• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Minggu, Oktober 25, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Asuransi

Dirut BNI Syariah: Saatnya Wakaf Jadi Pilar Ekonomi

by Stella Gracia
20 Desember 2016 - 00:00
3
VIEWS
Hasanah Empowerment Bantu Kembangkan UMKM Hingga Pelosok Daerah
0
SHARES
3
VIEWS

Jakarta, Stabilitas—Tidak bisa dipungkiri bahwa kebutuhan masyarakat akan wakaf saat ini semakin tinggi terutama yang menyasar sektor produktif. Apalagi sifat wakaf yang longlife dan transparan tidak membuat nasabah menjadi khawatir jika mengalokasikan tabungannya kepada sektor wakaf.

Pengalaman yang dirasakan BNI Syariah dalam menghimpun dana wakaf cukup membuktikan antusias masyarakat terhadap wakaf. Awalnya untuk mengumpulkan dana wakaf sebesar Rp 3 miliar membutuhkan waktu selama hampir lima tahun, namun sekarang hanya dengan waktu satu bulan BNI mampu mengumpulkan dana wakaf sebesar Rp 2,7 miliar.

  • Baca juga: Aset Dapen Terpusat di Jakarta, BPA Brokers Bidik Pendampingan Korporasi di Sentra Ekonomi Daerah

“Awalnya memang sulit. Tabungan wakaf yang kemarin dirilis di BEJ dari sekian proyek yang kita tawarkan yaitu proyek pembelian bus oleh nadzir Al Azhar, kemudian ada proyek rumah sakitnya Dompet Dhuafa, ada proyek office towernya ACT Global, dan lain-lain yang kurang lebih kita satu bulan sudah bisa menghimpun dana sekitar Rp 2,7 miliar. Itu angka yang menurut kami cukup fantastis karena pada saat kita masih menjadi RKS di lembaga keuangan syariah dan wakaf itu mengumpulkan Rp 3 miliar saja butuh hampir lima tahun. Sekarang dipercepat dengan satu bulan,”Jelas Direktur Utama BNI Syariah, Imam Teguh Saptono.

BERITA TERKAIT

No Content Available

Imam juga menegaskan pihaknya mewakili perbankan syariah mendesak pemerintah untuk mengeluarkan KPI perbankan syariah. “Sudah waktunya bank syariah diberikan KPI sesuai kebutuhan syariah jadi KPInya jangan ROA, ROE, NPL, dan NPF saja, karena ranah kita luar biasa, sumber daya luar biasa, saya melihat sudah banyak sumber daya kita yang sudah tidak bisa dinikmati,”ucap Imam.

  • Baca juga: Literasi Asuransi di Angka 42,84 Persen, DAI Perkuat Edukasi UMKM di 7 Kota

Di satu sisi bank syariah juga siap dengan tabungan wakafnya untuk menampung atau principal dari premi-premi yang akan dihasilkan pada saat yang nasabah meninggal dunia. Wakaf ini yang nantinya akan dirasakan manfaatnya oleh nasabah sesuai akad yang dia lakukan sebelumnya.

“Nah anggaplah saya berwakaf melalui asuransi, sepertiganya akan masuk ke dalam tabung wakaf di dalam policynya tidak disebutkan siapanya karena tabung wakaf itu sifatnya mudharabah mukayadah atau repressive investment jadi BNI syariah dalam hal ini mendeclare tabungan wakaf yang aka dikelola oleh BNI Syariah adalah untuk pendidikan, kesehatan, pengembangan sektor ekonomi, artinya projek-proyek yang akan kita kelola adalah proyek-proyek sesuai dengan akad,”lanjut Imam.

  • Baca juga: Bantu Pemulihan Gempa NTT, AAJI Kucurkan Donasi Rp315 Juta dan 60 Polis Asuransi Mikro

Seluruh lembaga keuangan syariah sudah seharusnya untuk menyasar industri wakaf karena terbukti tahan banting sebab umur dan durasi dananya yang panjang, berbeda dengan industri yang dibangun dengan sumber dana yang memiliki jangka waktu.

“Wakaf sudah terbukti tahan banting, sifatnya longlife beda dengan industri yang dibangun dengan sumber dana yang memiliki jangka tempo, jadi apabila industri wakaf ini berkembang maka otomatis ketahanan ekonomi nasional itu menjadi kuat. Maka saya bilang sudah waktunya kita menjadikan wakaf menjadi pilar ekoomi,”tutup Imam.

Tags: bni syariah,wakaf, BNI
 
 
 
 
 
Previous Post

Hasanah Empowerment Bantu Kembangkan UMKM Hingga Pelosok Daerah

Next Post

OJK Cabut Izin BPR Multi Artha Mas Sejahtera Bekasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Aset Dapen Terpusat di Jakarta, BPA Brokers Bidik Pendampingan Korporasi di Sentra Ekonomi Daerah

Aset Dapen Terpusat di Jakarta, BPA Brokers Bidik Pendampingan Korporasi di Sentra Ekonomi Daerah

by Sandy Romualdus
20 Oktober 2026 - 17:46

BPA Brokers menghadirkan layanan konsultasi tata kelola DPPK dan DPLK guna membantu korporasi menyusun strategi dana pensiun karyawan yang berkelanjutan....

Literasi Asuransi di Angka 42,84 Persen, DAI Perkuat Edukasi UMKM di 7 Kota

Literasi Asuransi di Angka 42,84 Persen, DAI Perkuat Edukasi UMKM di 7 Kota

by Sandy Romualdus
20 Oktober 2026 - 11:53

Dewan Asuransi Indonesia (DAI) dan asosiasi industri asuransi memperingati Hari Asuransi 2026 dengan menggenjot literasi dan inklusi keuangan di 7...

Bantu Pemulihan Gempa NTT, AAJI Kucurkan Donasi Rp315 Juta dan 60 Polis Asuransi Mikro

Bantu Pemulihan Gempa NTT, AAJI Kucurkan Donasi Rp315 Juta dan 60 Polis Asuransi Mikro

by Sandy Romualdus
19 Oktober 2026 - 21:55

AAJI bersama 19 perusahaan anggota dan Yayasan Benih Baik menyalurkan donasi Rp315 juta serta 60 polis asuransi mikro bagi warga...

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

by Sandy Romualdus
17 Oktober 2026 - 00:22

LPS menargetkan aktivasi Program Penjaminan Polis asuransi berlaku mulai Juli 2027 dengan menerapkan skema pendaftaran bertahap dan seleksi kesehatan modal....

Perkuat Lini Bancassurance, IFG Life Bidik Basis Nasabah Bank Sulselbar

Perkuat Lini Bancassurance, IFG Life Bidik Basis Nasabah Bank Sulselbar

by Stella Gracia
8 Oktober 2026 - 11:50

IFG Life gandeng Bank Sulselbar perkuat bisnis bancassurance. Sinergi hadirkan proteksi asuransi jiwa terpadu bagi debitur di Sulsel dan Sulbar....

Apresiasi Inovasi Digital dan Kepatuhan PSAK 117: Media Asuransi Ganjar 82 Korporasi dan 31 CFO Terbaik

Apresiasi Inovasi Digital dan Kepatuhan PSAK 117: Media Asuransi Ganjar 82 Korporasi dan 31 CFO Terbaik

by Sandy Romualdus
6 Oktober 2026 - 23:47

Media Asuransi menggelar Top Digital Financial Award dan CFO Award 2026 bagi 82 perusahaan keuangan dan 31 direktur keuangan berprestasi....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Jakarta Financial Festival 2026: Bank Jakarta Dinobatkan Jadi PUJK Literasi Keuangan Teraktif

Kredit Tembus Rp1.605 Triliun, Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 20,7 Persen di Kuartal III/2026

Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

Sikapi Dinamika Bursa, BNI Pacu Aksi Buyback Terukur Berlandaskan Aset Rp1.434 Triliun

Di Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Janji Siapkan Pembiayaan Rakyat Rp400 Triliun

OJK Tegaskan Sanksi Denda Rp2,1 Triliun Bukan Akhir, Buka Peluang Jerat Pidana Pasar Modal

Redam Volatilitas Pasar, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Perkuat Diplomasi Ekonomi, BRI Dorong Korporasi dan UMKM Lokal Masuk Rantai Pasok Global

Buka Akses Permodalan UMKM Perempuan, Kredivo Catat Lonjakan Pengguna hingga 10 Kali Lipat

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
OJK Cabut Izin BPR Multi Artha Mas Sejahtera Bekasi

OJK Cabut Izin BPR Multi Artha Mas Sejahtera Bekasi

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance