• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

BSI dan Jejak ESG: Membawa Syariah ke Panggung Keuangan Berkelanjutan

oleh Sandy Romualdus
10 September 2025 - 13:08
66
Dilihat
BSI dan Jejak ESG: Membawa Syariah ke Panggung Keuangan Berkelanjutan
0
Bagikan
66
Dilihat

Dari pembiayaan hijau hingga pemberdayaan UMKM, dari inovasi digital BYOND by BSI hingga operasional ramah lingkungan, langkah-langkah BSI menegaskan bahwa bank syariah mampu berdiri sejajar dengan pemain global dalam menata masa depan ekonomi yang lebih adil dan berkelanjutan, melalui komitmen pada prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Oleh Romualdus San Udika

  • Baca juga: Manfaatkan Karirhub, BSI dan Kemnaker Akselerasi Penyerapan Tenaga Kerja Digital

Di tengah percakapan global tentang masa depan ekonomi, satu istilah kian menggema: ESG — Environmental, Social, and Governance. ESG tidak lagi sekadar jargon korporasi. Ia menjelma sebagai parameter penting dalam menilai daya saing, keberlanjutan, hingga reputasi sebuah institusi keuangan.

Di Indonesia, gagasan ini menemukan lahan suburnya. Prinsip syariah yang sarat nilai amanah, keadilan, dan keberlanjutan, seolah telah lama menyiapkan jalan. Tak heran bila PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), bank syariah terbesar di tanah air, tampil sebagai pionir yang meramu nilai syariah dengan strategi ESG modern.

BERITA TERKAIT

Manfaatkan Karirhub, BSI dan Kemnaker Akselerasi Penyerapan Tenaga Kerja Digital

Dukung Program 3 Juta Rumah, BSI Salurkan KPR FLPP Rp 3,6 Triliun Sejak Merger

Perdagangkan 8,06 Ton Emas, Layanan Bullion Bank BSI Kerek ‘Fee Based Income’ 712%

Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

Hingga kuartal I 2025, BSI mencatatkan penyaluran pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp72,6 triliun, setara 25,3% dari total portofolio. Di dalamnya, sekitar Rp14,6 triliun disalurkan untuk green financing—pembangkit energi terbarukan, transportasi ramah lingkungan, hingga pengelolaan limbah—serta Rp58 triliun untuk social financing yang menyasar UMKM dan inklusi keuangan masyarakat.

“Penerapan ESG bagi kami sejalan dengan maqāṣid syariah, yakni menjaga keberlanjutan hidup dan kesejahteraan umat. Tidak hanya untuk saat ini, tapi juga bagi generasi mendatang,” ujar Bob T. Ananta, Wakil Direktur Utama BSI, dalam sebuah kesempatan.

Grafik Pertumbuhan Pembiayaan ESG BSI (2023–2025) menunjukkan peningkatan signifikan dari Rp50,2 triliun (2023) menjadi Rp72,6 triliun (2025). (sumber : diolah)

Langkah ini mendapat pengakuan global. Penerbitan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I senilai Rp3 triliun pada 2024 langsung oversubscribe tiga kali lipat, menandakan kepercayaan investor pada sinergi syariah-ESG.

Inovasi Hijau: BYOND by BSI

Transformasi ESG di BSI tidak berhenti di level pembiayaan. Digitalisasi juga menjadi jalur penting. Melalui aplikasi BYOND by BSI, perusahaan berhasil menjahit layanan keuangan syariah dengan prinsip keberlanjutan.

Aplikasi ini dirancang bukan sekadar mempermudah transaksi, tetapi juga menurunkan jejak karbon melalui layanan paperless banking. Nasabah dapat membuka rekening, melakukan transfer, hingga mengakses informasi produk tanpa selembar kertas pun. “BYOND by BSI adalah wajah bank syariah masa depan. Digital, inklusif, dan berorientasi keberlanjutan,” ungkap Wisnu Sunandar, Corporate Secretary BSI.

Dalam aspek sosial, BYOND menjadi kanal penyaluran donasi dan zakat digital. Akses ini membuka ruang partisipasi masyarakat untuk berkontribusi dalam pemberdayaan sosial, bahkan dari daerah terpencil sekalipun. BSI menjadikan teknologi sebagai penghubung nilai kemanusiaan.

Sedangkan dari sisi tata kelola, aplikasi ini menampilkan transparansi transaksi dan informasi produk. Dengan begitu, kepercayaan nasabah terjaga, dan prinsip good governance dijalankan dalam format digital.

Keberhasilan BYOND by BSI mencatatkan dua hal penting. Pertama, jumlah nasabah meningkat, terutama generasi muda yang memang lekat dengan teknologi. Kedua, kesadaran masyarakat mengenai investasi berkelanjutan pun kian tumbuh. Dengan aplikasi ini, BSI menunjukkan bahwa syariah dan ESG bisa berjalan beriringan di era digital.

Inovasi digital BSI searah dengan operasional ramah lingkungan di kantor fisik. Dari penggunaan 139 kendaraan listrik, panel surya, hingga Digital Carbon Tracking yang memantau emisi di lebih dari 1.100 outlet, semua menjadi bagian dari komitmen hijau.

  • Baca juga: Dukung Program 3 Juta Rumah, BSI Salurkan KPR FLPP Rp 3,6 Triliun Sejak Merger

“Syariah selalu mengajarkan keseimbangan. Jadi ESG itu sudah inheren dengan nilai-nilai kami,” ujar Rima Dwi Permatasari, Senior Vice President ESG BSI, menegaskan bahwa inisiatif hijau bukan sekadar kepatuhan, melainkan identitas perusahaan.

UMKM dan Ekonomi Kerakyatan

Peran sosial BSI dalam agenda ESG menemukan manifestasi paling nyata di sektor UMKM. Bank syariah ini menempatkan UMKM sebagai salah satu tulang punggung ekonomi rakyat, selaras dengan agenda Asta Cita pemerintah yang menekankan penciptaan lapangan kerja berkualitas.

Melalui program UMKM Naik Kelas, BSI menghadirkan BSI UMKM Center sebagai learning center sekaligus hub pendampingan bisnis. Di sini, para pelaku usaha mendapat pelatihan, akses pembiayaan, sertifikasi halal, hingga peluang business matching dengan pembeli domestik maupun internasional. Hingga Juni 2025, BSI UMKM Center telah berdiri di Aceh, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar dengan lebih dari 4.900 UMKM binaan, meningkat 9% dibanding tahun sebelumnya.

“Kami ingin UMKM menjadi pintu masuk pertumbuhan industri halal. Melalui komunitas, pendampingan, akses pembiayaan, hingga sertifikasi halal, BSI berkomitmen menghadirkan ekosistem yang mendukung usaha kreatif dan berdaya saing,” tutur Wisnu Sunandar.

Komitmen ini bukan sekadar wacana. Per Mei 2025, pembiayaan UMKM BSI mencapai Rp51,80 triliun, naik 11,15% secara tahunan. Pada ajang BSI International Expo 2025, BSI sukses memfasilitasi 30 penandatanganan MoU business matching dengan 52 buyer mancanegara, membuka potensi transaksi hingga USD20,8 juta.

Adopsi BYOND by BSI oleh Nasabah UMKM (2023–2025) menggambarkan tren naik, dari 28% (2023) hingga 43% (2025), selaras dengan digitalisasi layanan syariah. (sumber : dioleh)

Integrasi layanan juga diperkuat dengan menjadikan 150 UMKM binaan sebagai BSI Agen, yang memasarkan produk syariah sekaligus menyediakan layanan keuangan untuk masyarakat desa. Transformasi digital pun semakin terasa: sekitar 43% UMKM binaan kini sudah beralih menggunakan BYOND by BSI untuk pencatatan dan manajemen keuangan, sebuah langkah yang mempercepat literasi digital sekaligus mendukung transparansi usaha kecil.

Dengan strategi ini, BSI menegaskan posisinya bukan hanya sebagai penyedia layanan finansial, tetapi mitra strategis dalam pemberdayaan UMKM dan penguatan ekonomi kerakyatan di berbagai daerah.

Selain itu, BSI menyalurkan dana zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ZISWAF) mencapai Rp727 miliar per Maret 2025, membuktikan bahwa profitabilitas bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial.

Pengakuan dan Harapan 

Langkah-langkah ini membuat BSI dinobatkan sebagai Best Islamic Bank for ESG in Asia oleh Euromoney Islamic Finance Awards 2025. Regulator pun mengapresiasi. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut BSI sebagai teladan bagaimana prinsip syariah mampu selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan nasional.

Namun, jalan ke depan tetap menantang. Literasi green finance di kalangan UMKM masih rendah, sementara kebutuhan investasi hijau terus meningkat. Kolaborasi lintas sektor, baik dengan pemerintah, BUMN, maupun swasta, menjadi kunci.

  • Baca juga: Perdagangkan 8,06 Ton Emas, Layanan Bullion Bank BSI Kerek 'Fee Based Income' 712%

Singat cerita, BSI menulis bab penting sejarah perbankan syariah Indonesia. ESG tak lagi sebatas kepatuhan, tapi menjadi denyut nadi yang melahirkan ekosistem hijau, sosial, dan tata kelola yang sehat. Dari sukuk hijau, aplikasi BYOND, UMKM Naik Kelas, hingga carbon tracking, semua langkah ini menyatukan syariah dan keberlanjutan dalam bingkai modernitas.

Pada akhirnya, BSI hadir bukan hanya untuk menjaga amanah dana umat, melainkan juga menjaga bumi, mengangkat masyarakat, dan menyiapkan masa depan ekonomi yang berkeadilan. ***

Tags: bsiBSI dan Jejak ESGESGkeuangan berkelanjutanPT Bank Syariah Indonesia Tbk
 
 
 
 
 
Sebelumnya

BSI Catat Pertumbuhan 9% Nasabah UMKM Binaan, Salurkan Pembiayaan Rp51,8 Triliun

Selanjutnya

LPS Siapkan Pembayaran Simpanan Nasabah PT BPRS Gayo Takengon

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

oleh Sandy Romualdus
20 Agustus 2026 - 17:30

Milad ke-1 Bank BSN catat laba kotor Rp643,6 miliar (naik 40%) dan aset Rp81,1 triliun per Juli 2026. Dirut BTN...

Usung Semangat Beudaya Meusare Sare, KKI 2026 Pacu Pemulihan UMKM Terdampak Bencana di Sumatra dan NTT

Pacu Transformasi Bisnis, KB Bank Sabet Dua Penghargaan Layanan dan Reputasi Korporasi

oleh Stella Gracia
20 Agustus 2026 - 15:02

KB Bank raih dua penghargaan di PRIMA Awards 2026 dan Corporate Reputation Awards 2026. Dirut Kunardy Darma Lie sebut wujud...

Indeks Inklusi Syariah Baru 13,24%, OJK Bersama DPR dan LPS Pacu Ekosistem EKSiS 2026

Indeks Inklusi Syariah Baru 13,24%, OJK Bersama DPR dan LPS Pacu Ekosistem EKSiS 2026

oleh Stella Gracia
20 Agustus 2026 - 14:55

OJK gelar EKSiS 2026 di Kota Kasablanka. Indeks literasi syariah capai 43,07% dan inklusi 13,24% berdasarkan SNLIK 2026, pendorong kolaborasi...

Usung Semangat Beudaya Meusare Sare, KKI 2026 Pacu Pemulihan UMKM Terdampak Bencana di Sumatra dan NTT

NPL Terjaga 0,19% dan Rasio CASA 83%, Citi Indonesia Perkuat Bisnis Perbankan Institusional

oleh Stella Gracia
20 Agustus 2026 - 13:55

Citi Indonesia bukukan laba bersih Rp994 miliar di H1/2026. DPK naik 23,29% jadi Rp72,6 triliun dan kredit tumbuh Rp29,9 triliun...

BNI Hadirkan Layanan Kesehatan dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Bencana NTT

BNI Hadirkan Layanan Kesehatan dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Bencana NTT

oleh Sandy Romualdus
20 Agustus 2026 - 13:50

BNI terus menjalankan peran sosialnya dalam mendukung masyarakat menghadapi kondisi darurat dan proses pemulihan pascabencana. Stabilitas.id - PT Bank Negara...

Dorong Ekosistem Kerja Inklusif, Menaker Minta BRI Merekam Visi Nasional dalam Hubungan Kerja

Dorong Ekosistem Kerja Inklusif, Menaker Minta BRI Merekam Visi Nasional dalam Hubungan Kerja

oleh Stella Gracia
19 Agustus 2026 - 19:55

Menaker Yassierli hadiri penandatanganan PKB BRI 2026–2028. Dirut Hery Gunardi sebut PKB fondasi tingkatkan produktivitas dan hubungan industrial harmonis. Stabilitas.id...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Potret Bankir Millenial dan Gen Z

    Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bidik US$ 1 Miliar, Pemerintah Terbitkan Panda Bonds Berperingkat AAA di Pasar China Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

Pacu Transformasi Bisnis, KB Bank Sabet Dua Penghargaan Layanan dan Reputasi Korporasi

Indeks Inklusi Syariah Baru 13,24%, OJK Bersama DPR dan LPS Pacu Ekosistem EKSiS 2026

NPL Terjaga 0,19% dan Rasio CASA 83%, Citi Indonesia Perkuat Bisnis Perbankan Institusional

BNI Hadirkan Layanan Kesehatan dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Bencana NTT

Usung Semangat Beudaya Meusare Sare, KKI 2026 Pacu Pemulihan UMKM Terdampak Bencana di Sumatra dan NTT

Gandeng Dompet Dhuafa dan Pemdes, Manulife Indonesia Perkuat Kemandirian Komunitas Perdesaan

Kantongi Green Label dan Sertifikat SNI, Semen Gresik Kian Kokoh di Pasar Semen

Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
LPS Siapkan Pembayaran Simpanan Nasabah PT BPRS Gayo Takengon

LPS Siapkan Pembayaran Simpanan Nasabah PT BPRS Gayo Takengon

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance