• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Rabu, Mei 20, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Sasar 511 Pemda, BI dan Satgas P2DD Luncurkan KATALIS untuk Akselerasi Digitalisasi Daerah

oleh Stella Gracia
10 Maret 2026 - 13:43
26
Dilihat
Sasar 511 Pemda, BI dan Satgas P2DD Luncurkan KATALIS untuk Akselerasi Digitalisasi Daerah
0
Bagikan
26
Dilihat

Stabilitas.id — Bank Indonesia (BI) bersama Satuan Tugas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (Satgas P2DD) resmi menginisiasi program KATALIS P2DD (Peningkatan Kapasitas dan Literasi Sinergi P2DD). Program ini bertujuan untuk menyeragamkan standar sistem pembayaran dan memperkuat tata kelola keuangan Pemerintah Daerah (Pemda) agar lebih transparan dan akuntabel.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Filianingsih Hendarta, mengungkapkan bahwa transformasi digital daerah kini didukung oleh berbagai inovasi sistem pembayaran, termasuk Kartu Kredit Indonesia (KKI) segmen Pemerintah. Sejak diluncurkan pada 2022, KKI Pemerintah telah diadopsi oleh 267 pemda dengan total volume transaksi mencapai Rp665 miliar.

“KATALIS P2DD dirancang sebagai ruang kolaborasi untuk meningkatkan kapasitas SDM pemda, penguatan berbagi praktik terbaik, serta standardisasi sistem guna mendorong interoperabilitas layanan digital yang terintegrasi,” ujar Filianingsih dalam pertemuan daring, Rabu (4/3/2026).

BERITA TERKAIT

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

SBN Internasional Laris, ULN Pemerintah Kuartal I/2026 Tumbuh Melambat 3,8%

Kredit Mobil Listrik Melejit 70%, BI Siapkan Insentif GWM 1% untuk Bank Pelopor Hijau

Rasio Uang Palsu Turun Jadi 4 Lembar per Sejuta, BI Musnahkan 466.535 Lembar Rupiah Tiruan

Upaya masif digitalisasi di tingkat daerah ini berjalan beriringan dengan kondisi likuiditas moneter yang sangat memadai. Berdasarkan data Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SEKI) terbaru, posisi Uang Primer Adjusted nasional tercatat mencapai Rp2.027,32 triliun per akhir 2024.

Pertumbuhan uang primer sebesar 9,35% (YoY) ini memberikan fondasi yang kuat bagi perbankan, khususnya Bank Pembangunan Daerah (BPD) selaku pemegang Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), untuk memperkuat infrastruktur digitalnya. Selain itu, melimpahnya uang primer mencerminkan kebijakan insentif likuiditas BI yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung perluasan kanal pembayaran digital di daerah.

Ketua Pelaksana Satgas P2DD, Ferry Irawan, menambahkan bahwa hingga akhir 2025, sebanyak 511 Pemerintah Daerah atau sekitar 93,6% telah memperluas kanal pembayaran digital. Implementasi ini mencakup penggunaan QRIS, uang elektronik, hingga integrasi dengan platform e-commerce untuk pembayaran pajak dan retribusi daerah.

Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, menekankan bahwa kunci keberhasilan ETPD (Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah) terletak pada kesiapan SDM dan infrastruktur. “Benchmarking antar daerah sangat penting diikuti dengan penguatan literasi digital kepada masyarakat agar layanan publik semakin efektif dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah,” tegas Bima.

Melalui KATALIS P2DD yang berjalan sepanjang 2026, pemerintah menargetkan penyelarasan peta jalan digitalisasi nasional yang sejalan dengan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2030 (BSPI 2030). Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem keuangan daerah yang inklusif dan mampu memperkuat ketahanan ekonomi nasional dari tingkat akar rumput. ***

Tags: Bank IndonesiaBima AryaDigitalisasi DaerahETPDFilianingsih HendartaKartu Kredit IndonesiaKATALIS P2DDKeuangan DaerahQRIS Pemdauang primer adjusted
 
 
 
 
Sebelumnya

Minyak Dunia Tembus US$92, Menkeu Purbaya Mulai Diet Anggaran Operasional Program MBG

Selanjutnya

Masyarakat RI Makin Pede: Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja Naik ke Level 118,5

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 15:14

Stabilitas.id — Bank Indonesia (BI) mengambil langkah agresif guna membentengi perekonomian domestik dari rambatan guncangan geopolitik global. Rapat Dewan Gubernur...

Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

oleh Sandy Romualdus
19 Mei 2026 - 17:28

Stabilitas.id - Pasar properti pada tahun ini diproyeksikan akan tetap on the right track sejalan dengan akan adanya lonjakan pada...

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

SBN Internasional Laris, ULN Pemerintah Kuartal I/2026 Tumbuh Melambat 3,8%

oleh Stella Gracia
19 Mei 2026 - 10:58

Stabilitas.id — Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan I/2026 tercatat sebesar US$433,4 miliar. Posisi...

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

Kredit Mobil Listrik Melejit 70%, BI Siapkan Insentif GWM 1% untuk Bank Pelopor Hijau

oleh Stella Gracia
19 Mei 2026 - 10:58

Stabilitas.id — Otoritas moneter dan fiskal memperkuat fondasi arsitektur keuangan berkelanjutan (sustainable finance) tanah air demi memitigasi dampak risiko perubahan...

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

Rasio Uang Palsu Turun Jadi 4 Lembar per Sejuta, BI Musnahkan 466.535 Lembar Rupiah Tiruan

oleh Stella Gracia
19 Mei 2026 - 10:58

Stabilitas.id — Bank Indonesia (BI) bersama Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (Botasupal) memusnahkan sebanyak 466.535 lembar uang Rupiah palsu di...

Inflasi April Terkendali 2,42%, BI Beberkan Strategi 4K Lewat Peluncuran GPIPS 2026

Inflasi April Terkendali 2,42%, BI Beberkan Strategi 4K Lewat Peluncuran GPIPS 2026

oleh Stella Gracia
19 Mei 2026 - 10:57

Stabilitas.id — Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah memperketat sinergi pengendalian inflasi dengan resmi meluncurkan Gerakan Pengendalian...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPS Lippo Karawaci: Indra Yuwana Jabat Presiden Direktur, Bamsoet Masuk Jajaran Komisaris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Manajemen Kinerja Kualitatif vs Kuantitatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari AO Jadi Dirut, Kindaris Resmi Pimpin PNM Gantikan Arief Mulyadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Berlaku! PMK 23/2026: Aturan Baru Penagihan hingga Pelunasan Piutang Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

Genjot Inklusi Keuangan Pelajar, Bank Jakarta Kelola Dana Simpanan Rp1,81 Triliun

Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

Bank Mandiri Kukuhkan Peran di Ekonomi Kerakyatan, Realisasi KUR Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026

SBN Internasional Laris, ULN Pemerintah Kuartal I/2026 Tumbuh Melambat 3,8%

Kredit Mobil Listrik Melejit 70%, BI Siapkan Insentif GWM 1% untuk Bank Pelopor Hijau

Rasio Uang Palsu Turun Jadi 4 Lembar per Sejuta, BI Musnahkan 466.535 Lembar Rupiah Tiruan

Inflasi April Terkendali 2,42%, BI Beberkan Strategi 4K Lewat Peluncuran GPIPS 2026

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Optimisme Meningkat, Indeks Keyakinan Konsumen Januari 2026 Tembus 127,0

Masyarakat RI Makin Pede: Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja Naik ke Level 118,5

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance