidakpastian itu mengganggu rantai pasok global, khususnya energi. Kita patut berbangga bahwa stabilitas sektor keuangan terjaga dengan sangat baik sampai saat ini. Namun, dengan tantangan sedemikian besar, sinergi antarlembaga mutlak diperlukan,” kata Aslan dalam diskusi Forekbank Financial Outlook 2026 di Jakarta, Rabu (29/7).

Jaga Keseimbangan 

Dalam kesempatan yang sama, Ekonom Universitas Indonesia, Telisa Falianty, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara Kementerian Keuangan (Lapangan Banteng) dan Bank Indonesia (Kebon Sirih) tanpa ada dominasi salah satu pihak. Dominasi salah satu sektor dikhawatirkan dapat mengganggu asas kehati-hatian (prudentiality) dan merusak kestabilan makro.

Telisa juga menyoroti tantangan penurunan daya beli masyarakat kelas menengah yang memicu fenomena “makan tabungan” hingga maraknya penggunaan fasilitas pinjaman (“makan pinjaman”) untuk kebutuhan sehari-hari.

  • Baca juga: Implementasi POJK 19/2025, OJK dan Pemerintah Perluas Akses Kredit UMKM Tanpa Agunan Tambahan

“Antara Lapangan Banteng dan Kebon Sirih harus harmonis. Jika fiskal terlalu dominan, itu akan memberikan potensi krisis dan mengurangi prudentiality. Di sisi lain, penyaluran kredit perbankan juga harus didorong lebih merata ke sektor UMKM dan modal kerja, tak hanya terkonsentrasi pada korporasi besar,” jelas Telisa.

Mitigasi Risiko Hedging dan Eksekusi Perbankan

Menanggapi gejolak kurs dan lonjakan Credit Default Swap (CDS) domestik, Ekonom Senior Prasasti Center for Policy Studies, Piter Abdullah, mengimbau korporasi dan lembaga keuangan untuk memanfaatkan berbagai instrumen lindung nilai (hedging) guna mengamankan portofolio aset dari risiko pelemahan rupiah.

Instrumen yang dapat dimaksimalkan antara lain Forex Forward, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), FX Swap, FX Option, hingga Cross Currency Swap.

Dari jajaran pelaku industri, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) merespons dinamika ini dengan menajamkan ekspansi bisnis yang berbasis manajemen risiko terukur.

Wakil Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta, menyampaikan bahwa BSI terus menyeimbangkan pertumbuhan kredit produktif pada sektor tangguh (resilient), seperti ekosistem perumahan melalui KUR Perumahan, serta dukungan langsung pada program strategis pemerintah.

  • Baca juga: Indeks Literasi dan Inklusi 2026 Naik, Ada Lompatan Pesat di Perdesaan dan Kalangan Perempuan

“BSI menyiapkan dukungan pembiayaan Surat Perintah Kerja (SPK) sebesar Rp 444 miliar yang dialokasikan ke 296 Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia. Kami menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, kualitas pembiayaan, likuiditas, dan agenda pembangunan nasional,” kata Bob.***

Tags: Aslan LubisBank IndonesiaBob Tyasika Anantabsihedgingkementerian keuanganojkPiter Abdullahrupiahsinergi fiskal moneterTelisa Falianty
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Mitigasi Risiko Monopoli, KPPU dan K&K Advocates Dorong Pelaku Usaha Adopsi Program Kepatuhan

Selanjutnya

Ekonomi Maluku Utara Melesat 19,64%, BTN Perkuat Kemitraan Strategis dan Digitalisasi Daerah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Pacu Semen Hijau dan Bahan Bakar Alternatif, SIG Buktikan Competitive Advantage Berbasis ESG

Pacu Semen Hijau dan Bahan Bakar Alternatif, SIG Buktikan Competitive Advantage Berbasis ESG

oleh Stella Gracia
13 Agustus 2026 - 15:39

SIG raih ESG Award 2026 dari KEHATI. Inovasi semen hijau & dekarbonisasi operasional berhasil pangkas intensitas emisi gas rumah kaca...

