• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Rabu, Juni 10, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Finance

Kartu E-Money Terinterkoneksi di 2013

oleh Sandy Romualdus
15 November 2011 - 00:00
6
Dilihat
Kartu E-Money Terinterkoneksi di 2013
0
Bagikan
6
Dilihat

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Informasi dan Telekomunikasi, dan Kementerian Perhubungan bersama Bank Indonesia (BI) menyepakati platform aturan interkoneksi dan interoperabilitas untuk kartu uang elektronik (e-money) dalam bentuk nota kesepahaman. Nantinya, kartu yang saat ini terbatas sektornya, tergantung layanan yang diberikan bank, akan disatukan sehingga satu kartu dapat digunakan untuk banyak layanan.

Saat ini, kartu e-money terbatas digunakan perlayanan, misalnya Bank Mandiri melayani pembayaran tol, BCA melayani pembelian bahan bakar minyak, Bank DKI melayani pembelian tiket Trans Jakarta, dan sebagainya. Ke depannya, satu kartu dari bank manapun harus mampu digunakan untuk seluruh layanan, termasuk layanan yang ditambahkan misalnya pembelian tiket KRL, MRT, electronic road pricing, dan sebagainya.

Deputi Gubernur BI Ardhayadi kepada di Jakarta, Senin (14/11) mengatakan, dengan keseluruhan sistem tersebut, pembangunannya dijadwalkan tuntas pada 2013 setelah diujicobakan tahun depan. "Penerbit akan melakukan migrasi dari kartu yang ke standard elektronik," kata Ardhayadi. Saat ini, BI dan Kemenkominfo tersebtu membuat road map menuju satu kartu untuk seluruh keperluan transportasi. Kemenhub pada akhirnya akan mengatur penggunaan e-money di lapangan.

BERITA TERKAIT

Perkuat Rantai Pasok, KB Bank Kucurkan Kredit Rp720 Miliar ke MGM Bosco Logistics

Strategi Pembiayaan ESG: CIMB Niaga Kejar Target Net Zero Melalui Kredit Hijau Sektor Tambang

Siasat Para Ibu Menjinakkan Dompet Digital

BRI Raih Best Private Bank di Indonesia Versi Global Private Banker

Menurut Ardhayadi, pengembangan tersebut dirasa penting, setelah mencermati pertumbuhan penggunakan e-money dan potensinya ke depan. Pada 2007, saat instrumen tersebut baru dikeluarkan, jumlah e-money baru mencapai 165 ribu kartu dengan transaksi sebesar Rp 19,15 juta dengan volume harian 2 ribu. Hanya dalam empat tahun jumlah kartu tumbuh menjadi 11,7 juta per September 2011 dengan rata-rata transaksi harian sebesar Rp 2,5 miliat dengan volume 102 ribu. transaksi.

Ardhayadi mengatakan, efisiensi nasional bisa jadi berbeda dengan efisiensi perusahaan yang berorientasi laba. "Efisiensi nasional dan efisiensi pelaku berbeda. Mereka bicara efisien biasanya mikro pada perusahaan dan profit maksimum. Kita melihat efisien penggunaan sehingga e-money bisa digunakan di mana saja. Setahun pengguna transportasi itu hampir 100 juta. Ini pasar yang bagus sekali," katanya.

Gubernur BI Darmin Nasution berpendapat serupa. Saat ini, kata Darmin, kendala e-money merupakan interoperabilitas dan interkonektivitas kartu. "Ini kurang menguntungkan bagi pengguna, merchant, maupun penerbit. Bagi pengguna, banyak kartu untuk macam-macam. Idealnya satu saja busway bisa, tol bisa, dan sebagainya. Bagi merchant cash handling dan kebocorannya bisa tinggi. Bagi penerbit, biaya investasi cukup tinggi karena harus mengembangkan infrastruktur sendiri," kata Darmin.

BI memfokuskan aturan kepada transportasi juga karena melihat pentingnya sektor ini. Darmin menggambarkan, transaksi transportasi merupakan transaksi yang jumlahnya kecil, namun dilakukan massal dan berulang-ulang. Aturan ini akan dibakukan dalam bentuk peraturan BI atau surat edaran, diputuskan kemudian. Aturan terkait kementerian lainnya akan dibuat oleh masing-masing.

 

 
 
 
 
 
Sebelumnya

Suku Bunga Deposito Naik Tipis

Selanjutnya

Belanja Negara Baru Terserap 69,1 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Perkuat Rantai Pasok, KB Bank Kucurkan Kredit Rp720 Miliar ke MGM Bosco Logistics

Perkuat Rantai Pasok, KB Bank Kucurkan Kredit Rp720 Miliar ke MGM Bosco Logistics

oleh Stella Gracia
10 Juni 2026 - 13:39

Stabilitas.id – PT Bank KB Indonesia Tbk. (BBKP) atau KB Bank menegaskan komitmennya dalam memacu pertumbuhan sektor riil dan memperkuat...

Strategi Pembiayaan ESG: CIMB Niaga Kejar Target Net Zero Melalui Kredit Hijau Sektor Tambang

Strategi Pembiayaan ESG: CIMB Niaga Kejar Target Net Zero Melalui Kredit Hijau Sektor Tambang

oleh Stella Gracia
10 Juni 2026 - 11:59

Stabilitas.id – PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) memperkuat komitmen pembiayaan hijau korporasi dengan terlibat aktif dalam penyaluran fasilitas kredit...

Siasat Para Ibu Menjinakkan Dompet Digital

Siasat Para Ibu Menjinakkan Dompet Digital

oleh Sandy Romualdus
10 Juni 2026 - 10:37

Stabilitas.id - Di tangan seorang perempuan, selembar uang bisa menjadi penentu banyak hal: kelangsungan dapur, biaya sekolah anak, hingga benteng...

BRI Raih Best Private Bank di Indonesia Versi Global Private Banker

BRI Raih Best Private Bank di Indonesia Versi Global Private Banker

oleh Stella Gracia
9 Juni 2026 - 19:24

Stabiitas.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI kembali meraih pengakuan internasional dengan mendapatkan penghargaan Best Private Bank...

Caplok Bisnis Wealth HSBC, AUM OCBC Indonesia (NISP) Diprediksi Melonjak 25 Persen

Bentuk Konglomerasi, OCBC NISP (NISP) Caplok Great Eastern Life Rp201,98 Miliar

oleh Stella Gracia
9 Juni 2026 - 19:23

Stabilitas.id – PT Bank OCBC NISP Tbk. (NISP) memperkuat cengkeraman bisnisnya di sektor industri jasa keuangan terintegrasi. Emiten perbankan ini...

Superapp BYOND Melesat 197 Persen, BSI Perkuat Ekosistem Emas dan Haji dalam Genggaman

Kinerja Solid, Laba Bersih BSI Melesat 17,79% Menjadi Rp2,8 Triliun hingga April 2026

oleh Stella Gracia
9 Juni 2026 - 19:22

Stabilitas.id – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk. (BSI) mencatatkan kinerja fundamental keuangan yang solid pada awal tahun ini. Emiten...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Manjakan Investor Ritel, BBCA Berencana Bagikan Dividen Interim Setiap Kuartal

    Tekanan Rebalancing MSCI Mereda, Saham BCA (BBCA) Siap Rebound ke Level Rp6.000

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPS Lippo Karawaci: Indra Yuwana Jabat Presiden Direktur, Bamsoet Masuk Jajaran Komisaris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Plus Minus Perdagangan Karbon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Freeport Indonesia Setor Rp4,8 Triliun ke Pemda Papua, Total Kontribusi Negara Tembus Rp75 T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Perkuat Rantai Pasok, KB Bank Kucurkan Kredit Rp720 Miliar ke MGM Bosco Logistics

Strategi Pembiayaan ESG: CIMB Niaga Kejar Target Net Zero Melalui Kredit Hijau Sektor Tambang

Siasat Para Ibu Menjinakkan Dompet Digital

BRI Raih Best Private Bank di Indonesia Versi Global Private Banker

RUPST Restui Dividen Rp21,9 Triliun, Telkom (TLKM) Jadwalkan Pembayaran 10 Juli 2026

Bentuk Konglomerasi, OCBC NISP (NISP) Caplok Great Eastern Life Rp201,98 Miliar

Dongkrak Nilai Transaksi Saham Hingga 119%, Program Liquidity Provider BEI Mulai Unjuk Gigi

Kinerja Solid, Laba Bersih BSI Melesat 17,79% Menjadi Rp2,8 Triliun hingga April 2026

Setara 5,6 Bulan Impor, Likuiditas Cadev Devisa Bank Indonesia Kokoh Di Atas Standar Global

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
Meratakan Jalan Penurunan Bunga

Meratakan Jalan Penurunan Bunga

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance