• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Rabu, Mei 20, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Tetap Optimis, Keyakinan Konsemen Indonesia Menurun di Juli 2023

Secara spasial, sebagian besar kota mencatat penurunan IKK, terdalam di Palembang (-15,7 poin), diikuti Semarang (-8,5 poin) dan Medan (-8,3 poin).

oleh Sandy Romualdus
8 Agustus 2023 - 15:23
9
Dilihat
Tetap Optimis, Keyakinan Konsemen Indonesia Menurun di Juli 2023
0
Bagikan
9
Dilihat

JAKARTA, Stabilitas.id – Survei Konsumen Bank Indonesia pada Juli 2023 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap kuat. Hal ini tecermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Juli 2023 yang terjaga dalam zona optimis (>100) pada level 123,5.

Mengutip survei Bank Indonesia (BI) yang dirilis Selasa (8/8/2023), disebutkan bahwa tetap kuatnya keyakinan konsumen pada Juli 2023 didorong oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang tetap optimis.

IKE tetap terjaga antara lain didukung oleh optimisme pada Indeks Penghasilan Saat Ini yang tetap kuat dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama yang meningkat. Sementara itu, IEK tetap kuat terutama pada Indeks Ekspektasi Penghasilan.

BERITA TERKAIT

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

SBN Internasional Laris, ULN Pemerintah Kuartal I/2026 Tumbuh Melambat 3,8%

Kredit Mobil Listrik Melejit 70%, BI Siapkan Insentif GWM 1% untuk Bank Pelopor Hijau

Rasio Uang Palsu Turun Jadi 4 Lembar per Sejuta, BI Musnahkan 466.535 Lembar Rupiah Tiruan

Survei Konsumen Juli 2023 mengindikasikan optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap kuat. Hal tersebut terindikasi dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Juli 2023 sebesar 123,5, yang tetap terjaga pada level optimis (indeks >100), meskipun lebih rendah dibandingkan 127,1 pada bulan sebelumnya.

Tetap kuatnya keyakinan konsumen pada Juli 2023 didorong oleh tetap optimisnya keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi terhadap ekonomi ke depan meskipun keduanya lebih rendah dibandingkan Juni 2023. Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) Juli 2023 tercatat masing-masing sebesar 113,8 dan 133,2, lebih rendah dari 116,8 dan 137,5 pada bulan sebelumnya.

Pada Juli 2023, keyakinan konsumen terpantau tetap optimis pada seluruh kategori pengeluaran dengan optimisme tertinggi tercatat pada responden dengan pengeluaran >Rp 5 juta. Berdasarkan usia, keyakinan konsumen pada Juli 2023 juga terpantau optimis pada seluruh kategori usia responden.

Secara spasial, sebagian besar kota mencatat penurunan IKK, terdalam di Palembang (-15,7 poin), diikuti Semarang (-8,5 poin) dan Medan (-8,3 poin). Sementara itu, beberapa kota lainnya mencatat peningkatan IKK, tertinggi di Mataram (8,7 poin), diikuti Padang (7,6 poin) dan Pontianak (4,1 poin).

Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini

Pada Juli 2023, persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini tetap terjaga, tecermin dari Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) Juli 2023 tetap berada pada area optimis (>100) sebesar 113,8 meskipun tidak setinggi dibandingkan 116,8 pada Juni 2023. Tetap terjaganya IKE Juli 2023 didorong oleh Indeks Pembelian Barang Tahan Lama yang tercatat sebesar 108,5 meningkat sebesar 0,8 poin dari Juni 2023.

Sementara itu, Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja dan Indeks Penghasilan Saat Ini masih terjaga dalam zona optimis meskipun mengalami penurunan masing-masing sebesar 4,6 poin dan 5,4 poin menjadi 113,0 dan 119,7 pada Juli 2023. Secara spasial, sebagian besar kota mencatat penurunan IKE, terdalam di Palembang (-14,8 poin), diikuti Banjarmasin (-10,3 poin), dan Makassar (-8,7 poin). Sementara itu, beberapa kota lainnya mencatat peningkatan IKE, tertinggi di Mataram (9,8 poin), diikuti Banten (9,2 poin), dan Padang (6,8 poin).

Pada Juli 2023, keyakinan konsumen dalam melakukan pembelian barang tahan lama (durable goods) terpantau meningkat, terutama pada responden dengan tingkat pengeluaran Rp 4,1-5 juta dan >Rp 5 juta. Berdasarkan kelompok usia, Indeks Pembelian Durable Goods juga terindikasi meningkat terutama pada kelompok responden usia 20-40 tahun serta responden di atas 60 tahun

Persepsi responden terhadap ketersediaan lapangan pekerjaan saat ini terindikasi optimis meskipun menurun dibandingkan bulan sebelumnya. Indeks tercatat turun pada hampir seluruh kategori pendidikan, terdalam pada kelompok responden dengan tingkat pendidikan Sarjana. Menurut usia, ketersediaan lapangan pekerjaan saat ini tercatat optimis pada seluruh kelompok usia responden

Selanjutnya, optimisme responden terhadap penghasilan saat ini dibandingkan 6 bulan yang lalu menurun dibandingkan bulan sebelumnya, terutama pada responden dengan tingkat pengeluaran Rp1–2 juta. Berdasarkan kelompok usia, penurunan indeks terjadi pada sebagian besar kelompok usia responden, kecuali kelompok responden berusia 20-30 tahun

Ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi 6 bulan ke depan terpantau tetap kuat. Hal ini tecermin dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) Juli 2023 yang tercatat berada dalam zona optimis (>100) sebesar 133,2, meskipun lebih rendah dari 137,5 pada Juni 2023. Ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan tetap kuat terutama didukung oleh ekspektasi penghasilan yang tercatat dalam zona optimis sebesar 136,4 pada Juli 2023, meskipun menurun dibandingkan 138,1 pada Juni 2023.

Selain itu, ekspektasi terhadap kegiatan usaha dan ketersediaan lapangan kerja masing-masing tercatat sebesar 133,6 dan 129,8 lebih rendah dari 138,7 dan 135,6 pada bulan sebelumnya. Secara spasial, penurunan IEK Juli 2023 terjadi pada sebagian besar kota cakupan survei, terdalam di Palembang (-16,7 poin), diikuti Semarang (-10,6 poin) dan Manado (-9,8 poin). Sementara itu, sebagian kota lainnya mencatat peningkatan IEK, tertinggi di Padang (8,3 poin), diikuti Makassar (8,0 poin) dan Mataram (7,5 poin).***

Tags: Bank IndonesiaIKKindeks keyakinan konsumenKeyakinan Konsemen
 
 
 
 
Sebelumnya

Lampaui Ekspektasi Pasar, Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal II-2023 Tembus 5,17%

Selanjutnya

BRI Imbau Nasabah Lakukan Aktivasi NIK Jadi NPWP Sebelum 31 Desember 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 15:14

Stabilitas.id — Bank Indonesia (BI) mengambil langkah agresif guna membentengi perekonomian domestik dari rambatan guncangan geopolitik global. Rapat Dewan Gubernur...

Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

oleh Sandy Romualdus
19 Mei 2026 - 17:28

Stabilitas.id - Pasar properti pada tahun ini diproyeksikan akan tetap on the right track sejalan dengan akan adanya lonjakan pada...

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

SBN Internasional Laris, ULN Pemerintah Kuartal I/2026 Tumbuh Melambat 3,8%

oleh Stella Gracia
19 Mei 2026 - 10:58

Stabilitas.id — Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan I/2026 tercatat sebesar US$433,4 miliar. Posisi...

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

Rasio Uang Palsu Turun Jadi 4 Lembar per Sejuta, BI Musnahkan 466.535 Lembar Rupiah Tiruan

oleh Stella Gracia
19 Mei 2026 - 10:58

Stabilitas.id — Bank Indonesia (BI) bersama Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu (Botasupal) memusnahkan sebanyak 466.535 lembar uang Rupiah palsu di...

Inflasi April Terkendali 2,42%, BI Beberkan Strategi 4K Lewat Peluncuran GPIPS 2026

Inflasi April Terkendali 2,42%, BI Beberkan Strategi 4K Lewat Peluncuran GPIPS 2026

oleh Stella Gracia
19 Mei 2026 - 10:57

Stabilitas.id — Bank Indonesia (BI) bersama Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah memperketat sinergi pengendalian inflasi dengan resmi meluncurkan Gerakan Pengendalian...

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

oleh Stella Gracia
19 Mei 2026 - 10:56

Stabilitas.id — Bank Indonesia (BI) memprakirakan indeks penjualan eceran atau ritel nasional tetap berada dalam zona ekspansif pada periode April...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPS Lippo Karawaci: Indra Yuwana Jabat Presiden Direktur, Bamsoet Masuk Jajaran Komisaris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Manajemen Kinerja Kualitatif vs Kuantitatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari AO Jadi Dirut, Kindaris Resmi Pimpin PNM Gantikan Arief Mulyadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Berlaku! PMK 23/2026: Aturan Baru Penagihan hingga Pelunasan Piutang Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

Genjot Inklusi Keuangan Pelajar, Bank Jakarta Kelola Dana Simpanan Rp1,81 Triliun

Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

Bank Mandiri Kukuhkan Peran di Ekonomi Kerakyatan, Realisasi KUR Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026

SBN Internasional Laris, ULN Pemerintah Kuartal I/2026 Tumbuh Melambat 3,8%

Kredit Mobil Listrik Melejit 70%, BI Siapkan Insentif GWM 1% untuk Bank Pelopor Hijau

Rasio Uang Palsu Turun Jadi 4 Lembar per Sejuta, BI Musnahkan 466.535 Lembar Rupiah Tiruan

Inflasi April Terkendali 2,42%, BI Beberkan Strategi 4K Lewat Peluncuran GPIPS 2026

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Pengguna Bertambah, Volume Transaksi BRImo Capai Rp1.201 Triliun hingga April 2023

BRI Imbau Nasabah Lakukan Aktivasi NIK Jadi NPWP Sebelum 31 Desember 2023

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance