Danamon Simpan Pinjam melakukan penandatanganan kerjasama (business agreement) dengan United States Agency for International Development (USAID) guna meningkatkan pembinaan, kemampuan teknis dan akses pembiayaan kepada pelaku sektor agribisnis (pertanian dan perkebunan) untuk komunitas tertentu. Acara penandatanganan dilakukan di Jakarta oleh Minhari Handikusuma, Direktur Perbankan Mikro dan Ali Yong, Direktur Danamon dengan Glenn Anders, Direktur USAID untuk Indonesia.
Danamon melalui salah satu lini bisnisnya yaitu Danamon Simpan Pinjam (DSP), secara khusus melayani dan membantu pengembangan usaha mikro dan kecil, terutama yang berada di komunitas pasar dan sekitarnya, seperti pedagang pasar, retailer, dan lain-lain. Sejak akhir tahun 2010, DSP telah melakukan ekspansi bisnis ke sektor agribisnis yang diawali dari perkebunan kelapa sawit dan karet. Ke depannya, DSP akan terus berkembang ke sektor agribisnis seperti perkebunan kakao dan kopi.
Sedangkan USAID adalah suatu lembaga independen dan lembaga pemerintah Amerika Serikat yang menyediakan bantuan pembangunan dan kemanusiaan di seluruh dunia untuk mendukung tujuan kebijakan luar negeri Amerika Serikat. Sejak tahun 1950, USAID telah bekerja dengan pemerintah Indonesia dan masyarakat sipil untuk mendorong pembangunan dan memenuhi kebutuhan rakyatnya.
BERITA TERKAIT
“Kegiatan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mendukung perkembangan usaha dari pelaku agribisnis di seluruh Indonesia dan memberikan pelayanan terbaik bagi mereka melalui pembinaan yang berkesinambungan. Kami berharap kerjasama ini disambut positif dan memberi manfaat kepada para pelaku agribisnis,” tutur Minhari Handikusuma, Direktur Perbankan Mikro Danamon di Jakarta, kemarin.






.jpg)










