• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Selasa, September 8, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Eropa Periksa Bank, Amerika Buru Entitas AS di “Panama Papers”

oleh Sandy Romualdus
8 April 2016 - 00:00
11
Dilihat
Eropa Periksa Bank, Amerika Buru Entitas AS di “Panama Papers”
0
Bagikan
11
Dilihat

JENEWA, Stabilitas.co — Badan-badan pengawas perbankan di penjuru Eropa mulai memeriksa apakah bank-bank di kawasan ini memiliki kaitan dengan bocornya dokumen secara masif dari Panama yang membeberkan bagaimana perusahaan-perusahaan offshore digunakan untuk menyembunyikan harta klien-kliennya.

Perusahaan offshore adalah perusahaan yang didirikan di luar negeri dengan umumnya untuk menghindari pajak dan mengelak dari endusan pihak berwajib di negeri asal.

  • Baca juga: Pacu Transformasi Beyond Mortgage, Peringkat Kredit BTN Tetap Perkasa di Level idAAA

Badan pengawas perbankan Swiss FINMA Kamis (7/4) waktu setempat menyatakan bahwa bank-bank harus melarang pencucian uang. Swiss kini membuka penyelidikan kriminal atas kasus ini.

BERITA TERKAIT

Dokumen selama kurun empat dekade dari firma hukum Panama, Mossack Fonseca, yang punya spesialisasi mendirikan perusahaan-perusahaan offshore dan memiliki kantor cabang di Zurich serta Jenewa, membeberkan bagaimana instrumen-instrumen itu dimanfaatkan oleh bank-bank global hingga kemudian memicu investigasi di seluruh dunia.

“Apakah saya menganggap kita telah ada di tempat seharusnya kita berada dalam memerangi penyalahgunaan sistem keuangan? Tidak,” kata Kepala Eksekutif FINMA Mark Branson kepada Reuters.

“Kami kira dalam beberapa hal risiko hal itu di Swiss telah melonjak, bukan malah menurun, dan untuk itu harus ada langkah lebih untuk diambil. Kami tidak ingin menyaksikan skandal-skandal besar melibatkan bank-bank Swiss.”

Swiss adalah pusat manajemen asset internasional paling besar di dunia dengan mengelola sekitar 2,5 triliun dolar AS asset dan menangguk keuntungan dari pasar sedang bertumbuh (emerging market) yang susah dipastikan asal assetnya, kata Branson.

Pada hari yang sama, Otoritas Tata Laku Keuangan Inggris (FCA) telah memberi tenggat waktu sampai 15 April kepada 20 bank dan perusahaan keuangan lainnya agar menjelaskan keterlibatan mereka dalam berbagai aktivitas keuangan seperti disebut “Panama Papers”.

HSBC, bank terbesar di Inggris, beserta afiliasi-afiliasinya telah mendirikan sekitar 2.300 perusahaan cangkang atau perusahaan antara bersama dengan Mossack Fonseca, kata Konsorsium Wartawan Investigatif Internasional (ICIJ).

HSBC membantah klaim bahwa mereka memiliki struktur offshore yang dimanfaatkan untuk membantu para nasabah dalam mengakali pajak.

  • Baca juga: OJK Serukan Generasi Muda Mulai Siapkan Pensiun Sejak Dini, Antisipasi 'Aging Population'

Pada hari yang sama pula, otoritas keuangan Prancis ACPR menuntut bank-bank Prancis untuk menyerahkan informasi ekstra mengenai kaitan bisnisnya dengan surga-surga pajak.

Di Jerman, badan pengawas perbankan BaFin menyelidiki peran bank-bank Jerman, kata sebuah sumber kepada Reuters, Senin lalu.

Badan-badan pengawasan perbankan lainnya di Swedia, Belanda dan Austria sudah menyatakan tengah menyelidiki bank-bank yang disebut dalam “Panama Papers”.

Sementara itu kepala eksekutif Hypo Landesbank Vorarlberg, Austria, menjadi salah satu dari bankir-bankir top yang mengundurkan diri menyusul “Panama Papers”, demikian Reuters.

Entitas AS

Kendati tidak ada bank Amerika Serikat dalam daftar 10 bank yang disebut dalam “Panama Papers” sebagai yang paling sering mendirikan perusahaan-perusahaan offshore untuk kepentingan nasabahnya, Senator Elizabeth Warren dan Senator Sherrod Brown mendesak Departemen Keuangan AS untuk menyelidiki apakah ada entitas AS atau yang berkaitan dengan AS yang terlibat dengan firma hukum Panama yang menjadi pusat skandal “Panama Papers”, Mossack Fonseca.

“Sebagai badan utama yang bertugas melindungi integritas sistem keuangan AS dan menguatkan upaya hukum kami melawan pencucian uang serta pendanaan teroris, kami mendesak keras Departemen Keuangan untuk menggelar penyelidikannya sendiri terhadap segala aktivitas Mossack Fonseca dan nasabah-nasabahnya,” tulis kedua senator kepada Menteri Keuangan Jack Lew.

Departemen Keuangan tidak mau mengomentari secara khusus penemuan dokumen-dokumen bocor dalam “Panama Papers”, namun juru bicaranya mengatakan “pemerintah AS berniat fokus menyelidiki aktivitas-aktivitas terlarang yang mungkin terjadi, termasuk yang melanggar hukum-hukum pajak atau sanksi-sanksi AS, dengan memanfaatkan semua sumber informasi, baik publik maupun non publik.”