Kemenkeu: 91 Persen Pembiayaan Investasi 2027 Bergantung pada Sektor Swasta

Kemenkeu: 91 Persen Pembiayaan Investasi 2027 Bergantung pada Sektor Swasta

oleh Stella Gracia
12 Agustus 2026 - 16:03

Wamenkeu Juda Agung sebut kebutuhan investasi 2027 capai Rp8.705 T, sementara APBN hanya mampu Rp459 T. Sektor swasta & pasar...

Meringankan Beban 14 Juta Ibu-Ibu Prasejahtera, Bunga Pembiayaan PNM Mekaar Anjlok dari 20% ke 8%

Meringankan Beban 14 Juta Ibu-Ibu Prasejahtera, Bunga Pembiayaan PNM Mekaar Anjlok dari 20% ke 8%

oleh Stella Gracia
12 Agustus 2026 - 16:03

Bunga PNM Mekaar dipangkas drastis dari rata-rata 20% jadi 8% mulai September 2026. Kebijakan arahan Presiden Prabowo ini sasar 14...

Dua Tokoh Danantara Indonesia Masuk Radar Calon Gubernur PFII

Dua Tokoh Danantara Indonesia Masuk Radar Calon Gubernur PFII

oleh Sandy Romualdus
12 Agustus 2026 - 15:29

Muliaman Hadad dan Pahala Mansury mengemuka sebagai calon kuat Gubernur Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII). Pemerintah finalisasi struktur & lokasi....

Mahkamah Agung Koreksi Nilai Kerugian Keuangan Negara Kasus Tata Niaga Timah

Mahkamah Agung Koreksi Nilai Kerugian Keuangan Negara Kasus Tata Niaga Timah

oleh Sandy Romualdus
12 Agustus 2026 - 15:12

MA pangkas angka kerugian negara kasus korupsi timah dari Rp300 triliun jadi Rp28,93 triliun. Kerugian lingkungan Rp271 triliun dipisah ke...

Pacu Daya Beli, Menkeu Purbaya Sebut Presiden Bakal Umumkan Paket Stimulus Baru

Suntik Pemda Rp20,5 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Pembayaran Gaji PPPK Aman

oleh Sandy Romualdus
12 Agustus 2026 - 15:06

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa cairkan Rp20,5 triliun untuk 490 pemda. Dana ditujukan bayar gaji PPPK sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Keras Dan Menghantam

    Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bidik US$ 1 Miliar, Pemerintah Terbitkan Panda Bonds Berperingkat AAA di Pasar China Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemenkeu Monitor 490 Daerah Tertekan Fiskal, Siapkan Suntikan Dana Belanja Pegawai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Pacu Semen Hijau dan Bahan Bakar Alternatif, SIG Buktikan Competitive Advantage Berbasis ESG

Dominasi Sektor Pertanian 42,6%, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun per Juni 2026

Dari Den Haag hingga Amsterdam, BNI Dampingi Waroeng Padang Lapek Bawa Cita Rasa Minang ke Eropa

Pacu Ekonomi Syariah di Kawasan FTZ, CIMB Niaga Syariah Resmikan Syariah Digital Branch di Batam

Momentum Hari UMKM Nasional, Bank Mandiri Dorong 56 Ribu Debitur KUR Naik Kelas

BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO

Tembus Rp1.211 Triliun, BRI Bersama Danantara Perkuat Ekosistem Pembiayaan UMKM Nasional

Kemenkeu: 91 Persen Pembiayaan Investasi 2027 Bergantung pada Sektor Swasta

Meringankan Beban 14 Juta Ibu-Ibu Prasejahtera, Bunga Pembiayaan PNM Mekaar Anjlok dari 20% ke 8%

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Ekonomi Maluku Utara Melesat 19,64%, BTN Perkuat Kemitraan Strategis dan Digitalisasi Daerah

Ekonomi Maluku Utara Melesat 19,64%, BTN Perkuat Kemitraan Strategis dan Digitalisasi Daerah

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance