• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Pacu Penyaluran Kredit, BI Kucurkan Insentif Likuiditas Rp 431,9 Triliun per Juli 2026

oleh Stella Gracia
23 Juli 2026 - 11:03
15
Dilihat
Uang Beredar Tumbuh 4,9% di Mei 2025, Stabilitas Rupiah Tetap Terjaga di Tengah Dinamika Global
0
Bagikan
15
Dilihat

Bank Indonesia telah menyalurkan insentif KLM sebesar Rp 431,9 triliun hingga Juli 2026. Kredit perbankan tercatat tumbuh 12,67% yoy di Juni 2026.

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) mencatat penyaluran insentif melalui Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) telah menembus Rp 431,9 triliun hingga pekan pertama Juli 2026. Kebijakan makroprudensial yang akomodatif ini digelontorkan untuk memacu ekspansi kredit dan pembiayaan perbankan ke sektor-sektor prioritas penopang pertumbuhan ekonomi.

  • Baca juga: ULN Swasta Masih Kontraksi, Penarikan Utang Pemerintah Kuartal II/2026 Melambat

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menegaskan bahwa bank sentral akan terus menyempurnakan implementasi kebijakan makroprudensial guna memperkuat fungsi intermediasi industri perbankan nasional.

“Hingga minggu pertama Juli 2026, insentif KLM yang disalurkan kepada perbankan tercatat sebesar Rp 431,9 triliun,” ujar Perry dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Rabu (22/7).

BERITA TERKAIT

ULN Swasta Masih Kontraksi, Penarikan Utang Pemerintah Kuartal II/2026 Melambat

Sabet IACA Award 2026, BI Manfaatkan Limbah Racik Uang Kertas Jadi Cendera Mata dan Energi

Terintegrasi Aplikasi OCTO, KKI Ritel CIMB Niaga Fasilitasi Pembayaran QRIS

Usung Semangat Beudaya Meusare Sare, KKI 2026 Pacu Pemulihan UMKM Terdampak Bencana di Sumatra dan NTT

Rincian Jalur Penyaluran dan Kelompok Bank

Dari total dana insentif KLM sebesar Rp 431,9 triliun tersebut, penyalurannya terbagi ke dalam dua jalur (channel):

  • Lending Channel: Sebesar Rp 369 triliun dialokasikan untuk mendorong pertumbuhan ekspansi kredit dan pembiayaan langsung.

  • Interest Rate Channel: Sebesar Rp 62,9 triliun disalurkan guna mengoptimalkan efektivitas serta efisiensi transmisi biaya dana perbankan.

Berdasarkan struktur kelompok bank penerima, bank-bank plat merah mendominasi porsi insentif KLM:

  • Baca juga: Sabet IACA Award 2026, BI Manfaatkan Limbah Racik Uang Kertas Jadi Cendera Mata dan Energi
  1. Bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN): Memperoleh porsi terbesar mencapai Rp 219,6 triliun.

  2. Bank Umum Swasta Nasional (BUSN): Menerima alokasi sebesar Rp 172,5 triliun.

  3. Bank Pembangunan Daerah (BPD): Menyerap alokasi sebesar Rp 31,7 triliun.

  4. Kantor Cabang Bank Asing (KCBA): Mendapat kucuran sebesar Rp 8,1 triliun.

Aliran insentif ini difokuskan pada sektor-sektor prioritas, seperti pertanian, industri pengolahan, jasa (termasuk ekonomi kreatif), konstruksi, real estat, perumahan rakyat, UMKM, koperasi, serta sektor-sektor berkonsep inklusif dan berkelanjutan.

Kredit Perbankan Merekah 12,67%

Kombinasi insentif likuiditas dan permintaan domestik yang terjaga terbukti ampuh mengakselerasi fungsi intermediasi perbankan. BI mencatat laju pertumbuhan kredit perbankan nasional pada Juni 2026 melaju sebesar 12,67% secara tahunan (year-on-year/yoy).

Capaian tersebut melompat dibandingkan pertumbuhan pada bulan sebelumnya (Mei 2026) yang berada di level 11,51% yoy.

  • Baca juga: Terintegrasi Aplikasi OCTO, KKI Ritel CIMB Niaga Fasilitasi Pembayaran QRIS

Ke depan, Perry mengindikasikan BI akan memperkuat sinergi KLM dengan strategi pendalaman pasar uang serta melakukan penyempurnaan pada regulasi Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) guna menjaga kesinambungan likuiditas perbankan. ***

Tags: bank bumnBank IndonesiaBIKebijakan Likuiditas MakroprudensialKLMPenyaluran Kredit PerbankanPerry Warjiyopertumbuhan kredit
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Percepat Proyek PSEL, Anak Usaha Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel

Selanjutnya

Modal Asing Masuk US$ 8,5 Miliar di Q2 2026, BI Tegaskan Ketahanan Eksternal Tetap Kuat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Lompatan Kemerdekaan dari Genggaman Digital

Sabet IACA Award 2026, BI Manfaatkan Limbah Racik Uang Kertas Jadi Cendera Mata dan Energi

oleh Stella Gracia
21 Agustus 2026 - 11:51

Bank Indonesia targetkan 100% limbah racik uang kertas diolah sirkular pada 2027. Deputi Gubernur Ricky P. Gozali tegaskan komitmen di...

Usung Semangat Beudaya Meusare Sare, KKI 2026 Pacu Pemulihan UMKM Terdampak Bencana di Sumatra dan NTT

Terintegrasi Aplikasi OCTO, KKI Ritel CIMB Niaga Fasilitasi Pembayaran QRIS

oleh Stella Gracia
21 Agustus 2026 - 11:50

CIMB Niaga resmi luncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Ritel. Terhubung aplikasi OCTO dan QRIS, kartu ini tawarkan bebas iuran serta...

KUR BRI Tembus Rp84,36 Triliun, Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kerakyatan

Rasio LaR Turun 145 Bps, BRI Jaga NPL Coverage Tebal di Level 179,45%

oleh Stella Gracia
21 Agustus 2026 - 11:49

BRI catat perbaikan kualitas aset dengan rasio NPL turun jadi 3,01% dan LaR 9,67%. Direktur Manajemen Risiko Ety Yuniarti tegaskan...

Volume Transaksi Tembus Rp8.799 Triliun, Qlola by BRI Resmi Tampil dengan Fitur Baru

Volume Transaksi Tembus Rp8.799 Triliun, Qlola by BRI Resmi Tampil dengan Fitur Baru

oleh Stella Gracia
21 Agustus 2026 - 11:13

BRI luncurkan tampilan baru Qlola by BRI New Skin. Pengguna aktif capai 99.000+ dengan volume transaksi Rp8.799 triliun sepanjang semester...

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

oleh Stella Gracia
21 Agustus 2026 - 11:10

Dukung arahan Presiden Prabowo soal Bank Emas Indonesia, BRI Group lewat Holding Ultra Mikro dan Pegadaian catat kelolaan ekosistem emas...

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

oleh Sandy Romualdus
20 Agustus 2026 - 17:30

Milad ke-1 Bank BSN catat laba kotor Rp643,6 miliar (naik 40%) dan aset Rp81,1 triliun per Juli 2026. Dirut BTN...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Potret Bankir Millenial dan Gen Z

    Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bidik US$ 1 Miliar, Pemerintah Terbitkan Panda Bonds Berperingkat AAA di Pasar China Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

ULN Swasta Masih Kontraksi, Penarikan Utang Pemerintah Kuartal II/2026 Melambat

Sabet IACA Award 2026, BI Manfaatkan Limbah Racik Uang Kertas Jadi Cendera Mata dan Energi

Terintegrasi Aplikasi OCTO, KKI Ritel CIMB Niaga Fasilitasi Pembayaran QRIS

Rasio LaR Turun 145 Bps, BRI Jaga NPL Coverage Tebal di Level 179,45%

Volume Transaksi Tembus Rp8.799 Triliun, Qlola by BRI Resmi Tampil dengan Fitur Baru

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

Pacu Transformasi Bisnis, KB Bank Sabet Dua Penghargaan Layanan dan Reputasi Korporasi

Indeks Inklusi Syariah Baru 13,24%, OJK Bersama DPR dan LPS Pacu Ekosistem EKSiS 2026

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Ketika Sungai Mulai Mengering

Modal Asing Masuk US$ 8,5 Miliar di Q2 2026, BI Tegaskan Ketahanan Eksternal Tetap Kuat

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance