• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Rabu, Januari 14, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi Energi

Capai Emisi Karbon 0% di 2060, Berikut Perkembangannya di Indonesia

Mewujudkan emisi karbon 0% membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak baik pemerintah, perusahaan, dan masyarakat

oleh Stella Gracia
16 Juli 2024 - 20:18
11
Dilihat
Capai Emisi Karbon 0% di 2060, Berikut Perkembangannya di Indonesia
0
Bagikan
11
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas.id – Peralihan menuju energi terbarukan (EBT) merupakan solusi penting untuk mengatasi perubahan iklim. Dalam mewujudkannya, dibutuhkan kerjasama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, perusahaan, dan masyarakat, untuk mencapai Indonesia Zero Emisi di 2060.

Hal tersebut menjadi topik perbincangan dalam Webminar Power Brain Communication 2024, yang diselenggarakan oleh International Association of Business Communicators Indonesia (IABC Indonesia), dengan tema “Net Zero Emission’s Targets and Updates” yang diselenggarakan secara daring, pada Selasa (16/7/24).

Turut hadir menjadi pembicara dalam seminar tersebut, Head of Sustainability & Corporate Affairs PT Unilever Indonesia, Tbk. Nurdiana Darus, Sales Director Indonesia Wärtsillä Energy Febron R. T. Siregar, dan Executive Vice President Electricity System Planning PT PLN (Persero) Warsono.

BERITA TERKAIT

Dorong Mobilitas dan Ekonomi Batam, SIG Paparkan Inovasi Material Rendah Karbon

Wärtsilä Dorong Stabilitas Listrik RI dan Kesiapan Pusat Data AI Lewat Teknologi Mesin Fleksibel

Perkuat Komitmen ESG, BSI Gandeng GGGI untuk Akselerasi Ekosistem Keuangan Berkelanjutan

BNI Raih Penghargaan Inovasi Berkelanjutan di IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2025

Dalam kesempatan tersebut, Warsono mengungkapkan, PLN telah menyiapkan Program Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan (ARED) untuk mencapai kapasitas pembangkit energi baru terbarukan (EBT) hingga 75% atau sekitar 61,5 GW pada 2040.

Rencana tersebut akan diwujudkan melalui Pembangunan super grid yang dapat menghubungkan pusat pembangkit EBT dengan pusat beban. Jaringan super grid ini akan mengirimkan listrik dari pembangkit listrik tenaga air, panas bumi, dan sumber terbarukan lainnya di Sumatera dan Kalimantan ke tempat dengan permintaan tinggi, seperti di Jawa.

“Kami ingin membangun super grid di Indonesia, karena terdapat ketidakcocokan antara pasokan energi terbarukan dan permintaan yang terpusat di Jawa sehingga perlu dibangun (super grid) karena sumber energi terbarukan ada di Sumatera dan Kalimantan,” ungkap Warsono.

Ia menilai, ini akan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan membantu Indonesia mencapai target penggunaan energi terbarukan 75% pada tahun 2040.

Selain itu, dari sisi lain, Nurdiana Darus mengungkapkan, Unilever berencana untuk mencapai netralitas karbon pada tahun 2039.

Ia menyampaikan, pihaknya akan mengurangi emisi dari operasi dan produknya di tahun 2030, sebanyak 100%. Unilever juga akan mengurangi emisi yang dihasilkan dari energi dan industri pada tahun yang sama, sebanyak 42%.

“Tujuan ini mencakup emisi gas rumah kaca dari barang dan jasa yang dibeli terkait dengan bahan baku, kemasan, transportasi dan distribusi hulu,” ungkap Nurdiana.

Selain mengurangi emisi, sebelumnya, Unilever juga mengumumkan akan melakukan investasi guna mencari berbagai solusi dalam mengurangi limbah dan sampah plastik, serta menerapkan proses daur ulang.

Menanggapi hal tersebut, Febron R. T. Siregar mengatakan, negara-negara ASEAN umumnya menargetkan pencapaian net zero emission di atas tahun 2050. Namun, pertumbuhan beban energi tahunan masih bertumpu pada bahan bakar fosil.

Ia menilai, dekarbonisasi secara teknologi terlihat memungkinkan, namun belum secara komersial. Tantangan utamanya adalah ketidakstabilan pasokan dari EBT dan permintaan yang ada.

“Sumber energi terbarukan tersebut membutuhkan solusi balancing,” ungkap Febron Siregar.

Dari sisi Wärtsillä Energy, Febron menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk menyediakan portofolio karbon nol dengan mesin yang dapat menggunakan 100% hidrogen dan fleksibilitas start-stop tanpa batas pada tahun 2030.

Dalam penutupnya, Febron menjelaskan, mesin hidrogen juga dapat digunakan untuk mendukung emisi nol Indonesia. Menurutnya, mesin hydrogen mampu meningkatkan penggunaan EBT, fleksibilitas penggunaan tinggi, dan mampu mengurangi penggunaan Batubara.

“Wärtsillä sendiri berkomitmen menyediakan portofolio karbon nol dengan mesin yang bisa menggunakan 100% hidrogen dan fleksibilitas start-stop tanpa batas,” tutup Febron.***

Tags: #PLNEnergiEnergi TerbarukanIABC IndonesiaNet Zero EmissionUnileverWärtsillä Energy
 
 
 
 
Sebelumnya

Bank Indonesia Paparkan Capaian Penggunaan Mata Uang Lokal di EMEAP 2024

Selanjutnya

Bank Muamalat dan Muhammadiyah Serang Kerja Sama, Fasilitasi Buka Rekening Serentak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

PGE Mantapkan Langkah Menuju Produsen Panas Bumi Terbesar Dunia

PGE Mantapkan Langkah Menuju Produsen Panas Bumi Terbesar Dunia

oleh Stella Gracia
4 November 2025 - 09:02

Stabilitas.id — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) memperkuat langkah transformasi digital melalui program G-Bionic, yang kini memasuki fase implementasi nyata di...

Menyalakan Keadilan dari Timur: Listrik untuk NTT, Maluku, dan Papua

Menyalakan Keadilan dari Timur: Listrik untuk NTT, Maluku, dan Papua

oleh Sandy Romualdus
11 Oktober 2025 - 10:43

Bagi Indonesia, kedaulatan energi tidak hanya diukur dari jumlah megawatt yang dihasilkan, tetapi dari seberapa jauh listrik menjangkau mereka yang...

Pembangunan SUTET 500 kV Balaraja Kurang Sosialisasi

Energi Kuat, Bangsa Berdaulat: Arah Baru Ketahanan Energi Indonesia

oleh Sandy Romualdus
8 Oktober 2025 - 12:40

Dari eksplorasi panas bumi hingga mobil listrik di jalanan kota, negeri ini sedang membangun rantai energi yang utuh—dari hulu sampai...

Harga BBM Resmi Naik! Pertalite Jadi Rp10 ribu, Solar Subsidi Rp6,800, Pertamax Rp14,500

Harga BBM Oktober 2025: Pertamina Naikkan Dexlite dan Pertamina Dex, Subsidi Tetap

oleh Sandy Romualdus
2 Oktober 2025 - 16:33

Stabilitas.id - PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi per 1 Oktober 2025. Kenaikan berlaku...

PGE Genjot Inovasi Lewat Geovation 2025, Bidik Kapasitas Panas Bumi 3 GW

PGE Genjot Inovasi Lewat Geovation 2025, Bidik Kapasitas Panas Bumi 3 GW

oleh Stella Gracia
2 Oktober 2025 - 10:56

Stabilitas.id – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) kembali menggelar ajang tahunan Geothermal Innovation & Competition (Geovation) 2025...

Mimpi Besar Energi Hijau: Akselerasi Janji Menuju Aksi Berkelanjutan

Mimpi Besar Energi Hijau: Akselerasi Janji Menuju Aksi Berkelanjutan

oleh Sandy Romualdus
28 September 2025 - 11:11

PT PLN (Persero) mengakselerasi transisi menuju energi hijau melalui pengembangan energi baru terbarukan (EBT), elektrifikasi lintas sektor, serta integrasi teknologi...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPSLB Bank Mandiri Tegaskan Dukungan Pemegang Saham dan Penguatan Strategi Menuju 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BRI Umumkan Dividen Interim Rp137 per Saham Tahun Buku 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Terbitkan POJK 32/2025 tentang Penyelenggaraan Buy Now Pay Later

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Natal dan Akhir Tahun, BI Perpanjang Jam BI-RTGS hingga 23.55 WIB

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Kejar Indonesia Emas 2045, Menkeu Dorong Sinkronisasi Fiskal, Keuangan, dan Investasi

BRI Hadirkan One Stop Pension Solution DPLK BRI di BRImo

OJK Dorong Keterbukaan Informasi Pasar Modal lewat Akses AKSes KSEI

POJK 35/2025 Terbit, OJK Longgarkan Aturan Perusahaan Pembiayaan

OJK Terbitkan POJK 31/2025, Perkuat Tata Kelola SRO Pasar Keuangan

Awal Tahun, Bank Neo Commerce Ajak Masyarakat Menata Ulang Keuangan

SIG Bidik Peluang Bisnis 2026 lewat Infrastruktur Berkelanjutan

Bank Jatim Gandeng LPPI Kembangkan Calon Pimpinan Cabang Lewat JLDP

Respons Bencana, TASPEN Pastikan Hak JKM ASN di Aceh Tamiang Terpenuhi

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Bank Muamalat dan Muhammadiyah Serang Kerja Sama, Fasilitasi Buka Rekening Serentak

Bank Muamalat dan Muhammadiyah Serang Kerja Sama, Fasilitasi Buka Rekening Serentak

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance