• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Februari 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Kolom

Fenomena Bank Digital: Tren Naik, Harus Diimbangi dengan Literasi Digital

oleh Sandy Romualdus
12 Agustus 2022 - 14:34
732
Dilihat
Fenomena Bank Digital: Tren Naik, Harus Diimbangi dengan Literasi Digital
0
Bagikan
732
Dilihat

Danal Meizantaka Daeanza, Assistant Programmer LPPI

BANK digital menjadi salah satu solusi praktis sebagai layanan perbankan bagi masyarakat Indonesia saat ini. Keunggulan online yang menaikan tren bank digital dalam beberapa tahun terakhir, dengan membawa trademark “Dapat dilakukan kapan pun, dimana pun” Bank Digital mulai menjadi pilihan favorit bagi masyarakat Indonesia sebagai layanan keuangan yang dapat melakukan segala hal. Mulai dari pendaftaran yang tidak harus pergi ke kantor cabang dari suatu bank, biaya admin yang lebih sedikit bahkan bisa gratis, sampai memiliki kecenderungan bunga yang lebih besar menjadi fitur andalan dari bank digital saat ini. Bahkan per bulan Mei 2022 Indonesia memiliki 10 Bank Digital dari bank besar yang ada.

Banyaknya fitur yang ditawarkan dan pilihan bank digital membuat nasabah nyaman dalam menggunakan layanan keuangan. Namun dengan adanya kenyamanan yang ada sejatinya harus diikuti oleh keamanan pula. Tidak perlu diragukan lagi keamanan dari aplikasi bank digital yang sudah ada karena pastinya sudah lolos dari berbagai lapisan tes terutama keamanan aplikasi. Keamanan berlapis ketika membuka aplikasi (password, autentikasi biometrik, PIN ataupun pattern lock) bahkan sampai autentikasi 2 faktor menggunakan OTP (One Time Password).

Keamanan yang berlapis tidak membuat sepenuhnya data kita aman, modus penipuan yang kian meningkat seiring dengan naiknya juga tren penggunaan bank digital pun tidak luput dari kasus yang ada. Dikutip dari laman cnbc indonesia, statistik dari Patroli Siber Kepolisian Indonesia menunjukkan terdapat peningkatan kasus per tahun dari 2015 sampai 2021. Dari sekitar 20.000 laporan kasus yang tercatat, sebanyak 8.541 kasus masuk dalam kategori penipuan online. Modus penipuan yang kerap kali digunakan adalah social engineering atau rekayasa sosial dan teknik phising atau pengelabuan.

BERITA TERKAIT

Awal Tahun, Bank Neo Commerce Ajak Masyarakat Menata Ulang Keuangan

Simfoni Integritas dari Yogyakarta

Cegah Kejahatan Siber, BRI Perkuat Edukasi Nasabah Soal Keamanan Data Perbankan

Krom Bank Catat Lonjakan Nasabah 230%, Kinerja Keuangan Tumbuh Solid Sepanjang Kuartal III-2025

Rekayasa sosial merupakan tindakan untuk memperoleh informasi nasabah, seperti PIN, nomor kartu, dan/atau informasi lain dengan cara menghubungi nasabah melalui telepon, SMS atau perantara lain. Sedangkan Teknik pengelabuan merupakan tindakan untuk memperoleh informasi nasabah dengan menyamar sebagai pihak berwenang melalui e-mail atau media lain yang berisikan tautan, dimana pelaku berusaha mengarahkan nasabah agar mengakses tautan tersebut. Dua modus ini yang biasa digunakan pelaku untuk mendapatkan data dari para nasabah yang kemudian digunakan untuk menguras aset nasabah tersebut.

Cyber Security Researcher and Consultant, Teguh Aprianto, mengatakan bahwa pelaku memanfaatkan celah utama nasabah yang tidak teliti. Para nasabah yang tidak memeriksa ulang dan langsung percaya terhadap setiap email, chat ataupun telepon yang diterima akan menjadi sasaran yang empuk untuk diincar oleh pelaku. Pada kasus lain modus pengelabuan melalui telepon, biasa dilakukan dengan panggilan yang mengatasnamakan kenalan, kerabat bahkan pihak bank. Pelaku biasanya menyampaikan sesuatu yang sangat mendesak sehingga korban merasa panik dan dengan mudah memberikan informasi pribadinya.

Praktik penipuan saat ini pun semakin luas cakupannya, dan bisa terjadi pada berbagai platform. Tidak hanya telepon, bahkan tautan atau link tak dikenal yang diterima nasabah lewat WhatsApp ataupun OTP dan kemudian nasabah diminta mengisi formulir yang ada didalamnya sebagai dalih pengkinian informasi diri.

Kurangnya ketelitian dan kepanikan dari nasabah inilah yang membuat celah untuk dimanfaatkan oleh pelaku modus penipuan. Ditambah dengan sedikitnya kesadaran atas pengetahuan literasi digital dari pengguna atau nasabah pada dunia digital. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengeluarkan literasi digital yang perlu dipahami oleh masyarakat digital. Terdapat empat pilar dalam literasi digital versi Kominfo yaitu cakap digital, etika digital, budaya digital dan keamanan digital. Literasi Digital pada poin keamanan digital menjadi bekal masyarakat Indonesia dalam menggunakan bank digital. Pengetahuan dasar akan informasi tentang bank digital terkait pun tidak luput sebagai bekal dari calon nasabah atau nasabah. Sebagai catatan bekal dasar yang dibutuhkan adalah kita harus mengetahui nomor telepon dan email resmi dari bank digital yang kita punya, karena dengan berbekal minimum dari kedua informasi itulah setidaknya kita bisa mengurangi praktik penipuan yang sedang marak terjadi.

Perlu diketahui bersama, pihak bank tidak akan menghubungi nasabah selain melalui channel resmi, apalagi meminta informasi yang bersifat pribadi seperti KTP, swafoto dengan KTP, PIN, email ataupun nama ibu. Tetap tenang dan teliti ketika menggunakan produk – produk digital. Perbanyak literasi digital sebagai dasar dalam berselancar digital.***

Tags: bank digitalKolom LPPIliterasi digital
 
 
 
 
Sebelumnya

Pentingnya Cybersecurity di Industri Keuangan

Selanjutnya

Optimalkan Food Expo 2022, BNI Boyong Rempah ke Pasar Hong Kong

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Penurunan Mendalam Pasar Saham Indonesia 18 Maret 2025

Penurunan Mendalam Pasar Saham Indonesia 18 Maret 2025

oleh Sandy Romualdus
21 Maret 2025 - 09:16

Oleh : Dr. Katarina Setiawan, Chief Economist & Investment Strategist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) Tanggal 18 Maret 2025 pasar...

Serangan Hacker terhadap Pusat Data Nasional: Sebuah Renungan Bernegara

Serangan Hacker terhadap Pusat Data Nasional: Sebuah Renungan Bernegara

oleh Stella Gracia
26 Juni 2024 - 15:05

Oleh Achmad Nur Hidayat, Pakar Kebijakan Publik dan Ekonom UPN Veteran Jakarta Baru-baru ini, Indonesia dikejutkan oleh serangan siber besar-besaran...

Praktik Sustainable: Harapan Besar pada Bank

Praktik Sustainable: Harapan Besar pada Bank

oleh Sandy Romualdus
21 September 2023 - 16:34

Oleh Ahmed Zulfikar, Relationship Manager LPPI SAAT ini isu perubahan iklim telah menjadi topik hangat yang hampir selalu dibahas dalam...

Strategi Penerapan Keamanan Siber di Perbankan

Strategi Penerapan Keamanan Siber di Perbankan

oleh Sandy Romualdus
11 Agustus 2023 - 12:32

Oleh : Novita Yuniarti, Assistant Programmer LPPI SERANGAN siber memiliki dampak yang serius dan menjadi isu kritis dalam digitalisasi keuangan...

Kilas Balik Pandemi COVID-19: Strategi Cermat India yang Terhambat Sistem Pasar Obat-Obatan Dunia

Kilas Balik Pandemi COVID-19: Strategi Cermat India yang Terhambat Sistem Pasar Obat-Obatan Dunia

oleh Sandy Romualdus
3 Juni 2023 - 20:20

Oleh : Baiq Shafira Salsabila, Diospyros Pieter Raphael Suitela, Muhammad Faiz Ramadhan * INDIA adalah salah satu negara berkembang dengan industri farmasi terbesar...

Fenomena Bank Digital: Tren Naik, Harus Diimbangi dengan Literasi Digital

Transformasi Digital vs Literasi Digital

oleh Sandy Romualdus
14 Februari 2023 - 08:10

Oleh Danal Meizantaka Daeanza - Assistant Programmer LPPI Perubahan yang terjadi di dunia selama satu dekade belakangan ini sangat signifikan....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Akhiri Riwayat BPR Bank Cirebon, Ini Kronologi Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

Outlook Moody’s Negatif, BI Pastikan Likuiditas Perbankan Jumbo Tetap Solid

Barter Tarif: 1.819 Produk Ekspor RI Jadi 0%, Gandum & Kedelai AS Bebas Bea Masuk

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Optimalkan Food Expo 2022, BNI Boyong Rempah ke Pasar Hong Kong

Optimalkan Food Expo 2022, BNI Boyong Rempah ke Pasar Hong Kong

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance