Stabilitas.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) terus memperkuat ekosistem pendanaan inklusif melalui sinergi global. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Pegadaian dan SMBC Corporation dalam ajang Indonesia–Japan Strategic Partnership Forum di Tokyo, Jepang, Senin (30/3/2026).
Kerja sama strategis ini bertujuan untuk memperluas akses pendanaan luar negeri (offshore financing) guna memperkuat kapasitas pembiayaan segmen ultra mikro dan UMKM di tanah air. Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan CEO Danantara Rosan Roeslani.
CEO BRI Group, Hery Gunardi, menegaskan bahwa sebagai induk Holding Ultra Mikro (UMi), BRI berperan sebagai orkestrator dalam membangun ekosistem terintegrasi antara BRI, Pegadaian, dan PNM. “Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas pendanaan, sekaligus memberikan multiplier effect bagi pemberdayaan masyarakat,” ujar Hery dalam keterangan resmi, Kamis (9/4/2026).
BERITA TERKAIT
Ekspansi Melalui Social Loans
Dalam kesepakatan tersebut, Pegadaian dan SMBC menyepakati penyediaan fasilitas kredit, termasuk skema tematik berupa social loans. Fasilitas ini dirancang khusus untuk mendukung sektor-sektor dengan daya guna sosial tinggi, yang menjadi pijakan awal bagi Pegadaian dalam mengembangkan offshore loan secara berkelanjutan.
Langkah ini juga selaras dengan komitmen ESG (Environmental, Social, and Governance) dan program Asta Cita pemerintah dalam memperluas akses keuangan. Pegadaian kini memposisikan diri sebagai bagian dari bullion ecosystem yang kompetitif di tingkat regional melalui kemitraan strategis dengan SMBC Group.
Kinerja Solid Holding UMi
Hingga akhir Desember 2025, Holding Ultra Mikro BRI Group telah mencatatkan pencapaian impresif:
-
Debitur Aktif: Menjangkau lebih dari 34,5 juta jiwa.
-
Simpanan Mikro: Total mencapai 187 juta rekening.
-
Naik Kelas: Sebanyak 1,4 juta debitur PNM berhasil naik kelas ke segmen yang lebih tinggi.
-
Ekosistem Emas: Total simpanan emas melalui layanan Pegadaian mencapai 17,1 ton, tumbuh 65,5% (yoy).
Sinergi yang terbangun di Tokyo ini diproyeksikan bakal memperkokoh struktur permodalan BRI Group dalam menghadapi dinamika ekonomi global 2026. Dengan dukungan pendanaan internasional yang lebih kompetitif, Holding UMi optimistis dapat terus mengakselerasi inklusi keuangan nasional hingga ke pelosok daerah pada kuartal II/2026 ini. ***
















