• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Sabtu, Juli 18, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Asuransi

OJK: Peran Mahasiswa dalam Inklusi & Literasi Dibutuhkan

oleh Admin Stabilitas
14 Maret 2020 - 10:59
333
Dilihat
OJK: Peran Mahasiswa dalam Inklusi & Literasi Dibutuhkan
0
Bagikan
333
Dilihat

PADANG, Stabilitas – Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLIK) ketiga yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2019 menunjukkan indeks literasi keuangan mencapai 38,03 persen dan indeks inklusi keuangan 76,19 persen. Angka tersebut meningkat dibanding hasil survei OJK 2016 yaitu indeks literasi keuangan 29,7 persen dan indeks inklusi keuangan 67,8 persen.

Dengan demikian dalam kurun waktu 2016-2019 terdapat peningkatan pemahaman keuangan (literasi) masyarakat sebesar 8,33 persen, serta peningkatan akses terhadap produk dan layanan jasa keuangan (inklusi keuangan) sebesar 8,39 persen.

“Peningkatan tersebut merupakan hasil kerja keras bersama antara Pemerintah, OJK, Kementerian/lembaga terkait, Industri Jasa Keuangan dan berbagai pihak lain, yang terus berusaha secara berkesinambungan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat,” kata Anggota Dewan Komisioner OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen Tirta Segara saat menyampaikan kuliah umum di Universitas Andalas, Padang, Jumat (13/03/2020).

BERITA TERKAIT

Menurutnya, dengan sinergi dan kerja keras tersebut target indeks inklusi keuangan yang dicanangkan pemerintah melalui Perpres Nomor 82 tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI) sebesar 75 persen pada tahun 2019 telah tercapai.

Meski begitu, sambung Tirta, ternyata masih banyak masyarakat yang belum mengerti dan memahami risiko yang ditimbulkan dari investasi yang mereka lakukan. Kebanyakan dari mereka hanya mengetahui keuntungan, tapi tidak paham bagaimana meredam risikonya.

Padahal, Satuan Tugas Investasi yang dibentuk OJK bersama 13 instansi lainnya sebagai bagian untuk melindungi konsumen yang berinvestasi di sistem jasa keuangan, selalu memantau bahkan menghentikan kegiatan usaha tanpa izin atau investasi bodong yang dinilai berbahaya karena memanfaatkan ketidakpahaman masyarakat untuk menipu. Iming-iming pemberian imbal hasil yang sangat tinggi dan tidak wajar jadi senjata untuk menipu.

“Namun, mereka masih muncul lagi dengan nama yang berbeda. Banyak laporan masyarakat ke Satgas soal investasi bodong ini. Artinya, masih banyak masyarakat, termasuk kalangan akademisi, mahasiswa yang belum paham soal risiko investasi di sektor jasa keuangan,” terang Tirta.

Untuk itulah, OJK menggandeng Universitas Andalas dan Dinas Pendidikan Provinsi Sumaterat Barat dalam kaitan implementasi program one stundent one account (OSOA). Dengan program tersebut diharapkan bisa membantu para mahasiswa mengetahui dan memahami industri jasa keuangan, termasuk risiko investasi.

Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Nurhaida yang hadir di acara tersebut menargetkan, 100 persen mahasiswa dan pelajar sudah masuk dalam inklusi keuangan pada 2020. Sebab, peran aktif mereka sebagai agen perubahan diharapkan membantu pemerintah dalam meningkatkan inklusi serta literasi keuangan yang saat ini dinilai masih kurang.

“Kita (OJK) merasa belum puas karena (populasi) Indonesia sangat besar dan ekonominya juga besar. Oleh karena itu, kita berupaya untuk meningkatkan inklusi keuangan, salah satu upayanya, yaitu OSOA. Kita berharap, seluruh mahasiswa dan pelajar itu punya account,” jelas Nurhaida.

Tags: #OJK, #Literasi dan inklusi keuangan, #mahasiswa agen perubahan
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Menkeu: Kebijakan Fiskal Meredam Gejolak Ekonomi Global

Selanjutnya

Satgas Waspada Investasi Kembali Temukan 388 Investasi Bodong

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Sasar Generasi Sandwich, AXA Financial Luncurkan Produk Proteksi hingga Usia 100 Tahun

Sasar Generasi Sandwich, AXA Financial Luncurkan Produk Proteksi hingga Usia 100 Tahun

oleh Stella Gracia
9 Juli 2026 - 19:17

PT AXA Financial Indonesia meluncurkan produk asuransi jiwa tradisional 'Lifetime Protection Powered by AXA Long Term Life Protector' guna menjawab...

Ditopang Hasil Investasi Rp 9,87 Triliun, Laba Taspen Sepanjang 2025 Lampaui Target

Akselerasi Transformasi Digital, Taspen Berhasil Bereskan 99,97% Klaim dalam H+1 Hari Kerja

oleh Stella Gracia
9 Juli 2026 - 19:16

PT TASPEN (Persero) mencatatkan realisasi pembayaran klaim mencapai 99,97% dengan tenggat waktu maksimal H+1 hari kerja per Mei 2026 berkat...

Ditopang Hasil Investasi Rp 9,87 Triliun, Laba Taspen Sepanjang 2025 Lampaui Target

Ditopang Hasil Investasi Rp 9,87 Triliun, Laba Taspen Sepanjang 2025 Lampaui Target

oleh Stella Gracia
9 Juli 2026 - 19:16

PT Taspen (Persero) berhasil mengamankan laba bersih Rp 1,04 triliun sepanjang 2025 berkat topangan hasil investasi jumbo yang mampu menutupi...

Sita Aset Rp114,5 Miliar: Komitmen OJK Selamatkan Uang Nasabah Prolife (Indosurya Life)

Sita Aset Rp114,5 Miliar: Komitmen OJK Selamatkan Uang Nasabah Prolife (Indosurya Life)

oleh Sandy Romualdus
9 Juli 2026 - 15:27

Tim Penyidik OJK sukses menyita 485 barang bukti senilai Rp113,97 miliar milik Henry Surya, pengendali Prolife Indonesia (d.h Indosurya Sukses)....

Rasio Klaim Sempat 97,5%, Perusahaan Asuransi Pilih Hentikan Produk Kesehatan

Rasio Klaim Sempat 97,5%, Perusahaan Asuransi Pilih Hentikan Produk Kesehatan

oleh Sandy Romualdus
26 Juni 2026 - 11:00

Stabilitas.id – Tekanan berat akibat lonjakan inflasi medis dan lonjakan rasio klaim yang tak terkendali mulai memicu fenomena eksodus di...

Jelang HUT Ke-56, Jamkrindo Gelar Donor Darah dan Luncurkan Mobil Pelayanan ‘PELITA’

Jelang HUT Ke-56, Jamkrindo Gelar Donor Darah dan Luncurkan Mobil Pelayanan ‘PELITA’

oleh Stella Gracia
25 Juni 2026 - 10:45

Stabilitas.id – PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), menggelar aksi kemanusiaan donor darah massal sebagai bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Kejar Target Rp2.357 Triliun, DJP Bidik Rp200 Triliun dari Ekstensifikasi Pajak

    Tarik PPh 22 di Marketplace, DJP Bidik Pajak Digital Melonjak Hingga Rp 24 Triliun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DJP Kejar Pajak Digital, Strava dan Kling AI Resmi Kena PPN 11 Persen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Laba Rp66,59 Miliar, RUPST KB Bank (BBKP) Rombak Jajaran Direksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Didorong Danantara, PLN Group Bakal Ciutkan 44 Anak Usaha Menjadi 23 Unit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

BI: Bursa Mineral Bakal Berantas Praktik Nakal ‘Transfer Pricing’ dan Tarik Investasi Riil

Bidik Status Hub Perdagangan Dunia, OJK Targetkan Bursa Mineral Beroperasi 1 Januari 2027

Data Lengkap Rekening Judol: Laporan BCA, BRI, & BNI Tembus Belasan Ribu

Pasar Volatil Bukan Halangan, Laba Bisnis Wealth Management DBS Indonesia Melesat 24%

Fundamental Kokoh, BI Sebut Tekanan Rupiah Murni Terkerek Sentimen Global

BI Rate Mendaki, OJK Tegaskan Likuiditas Perbankan Tetap Tebal dan Kredit Tumbuh 11,51%

Ogah Naikkan Tarif, Menkeu Purbaya Pilih Strategi ‘Angsa Emas’

Semester I-2026: Laba Bersih Bank BTN (BBTN) Melonjak 40,8% Jadi Rp 2,4 Triliun

Berkat Efisiensi CASA, Cost of Fund (CoF) BBTN Susut Jadi 3%

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
Satgas Waspada Investasi Kembali Temukan 388 Investasi Bodong

Satgas Waspada Investasi Kembali Temukan 388 Investasi Bodong

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance