• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Internasional

DMAS Raup Marketing Sales Rp 2,97 Triliun di Tahun 2019

oleh Stella Gracia
6 Februari 2020 - 10:21
11
Dilihat
DMAS Raup Marketing Sales Rp 2,97 Triliun di Tahun 2019
0
Bagikan
11
Dilihat

CIKARANG, Stabilitas– Pengembang kawasan modern terpadu Kota Deltamas, PT Puradelta Lestari Tbk. meraih pendapatan prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp2,97 triliun pada tahun 2019. Hasil tersebut, jauh melampaui target marketing sales yang ditentukan di awal tahun 2019 sebesar Rp1,25 triliun.

Tingginya capaian marketing sales di tahun 2019 terutama ditopang oleh kuatnya penjualan lahan industri sepanjang tahun tersebut. Tondy Suwanto, Direktur Puradelta Lestari, mengatakan bahwa permintaan akan lahan industri sudah meningkat sejak awal tahun dan Perseroan berhasil menangkap peluang-peluang yang ada sepanjang tahun tersebut.

“Perseroan menjual 120 hektar lahan industrinya di tahun 2019. Tentunya ini adalah capaian yang sangat baik bagi kami, yang semakin memantapkan Kawasan Industri GIIC di Kota Deltamas sebagai pemimpin pangsa pasar usaha properti industri di Indonesia,” tambahnya.

BERITA TERKAIT

BI: Bursa Mineral Bakal Berantas Praktik Nakal ‘Transfer Pricing’ dan Tarik Investasi Riil

Bidik Status Hub Perdagangan Dunia, OJK Targetkan Bursa Mineral Beroperasi 1 Januari 2027

Data Lengkap Rekening Judol: Laporan BCA, BRI, & BNI Tembus Belasan Ribu

Pasar Volatil Bukan Halangan, Laba Bisnis Wealth Management DBS Indonesia Melesat 24%

Kawasan Industri GIIC (Greenland International Industrial Center) sendiri merupakan kawasan industri yang dikelola oleh Perseroan di kawasan terpadu Kota Deltamas.

Pembeli lahan industri di tahun 2019 didominasi oleh sektor industri otomotif dan pendukungnya. Sebuah perusahaan otomotif berskala global asal Korea juga telah berinvestasi dan memutuskan untuk mendirikan pabrik manufaktur di kawasan industri GIIC di Kota Deltamas.

Di samping industri otomotif dan pendukungnya, industri pangan juga menjadi kontributor penjualan lahan industri Perseroan di tahun 2019.

“Dalam beberapa tahun terakhir, permintaan lahan industri dari sektor industri non-otomotif, seperti sektor industri pangan maupun barang konsumen di Kota Deltamas, baik asing maupun domestik, terus menunjukkan peningkatan,”ujar Tondy Suwanto.

Di samping penjualan lahan industri, capaian marketing sales yang kuat tersebut juga didukung oleh penjualan lahan komersial sebesar 12 hektar. Tondy Suwanto mengatakan bahwa telah beroperasinya Cikarang Japanese School di Kota Deltamas telah menggerakkan aktivitas komersial di sekitarnya.

“Di tahun 2019, kami juga menjual lahan komersial yang berlokasi di sebelah Cikarang Japanese School untuk pembangunan gedung apartemen guna mengakomodasi bagi keluarga yang anaknya menempuh pendidikan di sekolah tersebut,” ujar Tondy Suwanto.

Seiring dengan meningkatnya aktivitas industri dan komersial di Kota Deltamas, Perseroan juga terus mengembangkan kawasan huniannya untuk memberikan kenyamanan bagi para penghuni maupun pekerja di kawasan Kota Deltamas. Di tahun 2019 sendiri, Perseroan mengembangkan dua kluster hunian, Naraya Park dan Woodchester, serta bekerja sama dengan pengembang asal Jepang, Panahome, mengembangkan Kompleks Hunian Savasa, untuk terus mempercepat pembangunan kawasan hunian di Kota Deltamas.

“Tahun 2019 merupakan tahun yang sangat baik bagi Perseroan, khususnya dalam hal capaian marketing sales. Perseroan sendiri melihat bahwa tahun 2020 akan menjadi tahun yang baik, dimana saat ini permintaan lahan industri mencapai 170 hektar, dan Perseroan akan terus berupaya menangkap peluang yang ada,”tutupnya.

 
 
 
 
 
Sebelumnya

Gandeng Bridestory dan Parentstory, Tokopedia Gelar Pameran

Selanjutnya

BNI Syariah Resmikan Payment Point di Kampus ITS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Terimpit Biaya Tinggi, PHK Manufaktur AS Sentuh Level Tertinggi Sejak Krisis 2009

Terimpit Biaya Tinggi, PHK Manufaktur AS Sentuh Level Tertinggi Sejak Krisis 2009

oleh Stella Gracia
26 Juni 2026 - 11:10

Stabilitas.id – Sektor industri manufaktur Amerika Serikat (AS) dibayangi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang mengkhawatirkan. Laporan teranyar dari...

Data Ritel Terpuruk di Level 0,2%, Ekonom Desak Beijing Guyur Stimulus Agresif

Data Ritel Terpuruk di Level 0,2%, Ekonom Desak Beijing Guyur Stimulus Agresif

oleh Stella Gracia
21 Mei 2026 - 15:12

Stabilitas.id — Rapor merah membayangi roda perekonomian Negeri Tirai Bambu setelah seluruh sektor utama dilaporkan mengalami perlambatan secara merata sepanjang...

Iran Tarik Upeti di Selat Hormuz, Donald Trump Tebar Ancaman Serangan Militer

Iran Tarik Upeti di Selat Hormuz, Donald Trump Tebar Ancaman Serangan Militer

oleh Stella Gracia
18 Mei 2026 - 09:59

Stabilitas.id — Eskalasi geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah Teheran mengumumkan rencana pengenaan tarif dan pengetatan lalu lintas maritim...

Samsung Luncurkan Galaxy S6 Edge & Note 5

Samsung Terancam Mogok Terbesar dalam Sejarah, Korsel Siapkan Arbitrase Darurat Rp1.176 Triliun

oleh Stella Gracia
18 Mei 2026 - 09:53

Stabilitas.id — Pemerintah Korea Selatan bersiap mengambil langkah ekstrem, termasuk mengaktifkan perintah arbitrase darurat, demi menjegal rencana aksi mogok kerja...

Alarm Fiskal Global! Utang Amerika Serikat Lampaui PDB untuk Pertama Kali Sejak PD II

Alarm Fiskal Global! Utang Amerika Serikat Lampaui PDB untuk Pertama Kali Sejak PD II

oleh Sandy Romualdus
4 Mei 2026 - 11:24

Stabilitas.id – Beban fiskal Amerika Serikat (AS) kini memasuki babak baru yang mengkhawatirkan. Nilai utang nasional Negeri Paman Sam tersebut...

Horor Logistik di Selat Hormuz: 1.900 Kapal Terjebak, Pasokan 190 Juta Barel Minyak Terhenti

Sinyal Deeskalasi, Iran Tawarkan Jalur Aman Selat Hormuz via Perairan Oman

oleh Stella Gracia
17 April 2026 - 14:39

Stabilitas.id – Pemerintah Iran dilaporkan mengajukan proposal baru untuk menjamin keamanan lalu lintas kapal di Selat Hormuz. Teheran membuka kemungkinan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Kejar Target Rp2.357 Triliun, DJP Bidik Rp200 Triliun dari Ekstensifikasi Pajak

    Tarik PPh 22 di Marketplace, DJP Bidik Pajak Digital Melonjak Hingga Rp 24 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DJP Kejar Pajak Digital, Strava dan Kling AI Resmi Kena PPN 11 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Laba Rp66,59 Miliar, RUPST KB Bank (BBKP) Rombak Jajaran Direksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didorong Danantara, PLN Group Bakal Ciutkan 44 Anak Usaha Menjadi 23 Unit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

BI: Bursa Mineral Bakal Berantas Praktik Nakal ‘Transfer Pricing’ dan Tarik Investasi Riil

Bidik Status Hub Perdagangan Dunia, OJK Targetkan Bursa Mineral Beroperasi 1 Januari 2027

Data Lengkap Rekening Judol: Laporan BCA, BRI, & BNI Tembus Belasan Ribu

Pasar Volatil Bukan Halangan, Laba Bisnis Wealth Management DBS Indonesia Melesat 24%

Fundamental Kokoh, BI Sebut Tekanan Rupiah Murni Terkerek Sentimen Global

BI Rate Mendaki, OJK Tegaskan Likuiditas Perbankan Tetap Tebal dan Kredit Tumbuh 11,51%

Ogah Naikkan Tarif, Menkeu Purbaya Pilih Strategi ‘Angsa Emas’

Semester I-2026: Laba Bersih Bank BTN (BBTN) Melonjak 40,8% Jadi Rp 2,4 Triliun

Berkat Efisiensi CASA, Cost of Fund (CoF) BBTN Susut Jadi 3%

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
BNI Syariah Resmikan Payment Point di Kampus ITS

BNI Syariah Resmikan Payment Point di Kampus ITS

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance