• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Senin, Oktober 26, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Pacu Bisnis Beyond Mortgage, BTN Salurkan Kredit Rumah Rp2,97 Triliun per Mei 2026

by Sandy Romualdus
21 Mei 2026 - 08:56
23
VIEWS
Pacu Bisnis Beyond Mortgage, BTN Salurkan Kredit Rumah Rp2,97 Triliun per Mei 2026
0
SHARES
23
VIEWS

Stabilitas.id — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) terus memacu penetrasi pembiayaan pada ekosistem perumahan nasional melalui strategi transformasi Beyond Mortgage. Emiten perbankan pelat merah yang berfokus pada sektor perumahan ini membukukan realisasi pencairan (booked) Kredit Program Perumahan (KPP) nasional mendekati angka psikologis Rp3 triliun per pertengahan Mei ini.

Hingga 18 Mei 2026, total akumulasi penyaluran KPP BTN tercatat mencapai Rp2,97 triliun. Capaian komprehensif tersebut dikontribusikan oleh penyaluran KPP dari sisi pasokan (supply) senilai Rp1,98 triliun serta dari sisi permintaan (demand) masyarakat sebesar Rp987 miliar.

  • Baca juga: Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu menjelaskan bahwa harmonisasi dan keseimbangan antara intervensi korporasi di sisi pasokan pengembang serta permintaan konsumen menjadi prasyarat mutlak dalam menjaga keberlanjutan industri properti domestik.

BERITA TERKAIT

Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

Outstanding Tembus Rp4,93 Triliun: Bank BJB Salurkan KPR FLPP ke 41 Ribu Debitur

Pacu Strategi ‘Beyond Mortgage’: BTN Rangkul Inovasi Rumah Masa Depan Ala Gen Z

Bukan Pengganti Bankir: BTN Beberkan Jurus ‘Digital Coworker’ Pangkas Beban Kerja hingga 80%

“Penyediaan hunian layak bagi masyarakat tidak dapat diselesaikan hanya dari satu sisi. KPP Supply hadir untuk memperkuat kapasitas pengembang dalam membangun proyek perumahan, sementara KPP Demand memastikan masyarakat memiliki akses pembiayaan yang terjangkau untuk memiliki rumah guna mendukung usaha. Dengan menyinergikan kedua aspek tersebut, BTN ingin memastikan ekosistem perumahan nasional dapat tumbuh lebih sehat dan berkelanjutan,” urai Nixon dalam keterangan tertulis, dikutip Kamis (21/5/2026).

Bila ditinjau dari target tahunan yang dipatok perseroan untuk tahun buku 2026, laju penyerapan KPP BTN bergerak sesuai dengan trayektori ekspansi korporasi. KPP Supply: Realisasi Rp1,98 triliun ini setara dengan 33% dari total alokasi kuota tahunan yang dipatok sebesar Rp6 triliun. KPP Demand: Pencairan Rp987 miliar mencerminkan pemenuhan sebesar 25% dari total pagu kuota tahun 2026 yang dianggarkan senilai Rp4 porsi triliun.

Pada klaster pasokan (supply), BTN telah menyalurkan anggaran kepada 178 debitur dari skala UMKM maupun wilayah. Wilayah Jawa Barat tampil sebagai salah satu regional kontributor terbesar nasional, yang kemudian ditempel ketat oleh wilayah Sulampua (Sulawesi, Maluku, dan Papua). Hal ini mengonfirmasi komitmen pemerataan stimulus infrastruktur perumahan di luar Pulau Jawa.

Sementara itu, di lini permintaan (demand), portofolio KPP BTN sukses menjangkau 781 debitur secara agregat. Wilayah Jabanus (Jawa Baru dan Nusantara) mengamankan porsi penyerapan terbesar, merefleksikan tingginya kebutuhan riil masyarakat terhadap skema hunian murah.

  • Baca juga: Outstanding Tembus Rp4,93 Triliun: Bank BJB Salurkan KPR FLPP ke 41 Ribu Debitur

Masif Gelar Akad Massal 

Guna menggeber penyerapan sisa kuota di lapangan, BBTN agresif menggelar program akad massal di berbagai wilayah strategis.

Akad Massal Surabaya (3 Mei 2026): BTN mengesekusi proses closing komersial bagi 245 debitur KPP dengan total nilai pembiayaan mencapai Rp305,26 milar. Struktur pembiayaannya terbagi atas porsi supply untuk 66 pengembang (Rp171 miliar), 6 kontraktor (Rp30 miar), dan 10 toko bangunan (Rp50 miliar). Adapun pos demand menyerap dana Rp53 miliar untuk 163 debitur.

Akad Massal Lampung (7 Mei 2026): Perseroan membukukan realisasi pembiayaan KPP Supply senilai Rp162,6 miliar kepada 100 debitur pengembang, didampingi penyaluran KPP Demand sebesar Rp4,6 miliar.

Guna mempercepat rantai keterhubungan antara stok rumah milik developer dengan basis data konsumen, BTN mengoptimalkan utilisasi ekosistem digital perumahan melalui platform Bale Properti serta peningkatan keahlian pelaku usaha properti lewat program BTN Housingpreneur. Langkah ini diyakini mampu menekan backlog perumahan sekaligus memperluas jangkauan inklusi keuangan nasional hingga akhir tahun.***

  • Baca juga: Pacu Strategi ‘Beyond Mortgage’: BTN Rangkul Inovasi Rumah Masa Depan Ala Gen Z

Rapor Penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) BTN (Per 18 Mei 2026)

Komponen Klaster KPP Realisasi Nominal Target Kuota 2026 Rasio Penyerapan Wilayah Kontributor Utama
KPP Supply (Pasokan) Rp1,98 Triliun Rp6,00 Triliun 33% Jawa Barat & Sulampua
KPP Demand (Permintaan) Rp987 Miliar Rp4,00 Triliun 25% Jabanus
Total Akumulasi KPP Rp2,97 Triliun Rp10,00 Triliun 29,7% –

Tags: balé Propertibank btnBBTNBeyond MortgageFinansial InklusifKPP BTNKPP DemandKPP SupplyKredit Program PerumahanNixon L.P. NapitupuluRumah Subsidi
 
 
 
 
 
Previous Post

Lampung Masuk 10 Besar Investor Terbanyak, OJK Ingatkan Rumus 2L Atasi Investasi Bodong

Next Post

Bendung Tekanan Global, BI Borong SBN Rp140,57 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Himpun Dana Lebih dari Rp5 Miliar di FinFest 2026, OJK Apresiasi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan

Himpun Dana Lebih dari Rp5 Miliar di FinFest 2026, OJK Apresiasi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan

by Sandy Romualdus
25 Oktober 2026 - 08:06

OJK mengapresiasi kesuksesan FinFest 2026 yang menghimpun dana Rp5 miliar, di mana Bank Jakarta menyabet predikat Booth Teredukatif dan Teratraktif....

Jakarta Financial Festival 2026: Bank Jakarta Dinobatkan Jadi PUJK Literasi Keuangan Teraktif

Jakarta Financial Festival 2026: Bank Jakarta Dinobatkan Jadi PUJK Literasi Keuangan Teraktif

by Sandy Romualdus
24 Oktober 2026 - 15:20

Bank Jakarta meraih Anugerah Digitalisasi Pasar Inklusif 4.0 sebagai PUJK Literasi Keuangan Teraktif 1 pada ajang Jakarta Financial Festival 2026...

Kredit Tembus Rp1.605 Triliun, Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 20,7 Persen di Kuartal III/2026

Kredit Tembus Rp1.605 Triliun, Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 20,7 Persen di Kuartal III/2026

by Stella Gracia
23 Oktober 2026 - 17:05

Bank Mandiri membukukan laba bersih konsolidasi Rp45,5 triliun pada kuartal III 2026, tumbuh 20,7 persen ditopang kredit ekosistem dan transaksi...

Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

by Sandy Romualdus
23 Oktober 2026 - 16:47

Simak strategi agresif Direksi Bank BTN mengakselerasi transformasi digital, mencetak talenta global, dan memperluas ekosistem bisnis perbankan konsumer. Stabilitas.id -...

BNI (BBNI) Serap USD700 Juta dari Global Bond, Oversubscribe hingga 3,6 Kali

Sikapi Dinamika Bursa, BNI Pacu Aksi Buyback Terukur Berlandaskan Aset Rp1.434 Triliun

by Sandy Romualdus
23 Oktober 2026 - 15:33

BNI melanjutkan aksi buyback saham dan mencermati peluang perpanjangan periode pelaksanaan, ditopang aset Rp1.434,1 triliun dan laba Rp14,33 triliun. Stabilitas.id...

Tawarkan 5.000 Aset Properti: BRI Gelar Gebyar Lelang Serentak Nusantara dan Siapkan KPR 25 Tahun

Redam Volatilitas Pasar, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

by Stella Gracia
23 Oktober 2026 - 15:16

BRI menyiapkan aksi buyback saham Tahap II sebesar-besarnya Rp1 triliun hingga Januari 2027 guna menjaga nilai saham di tengah volatilitas...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Himpun Dana Lebih dari Rp5 Miliar di FinFest 2026, OJK Apresiasi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan

Jakarta Financial Festival 2026: Bank Jakarta Dinobatkan Jadi PUJK Literasi Keuangan Teraktif

Kredit Tembus Rp1.605 Triliun, Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 20,7 Persen di Kuartal III/2026

Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

Sikapi Dinamika Bursa, BNI Pacu Aksi Buyback Terukur Berlandaskan Aset Rp1.434 Triliun

Di Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Janji Siapkan Pembiayaan Rakyat Rp400 Triliun

OJK Tegaskan Sanksi Denda Rp2,1 Triliun Bukan Akhir, Buka Peluang Jerat Pidana Pasar Modal

Redam Volatilitas Pasar, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Perkuat Diplomasi Ekonomi, BRI Dorong Korporasi dan UMKM Lokal Masuk Rantai Pasok Global

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Modal Asing Rp8,12 Triliun Kabur dari RI Pekan Lalu, Investor Ramai Jual SBN & SRBI

Bendung Tekanan Global, BI Borong SBN Rp140,57 Triliun

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance