• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home UKM

KemenKopUKM Gandeng MNC Group Dorong Pengembangan UMKM

Kerja sama dengan MNC Group dianggap menjadi peluang supaya UMKM terutama yang mikro dapat memiliki akses pembiayaan lebih mudah dan lebih murah.

by Stella Gracia
7 Oktober 2021 - 13:21
20
VIEWS
KemenKopUKM Gandeng MNC Group Dorong Pengembangan UMKM
0
SHARES
20
VIEWS

JAKARTA, Stabilitas.id — Kementerian Koperasi dan UKM menggandeng MNC Group untuk bekerja sama mendorong pengembangan UMKM melalui berbagai program mencakup optimalisasi konten dan promosi digital hingga akses pembiayaan.

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilakukan dan dihadiri oleh Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo bersama MenKopUKM Teten Masduki didampingi oleh Dewan Pengarah Indonesia Creative Network Wishnutama Kusubandio, COO Motion Banking Teddy Tee, dan Dirut Smesco Indonesia Leonard Theosabrata.

  • Baca juga: Literasi Asuransi di Angka 42,84 Persen, DAI Perkuat Edukasi UMKM di 7 Kota

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan kerja sama ini akan meliputi beragam bidang, mulai dari optimalisasi konten dan promosi tentang UMKM, juga dukungan teknologi financial, perbankan digital, hingga akses pembiayaan dari MNC Group.

BERITA TERKAIT

Literasi Asuransi di Angka 42,84 Persen, DAI Perkuat Edukasi UMKM di 7 Kota

Pimpin Transformasi Ekosistem UMKM, Hery Gunardi Dinobatkan Best CEO BIFA 2026

Lebih dari Sekadar Modal, KUR BRI Dorong Toko Grosir Fitriani Ciptakan Lapangan Kerja di Pesawaran

Salurkan KUR Rp29,53 Triliun: Bank Mandiri Guyur Sektor Produksi Rp19 Triliun

Turut menjadi komponen yang tidak kalah penting, pendampingan bagi UMKM, agar dapat mengoptimalkan peluang bisnis sampai dengan go global, bersama ekosistem MNC Group, sebagai salah satu grup media terbesar, bukan hanya nasional namun juga regional.

“MNC Group merupakan salah satu media group terbesar di Asia tenggara, menjadi sangat penting bagi kami, bukan saja untuk mempromosikan UMKM, tetapi juga memiliki ekosistem yang lain, seperti banking digital, media sosial yang sangat besar, dan lain sebagainya,” kata Teten.

Ia mengatakan, saat ini banyak peer to peer lending di industri finansial yang mengembangkan rekam digital, mengenai cashflow kesehatan usaha, sehingga hal itu memungkinkan untuk memberikan pembiayaan tanpa harus menggunakan aset.

“Ini saya kira inovasi pembiayaan seperti itu, sangat baik. Banyak sekali UMKM yang memiliki cashflow bagus tapi tidak ada pembukuan,” katanya.

Apalagi berdasarkan laporan perbankan, UMKM memiliki tingkat NPL (non performing loan)-nya paling rendah, sehingga jika ada lembaga pembiayaan yang berani dengan pendekatan digital membiayai UMKM justru ini merupakan peluang bisnis yang sangat besar. Oleh karena itu, lanjut Teten, kerja sama ini harus dikonkritkan.

“Ini akan disambut baik oleh 99,6% usaha mikro yang 30 jutanya belum memiliki akses perbankan. Ini akan sangat bermanfaat bagi UMKM agar dapat berkembang,” kata Teten.

Ia menegaskan bahwa KemenKopUKM mengembangkan visi untuk mentransformasi UMKM ke produk-produk yang berbasis kreativitas dan inovasi supaya UMKM bukan hanya mengejar kepentingan survival atau hanya ekonomi subsisten keluarga, tapi betul-betul menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

“Karena itu, produk mereka harus memiliki daya saing. Kita dorong arah ke depan UMKM yang berbasis kreativitas dan inovasi teknologi. Ekosistem yang kita bangun bagaimana untuk mendukung itu,” katanya.

KemenKopUKM akan membuka kerja sama dengan semua pihak. Saat ini? misalnya ada kemitraan dengan kementerian BUMN, di mana UMKM menjadi rantai pasok BUMN. Teten juga ingin agar UMKM menjadi bagian rantai pasok nasional dan global sebab dengan cara itulah UMKM bisa go global.

“Kemitraan usaha besar dan kecil tidak sesederhana itu. Ada transfer pengetahuan dan teknologi. Karena itu? terima kasih? kami yakin kerja sama ini akan disambut hangat dan gembira oleh 65 juta pelaku UMKM di Indonesia,” katanya.

  • Baca juga: Pimpin Transformasi Ekosistem UMKM, Hery Gunardi Dinobatkan Best CEO BIFA 2026

Ia menambahkan, hal ini merupakan langkah awal yang sangat baik sekaligus menggarisbawahi pentingnya bergandengan tangan dan bergotong royong dalam memperjuangkan UMKM.

Teten juga ingin memastikan output sampai dengan outcome dari kegiatan ini dapat memantik terjadinya efek bola salju. Bukan hanya dari akselerasi capaian angka jumlah UMKM yang dapat dibantu masuk ke dalam ekosistem digital, namun juga dapat menciptakan nilai ekonomi baru atau new economy value creation yang signifikan.

KemenKopUKM sudah memetakan ada 4 tantangan utama digitalisasi UMKM yakni literasi digital, kapasitas dan kualitas produksi, serta akses pasar.

“Kami mendorong program pelatihan dan pendampingan literasi digital yang lebih terarah dan berorientasi pada transformasi digital untuk UMKM,” katanya.

Studi dari Jurnal Small Business and Enterprise Development pada tahun 2019 memperlihatkan pendekatan literasi digital berbasis ekosistem lebih berhasil untuk mencapai tingkat transformasi digital  yang diinginkan. Ini termanifestasi dalam inisiasi Gerakan Indonesia Bersama atau GEBER UMKM, yang menggandeng 8 asosiasi serta komunitas pendamping UMKM, dengan 25 ribu pendamping dan micromentor.

Ia menekankan bahwa transformasi digital UMKM harus dilakukan secara utuh. Maka tepat rasanya, untuk pemerintah juga dapat terus beradaptasi juga bertransformasi sambil bergerak berdampingan, berkolaborasi, dan bergotong-royong.

Pada kesempatan yang sama, Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan, hal ini merupakan kehormatan bagi MNC Group untuk ikut andil dalam menjangkau 65 juta UMKM untuk bertransformasi digital dengan memanfaatkan kekuatan dan fitur teknologi kami di bidang media, jasa keuangan, dan e-commerce.

“Kolaborasi SMESCO dengan MotionBanking akan mendorong proses bisnis yang lebih aman, produktif, dan efisien serta memberikan peluang untuk berkembang dengan bantuan pembiayaan,” kata Hary.

Selain itu, berbagai inisiasi dengan unit bisnis milik MNC Group diharapkan dapat membantu memajukan UMKM di Indonesia.

“Kami yakin kolaborasi KemenKopUKM dengan MNC Group akan menjadi solusi dari berbagai tantangan yang dihadapi pelaku UMKM dan menyebarkan dampak positif bagi jutaan masyarakat Indonesia melalui ekspansi digital,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Dewan Pengarah Indonesia Creative Network Wishnutama Kusubandio, mengapresiasi Kementerian Koperasi dan UKM yang melakukan kerja sama dengan MNC Group.

“Kerja sama ini akan memberikan dampak yang sangat luar biasa untuk membantu pelaku UMKM di seluruh indonesia agar bisa jauh kebih baik ke depan, khususnya di era digital,” tegas Wishnutama.

  • Baca juga: Lebih dari Sekadar Modal, KUR BRI Dorong Toko Grosir Fitriani Ciptakan Lapangan Kerja di Pesawaran

Menurutnya, dampak pandemi menghadirkan dua gelombang. Pertama gelombang disrupsi, kedua gelombang digital.

“Momentum yang sangat krusial bagi bangsa Indonesia karena di tengah era digital,  pelaku UMKM harus bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” pungkasnya.

Tags: #KUR #Kemenkopukm#UMKMHary TanoesoedibjoIndovisionkemenkopmncMSKY
 
 
 
 
 
Previous Post

PAAI Beberkan 8 Tips Bagi Agen Asuransi Agar Tetap Produktif di Saat Pandemi

Next Post

Cadangan Devisa September 2021 Bertambah Jadi USD144,8 Miliar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Tembus Buyer Belanda di ISEF 2026, UMKM Binaan BI Jakarta Raup Potensi Ekspor Rp4,4 Miliar

Tembus Buyer Belanda di ISEF 2026, UMKM Binaan BI Jakarta Raup Potensi Ekspor Rp4,4 Miliar

by Stella Gracia
20 Oktober 2026 - 11:34

KPwBI DKI Jakarta memboyong 22 UMKM binaan ke ISEF 2026 dan mencatatkan potensi transaksi ekspor Rp4,4 miliar dengan buyer asal...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Posisi Makanan Halal RI Naik Peringkat Tiga Dunia, BI dan BPJPH Pacu Daya Saing UMKM

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 10:48

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta buka IN2HCC di ISEF 2026, dorong kuliner halal Nusantara naik kelas dan berdaya saing di...

Porsi Kredit UMKM BRI Capai 83,86%, Bukti Komitmen BRI pada Pemberdayaan Usaha Mikro

Riset Paramadina: 8 Juta UMKM Pangan Belum Tersertifikasi, Wajib Halal Serentak Berisiko Tekan Daya Beli

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 08:18

Riset Paramadina memproyeksikan kewajiban sertifikasi halal serentak berisiko membebani 8 juta UMKM pangan dan menekan daya beli rumah tangga. Stabilitas.id...

Dorong UMKM Naik Kelas, BNI Buka Lapak Kuliner Nusantara di Ajang Balap Dunia

Dari Sanur ke Hamburg: Bakti BCA Antar Batik Gemah Sumilir dan Wastra Tenun Go Global

by Stella Gracia
14 Oktober 2026 - 09:06

BCA dan TULOLA menggelar Kawan Nusantara 2026 di Sanur Bali guna mendorong wastra tenun dan batik binaan menembus pasar global...

Dorong UMKM Naik Kelas, BNI Buka Lapak Kuliner Nusantara di Ajang Balap Dunia

Dorong UMKM Naik Kelas, BNI Buka Lapak Kuliner Nusantara di Ajang Balap Dunia

by Stella Gracia
14 Oktober 2026 - 09:04

BNI memfasilitasi 24 UMKM kuliner lokal dengan menyediakan mesin EDC dan QRIS selama perhelatan MotoGP Mandalika 2026 di Lombok. Stabilitas.id...

Kredit UMKM 2026 Sentuh Rp1.949 Triliun, Sektor Perbankan Kuasai Pangsa Pasar 82 Persen

Kredit UMKM 2026 Sentuh Rp1.949 Triliun, Sektor Perbankan Kuasai Pangsa Pasar 82 Persen

by Sandy Romualdus
7 Oktober 2026 - 08:08

Total penyaluran kredit UMKM sukses menembus Rp1.949 triliun. OJK merilis laporan semesteran guna memperkuat landasan kebijakan ekonomi berbasis data. Stabilitas.id...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Himpun Dana Lebih dari Rp5 Miliar di FinFest 2026, OJK Apresiasi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan

Jakarta Financial Festival 2026: Bank Jakarta Dinobatkan Jadi PUJK Literasi Keuangan Teraktif

Kredit Tembus Rp1.605 Triliun, Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 20,7 Persen di Kuartal III/2026

Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

Sikapi Dinamika Bursa, BNI Pacu Aksi Buyback Terukur Berlandaskan Aset Rp1.434 Triliun

Di Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Janji Siapkan Pembiayaan Rakyat Rp400 Triliun

OJK Tegaskan Sanksi Denda Rp2,1 Triliun Bukan Akhir, Buka Peluang Jerat Pidana Pasar Modal

Redam Volatilitas Pasar, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Perkuat Diplomasi Ekonomi, BRI Dorong Korporasi dan UMKM Lokal Masuk Rantai Pasok Global

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Cadangan Devisa September 2021 Bertambah Jadi USD144,8 Miliar

Cadangan Devisa September 2021 Bertambah Jadi USD144,8 Miliar

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance