Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) menggelar Dialog Perbankan 2012 pada Kamis, 19 Januari 2012 dengan tema umum mengenai peningkatan efisiensi perbankan dalam rangka meningkatkan kontribusinya dalam pembangunan ekonomi dengan tetap memperhatikan ketahanannya.
Direktur Utama LPPI Subarjo Joyosumarto saat membuka dialog menjelaskan bahwa dialog ini terkait dengan program-program pendidikan dan pelatihan yang dimiliki oleh LPPI untuk menyongsong ASEAN Economic Community (AEC) 2015, yang salah satu agendanya adalah free flow skilled labour. AEC 2015 menuntut kesiapan industri perbankan Indonesia dengan bankir-bankir yang handal dan kompetitif menghadapi persaingan dengan SDM negara-negara tetangga.
Deputi Gubernur Bank Indonesia Halim Alamsyah, dalam dialog tersebut mengingatkan perbankan nasional yang masih jauh tertinggal dari negara kawasan. Dari hasil survei yang dilakukan BI tahun 2010 menunjukkan bahwa faktor inefisiensi disinyalir menjadi salah satu penyebab suku bunga tinggi.
BERITA TERKAIT
Dua indikator efisiensi perbankan, yaitu rasio Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) dan spread antara suku bunga kredit dengan suku bunga deposito menunjukkan bahwa efisiensi industri perbankan nasional masih kalah.
















