Stabilitas.id – PT Krom Bank Indonesia Tbk. (BBSI) membukukan pertumbuhan kinerja signifikan sepanjang tahun buku 2025. Bank digital besutan Kredivo Group ini mencatatkan lonjakan aset sebesar 84% (yoy) menjadi Rp12,21 triliun, hampir dua kali lipat dibandingkan posisi tahun 2024 yang sebesar Rp6,65 triliun.
Pertumbuhan aset yang agresif ini ditopang oleh penyaluran kredit yang tumbuh impresif sebesar 103% (yoy) menjadi Rp8,63 triliun.
Presiden Direktur Krom Bank, Anton Hermawan, mengungkapkan bahwa keberhasilan perseroan memperluas layanan keuangan digital inovatif tercermin pada sisi liabilitas. Dana Pihak Ketiga (DPK) Krom Bank melonjak 165% (yoy) tembus ke angka Rp8,39 triliun.
BERITA TERKAIT
“Pencapaian ini adalah hasil konsistensi perusahaan dalam berinovasi. Pertumbuhan DPK yang masif menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan perbankan digital kami,” ujar Anton dalam keterangan resmi, Senin (6/4/2026).
Sejalan dengan ekspansi kredit, pendapatan bunga bersih (audited) perseroan terkerek naik 92% (yoy) menjadi Rp1,85 triliun dari posisi sebelumnya Rp965 miliar. Anton menambahkan bahwa produk unggulan seperti Krom Max dan Krom Flex menjadi kontributor utama dalam menawarkan imbal hasil kompetitif bagi nasabah di tengah dinamika ekonomi.
Konsistensi Laba
Dari sisi profitabilitas, emiten berkode saham BBSI ini berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp143 miliar, atau tumbuh 16% dibandingkan perolehan tahun 2024 yang sebesar Rp124 miliar. Tren positif ini sekaligus mengukuhkan posisi Krom Bank sebagai bank digital yang konsisten mencetak laba sejak pertama kali diakuisisi pada 2022.
“Pertumbuhan laba didorong oleh penyaluran kredit yang impresif serta efektivitas strategi channeling bersama mitra strategis,” tambah Anton.
Guna mendukung operasional digital-nya, Krom Bank telah memperkuat infrastruktur teknologi dengan meraih sertifikasi internasional ISO/IEC 27001 (Sistem Manajemen Keamanan Informasi) dan ISO/IEC 27701 (Sistem Manajemen Informasi Privasi).
Memasuki tahun 2026, Krom Bank optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan positif melalui pendekatan digital-first untuk menjangkau segmen pasar yang belum terlayani (underserved). Perseroan berkomitmen untuk terus memperluas ekosistem digital dan memperkuat kolaborasi strategis guna menghadirkan solusi keuangan yang inklusif dan efisien.***
















