• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Rabu, Mei 20, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Mandiri Economic Review: Penundaan Tarif Trump Redakan Gejolak Pasar, Namun Risiko Perlambatan Ekonomi Meningkat

oleh Stella Gracia
16 April 2025 - 11:19
11
Dilihat
Mandiri Economic Review: Penundaan Tarif Trump Redakan Gejolak Pasar, Namun Risiko Perlambatan Ekonomi Meningkat
0
Bagikan
11
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas.id – Pada 9 April 2025, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan penundaan penerapan tarif impor tambahan terhadap sebagian besar negara selama 90 hari.

Keputusan ini diambil setelah sebelumnya AS mengesahkan kebijakan tarif resiprokal yang agresif terhadap sekitar 60 negara. Terhadap produk asal Tiongkok, AS tetap memberlakukan tarif hingga 145%. Beberapa produk seperti smartphone, komputer, dan produk teknologi lainnya mendapatkan pengecualian sementara dari tarif ini.

Sebagai balasan, Tiongkok memberlakukan tarif tambahan sebesar 125% terhadap produk asal AS dan menyatakan akan “berjuang sampai akhir” dalam menghadapi kebijakan tarif tersebut.

BERITA TERKAIT

Bank Mandiri Kukuhkan Peran di Ekonomi Kerakyatan, Realisasi KUR Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026

Daftar Forbes 2026: BCA Peringkat 1 Bank Terbaik RI, SeaBank Juara di Kategori Digital

Ekonomi RI Tumbuh 5,61%, Bank Mandiri (BMRI) Pacu Kredit 17,4% di Kuartal I/2026

Transaksi Luar Negeri Melonjak, Bank Mandiri Perluas QR Antar Negara ke Tiongkok

Office of Chief Economist, PT Bank Mandiri dalam DAILY ECONOMIC AND MARKET REVIEW, dikutip Rabu (16/4) mengatakan kebijakan tarif tersebut akan menimbulkan beberapa kondisi dalam ekonomi global.

Pertama, tarif impor berpotensi meningkatkan tekanan inflasi dan menahan pertumbuhan ekonomi. Ketua Federal Reserve Jerome Powell menyatakan bahwa tarif impor tambahan berisiko mendorong kenaikan harga barang konsumen dalam jangka pendek, meskipun arah kebijakan moneter tetap bergantung pada rilis data inflasi dan pertumbuhan dalam beberapa bulan ke depan.

Kedua, penundaan tarif memberikan ruang stabilisasi jangka pendek, tetapi ketidakpastian tetap tinggi. Pasar mulai memperhitungkan risiko perlambatan ekonomi global lebih besar, mencerminkan kekhawatiran terhadap berlanjutnya tensi perdagangan dan dampaknya terhadap arus perdagangan dan investasi global. Kekhawatiran perlambatan ini juga tercermin dari pelemahan indeks dolar AS (DXY) yang turun ke bawah level 100, mencapai 99,6, mencerminkan peningkatan permintaan terhadap aset safe haven lain seperti emas.

Untuk itu, dampak terhadap Indonesia perlu dicermati bahwa ketidakpastian global yang berkelanjutan dapat melemahkan prospek ekspor Indonesia dan menekan aliran modal asing. Di tengah kondisi ini, ruang bagi Bank Indonesia untuk melakukan pelonggaran kebijakan moneter ke depan akan bergantung pada stabilitas eksternal dan ketahanan ekonomi domestik.

Selain itu, peran aktif pemerintah Indonesia dalam mendorong negosiasi dan mencapai kesepakatan dagang akan menjadi sangat penting, terutama setelah masa penundaan tarif 90 hari berakhir, guna memitigasi dampak negatif terhadap perdagangan dan investasi. Kami memperkirakan volatilitas pasar keuangan domestik tetap tinggi dalam beberapa waktu ke depan seiring pasar mencermati hasil negosiasi tarif dan arah pertumbuhan ekonomi global. ***

Tags: Bank Mandirieconomic reviewtrump efect
 
 
 
 
Sebelumnya

Berkat Program Klasterkuhidupku BRI, Usaha Tenun Ulos Ini Sukses Bangkit dan Berdayakan Kaum Wanita

Selanjutnya

Survei BI Maret 2025: Penjualan Eceran Diprakirakan Tetap Tumbuh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 15:14

Stabilitas.id — Bank Indonesia (BI) mengambil langkah agresif guna membentengi perekonomian domestik dari rambatan guncangan geopolitik global. Rapat Dewan Gubernur...

Tekan Kebocoran Finansial, KPR Takeover Jadi Solusi Hemat Cicilan Hingga 40%

Tekan Kebocoran Finansial, KPR Takeover Jadi Solusi Hemat Cicilan Hingga 40%

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 11:00

Stabilitas.id — Peran perempuan dalam ekosistem domestik kini tidak lagi sekadar sebagai pengelola harian, melainkan motor penggerak stabilitas ekonomi keluarga....

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

Pasca-Lebaran: Penjualan Mobil Melonjak 55%, Optimisme Ekonomi Kuartal II Menguat

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 10:00

Stabilitas.id — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa fundamental perekonomian nasional pada awal tahun ini berada dalam posisi kokoh...

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

Tekan Emisi Konstruksi, SIG Gandeng BRIN Kembangkan Beton Pintar hingga Beton Maritim

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 09:01

Stabilitas.id — Raksasa produsen semen pelat merah, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), terus memacu dekarbonisasi di sektor konstruksi lewat...

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 09:00

Stabilitas.id — Kementerian Keuangan melaporkan postur kuartalan instrumen fiskal nasional berada dalam kondisi prima. Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara...

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

Pimpin Sidang Debottlenecking, Menkeu Purbaya Urai Hambatan Investasi di Toba dan Mandalika

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 08:00

Stabilitas.id — Pemerintah terus berupaya mengurai benang kusut birokrasi dan regulasi demi mengamankan kepastian hukum bagi para investor asing. Menteri...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPS Lippo Karawaci: Indra Yuwana Jabat Presiden Direktur, Bamsoet Masuk Jajaran Komisaris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Manajemen Kinerja Kualitatif vs Kuantitatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari AO Jadi Dirut, Kindaris Resmi Pimpin PNM Gantikan Arief Mulyadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Berlaku! PMK 23/2026: Aturan Baru Penagihan hingga Pelunasan Piutang Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Lampung Masuk 10 Besar Investor Terbanyak, OJK Ingatkan Rumus 2L Atasi Investasi Bodong

Aset Konsolidasi Tembus Rp168,85 Triliun, KUB Bank Jatim Gerbang Aliansi Ekonomi Lintas Daerah

Kuartal I/2026: Aset BPD Tembus Rp1.036 Triliun di Tengah Evaluasi Ketat KUB oleh OJK

Kinerja Kuartal I/2026 Melesat: Laba Sebelum Pajak Krom Bank Meroket 99%

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

Tekan Kebocoran Finansial, KPR Takeover Jadi Solusi Hemat Cicilan Hingga 40%

Pasca-Lebaran: Penjualan Mobil Melonjak 55%, Optimisme Ekonomi Kuartal II Menguat

Tekan Emisi Konstruksi, SIG Gandeng BRIN Kembangkan Beton Pintar hingga Beton Maritim

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Survei BI Maret 2025: Penjualan Eceran Diprakirakan Tetap Tumbuh

Survei BI Maret 2025: Penjualan Eceran Diprakirakan Tetap Tumbuh

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance