Stabilitas.id – PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk. (TUGU) mencatatkan kinerja positif pada kuartal I/2026 dengan membukukan laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp265,62 miliar.
Capaian ini diraih di tengah meningkatnya ketidakpastian geopolitik global dan volatilitas harga energi. Direktur Keuangan & Layanan Korporat Tugu Insurance, Fitri Azwar, mengungkapkan bahwa disiplin underwriting dan pengelolaan risiko yang terukur menjadi fondasi utama perseroan dalam menjaga kualitas pertumbuhan.
“Kuartal I/2026 menjadi periode penuh dinamika. Namun, kami tetap fokus pada pengelolaan portofolio yang selektif, terutama pada lini fire & property, offshore, dan marine cargo yang menjadi kontributor utama,” ujar Fitri dalam keterangan resmi, Rabu (6/5/2026).
BERITA TERKAIT
Sejalan dengan implementasi PSAK 117, Tugu Insurance telah melakukan penyesuaian laporan keuangan untuk memastikan transparansi dan konsistensi pelaporan. Berdasarkan standar baru tersebut, perseroan membukukan Pendapatan Jasa Asuransi sebesar Rp2,57 triliun, tumbuh 5,96% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy).
Hasil Jasa Asuransi juga tercatat meningkat 2,18% (yoy) menjadi Rp461,01 miliar. Selain itu, Pendapatan Operasional Lainnya melonjak signifikan sebesar 31,25% menjadi Rp156,02 miliar, yang mencerminkan kontribusi kuat dari entitas anak dalam mendiversifikasi sumber pendapatan grup.
Permodalan Kokoh
Dari sisi kesehatan finansial, Tugu Insurance mempertahankan struktur modal yang sangat kuat. Hingga Maret 2026, total ekuitas perseroan berada di level Rp10,17 triliun dengan total aset mencapai Rp29,69 triliun.
Indikator kekuatan modal, Risk Based Capital (RBC), tercatat di level 420,5%, jauh di atas ketentuan minimum regulator. Posisi modal yang solid ini memberikan fleksibilitas bagi emiten anak usaha Pertamina ini untuk mendukung agenda pertumbuhan bisnis di masa mendatang secara prudent.
“Struktur permodalan yang solid memberikan fleksibilitas bagi perseroan untuk menjaga stabilitas kinerja sekaligus memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” pungkas Fitri.
Ke depan, Tugu Insurance berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan portofolio dan memperkuat kontribusi entitas anak sebagai bagian dari strategi pertumbuhan jangka panjang perusahaan.***
Indikator Keuangan Tugu Insurance (TUGU) – Kuartal I 2026:
| Pos Keuangan | Realisasi (1Q26) | Keterangan |
| Laba Bersih | Rp265,62 Miliar | Atribusikan ke Entitas Induk |
| Pendapatan Jasa Asuransi | Rp2,57 Triliun | Naik 5,96% (yoy) |
| Hasil Jasa Asuransi | Rp461,01 Miliar | Naik 2,18% (yoy) |
| Total Ekuitas | Rp10,17 Triliun | Fundamental Solid |
| RBC | 420,5% | Jauh di atas threshold OJK |
















