JAKARTA, Stabilitas.id – Rumah Atsiri Indonesia, yang dikenal sebagai destinasi wisata di Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah, meraih kesuksesan dalam UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023, yang berlangsung di Jakarta Convention Centre. Acara tersebut menjadi platform bagi pelaku usaha untuk memperluas jangkauan produk secara global.
Novita Tyandini, Account Retail Manager Rumah Atsiri Indonesia, menyatakan, “Dengan BRILIANPRENEUR, Atsiri jadi dikenal sebagai produsen aromatic wellness. Saat ini kami memiliki 62 jenis essential oil. Kami fokus di body fragrance dan room fragrance.” Rumah Atsiri Indonesia memperkenalkan produknya kepada masyarakat lebih luas, mengikuti proses kurasi BRILIANPRENEUR yang memberikan pengalaman mendalam dan pemahaman bahwa produk Atsiri memiliki kualitas tinggi dan layak ekspor.
Novita menambahkan, “Melalui BRILIANPRENEUR sangat membantu, semoga ke depan ada lanjutan terkait pendampingan, coaching, dan hal lain yang dibutuhkan dalam mengembangkan usaha.” Rumah Atsiri Indonesia berharap acara seperti BRILIANPRENEUR dapat lebih sering dilaksanakan, memungkinkan masyarakat lebih mengenal produk aromatic wellness secara langsung.
BERITA TERKAIT
Rumah Atsiri Indonesia, yang memulai kegiatan ekspor, saat ini memasarkan produknya offline di Tawangmangu dan Sarinah, Jakarta, dan secara online melalui berbagai e-commerce. Dengan produksi 1-2 ton per pekan, Atsiri telah menciptakan lapangan pekerjaan untuk 180 orang pekerja lokal.
Rumah Atsiri Indonesia, yang dihidupkan kembali pada 2018, bukan hanya produsen essential oil. Destinasi wisata ini juga memiliki restoran, taman dengan lebih dari 100 varietas tanaman, museum interaktif, workshop, dan fasilitas glamping. Saat ini, omzet Rumah Atsiri Indonesia mencapai Rp500 juta-Rp800 juta per bulan.
Dalam pandangan Novita, ekspansi global melalui BRILIANPRENEUR dapat mewujudkan impian Bung Karno dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya lokal dan memberdayakan masyarakat. Sunarso, Direktur Utama BRI, berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dan meluas pada kemajuan serta pengembangan kapasitas UMKM Indonesia.
Penulis: Syahrani

