  • Baca juga: Kualitas Aset Membaik, LDR dan CAR BRI Terjaga Solid di Paruh Pertama 2026

“Jika ada pelanggaran terhadap ketentuan pajak AS atau penhindaran sanksi, kami akan mengambil langkah-langkah selayaknya yang sesuai dengan keamanan nasional dan kebijakan luar negeri Amerika Serikat,” kata dia.

Kedua senator anggota Komite Perbankan Senat dan pendukung regulasi keuangan yang lebih ketat itu mengaku prihatin “firma hukum ini memasilitasi pencucian uang atau pendanaan teroris bersama dengan orang-orang atau entitas-entitas yang tengah dikenai sanksi.”

Tags: eropa, amerika, panama papers
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Standard Chartered Bank Fasilitasi Investasi Reksadana Luar Negeri Berbasis Shariah

Selanjutnya

OJK Janjikan Diskon Besar Jika Bank Terus Pangkas BOPO Lebih Rendah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Pacu Transformasi Beyond Mortgage, Peringkat Kredit BTN Tetap Perkasa di Level idAAA

Pacu Transformasi Beyond Mortgage, Peringkat Kredit BTN Tetap Perkasa di Level idAAA

oleh Sandy Romualdus
8 September 2026 - 14:00

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) mempertahankan peringkat tertinggi idAAA dari Pefindo, ditopang fundamental kuat dan dukungan proyek Tiga...

OJK Serukan Generasi Muda Mulai Siapkan Pensiun Sejak Dini, Antisipasi ‘Aging Population’

OJK Serukan Generasi Muda Mulai Siapkan Pensiun Sejak Dini, Antisipasi ‘Aging Population’

oleh Sandy Romualdus
8 September 2026 - 13:11

OJK bersama kementerian canangkan Bulan Dana Pensiun 2026 untuk tingkatkan literasi dana pensiun yang baru 22% dan siapkan masyarakat hadapi...

Terdampak Sebaran Abu Vulkanik, TransNusa Siapkan Solusi bagi Penumpang di CGK dan TKG

Kualitas Aset Membaik, LDR dan CAR BRI Terjaga Solid di Paruh Pertama 2026

oleh Stella Gracia
8 September 2026 - 12:34

BRI mencetak laba bersih Rp31,2 triliun pada Triwulan II 2026 dengan pertumbuhan kredit 16,2 persen dan perbaikan kualitas aset yang...

Terdampak Sebaran Abu Vulkanik, TransNusa Siapkan Solusi bagi Penumpang di CGK dan TKG

Inovasi OCTO dan Layanan Valas Bawa CIMB Niaga Sabet Tiga Trofi di ABF Awards 2026

oleh Stella Gracia
8 September 2026 - 11:30

CIMB Niaga meraih tiga penghargaan bergengsi di ajang Asian Banking & Finance (ABF) Awards 2026 berkat inovasi layanan digital OCTO,...

Bank Mandiri Bagikan Dividen Interim Rp6,16 Triliun, Total Sepanjang 2026 Tembus Rp50,63 Triliun

Bank Mandiri Bagikan Dividen Interim Rp6,16 Triliun, Total Sepanjang 2026 Tembus Rp50,63 Triliun

oleh Sandy Romualdus
7 September 2026 - 20:04

Bank Mandiri bagikan dividen interim tahun buku 2026 sebesar Rp6,16 triliun atau Rp66 per saham, didorong kinerja keuangan dan pertumbuhan...

Dorong Ekspansi Kredit dan Perbaikan Aset, BRI Tegaskan Komitmen Jaga Keseimbangan Modal

Dorong Ekspansi Kredit dan Perbaikan Aset, BRI Tegaskan Komitmen Jaga Keseimbangan Modal

oleh Stella Gracia
7 September 2026 - 16:30

BRI catat laba bersih Rp31,2 triliun pada Triwulan II 2026 dengan CAR 21,5 persen, tegaskan komitmen jaga shareholder return dan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Sejarah, Bale Syariah BSN Jadi Mobile Banking Pertama Bisa Top Up KMT Commuter Line

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Pacu Transformasi Beyond Mortgage, Peringkat Kredit BTN Tetap Perkasa di Level idAAA

OJK Serukan Generasi Muda Mulai Siapkan Pensiun Sejak Dini, Antisipasi ‘Aging Population’

Asing Borong SBN Rp15,3 Triliun, Penghimpunan Dana Pasar Modal Tembus Rp128,8 Triliun

Tahan Banting Hadapi Gejolak Global, OJK Catat Kredit Bank Tembus Rp9.135 Triliun

Kualitas Aset Membaik, LDR dan CAR BRI Terjaga Solid di Paruh Pertama 2026

Pangkas Kewajiban Rp2,3 Triliun, SIG Pertahankan Peringkat idAAA dari Pefindo

Inovasi OCTO dan Layanan Valas Bawa CIMB Niaga Sabet Tiga Trofi di ABF Awards 2026

Kelola 50.000 Karyawan, Japfa Adopsi Teknologi AI Workday untuk Transformasi SDM

Analisis Pasar: IHSG Menguji Resistance 6.725, Sektor Perbankan Jadi Penopang

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Pegadaian Tingkatkan Pelayanan Dengan Melakukan Sinergi BUMN

Pegadaian Tingkatkan Pelayanan Dengan Melakukan Sinergi BUMN

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance