• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Kamis, September 10, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

Diambang Batas UU, Bank Dunia Ramal Defisit Fiskal RI Tertahan 2,8% PDB

oleh Stella Gracia
12 Juni 2026 - 15:11
11
Dilihat
Bank Dunia: Perlu Lebih Banyak Investasi Swasta Demi Perbaikan Ekonomi
0
Bagikan
11
Dilihat

Stabilitas.id – Bank Dunia (World Bank) membunyikan alarm terkait ruang fiskal Indonesia yang diproyeksikan bakal terus berada di bawah tekanan dalam beberapa tahun ke depan. Lembaga donor internasional ini meramal defisit anggaran merayap mendekati batas maksimal 3% yang diizinkan oleh undang-undang, seiring dengan bengkaknya pos belanja subsidi dan program prioritas pemerintah.

Dalam laporan Indonesia Economic Prospects edisi Juni 2026, Bank Dunia memproyeksikan defisit fiskal APBN akan bertengger di level 2,8% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) pada tahun anggaran 2026.

  • Baca juga: JPMorgan Patok Target IHSG 7.000 di Akhir 2026, Soroti Resiliensi Emiten dan Disiplin Fiskal

Tekanan kembar dari belanja jaringan pengaman sosial dan program strategis baru diperkirakan membuat angka defisit tersebut bertahan di level yang sama pada 2027, sebelum akhirnya turun tipis ke posisi 2,7% terhadap PDB pada tahun 2028.

BERITA TERKAIT

JPMorgan Patok Target IHSG 7.000 di Akhir 2026, Soroti Resiliensi Emiten dan Disiplin Fiskal

Belanja Negara Tembus Rp4.097,2 Triliun pada RAPBN 2027, Ini Asumsi Makronya

Defisit APBN Capai Rp 196,5 Triliun per Juni 2026, Menkeu Purbaya Sebut Anggaran Tetap Sehat

APBN Semester I-2026 Tetap Solid, S&P dan Lianhe Puji Fundamental Ekonomi Indonesia

“Defisit fiskal tetap berada dekat dengan batas maksimum yang ditetapkan undang-undang dalam jangka menengah,” tulis Bank Dunia dalam laporan makroekonominya, dikutip Jumat (12/6/2026).

Berkah Komoditas dan Reformasi Pajak

Kendati postur defisit melebar, Bank Dunia menilai kurva penerimaan negara berpotensi merangkak membaik dalam jangka menengah. Angin segar ini didorong oleh meredanya penumpukan restitusi pajak serta mulai bekerjanya mesin reformasi administrasi perpajakan yang digulirkan otoritas fiskal.

Dalam jangka pendek, kantong penerimaan negara juga masih mendapatkan bantalan dari tingginya harga sejumlah komoditas ekspor andalan di pasar global.

  • Baca juga: Belanja Negara Tembus Rp4.097,2 Triliun pada RAPBN 2027, Ini Asumsi Makronya

Siklus harga komoditas batu bara, gas alam cair (LNG), nikel, emas, hingga minyak kelapa sawit (CPO) diperkirakan memberikan tambahan sokongan terhadap penerimaan negara dengan dampak bersih (net impact) sekitar 0,4% terhadap PDB.

Disisi lain, Indonesia juga diperkirakan masih harus menanggung defisit primer rata-rata sebesar 0,4% terhadap PDB sepanjang rentang periode 2026 hingga 2028.

Beban Bunga Utang

Namun demikian, Bank Dunia mengingatkan bahwa jangkar risiko fiskal tidak hanya bersumber dari agresivitas belanja barang dan subsidi. Pemerintah diminta mewaspadai beban pembayaran bunga utang (debt interest payment) yang trennya terus menggunung.

Berdasarkan hitungan Bank Dunia, rasio pembayaran bunga utang terhadap total penerimaan negara diproyeksikan melonjak dari posisi 18,7% pada tahun 2025 menjadi 19,2% pada tahun 2028.

  • Baca juga: Defisit APBN Capai Rp 196,5 Triliun per Juni 2026, Menkeu Purbaya Sebut Anggaran Tetap Sehat

Kondisi ini mengindikasikan bahwa porsi pendapatan negara yang tersedot hanya untuk melunasi kewajiban bunga utang akan memakan jatah belanja produktif dalam jumlah yang semakin besar, sehingga mempersempit ruang intervensi pemerintah saat terjadi gejolak ekonomi regional. ***

Tags: Bank DuniaBeban Bunga Utang APBNdefisit apbnDefisit Fiskal RIDefisit Primer NegaraKeberlanjutan Fiskal IndonesiaLaporan Indonesia Economic Prospects 2026Penerimaan Pajak KomoditasProyeksi Defisit Fiskal Bank DuniaRasio Defisit Terhadap PDB
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Laba Bersih Rp1,2 Triliun, RUPST Summarecon Setujui Dividen Rp82,54 Miliar

Selanjutnya

Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Keyakinan Konsumen April 2026 Menguat, Didorong Persepsi Ketersediaan Lapangan Kerja

Optimisme Ekonomi Dipimpin Gen Z dan Kelas Menengah Atas, IKK Agustus Naik ke Level 118,5

oleh Sandy Romualdus
9 September 2026 - 15:06

Survei Konsumen Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Agustus 2026 meningkat ke level 118,5, ditopang optimisme penghasilan dan ketersediaan...

Usung “Move Energy Forward”, Patra Logistik Geber Distribusi Multimoda ke Wilayah 3T

Usung “Move Energy Forward”, Patra Logistik Geber Distribusi Multimoda ke Wilayah 3T

oleh Sandy Romualdus
9 September 2026 - 12:22

Memasuki usia 30 tahun, PT Patra Logistik memperkuat keandalan distribusi energi nasional dengan mengelola lebih dari 4.000 armada tangki dan...

Menkeu Purbaya Targetkan Rp60 Triliun dari Penunggak Pajak, Ada Bos Besar Masuk Radar

Pemerintah Pusat Tepis Isu Pemindahan Gaji ASN, BPD Aman dari Ancaman Krisis CASA

oleh Sandy Romualdus
9 September 2026 - 12:01

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tidak ada kebijakan dari pemerintah pusat untuk memindahkan payroll gaji ASN Pemda dari BPD...

Menkeu Siapkan Skema Pinjaman Pemda via PT SMI Berbasis Pemotongan DBH

Menkeu Siapkan Skema Pinjaman Pemda via PT SMI Berbasis Pemotongan DBH

oleh Stella Gracia
9 September 2026 - 12:00

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan skema baru pembiayaan infrastruktur daerah melalui pinjaman PT SMI, dengan skema pembayaran menggunakan porsi...

Terdampak Sebaran Abu Vulkanik, TransNusa Siapkan Solusi bagi Penumpang di CGK dan TKG

Pangkas Kewajiban Rp2,3 Triliun, SIG Pertahankan Peringkat idAAA dari Pefindo

oleh Stella Gracia
8 September 2026 - 12:33

Pefindo kembali menyematkan peringkat tertinggi idAAA untuk PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) pada Agustus 2026 berkat keuangan sehat, keberhasilan...

Terdampak Sebaran Abu Vulkanik, TransNusa Siapkan Solusi bagi Penumpang di CGK dan TKG

Kelola 50.000 Karyawan, Japfa Adopsi Teknologi AI Workday untuk Transformasi SDM

oleh Stella Gracia
8 September 2026 - 10:30

Japfa menggandeng platform AI Workday untuk mentransformasi manajemen HR bagi lebih dari 50.000 karyawan guna mendukung efisiensi operasional dan ekspansi...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Sejarah, Bale Syariah BSN Jadi Mobile Banking Pertama Bisa Top Up KMT Commuter Line

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Optimisme Ekonomi Dipimpin Gen Z dan Kelas Menengah Atas, IKK Agustus Naik ke Level 118,5

Adopsi Kripto RI Tembus Peringkat 7 Global, Tokocrypto Sebut Pasar Domestik Masih Underrated

Usung “Move Energy Forward”, Patra Logistik Geber Distribusi Multimoda ke Wilayah 3T

Cegah Praktik Suap, Pengelolaan Bandara Sam Ratulangi Dievaluasi Auditor KRQA-SQC

Pemerintah Pusat Tepis Isu Pemindahan Gaji ASN, BPD Aman dari Ancaman Krisis CASA

Menkeu Siapkan Skema Pinjaman Pemda via PT SMI Berbasis Pemotongan DBH

Lengkapi Ekosistem, Gadai Elektronik Jakarta Resmi Kantongi Izin Nasional

Tekan Risiko FOMO dan Jerat Pinjol, OJK Kebut Literasi Keuangan Gen Z Banten

Kredit Korporasi Meroket 22 Persen, OJK Sikat 38.375 Rekening Judi Online

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026

Akselerasi Layanan Digital, Bank Jakarta Kembali Hadir di Jakarta Fair 2026

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance