• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Kolom

Pentingnya Cybersecurity di Industri Keuangan

oleh Sandy Romualdus
12 Agustus 2022 - 14:25
219
Dilihat
Pentingnya Cybersecurity di Industri Keuangan
0
Bagikan
219
Dilihat

Arief Afdy Aulia, Training Consultant LPPI

TRANSFORMASI digitalisasi yang berkembang pesat di era teknologi 4.0 membawa dampak besar bagi dunia. Tidak hanya negara-negara maju yang dipaksa untuk mengikuti perkembangan ini, namun juga Negara berkembang seperti Indonesia, jika tidak mau tertinggal oleh perkembangan zaman.

  • Baca juga: The Busyness Trap

Kebutuhan akan jaringan komputer yang menghubungkan satu individu ke individu lainnya bahkan berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya semakin meningkat. Selain sebagai penyedia informasi, melalui internet pula kegiatan komunikasi komersial menjadi bagian terbesar dan pesat pertumbuhannya. Berdasarkan laporan “Digital 2022 Global Statshop Report” yang diterbitkan oleh Hootsuite dan We Are Social pada April 2022, jumlah pengguna internet saat ini telah mencapai 5 miliar yang merupakan 63 persen populasi penduduk dunia.

Keberadaan internet juga makin memudahkan pertukaran data dan informasi secara global yang makin mengintensifkan kegiatan pasar dan perdagangan dunia. Akan tetapi di balik itu, maraknya penggunaan internet telah membuka peluang bagi para penjahat dunia maya untuk meningkatkan aksi mereka. Tak terkecuali di Indonesia.

BERITA TERKAIT

The Busyness Trap

Salary Survey BPD: Antara Data Nasional dan Realitas Daerah

Toxic Productivity

Tangkal Serangan Multidimensi, Bank Jakarta Siapkan Divisi Khusus Cybersecurity

Data dari Kapersky Cyber Security Inc, periode kuartal pertama 2022 Indonesia menghadapi lebih dari 11 juta serangan lewat internet atau serangan siber. Ancaman siber ini dipicu oleh kegiatan penggunaan konsumtif terhadap internet yang semakin meningkat seperti NFT, metaverse, transaksi aset kripto dan adopsi investasi di kaum muda.

Di Indonesia, sudah hampir 190 juta upaya serangan siber yang mengalami peningkatan empat kali lipat pada periode yang sama tahun 2019 sebesar 39 juta. Kapersky juga menyebutkan bahwa dampak pandemi Covid-19 bisa membuat munculnya gelombang kemiskinan yang memungkinkan naiknya volume kejahatan, termasuk cyber attack.

Untuk itu penguatan keamanan siber menjadi hal yang mutlak dilakukan oleh semua pihak saat ini. Ketiadaan regulasi yang bisa memastikan keamanan di dunia intenet membuat para penjahat semakin leluasa menjalankan aksinya.

  • Baca juga: Salary Survey BPD: Antara Data Nasional dan Realitas Daerah

Serangan siber yang seringkali terjadi antara lain melalui: Pertama, malware dan virus yang     disebakan melalui internet seperti, website yang mencurigakan dan perangkat keras yang dihubungkan langsung dalam perangkat yang digunakan oleh perusahaan.

Kedua, Denial of Service yaitu memanipulasi sistem, jaringan maupun aplikasi sehingga mengakibatkan membuat kinerja perangkat menjadi sangat berat dan seringkali membuat eror.

Ketiga, Botnets dan Zombies yaituserangan malware dalam jumlah banyak seperti zombie yang meretas jaringan korban dari jarak jauh.

Keempat, Scareware atau peringatan keamanan palsu yang ditimbulkan oleh malware termasuk scamming.

Sejatinya Otoritas Jasa Keuangan telah menerbitkan pedoman secara umum mengenai pengelolaan cyber security sebagaimana tercantum dalam Consultative Paper “Manajemen Risiko Keamanan Siber Bank Umum”. Pedoman tersebut mengarahkan kepada aturan manajemen risiko bagi bank umum dan diterbitkan untuk memperoleh masukan dari berbagai pihak.

Namun demikian dibutuhkan aturan yang lebih tinggi dan lebih luas serta lebih komprehensif mengingat urusan keamanan data bukan hanya urusan sektor keuangan. Sejatinya Dewan Perwakilan Republik Indonesia (DPR RI) telah menyusun Naskah Akademik Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Keamanan dan Ketahanan Siber. Semua ini memang diperlukan untuk mencegah pencurian data dan kerusakan data terutama data-data milik pribadi atau kelompok yang dianggap krusial. Keberadaan aturan yang komprehensif setingkat undang-undang akan dapat mengurangi serangan siber oleh para penjahat dunia maya.

  • Baca juga: Toxic Productivity

Jika aturan tersebut sudah hadir maka tantangan ke depan adalah diperlukan sebuah penguatan secara kelembagaan. Ke-alpaan dasar hukum dan kurangnya tenaga profesional serta kerjasama baik di dalam negeri maupun luar negeri menjadi ancaman meningkatnya cyber fraud. Sehingga menjadi penting bagi pemerintah dalam menyikapi hal tersebut dalalm mempersiapkan kebutuhan transformasi digital.

Untuk itu Rancangan Undang-undang Keamanan dan Ketahanan Siber harus segera disahkan dalam rangka menjaga keamanan nasional terutama dalam menghadapi Era Society 5.0. Dimana perkembangan manusia sudah berdampingan dengan teknologi guna meminimalisir kesenjangan pada manusia dan masalah ekonomi di kemudian hari. ***

Tags: Arief Afdy AuliaCybersecurityKolom LPPI
 
 
 
 
 
Sebelumnya

BRI Selenggarakan “Pengusaha Muda BRILian 2022”

Selanjutnya

Fenomena Bank Digital: Tren Naik, Harus Diimbangi dengan Literasi Digital

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Salary Survey BPD: Antara Data Nasional dan Realitas Daerah

Salary Survey BPD: Antara Data Nasional dan Realitas Daerah

oleh Sandy Romualdus
8 Juli 2026 - 12:25

Pendekatan salary survey pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) memerlukan strategi kontekstual. Salah satunya adalah pendekatan metode hybrid benchmarking untuk menjaga...

Toxic Productivity

Toxic Productivity

oleh Sandy Romualdus
8 Juli 2026 - 11:57

"Bekerja keras adalah hal yang baik. Namun, ketika keinginan untuk terus produktif membuat kita mengabaikan kesehatan, waktu istirahat, hingga hubungan...

TakafulTech: Membawa Asuransi Syariah Keluar dari Zona Nyaman

TakafulTech: Membawa Asuransi Syariah Keluar dari Zona Nyaman

oleh Sandy Romualdus
18 Juni 2026 - 10:09

Oleh : Dimyauddin, Peneliti LPPI Bayangkan ada seorang petani peserta asuransi syariah di Nusa Tenggara yang gagal panen karena kekeringan...

Penurunan Mendalam Pasar Saham Indonesia 18 Maret 2025

Penurunan Mendalam Pasar Saham Indonesia 18 Maret 2025

oleh Sandy Romualdus
21 Maret 2025 - 09:16

Oleh : Dr. Katarina Setiawan, Chief Economist & Investment Strategist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) Tanggal 18 Maret 2025 pasar...

Serangan Hacker terhadap Pusat Data Nasional: Sebuah Renungan Bernegara

Serangan Hacker terhadap Pusat Data Nasional: Sebuah Renungan Bernegara

oleh Stella Gracia
26 Juni 2024 - 15:05

Oleh Achmad Nur Hidayat, Pakar Kebijakan Publik dan Ekonom UPN Veteran Jakarta Baru-baru ini, Indonesia dikejutkan oleh serangan siber besar-besaran...

Praktik Sustainable: Harapan Besar pada Bank

Praktik Sustainable: Harapan Besar pada Bank

oleh Sandy Romualdus
21 September 2023 - 16:34

Oleh Ahmed Zulfikar, Relationship Manager LPPI SAAT ini isu perubahan iklim telah menjadi topik hangat yang hampir selalu dibahas dalam...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Potret Bankir Millenial dan Gen Z

    Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bidik US$ 1 Miliar, Pemerintah Terbitkan Panda Bonds Berperingkat AAA di Pasar China Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

BNI Hadirkan Layanan Kesehatan dan Trauma Healing bagi Masyarakat Terdampak Bencana NTT

Gandeng Dompet Dhuafa dan Pemdes, Manulife Indonesia Perkuat Kemandirian Komunitas Perdesaan

Kantongi Green Label dan Sertifikat SNI, Semen Gresik Kian Kokoh di Pasar Semen

Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

Gelar Pameran Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Sabet Rekor MURI

Permodalan Negatif dan Gagal Penyehatan, OJK Cabut Izin Usaha BPR Citra Bersada Abadi

Jalankan Mandat UU P2SK, OJK Tunjuk Henry Rialdi Pimpin Pengaturan dan Pengawasan BMKS

Jaga Stabilitas Rupiah dari Gejolak Global, Bank Indonesia Tahan BI-Rate di Level 5,75%

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Fenomena Bank Digital: Tren Naik, Harus Diimbangi dengan Literasi Digital

Fenomena Bank Digital: Tren Naik, Harus Diimbangi dengan Literasi Digital

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance