• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Asuransi

Pertumbuhan Tertanggung dan Penguatan Tata Kelola Warnai Kinerja Industri Asuransi Jiwa Akhir 2025

by Sandy Romualdus
9 Desember 2025 - 10:22
78
VIEWS
Pertumbuhan Tertanggung dan Penguatan Tata Kelola Warnai Kinerja Industri Asuransi Jiwa Akhir 2025
0
SHARES
78
VIEWS

Stabilitas.id — Industri asuransi jiwa menutup kuartal III/2025 dengan sinyal penguatan di hampir seluruh indikator perlindungan dan stabilitas keuangan. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan kinerja 56 perusahaan anggota yang menunjukkan pertumbuhan tertanggung, stabilitas aset, serta perbaikan kualitas klaim, di tengah dinamika ekonomi dan regulasi yang terus bergulir.

Ketua Dewan Pengurus AAJI, Budi Tampubolon, menyampaikan bahwa peran asuransi jiwa dalam menjaga ketahanan finansial keluarga Indonesia semakin menguat. Hingga September 2025, total tertanggung mencapai 151,56 juta orang, tumbuh 12,8% dibanding periode yang sama tahun lalu.

  • Baca juga: Apresiasi Inovasi Digital dan Kepatuhan PSAK 117: Media Asuransi Ganjar 82 Korporasi dan 31 CFO Terbaik

“Pertumbuhan ini menjadi sinyal meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan jangka panjang,” ujar Budi di Jakata, Senin (8/12).  Pertumbuhan terjadi pada segmen perorangan yang naik menjadi 22,32 juta orang (16,9%) serta segmen kumpulan yang mencapai 129,25 juta orang (12,1%).

BERITA TERKAIT

Apresiasi Inovasi Digital dan Kepatuhan PSAK 117: Media Asuransi Ganjar 82 Korporasi dan 31 CFO Terbaik

Kawal Disrupsi AI di Asuransi Jiwa: AAJI Gelar Program Eksekutif ‘Future by Design’ bagi Para CEO

Sabet Dua Penghargaan ICCA: BRI Life Pacu Inovasi Digital dan Layanan Nasabah

Tak Cuma Jualan Polis, AAJI Gembleng Agen Asuransi Kuasai Manajemen Risiko Bareng LPPI

Pendapatan Industri Stabil, Premi Terkoreksi Tipis

Di sisi pendapatan, industri membukukan Rp174,21 triliun selama Januari–September 2025 atau naik 3,2% secara tahunan. Namun, pendapatan premi tercatat terkoreksi tipis 1,1% menjadi Rp133,22 triliun.

Koreksi terutama terjadi pada premi tunggal. Meski begitu, premi reguler justru mempertahankan pertumbuhan positif. “Premi reguler naik 5% menjadi Rp83,04 triliun. Masyarakat lebih memilih pembayaran berkala yang stabil dan terjangkau,” jelas Budi.

AAJI menilai perubahan perilaku pembelian ini sejalan dengan fase pemulihan daya beli masyarakat dan peningkatan kehati-hatian dalam mengelola pengeluaran jangka panjang.

Klaim Turun 7,9%, Retensi Polis Menguat

Sepanjang Januari–September 2025, industri membayarkan klaim dan manfaat sebesar Rp110,44 triliun kepada 6,92 juta penerima manfaat. Nilai tersebut turun 7,9% dibanding periode tahun lalu.

Ketua Bidang Kanal Distribusi dan Inklusi Tenaga Pemasar AAJI, Albertus Wiroyo, menyampaikan bahwa turunnya nilai klaim sebagian besar didorong oleh penurunan klaim surrender sebesar 18,7% menjadi Rp47,26 triliun.

“Penurunan klaim surrender mencerminkan meningkatnya kualitas retensi polis. Pemegang polis kini lebih menahan kebutuhannya untuk mencairkan nilai tunai secara cepat,” ujar Wiroyo.

Pada lini kesehatan, industri membayarkan Rp19,35 triliun kepada 3,19 juta penerima manfaat, turun 7,5% secara tahunan. Nilai klaim rata-rata per orang juga menurun dari Rp7 juta menjadi Rp6,07 juta, menunjukkan perbaikan tata kelola layanan kesehatan.

  • Baca juga: Kawal Disrupsi AI di Asuransi Jiwa: AAJI Gelar Program Eksekutif 'Future by Design' bagi Para CEO

Aset Industri Menguat, Portofolio Investasi Tetap Solid

Industri asuransi jiwa juga mencatat penguatan stabil dari sisi aset. Hingga September 2025, total aset mencapai Rp648,58 triliun, tumbuh 3,2% secara tahunan. Dari jumlah itu, Rp571,40 triliun atau 88,1% merupakan aset investasi.

Ketua Bidang Operational of Excellence AAJI, Yurivanno Gani, menyatakan bahwa tren investasi tetap menjadi fondasi utama keberlanjutan manfaat jangka panjang. “Diversifikasi portofolio menjadi kunci menghadapi dinamika pasar modal tahun ini,” ujarnya.

Hasil investasi tercatat tumbuh signifikan 25,5% menjadi Rp33,81 triliun, didorong oleh penguatan pasar modal domestik.

Adapun komposisi portofolio industri sepanjang 2025 adalah sebagai berikut:

  • SBN tumbuh 15,2% dengan kontribusi 41,5% (Rp236,88 triliun)
  • Saham terkoreksi 14% dengan kontribusi 21,8% (Rp124,57 triliun)
  • Reksadana turun 2,4% dengan kontribusi 12,4% (Rp70,60 triliun)
  • Sukuk korporasi naik 16% dengan kontribusi 9,4% (Rp53,92 triliun)
  • Deposito turun 4,1% dengan kontribusi 5,8% (Rp33,17 triliun)

Yurivanno menambahkan, “Dominasi produk tradisional membuat industri lebih memilih instrumen yang aman dan berjangka panjang agar manfaat kepada pemegang polis terjamin meski ekonomi berfluktuasi.”

Tata Kelola dan Perlindungan Konsumen

Meski sejumlah indikator keuangan menunjukkan stabilitas, AAJI menegaskan bahwa fondasi industri tetap bertumpu pada kepercayaan publik. Karena itu, memasuki 2026, asosiasi menetapkan tiga pilar transformasi utama untuk memperkuat industri ke depan.

Menurut Budi Tampubolon, industri harus selaras dengan perkembangan kebijakan serta kebutuhan konsumen yang semakin kompleks. “Upaya menjaga dan memperkuat kepercayaan masyarakat harus terus dilakukan melalui penguatan tata kelola yang sejalan dengan regulasi,” ujarnya.

AAJI menyoroti tiga pilar transformasi. Pertama : Penguatan tata kelola perusahaan, termasuk penerapan penuh PSAK 117 dan penyesuaian pengelolaan aset sesuai POJK 26/2025. Kedua : Penyempurnaan ekosistem asuransi kesehatan, khususnya pada regulasi manfaat agar pertumbuhan lebih sehat dan berkelanjutan. Ketiga : Pengembangan SDM berkualitas, selaras dengan Roadmap Perasuransian 2023–2027 dan POJK 34/2024.

Sebagai langkah strategis, AAJI kini tengah menyelesaikan pembentukan Centre of Excellence (CoE) di Grha AAJI, yang akan menjadi pusat pelatihan berbasis KKNI, SKKNI, dan standar internasional. CoE diharapkan mencetak tenaga pemasaran dan pemimpin industri yang lebih profesional dan berintegritas.

  • Baca juga: Sabet Dua Penghargaan ICCA: BRI Life Pacu Inovasi Digital dan Layanan Nasabah

Dengan pertumbuhan signifikan jumlah tertanggung, stabilitas aset, peningkatan hasil investasi, serta penurunan klaim surrender yang menandakan perbaikan kualitas polis, industri asuransi jiwa memasuki 2026 dengan fondasi yang lebih solid.

AAJI menyebut arah industri ke depan akan bertumpu pada transformasi struktural yang menekankan tata kelola, kesinambungan manfaat kesehatan, dan peningkatan kualitas SDM. Sentimen positif ini diharapkan memperkuat kepercayaan publik dan menjaga peran strategis industri dalam ketahanan ekonomi keluarga Indonesia. ***

Tags: #Asuransi Jiwaaajiaset industri asuransiCentre of Excellence AAJIEkosistem Asuransi Kesehatanhasil investasi asuransiindustri asuransi Indonesiaindustri keuangan 2025Investasi Asuransi Jiwakinerja asuransi jiwa 2025klaim asuransi jiwaklaim kesehatanPendapatan PremiPOJK 26 2025premi asuransiPremi RegulerPSAK 117retensi polisSBN asuransitotal tertanggung asuransi jiwatransformasi industri asuransi
 
 
 
 
 
Previous Post

BNI Perkuat Pemberdayaan Disabilitas Lewat Dukungan Usaha dan Program UMKM Inklusif

Next Post

Financial Integrity Rating 2025: KSP Sahabat Mitra Sejati Raih Peringkat 1 Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

by Sandy Romualdus
17 Oktober 2026 - 00:22

LPS menargetkan aktivasi Program Penjaminan Polis asuransi berlaku mulai Juli 2027 dengan menerapkan skema pendaftaran bertahap dan seleksi kesehatan modal....

Perkuat Lini Bancassurance, IFG Life Bidik Basis Nasabah Bank Sulselbar

Perkuat Lini Bancassurance, IFG Life Bidik Basis Nasabah Bank Sulselbar

by Stella Gracia
8 Oktober 2026 - 11:50

IFG Life gandeng Bank Sulselbar perkuat bisnis bancassurance. Sinergi hadirkan proteksi asuransi jiwa terpadu bagi debitur di Sulsel dan Sulbar....

Apresiasi Inovasi Digital dan Kepatuhan PSAK 117: Media Asuransi Ganjar 82 Korporasi dan 31 CFO Terbaik

Apresiasi Inovasi Digital dan Kepatuhan PSAK 117: Media Asuransi Ganjar 82 Korporasi dan 31 CFO Terbaik

by Sandy Romualdus
6 Oktober 2026 - 23:47

Media Asuransi menggelar Top Digital Financial Award dan CFO Award 2026 bagi 82 perusahaan keuangan dan 31 direktur keuangan berprestasi....

Kawal Disrupsi AI di Asuransi Jiwa: AAJI Gelar Program Eksekutif ‘Future by Design’ bagi Para CEO

Kawal Disrupsi AI di Asuransi Jiwa: AAJI Gelar Program Eksekutif ‘Future by Design’ bagi Para CEO

by Stella Gracia
6 Oktober 2026 - 13:10

AAJI menyelenggarakan program eksekutif Future by Design bagi CEO asuransi jiwa guna mematangkan adopsi AI berprinsip human-in-the-loop. Stabilitas.id - Asosiasi Asuransi...

Sabet Empat Penghargaan hingga Juli 2026, BRI Life Perkuat Transformasi Digital dan GCG

Sabet Dua Penghargaan ICCA: BRI Life Pacu Inovasi Digital dan Layanan Nasabah

by Sandy Romualdus
30 September 2026 - 13:43

BRI Life meraih dua penghargaan Silver kategori Customer Experience dan Digital Innovation pada ajang The Best Contact Center Indonesia 2026....

Konflik Keluarga dan Pajak Hantui Warisan, Riset Sun Life Ungkap Urgensi Penasihat Finansial Profesional

Konflik Keluarga dan Pajak Hantui Warisan, Riset Sun Life Ungkap Urgensi Penasihat Finansial Profesional

by Stella Gracia
28 September 2026 - 12:14

Riset Sun Life Asia mengungkap 70 persen keluarga cemas aset tergerus akibat minimnya kesiapan ahli waris mengelola kekayaan lintas generasi....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Financial Integrity Rating 2025: KSP Sahabat Mitra Sejati Raih Peringkat 1 Nasional

Financial Integrity Rating 2025: KSP Sahabat Mitra Sejati Raih Peringkat 1 Nasional

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance