Stabilitas.id — PT Jasa Marga (Persero) Tbk mempercepat inspeksi dan perbaikan perkerasan di sejumlah ruas jalan tol menyusul gangguan permukaan jalan yang dipicu cuaca ekstrem dalam beberapa waktu terakhir. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan tol.
Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ia menegaskan bahwa perusahaan menindaklanjuti setiap keluhan dan masukan pengguna sebagai bagian dari komitmen peningkatan kualitas layanan.
“Keselamatan pengguna jalan tol merupakan prioritas utama kami. Oleh karena itu, percepatan penanganan perbaikan jalan menjadi fokus utama, dengan tetap mengedepankan standar keselamatan,” ujar Rivan dalam keterangan resmi, Rabu (29/1).
BERITA TERKAIT
Rivan menjelaskan, curah hujan tinggi yang terjadi secara berkelanjutan berpotensi menurunkan kualitas perkerasan jalan. Air hujan yang masuk ke pori-pori lapisan aspal dapat melemahkan ikatan material perkerasan (stripping). Kondisi tersebut diperparah oleh tingginya beban lalu lintas, khususnya kendaraan over dimension dan over loading (ODOL), sehingga mempercepat kerusakan permukaan jalan.
Untuk itu, Jasa Marga melakukan pemantauan intensif dan penanganan cepat pada titik-titik yang berpotensi mengalami penurunan kualitas perkerasan. Penanganan awal dilakukan melalui patching dengan target maksimal 2×24 jam, disusul perbaikan lanjutan secara bertahap guna memastikan kualitas jalan kembali optimal.
“Respon cepat dilakukan melalui penutupan lubang sementara untuk menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas. Selanjutnya, kami lakukan penanganan permanen yang memerlukan tahapan dan waktu lebih lama agar kualitas perkerasan tetap terjaga,” kata Rivan.
Seiring proses perbaikan, Jasa Marga juga melakukan penutupan lajur secara terbatas, terutama pada pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB. Penutupan dilakukan karena pekerjaan bersifat perbaikan berat dan membutuhkan ruang kerja yang memadai.
“Kami mohon pengertian pengguna jalan atas potensi gangguan arus lalu lintas selama pekerjaan berlangsung,” ujarnya.
Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan tetap tenang apabila mengalami kendala di perjalanan dan segera menghubungi Call Center Jasa Marga 14080. Selain itu, pengguna dapat memanfaatkan Aplikasi Travoy untuk melaporkan kondisi jalan atau gangguan perjalanan dengan menyertakan lokasi dan dokumentasi foto.
Petugas operasional Jasa Marga disiagakan 24 jam di seluruh ruas tol Jasa Marga Group guna memastikan respons cepat terhadap kondisi darurat maupun gangguan perjalanan.
“Melalui berbagai upaya ini, kami memastikan seluruh ruas tol Jasa Marga Group tetap terjaga kualitasnya dan mampu memberikan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkeselamatan,” tutup Rivan. ***






.jpg)









