• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Minggu, Februari 22, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Figur

Kisah Sesepuh Software Lokal

oleh Sandy Romualdus
11 Februari 2012 - 00:00
32
Dilihat
Kisah Sesepuh Software Lokal
0
Bagikan
32
Dilihat

Saat pertama mendengar kata “Sosrodjojo” kebanyakan kita tentu akan mengasosiasikannya pada salah satu produk teh. Maklum keluarga Sosrodjojo adalah perintis usaha teh dengan merek Sosro yang sudah ternama di Indonesia. Soetjipto Sosrodjojo memulai usahanya pada 1947, di Slawi Jawa Tengah. Pada 1969, dia kemudian mengembangkan produk teh dalam kemasan botol, Teh Botol Sosro yang kemudian menjadi merek terkemuka di Indonesia hingga kini.

Namun, salah satu trah Sosrodjojo, Indra Sosrodjojo memilih jalan hidup berbeda dengan ayahnya. Indra yang merupakan anak tertua dari keluarga Sosrodojo lebih dikenal sebagai tokoh bisnis piranti lunak di Indonesia.

Bagaimana ceritanya seorang anak dari keluarga pebisnis teh ternama malah lebih dikenal di dunia teknologi informasi? Menurut Indra, ayahnya bukanlah orang yang menuntut anak-anaknya untuk meneruskan bisnis yang dirintisnya. Dan Indra muda saat itu juga lebih menyukai bidang teknologi informasi terutama pada elektronik.

BERITA TERKAIT

HPSN 2026: BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah, Perkuat Komitmen Tumbuh Berkelanjutan

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Maka dari itu selepas lulus SMA, pada tahun 1979, Indra memilih kuliah di Fakultas Elektro Universitas Trisakti Jakarta. Bahkan kecintaannya terhadap teknologi informasi (TI) juga ditunjukkannya saat dia memutuskan untuk memberikan kursus komputer di sekolah-sekolah menengah di Jakarta.

Saat lulus dari Trisakti, pria yang murah senyum ini memutuskan untuk meneruskan kuliah di Amerika Serikat dengan mengambil bidang administrasi bisnis di Bridgeport University di Connecticut.

Setelah lulus dan kembali ke Indonesia pada 1985 Indra memilih mengembangkan bisnis di bidang piranti lunak dengan memberikan jasa di bidang komputer. Lahirlah perusahaannya yang pertama, bernama PT Grahacendekia Inforindo yang memberikan jasa perancangan sistem, konsultasi manajemen dan software house.

Setelah beberapa lama berjalan, perkembangan usaha software house terlihat lebih melesat dibanding lainnya. Oleh sebab itu, pada 1992 divisi software memperkenalkan nama dagang “Andal Software”. Sejak tahun 1992 Andal Software memusatkan bisnisnya pada pembuatan software paket untuk masal dan berkonsentrasi pada aplikasi sumber daya manusia (SDM), sistem penggajian (payroll), dan perpajakan.

Hingga kini piranti lunak dengan merek Andal sudah memiliki tempat tersendiri di pasar software nasional. Bahkan Andal Software telah memiliki 100 klien yang berasal dari bidang pertambangan, perbankan, garmen, hotel, manufakturing dan lain-lain. Produk terakhir dari Andal adalah Andal Kharisma 2011 dan Andal Paymaster 2011.

Melihat perkembangan yang cukup fantastis, Indra yang merupakan anak sulung dari enam bersaudara keluarga Sosrodjojo ini yakin bahwa industri software Tanah Air akan berkembang meski sekarang masih didominasi perusahaan asing.

Tercatat ada sekitar 200 perusahaan piranti lunak lokal hingga akhir 2011 dan hal itulah yang membuat pria 55 tahun ini optimistis perkembangan industri itu di Indonesia akan melesat. Melihat besarnya potensi itu, Indra dan perusahaannya pun sudah berancang-ancang untuk memperluas pasar. “Untuk tahun 2012, Andal Software berencana untuk terus berekspansi, dengan menargetkan perusahaan-perusahaan di bidang industri manufacturing.”

Meski demikian, dia tetap memiliki mimpi besar yang harus terwujud, yaitu industri peranti lunak lokal bisa menjadi tuan rumah di negaranya sendiri. “Pemerintah, bisa berperan banyak dalam mendorong pertumbuhan industri peranti lunak dengan mengambil peran sebagai pemasar piranti lunak lokal,” kata Indra.

Dia mencontohkan apa yang terjadi di Malaysia. Negara jiran itu mempunyai badan yang disebut dengan Multimedia Super Coridor (MSC), suatu badan negara yang membantu perusahaan piranti lunak Malaysia untuk bertumbuh dan berkembang dalam bidang pemasaran dan penelitian. MSC mendorong dan bahkan mengharuskan piranti lunak yang digunakan Pemerintah Malaysia berasal dari perusahaan-perusahaan yang bergabung dalam MSC.

Selain itu, peran lain yang bisa dijalankan pemerintah adalah dengan membangun software park seperti di India dan China. Keberadaan software park itu, kata Indra akan membuat sumber daya akan menjadi satu dan murah seperti koneksi internet dengan jalur yang lebar, harga listrik yang murah, serta pembinaan industri piranti lunak lebih mudah dan murah.

“Inovasi software bagian dari industri kreatif. Pengeluaran biaya TI di Indonesia hingga 2015 akan mencapai 10,2 miliar dollar AS (sekitar Rp91 triliun). Pertumbuhan per tahunnya mencapai 18 persen, lebih besar dari pertumbuhan industri manapun. Ini peluang untuk mengambil sebagian besar pangsa software,” ujar pria kelahiran 1957 ini.

Dengan visi ‘Helping Others Grow’, Indra Sosrodjojo dengan Andal-nya memutuskan untuk berbagi pengalaman kepada para entrepreneur muda yang ingin merintis bisnis piranti lunak, lewat buku. Buku yang berjudul “Riding the Wave: Strategi ANDAL Menaklukkan Industri Software” membedah dapur perusahaan milik Indra itu lengkap dengan strategi dan rencana jangka panjangnya.

Mengapa Indra bersedia membuka rahasia perusahaan lewat sebuah buku? Menurut dia ada dua alasan mendasar. Pertama adalah alasan filosofis. Jika banyak yang membaca buku ini, dan kemudian mendorong banyak pelaku industri piranti lunak tumbuh, maka pasar software di Indonesia pun akan menjadi besar. “Jelas, buat kami, lebih enak bermain di pasar yang besar dibandingkan bermain di pasar yang belum tumbuh. Apalagi, mission statement kami sebagai perusahaan adalah ‘Helping Others Grow’,” tukas Indra.

Kedua adalah demi strategi bisnis. Jika strategi dan rencana Andal Software ditiru perusahaan software lain, mereka akan memerlukan waktu untuk mengejar, dan pada saat itu kami mungkin sudah melaju jauh ke depan. “Jadi, seperti sebuah iklan, kenapa takut?” kata dia.

Dan sepertinya, apa yang dilakukan Indra memang mulai menuai hasil. Tahun ini diperkirakan perusahaan-perusahaan software baru akan bertambah menjadi dua kali lipatnya dari jumlah tahun lalu. Mungkin tidak seluruhnya dari perkembangan itu merupakan imbas dari langkah Indra, tapi bukan berarti perannya tidak besar. Mungkin atas sebab itulah, Indra dikenal dengan sesepuh bisnis software lokal. SP

 
 
 
 
Sebelumnya

Mahalnya Sebuah Efisiensi

Selanjutnya

Antusiasme dalam Kegembiraan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

oleh Stella Gracia
23 Januari 2026 - 16:39

Stabilitas.id — Panji Irawan resmi mengemban jabatan Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) setelah dinyatakan lulus uji kelayakan...

RUPSLB CIMB Niaga Sekuritas Angkat Nieko Kusuma sebagai Presiden Direktur

RUPSLB CIMB Niaga Sekuritas Angkat Nieko Kusuma sebagai Presiden Direktur

oleh Stella Gracia
16 Desember 2025 - 10:59

Stabilitas.id — PT CIMB Niaga Sekuritas (CNS) resmi menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi melalui Rapat Umum Pemegang Saham...

Togar Pasaribu Purna Tugas, AAJI Tunjuk Emira E. Oepangat sebagai Direktur Eksekutif Baru

Togar Pasaribu Purna Tugas, AAJI Tunjuk Emira E. Oepangat sebagai Direktur Eksekutif Baru

oleh Sandy Romualdus
2 Desember 2025 - 15:45

Stabilitas.id - Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) resmi mengumumkan pengangkatan Emira E. Oepangat sebagai Direktur Eksekutif baru, efektif 1 Desember 2025....

Purbaya Yudhi Sadewa Resmi Gantikan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan, Simak Profilnya!

Purbaya Yudhi Sadewa Resmi Gantikan Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan, Simak Profilnya!

oleh Stella Gracia
8 September 2025 - 19:00

JAKARTA, Stabilitas.id – Presiden Prabowo Subianto menunjuk Kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan...

Anggoro Eko Cahyo Resmi Jabat Dirut BSI Usai Kantongi Restu OJK

Anggoro Eko Cahyo Resmi Jabat Dirut BSI Usai Kantongi Restu OJK

oleh Stella Gracia
3 September 2025 - 14:40

JAKARTA, Stabilitas.id – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mengumumkan bahwa Anggoro Eko Cahyo kini resmi menjabat sebagai Direktur Utama...

Kwik Kian Gie: Pilar Nasionalisme dalam Badai Ekonomi Indonesia

Kwik Kian Gie: Pilar Nasionalisme dalam Badai Ekonomi Indonesia

oleh Sandy Romualdus
31 Juli 2025 - 12:31

JAKARTA, Stabilitas.id - Di tengah pusaran dinamika ekonomi Indonesia yang penuh gejolak, nama Kwik Kian Gie bagaikan bintang utara—tetap teguh,...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Akhiri Riwayat BPR Bank Cirebon, Ini Kronologi Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

HPSN 2026: BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah, Perkuat Komitmen Tumbuh Berkelanjutan

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Pada Android Kita Khawatir

Pada Android Kita Khawatir

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance