JAKARTA, Stabilitas.id – Kolom merupakan salah satu elemen struktural paling vital dalam konstruksi karena berfungsi menahan beban vertikal dari atas. Oleh karena itu, perhitungan kebutuhan besi kolom yang tepat menjadi faktor kunci dalam menjaga keamanan sekaligus efisiensi biaya proyek.
Kesalahan dalam menghitung jumlah maupun jenis besi bisa berdampak besar. Bukan hanya pemborosan material, tetapi juga potensi melemahnya struktur bangunan. Menurut standar konstruksi, kebutuhan besi kolom ditentukan dari tinggi kolom, diameter tulangan pokok, jarak sengkang, hingga panjang batang besi.
Sebagai contoh, pada kolom setinggi 4,5 meter dengan keliling 25×25 cm, dibutuhkan setidaknya 2 batang besi beton d10 untuk tulangan pokok dan 2 batang besi d8 untuk sengkang. Perhitungan akurat seperti ini tidak hanya menekan risiko kekurangan material, tapi juga membantu kontraktor mengendalikan anggaran proyek.
BERITA TERKAIT
Efisiensi Finansial dari Perhitungan Presisi
Bagi pengembang maupun kontraktor, presisi dalam menghitung kebutuhan besi kolom berarti penghematan langsung pada biaya material. Dengan alokasi yang tepat, perusahaan dapat menekan biaya pembelian besi yang jumlahnya tidak sedikit dalam proyek berskala besar.
Lebih jauh, akurasi perhitungan juga berdampak pada efisiensi waktu kerja. Material yang sesuai dengan kebutuhan mengurangi potensi keterlambatan, sekaligus mempercepat arus kas proyek. Hal ini penting, terutama pada pembangunan gedung bertingkat maupun perumahan massal yang berorientasi pada efisiensi modal.
Peran Semen dalam Struktur Kolom
Selain besi, material semen juga berperan penting dalam konstruksi kolom. Kualitas semen menentukan kekuatan beton, yang pada akhirnya menopang keseluruhan daya tahan bangunan.
Dalam hal ini, Semen Merah Putih melalui produk Watershield menghadirkan solusi lebih dari sekadar material dasar. Produk semen multiguna super premium ini dilengkapi teknologi water repellent yang memberikan triple protection: melindungi bangunan dari rembesan air luar, dalam, hingga kelembaban tanah kapiler.
Dengan teknologi tersebut, struktur kolom tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga lebih tahan lama terhadap risiko kerusakan akibat air. Bagi kontraktor, keunggulan ini berarti pengurangan biaya perawatan jangka panjang dan peningkatan nilai aset properti.
Strategi Hemat Biaya dan Optimalisasi Proyek
Semen Merah Putih menegaskan, pemilihan material berkualitas seperti Watershield dapat membantu kontraktor dan pengembang melakukan optimalisasi proyek. Semen ini cocok diaplikasikan pada berbagai pekerjaan, mulai dari acian, plester, cor kolom, cor dak, hingga pasangan bata.
“Ketepatan dalam perhitungan besi harus diiringi dengan pemilihan semen yang tepat. Kombinasi keduanya akan menghasilkan struktur kolom yang kuat, efisien, sekaligus tahan lama,” demikian pernyataan resmi perusahaan.
Prospek Pasar Konstruksi
Di tengah target pembangunan nasional yang ambisius, termasuk program perumahan rakyat, kebutuhan akan material berkualitas dan efisien semakin meningkat. Dengan mengedepankan presisi dalam perhitungan dan inovasi material seperti Watershield, Semen Merah Putih menegaskan posisinya sebagai mitra strategis industri konstruksi Indonesia.
Bagi kontraktor dan pengembang, strategi ini bukan hanya soal teknis, tetapi juga instrumen untuk menjaga arus kas, meningkatkan efisiensi finansial, dan memperkuat daya saing di tengah ketatnya persaingan pasar konstruksi. ***





.jpg)










