• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Rabu, September 23, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Info Otoritas

Jumlah Investor Tembus 28,1 Juta, OJK Perluas Edukasi Pasar Modal Syariah di Jawa Timur

oleh Stella Gracia
3 Juli 2026 - 11:36
27
Dilihat
Jumlah Investor Tembus 28,1 Juta, OJK Perluas Edukasi Pasar Modal Syariah di Jawa Timur
0
Bagikan
27
Dilihat

OJK menggelar Kuliah Umum Pasar Modal Syariah di Universitas Darussalam Gontor demi memperkuat basis investor muda sekaligus meluruskan miskonsepsi investasi saham.

Stabilitas.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus agresif memperluas penetrasi literasi dan inklusi Pasar Modal Syariah di kalangan generasi muda. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi strategis untuk mencetak investor domestik yang cerdas, bijak, memahami risiko, sekaligus mempertebal basis investor lokal.

  • Baca juga: Tantangan Ganda Himbara: OJK Soroti Transmisi Bunga Kredit dan Risiko Pembiayaan Megaproyek Pemerintah

Komitmen tersebut diwujudkan OJK melalui penyelenggaraan Kuliah Umum Pasar Modal Syariah di Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Ponorogo, Jawa Timur.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengungkapkan bahwa minat masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terjun ke dunia investasi pasar modal menunjukkan tren pertumbuhan yang sangat positif.

BERITA TERKAIT

Tantangan Ganda Himbara: OJK Soroti Transmisi Bunga Kredit dan Risiko Pembiayaan Megaproyek Pemerintah

Krisis Modal dan Likuiditas Tak Tertolong, OJK Resmi Cabut Izin Usaha BPR Pasarraya Kuta Bali

Ambil Alih Wewenang Bappebti, OJK Terbitkan Dua POJK Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

OJK Pacu Sustainable Finance: Siasat Berantas Greenwashing dan Rebut Pasar Karbon Asia

Berdasarkan data OJK hingga pertengahan Mei 2026, jumlah investor pasar modal di Indonesia telah menembus angka sekitar 28,1 juta investor. Menariknya, lebih dari 54 persen dari total demografi tersebut merupakan investor muda yang berusia di bawah 30 tahun.

Di tingkat regional, Provinsi Jawa Timur menorehkan catatan impresif dengan mengantongi sekitar 3,1 juta investor. Angka ini menempatkan Jawa Timur sebagai provinsi dengan basis investor terbesar ketiga di Indonesia, tepat di bawah Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Saham Syariah Bukan Perjudian

Melihat lonjakan kuantitas investor yang masif, Hasan menegaskan pentingnya penyelarasan kualitas pemahaman, terutama pada instrumen investasi berbasis syariah. Ia meluruskan miskonsepsi yang kerap beredar di tengah masyarakat mengenai legalitas hukum investasi saham.

  • Baca juga: Krisis Modal dan Likuiditas Tak Tertolong, OJK Resmi Cabut Izin Usaha BPR Pasarraya Kuta Bali

“Pada kesempatan ini, saya ingin menegaskan satu hal yang sangat penting yaitu investasi saham bukanlah berupa praktik perjudian. Saham merupakan instrumen investasi yang sah, dan dalam konteks syariah juga telah memperoleh legitimasi yang kuat melalui berbagai fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Bahkan, pasar modal syariah telah didukung oleh Sharia Online Trading System (SOTS) yang memastikan transaksi dilakukan sesuai prinsip syariah,” jelas Hasan.

Dalam kesempatan tersebut, OJK juga mengapresiasi aksi nyata pembukaan rekening efek massal oleh para mahasiswa UNIDA Gontor. Kendati demikian, Hasan mengingatkan agar para mahasiswa tidak terjebak dalam euforia tren semata (fear of missing out/FOMO) tanpa dibekali analisis risiko yang matang.

Ia berpesan agar investor pemula selalu memegang teguh Prinsip 2L, yaitu Legal dan Logis. “Teruslah belajar dan memahami risiko di balik setiap keputusan investasi yang diambil. Dan yang paling mudah, selalu ingat prinsip 2L,” tambah Hasan.

Rektor Universitas Darussalam Gontor, Hamid Fahmy Zarkasyi, menyambut baik edukasi finansial ini. Menurutnya, literasi keuangan ini menjadi perisai krusial agar mahasiswa tidak terperosok ke dalam berbagai modus penipuan investasi berbasis digital yang marak terjadi.

Kuliah umum di Gontor ini merupakan bagian dari program terintegrasi Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) 2026 yang diinisiasi OJK di Provinsi Jawa Timur. Selain menyasar civitas akademika, OJK juga menggelar serangkaian kegiatan edukasi di beberapa wilayah lain, meliputi Sosialisasi Pasar Modal di lingkungan Pemerintah Kota Kediri sekaligus pencanangan pembukaan galeri investasi khusus bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Pelaksanaan Talkshow Pasar Modal di Radio Andika Kediri guna mendongkrak literasi, inklusi, serta pemahaman regulasi perlindungan investor. Dan Sosialisasi Perdagangan Karbon di Bursa Karbon yang ditujukan bagi Lembaga Jasa Keuangan (LJK) serta pelaku industri daerah, dengan menggandeng Kementerian Lingkungan Hidup RI serta Lembaga Validasi dan Verifikasi.

  • Baca juga: Ambil Alih Wewenang Bappebti, OJK Terbitkan Dua POJK Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

Melalui pelaksanaan SEPMT 2026 yang komprehensif ini, OJK berharap tingkat literasi pasar modal dan bursa karbon di Indonesia kian merata, sekaligus mampu memitigasi risiko investasi ilegal di seluruh lapisan masyarakat.***

Tags: Hasan FawziInvestasi Cerdasinvestor mudaojkpasar modal syariahPrinsip 2LSaham SyariahSEPMT 2026SOTSUniversitas Darussalam Gontor
 
 
 
 
 
Sebelumnya

DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dipatok hingga 6,5%

Selanjutnya

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Asing Borong SBN Rp15,3 Triliun, Penghimpunan Dana Pasar Modal Tembus Rp128,8 Triliun

Aturan Main Demutualisasi Terbit, OJK Larang Keras Kepemilikan Mayoritas Saham BEI

oleh Sandy Romualdus
21 September 2026 - 12:27

OJK merilis POJK 13 Tahun 2026 sebagai landasan demutualisasi bursa. Aturan ini membatasi kepemilikan saham maksimal 5% tanpa izin khusus...

Aturan Main POJK Segera Terbit, Kepemilikan Saham Mayoritas BEI Wajib Lewati Skrining Ketat OJK

Aturan Main POJK Segera Terbit, Kepemilikan Saham Mayoritas BEI Wajib Lewati Skrining Ketat OJK

oleh Sandy Romualdus
21 September 2026 - 12:20

Bursa Efek Indonesia (BEI) menyiapkan skema right issue dalam proses demutualisasi. Danantara membidik 40% saham bursa seraya menunggu restu dan...

Krisis Modal dan Likuiditas Tak Tertolong, OJK Resmi Cabut Izin Usaha BPR Pasarraya Kuta Bali

Krisis Modal dan Likuiditas Tak Tertolong, OJK Resmi Cabut Izin Usaha BPR Pasarraya Kuta Bali

oleh Stella Gracia
21 September 2026 - 08:34

OJK resmi mencabut izin usaha PT BPR Pasarraya Kuta Bali pada 17 September 2026 akibat kegagalan pemegang saham dalam menyelesaikan...

Rotasi Strategis BI: Destry Damayanti Tunjuk Mal Isnaini Nakhodai Kebijakan Makroprudensial

Transaksi QRIS Tembus Rp600 Triliun, BI Soroti Kesenjangan Literasi dan Darurat Anti-Scam

oleh Stella Gracia
21 September 2026 - 08:33

Menghadapi risiko kejahatan digital, Bank Indonesia menggandeng institusi global untuk memperkuat tata kelola, perlindungan konsumen, dan integrasi penanganan anti-scam. Stabilitas.id...

Kontestasi Seleksi Komisioner OJK

Ambil Alih Wewenang Bappebti, OJK Terbitkan Dua POJK Bursa Mineral dan Komoditas Strategis

oleh Sandy Romualdus
21 September 2026 - 08:26

OJK resmi menerbitkan dua POJK untuk mengambil alih wewenang pengaturan dan pengawasan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) dari Bappebti...

Rotasi Strategis BI: Destry Damayanti Tunjuk Mal Isnaini Nakhodai Kebijakan Makroprudensial

Rotasi Strategis BI: Destry Damayanti Tunjuk Mal Isnaini Nakhodai Kebijakan Makroprudensial

oleh Stella Gracia
21 September 2026 - 08:00

Gubernur BI Destry Damayanti melantik Mal Isnaini S. Meyyanti sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial demi memperkuat tata kelola dan stabilitas...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Desak Bank KBMI 1 Konsolidasi, Buka Opsi Merger Demi Penuhi Free Float 15%

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Laba Meroket 36 Persen, Tata Kelola Aset dan Ekspansi Digital Jadi Kunci Ketangguhan Bank BSN

Hindari Jebakan Utang Unsustainable, IMF Dorong Regulator Global Perketat Manajemen Risiko Defisit Anggaran

Perluas Literasi Investasi Lindung Nilai, BSI Bidik Ekosistem Muhammadiyah Lewat Co-Branding

Bedah Kriteria GRE Fitch: Ketergantungan Mutlak DIM pada Likuiditas Dividen BUMN

Steroid Likuiditas Rp200 Triliun Kemenkeu: Ujian Tata Kelola Himbara dan Jebakan Maturity Mismatch

Investor Baru Wealth Management Meroket 280 Persen, BRI Perkuat Diversifikasi Syariah

Arus Asing Pasang Surut, Bobot MSCI Jadi Ganjalan Laju Pemulihan IHSG

Strategi Lindung Nilai Nasabah Tajir: Maybank dan Allianz Tawarkan Akses Investasi Dolar AS Multi-Style

Benteng Manajemen Risiko CNAF: Terapkan Early Warning System Kawal Kenaikan Pembiayaan Rp1,27 Triliun

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance