Bank BPD Bali dan Universitas Terbuka menyepakati PKS 5 tahun untuk membuka program magang Kampus Berdampak dan pembayaran SPP online.
Stabilitas.id – PT Bank Pembangunan Daerah Bali (Bank BPD Bali) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Universitas Terbuka (UT) guna mendorong pemerataan akses pendidikan dan penguatan mutu sumber daya manusia (SDM). Kolaborasi ini dimeteraikan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi dalam Implementasi Kampus Berdampak di Tangerang, Banten, Senin (28/9/2026).
Kesepakatan yang berlaku selama lima tahun ke depan ini mencakup program pemagangan mahasiswa hingga integrasi sistem pembayaran biaya kuliah secara daring. Penandatanganan kerja sama ini dilakukan langsung oleh Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma bersama Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama dan Bisnis UT Dr. Hendrian. Agenda ini turut dihadiri jajaran Direktur Bisnis Bank BPD Bali dan Kepala Kantor Cabang Renon.
Direktur Utama Bank BPD Bali I Nyoman Sudharma menyatakan sinergi ini merupakan komitmen jangka panjang perseroan dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi dinamika industri perbankan modern.
BERITA TERKAIT
“Kerja sama dengan Universitas Terbuka ini bukan sekadar kesepakatan administratif, melainkan wujud tanggung jawab moral kami untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa. Melalui program magang Kampus Berdampak, kami ingin memberikan ruang yang seluas-luasnya bagi para mahasiswa untuk merasakan pengalaman belajar langsung di dunia kerja profesional. Kami berharap mereka tidak hanya mendapatkan keterampilan teknis perbankan, tetapi juga memiliki literasi keuangan yang kuat. Kelak, mereka akan tumbuh menjadi SDM unggul yang siap membangun daerahnya masing-masing,” ujar Nyoman Sudharma dalam sambutannya.
Selain menyediakan fasilitas pemagangan dan mentor profesional, Bank BPD Bali siap menerjunkan praktisi ahli sebagai narasumber kegiatan pengajaran di lingkungan UT. Sebagai timbal balik, civitas akademika UT akan menyokong bank daerah ini melalui riset terapan guna mengoptimalkan inovasi produk dan operasional bank.
Di ranah digitalisasi transaksi, kedua pihak tengah menuntaskan integrasi sistem perbankan untuk memfasilitasi pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) secara online. Kanal pembayaran terpadu ini disiapkan agar administrasi kuliah mahasiswa UT berlangsung lebih praktis, efisien, dan terlindungi.
Pelaksanaan kerja sama ini memboyong prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Kedua institusi menyepakati pakta integritas yang menjamin seluruh program bebas dari praktik suap, gratifikasi, serta benturan kepentingan.
“Dengan jaringan Universitas Terbuka yang mengusung semangat pemerataan pendidikan hingga ke pelosok, kami yakin kolaborasi ini akan membawa nilai tambah yang bermakna. Tidak hanya bagi institusi, tetapi yang paling utama adalah memberikan kemudahan layanan bagi nasabah kami dan mendorong kemajuan daerah secara inklusif,” pungkas Nyoman Sudharma. ***

















