• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Rabu, Mei 20, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi Energi

Kategori ‘Strong Buffer’: Indonesia Dinilai Paling Aman dari Dampak Konflik Timur Tengah

oleh Stella Gracia
24 Maret 2026 - 22:11
52
Dilihat
PGE Luncurkan Pilot Project Green Hydrogen Berbasis Panas Bumi di Ulubelu
0
Bagikan
52
Dilihat

Stabilitas.id – Indonesia mendapatkan pengakuan internasional sebagai salah satu negara dengan posisi ketahanan energi paling stabil di tengah eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Laporan terbaru dari majalah ekonomi bergengsi asal Inggris, The Economist, menempatkan Indonesia dalam kategori low exposure, strong buffer.

Status tersebut menandakan bahwa Indonesia memiliki paparan risiko yang rendah terhadap guncangan energi global, namun didukung oleh bantalan kebijakan dan sumber daya domestik yang kokoh. Posisi ini membuat Indonesia dinilai lebih tangguh dibandingkan negara tetangga seperti Vietnam, yang lebih rentan terhadap gangguan rantai pasok manufaktur global.

“Beberapa negara, termasuk Indonesia, tampak relatif terisolasi dari dampak buruk berkat perpaduan sumber daya energi domestik dan kebijakan bantalan yang kuat,” tulis The Economist dalam laporan bertajuk “Which country is the biggest loser from the energy shock“, dikutip Selasa (24/3/2026).

BERITA TERKAIT

Iran Tarik Upeti di Selat Hormuz, Donald Trump Tebar Ancaman Serangan Militer

Menkeu Purbaya: Analisis JP Morgan Sebut Ketahanan Ekonomi RI Terkuat Kedua di Dunia

Melejit! Surplus Neraca Perdagangan RI Tembus US$3,32 Miliar pada Maret 2026

PMI Manufaktur Indonesia April 2026 Terperosok ke Zona Kontraksi, Terendah dalam 9 Bulan

Laporan tersebut selaras dengan kondisi fundamental dalam negeri. Indonesia memiliki cadangan minyak terbukti yang mencapai 4,4 miliar barel, yang diproyeksikan cukup untuk memperkuat ketahanan energi nasional hingga 10 tahun ke depan.

Dalam jangka menengah, posisi Indonesia lebih aman dibanding Vietnam. Didukunng oleh langkah diversifikasi energi melalui panas bumi, tenaga surya, dan dorongan kendaraan listrik sudah berada di jalur yang tepat.

Rekomendasi Internasional: Menekan Permintaan

Meskipun posisi Indonesia relatif aman, Badan Energi Internasional (IEA) pada 20 Maret 2026 tetap mengimbau negara-negara untuk melakukan langkah antisipasi guna mengurangi tekanan pada konsumen. Beberapa rekomendasi segera yang diusulkan antara lain:

  • Efisiensi Transportasi: Meminimalkan penggunaan transportasi darat dan udara.

  • Fleksibilitas Kerja: Menerapkan kebijakan bekerja dari rumah (Work From Home) jika memungkinkan.

  • Transisi Peralatan: Peralihan penggunaan kompor gas ke kompor listrik untuk mengurangi ketergantungan pada LPG.

Konsumsi Bijak di Tengah Ketidakpastian

Meskipun memiliki skor ketahanan (resilience score) yang tinggi, Hamid mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dan tetap bijak dalam mengonsumsi energi. Hal ini penting untuk mencegah timbulnya kerentanan baru akibat dampak geopolitik jangka pendek yang sulit diprediksi.

Stabilitas energi yang terjaga diharapkan mampu menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi nasional tetap positif, sekaligus memberikan sentimen positif bagi para pelaku bisnis dan investor yang melihat Indonesia sebagai “titik aman” di tengah ketidakpastian global. ***

Tags: cadangan minyak Indonesiadiversifikasi energiekonomi Indonesia 2026Geopolitik Timur TengahIEAKetahanan energi Indonesiakrisis energi globalThe Economist
 
 
 
 
Sebelumnya

Drama Selat Hormuz: Trump Klaim Negosiasi, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok 11 Persen

Selanjutnya

Progres Spin Off Asuransi Syariah: OJK Ungkap Kendala SDM dan Infrastruktur Operasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Pangkas Emisi 0,3 Juta Ton, PLN Sulap Kantor Jadi Produsen Energi Bersih

Pangkas Emisi 0,3 Juta Ton, PLN Sulap Kantor Jadi Produsen Energi Bersih

oleh Stella Gracia
13 Mei 2026 - 07:13

Stabilitas.id – PT PLN (Persero) resmi meluncurkan program Smart and Green Building sebagai bagian dari transformasi perusahaan menuju Energy Digital...

Uni Eropa Masukkan Karimun Oil Terminal dalam Daftar Sanksi, Begini Respons PT Oil Terminal Karimun

Uni Eropa Masukkan Karimun Oil Terminal dalam Daftar Sanksi, Begini Respons PT Oil Terminal Karimun

oleh Stella Gracia
28 April 2026 - 09:41

Stabilitas.id – Uni Eropa resmi mengadopsi paket sanksi ke-20 terhadap Rusia yang menyasar sektor energi, keuangan, dan perdagangan. Dalam aturan...

Antisipasi Perang Timur Tengah, RI Alihkan Impor LPG ke AS dan Australia

Pertamina Naikkan Harga LPG Nonsubsidi, Ukuran 12 Kg Jadi Rp228.000

oleh Stella Gracia
23 April 2026 - 14:31

Stabilitas.id – PT Pertamina Patra Niaga resmi melakukan penyesuaian harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) nonsubsidi. Per 18 April 2026, harga...

Antisipasi Perang Timur Tengah, RI Alihkan Impor LPG ke AS dan Australia

Antisipasi Perang Timur Tengah, RI Alihkan Impor LPG ke AS dan Australia

oleh Sandy Romualdus
7 April 2026 - 10:52

Stabilitas.id – Pemerintah mengambil langkah cepat dalam menjaga ketahanan energi nasional di tengah eskalasi konflik antara Iran, Amerika Serikat (AS),...

Pertamina Patra Niaga: Harga BBM Subsidi dan Non-Subsidi Per 1 April 2026 Tetap

Pertamina Patra Niaga: Harga BBM Subsidi dan Non-Subsidi Per 1 April 2026 Tetap

oleh Stella Gracia
1 April 2026 - 06:45

Stabilitas.id – PT Pertamina Patra Niaga memastikan tidak ada perubahan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh SPBU Pertamina per...

PGE Mantapkan Langkah Menuju Produsen Panas Bumi Terbesar Dunia

PGE Mantapkan Langkah Menuju Produsen Panas Bumi Terbesar Dunia

oleh Stella Gracia
4 November 2025 - 09:02

Stabilitas.id — PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) (IDX: PGEO) memperkuat langkah transformasi digital melalui program G-Bionic, yang kini memasuki fase implementasi nyata di...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPS Lippo Karawaci: Indra Yuwana Jabat Presiden Direktur, Bamsoet Masuk Jajaran Komisaris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Manajemen Kinerja Kualitatif vs Kuantitatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari AO Jadi Dirut, Kindaris Resmi Pimpin PNM Gantikan Arief Mulyadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Berlaku! PMK 23/2026: Aturan Baru Penagihan hingga Pelunasan Piutang Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

Genjot Inklusi Keuangan Pelajar, Bank Jakarta Kelola Dana Simpanan Rp1,81 Triliun

Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

Bank Mandiri Kukuhkan Peran di Ekonomi Kerakyatan, Realisasi KUR Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026

SBN Internasional Laris, ULN Pemerintah Kuartal I/2026 Tumbuh Melambat 3,8%

Kredit Mobil Listrik Melejit 70%, BI Siapkan Insentif GWM 1% untuk Bank Pelopor Hijau

Rasio Uang Palsu Turun Jadi 4 Lembar per Sejuta, BI Musnahkan 466.535 Lembar Rupiah Tiruan

Inflasi April Terkendali 2,42%, BI Beberkan Strategi 4K Lewat Peluncuran GPIPS 2026

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Pendapatan Premi Sektor Asuransi Tumbuh 5,22% di Januari 2023

Progres Spin Off Asuransi Syariah: OJK Ungkap Kendala SDM dan Infrastruktur Operasional

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance