• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Senin, September 7, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

Premi Risiko RI Naik Jelang Semester II/2026, Kebijakan Fiskal Jadi Penentu

oleh Sandy Romualdus
29 Juni 2026 - 11:45
32
Dilihat
Premi Risiko RI Naik Jelang Semester II/2026, Kebijakan Fiskal Jadi Penentu
0
Bagikan
32
Dilihat

Stabilitas.id — Persepsi risiko investasi Indonesia yang tercermin melalui angka Credit Default Swap (CDS) mencatatkan kenaikan menjelang akhir Juni 2026. Langkah dan arah kebijakan fiskal pemerintah pada semester II/2026 diproyeksikan bakal menjadi salah satu faktor utama yang menentukan prospek premi risiko ke depan.

Berdasarkan data pasar terbaru, CDS Indonesia tenor 10 tahun merangkak naik ke kisaran level 144 pada akhir pekan ini. Angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan posisi pekan sebelumnya yang berada di sekitar 140, maupun awal bulan ini di kisaran 139. Searah, CDS tenor 5 tahun juga terkerek naik menuju level 90 dari posisi pekan lalu di level 87.

  • Baca juga: Arah IHSG, Nasib Rupiah, dan Prospek Saham Blue Chip Jelang Akhir Pekan

Merujuk dokumen CDSAQ, CDS 5 tahun secara spesifik berada di posisi 89,044 bps dan CDS 10 tahun di level 142,743 bps, dengan kurva yang menanjak dari tenor pendek ke tenor panjang. Kendati menunjukkan tren penguatan, pergerakan ini dinilai masih sejalan dengan status Indonesia yang berada pada level layak investasi (investment grade). Saat ini, peringkat utang RI didukung oleh S&P dan Fitch di level BBB, Moody’s di Baa2, serta StarMine implied rating di level BBB.

BERITA TERKAIT

Arah IHSG, Nasib Rupiah, dan Prospek Saham Blue Chip Jelang Akhir Pekan

Mandiri Sekuritas Patok Yield SBN 10 Tahun di 6,8%–7,0%, Pasar Mulai Didominasi Investor Domestik

Belanja Negara Tembus Rp4.097,2 Triliun pada RAPBN 2027, Ini Asumsi Makronya

Imbas Penurunan Keyakinan Konsumen dan Eskalasi Iran-AS, Kurs Rupiah Kembali Anjlok

Namun, pelaku pasar tetap memberikan catatan karena secara tahunan (year-on-year/yoy), CDS 5 tahun tercatat melesat 13,17% dan CDS 10 tahun naik 11,70%. Kenaikan premi risiko ini mencerminkan dinamika pasar yang menuntut kompensasi lebih tinggi di tengah tekanan nilai tukar rupiah dan tingginya yield Surat Berharga Negara (SBN).

Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), David Sumual, mengonfirmasi adanya kenaikan risiko investasi jika dibandingkan dengan awal tahun. Indikator utamanya terlihat dari derasnya aliran modal asing yang keluar (capital outflow), di mana secara year-to-date (ytd) dana asing yang keluar dari pasar saham dan obligasi domestik sudah menembus lebih dari Rp70 triliun.

Kendati demikian, David melihat masih ada ruang perbaikan performa di paruh kedua tahun ini. Salah satu sentimen positif datang dari harga minyak mentah dunia yang mulai melandai ke level sebelum konflik AS-Iran, yang berpotensi meredakan tekanan belanja APBN.

“Pemerintah juga terus berupaya menjaga kredibilitas fiskal melalui langkah efisiensi anggaran, salah satunya lewat penghematan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat MSCI menunda review status pasar Indonesia ke November dan pelaku pasar masih menanti hasil review dari lembaga pemeringkat S&P,” kata David.

  • Baca juga: Mandiri Sekuritas Patok Yield SBN 10 Tahun di 6,8%–7,0%, Pasar Mulai Didominasi Investor Domestik

Optimisme terhadap fundamental ekonomi dalam negeri juga disuarakan oleh Managing Director Research Samuel Sekuritas Indonesia, Harry Su. Merujuk pada outlook S&P, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026 diperkirakan tetap solid di level 5,1% dengan laju inflasi yang terkendali di angka 3,2%.

Menurut Harry, estimasi PDB dari lembaga pemeringkat internasional ini menjadi sinyal kuat bagi pasar surat utang bahwa risiko gagal bayar (Implied Probability of Default) Indonesia relatif rendah. Posisi CDS yang berada di kisaran 90 bps menunjukkan investor masih menaruh kepercayaan tinggi pada ketahanan ekonomi nasional.

Rekomendasi Strategi Investor

Merespons dinamika pasar ini, pelaku pasar disarankan untuk menerapkan strategi investasi yang lebih berhati-hati. David Sumual mengimbau investor mengambil sikap prudent dan lebih selektif dalam mengidentifikasi momentum akumulasi aset.

Senada, Analis Mirae Asset Sekuritas, Novani Karina Saputri, merekomendasikan penempatan portofolio secara defensif melalui alokasi yang seimbang.

  • Baca juga: Belanja Negara Tembus Rp4.097,2 Triliun pada RAPBN 2027, Ini Asumsi Makronya

“Investor dapat memanfaatkan kombinasi antara saham, aset berisiko rendah, serta instrumen pendapatan tetap dengan durasi pendek hingga menengah. Instrumen reksa dana pasar uang juga sangat disarankan untuk menjaga likuiditas serta fleksibilitas sembari mencermati momentum pemulihan pasar,” pungkas Novani. ***

Tags: #Bank BCAapbn 2026capital outflowCDS IndonesiaCredit Default Swapinstrumen defensifKebijakan FiskalMirae Asset SekuritasNilai Tukar Rupiahrisiko investasiSamuel Sekuritasyield SBN
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Akar Bambu Pengikat Pemepek

Selanjutnya

IHSG Ambles 3,56% Pasca-Pengumuman MSCI, Analis Cermati Batas Bawah Siklus 8

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Rasio Modal Negatif, OJK Cabut Izin Usaha PT BPRS Gaido Indonesia

Perkuat Strategi Ritel Mikro, SIG Luncurkan Semen Kujang Berteknologi Active Micro Particle

oleh Stella Gracia
4 September 2026 - 09:40

SIG resmi menghidupkan kembali merek legendaris Semen Kujang untuk menguasai pasar ritel Jawa Barat, ditopang teknologi Active Micro Particle buatan...

Rasio Modal Negatif, OJK Cabut Izin Usaha PT BPRS Gaido Indonesia

Dorong Konsep Total Building Solution, SIG Buka Prospek Positif Pasar Semen 2H26

oleh Stella Gracia
3 September 2026 - 22:37

SIG mencatatkan lonjakan laba bersih 471% yoy menjadi Rp228 miliar pada Semester I/2026, ditopang kenaikan pendapatan Rp17,65 triliun dan penurunan...

Ketergantungan Fiskal dan Tekanan Margin UMKM Bayangi Resiliensi Ekonomi Indonesia

Ketergantungan Fiskal dan Tekanan Margin UMKM Bayangi Resiliensi Ekonomi Indonesia

oleh Sandy Romualdus
3 September 2026 - 17:20

Office of Chief Economist Bank Mandiri memproyeksikan ekonomi Indonesia tumbuh 5,3%-5,4% pada 2026, ditopang belanja pemerintah di tengah pengetatan likuiditas...

Tanggapi Hasil Review MSCI, OJK Sebut Daya Tahan Investor Lokal Mampu Redam Outflow

Menkeu Purbaya: Modal Asing Masuk Rp140,6 Triliun, Stabilitas Ekonomi Jaga Kepercayaan Global

oleh Stella Gracia
2 September 2026 - 13:15

IHSG ditutup menguat 1,14% ke level 6.599,9 pada Selasa (1/9/2026) didorong net buy asing Rp2,03 triliun, di mana saham BBRI...

Perkuat Resiliensi Makro, Kemenkeu Dorong Sinergi Kebijakan KSSK dan Konsolidasi BUMN Danantara

Tekan Kerugian Bencana Rp22,85 Triliun, Kemenkeu Dorong Strategi Pre-Disaster Planning

oleh Stella Gracia
2 September 2026 - 13:14

Kemenkeu merilis sistem ARISE bersama UNDRR dan ITB untuk membantu pemda mengidentifikasi dan mengantisipasi dampak fiskal dari risiko bencana. Stabilitas.id...

Perkuat Resiliensi Makro, Kemenkeu Dorong Sinergi Kebijakan KSSK dan Konsolidasi BUMN Danantara

Perkuat Resiliensi Makro, Kemenkeu Dorong Sinergi Kebijakan KSSK dan Konsolidasi BUMN Danantara

oleh Stella Gracia
2 September 2026 - 13:14

Wamenkeu Suahasil Nazara menegaskan resiliensi APBN dan memaparkan asumsi makro RAPBN 2027 dengan target pertumbuhan ekonomi 6% serta defisit 2,4%...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Duta Literasi Keuangan, OJK Integrasikan Kecakapan Finansial ke Dasa Dharma Pramuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cetak Sejarah, Bale Syariah BSN Jadi Mobile Banking Pertama Bisa Top Up KMT Commuter Line

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Sinyal Hawkish The Fed Membingungkan Pasar, Keputusan Suku Bunga September Bergantung Data Inflasi

MARKET INSIGHT : IHSG Melesat ke 6.667 & Emas Antam Tembus Rp 2,71 Juta

JPMorgan Patok Target IHSG 7.000 di Akhir 2026, Soroti Resiliensi Emiten dan Disiplin Fiskal

BI Guyur Insentif Likuiditas Rp446,5 Triliun, KSSK Minta Perbankan Genjot Kredit UMKM

RUPSLB BTN Rombak Lima Kursi Direksi, Nixon Napitupulu Tetap Menjabat Dirut

AAUI Soroti Target OJK dan Tantangan Reasuransi di Tengah Tergerusnya Laba Industri

Penarikan Dana SAL Ditunda, Dirut BTN Sebut Tekanan Perebutan DPK Mulai Mereda

Perkuat Customer Experience, CIMB Niaga Tebar Promo dan Gelar Engagement di Harpelnas 2026

Arah IHSG, Nasib Rupiah, dan Prospek Saham Blue Chip Jelang Akhir Pekan

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
IHSG Ambles 3,56% Pasca-Pengumuman MSCI, Analis Cermati Batas Bawah Siklus 8

IHSG Ambles 3,56% Pasca-Pengumuman MSCI, Analis Cermati Batas Bawah Siklus 8

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance