• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Minggu, Februari 22, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Liputan Khusus

Three Lines Of Defense

oleh Sandy Romualdus
10 Mei 2015 - 00:00
834
Dilihat
Three Lines Of Defense
0
Bagikan
834
Dilihat

Kejadian-kejadian risiko yang makin beragam dan kompleks membutuhkan manajemen risiko yang berlapis dan tertata dengan baik. Manajemen risiko tidak hanya menjadi tugas dari fungsi manajemen risiko dan kepatuhan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama dari berbagai fungsi yang ada dalam organisasi. Hal ini kemudian dikemas menjadi Three Lines of DefenseModel (LOD), pertama kali diperkenalkan olehThe Basel Committee on Banking Supervision’sPrinciples for Sound Management of OperationalRisk (BCBS PSMOR) pada bulan Juni 2011.

Komite ini awalnya memperkenalkan Model LOD untuk menjelaskan tanggung jawab dalam manajemen risiko operasional perusahaan, tetapi kemudian menjadi komponen kunci dari tata kelola risiko organisasi menyeluruh. Model ini menjelaskan pembagian tanggung jawab, akuntabilitas, dan sejauh mana independensi masing-masing penanggung jawab manajemen risiko tersebut. Beberapa survey yang dilaksanakan oleh PSMOR maupun The FinancialStability Board (FSB) secara jelas menunjukkan indikasi bahwa para regulator terus mencari cara agar Model LOD wajib diadopsi oleh perbankan secara utuh.

Menurut BCBS PSMOR, tata kelola risiko operasional membutuhkan pertahanan tiga lapis, yakni (1) Manajemen Lini Bisnis (Business LineManagement); (2) Fungsi Manajemen Risiko Korporat yang independen (Independent CorporateOperational Risk Function; dan (3) Pengkaji Independen (Independent Review). Pertahanan lapis pertama, yakni manajemen lini bisnis, bertanggung jawab untuk mengidentifikasi dan mengelola risiko yang melekat kepada produk/jasa, aktivitas-aktivitas, proses-proses, dan sistem-sistem yang menjadi tanggung jawabnya. Pertahanan lapis pertama memberikan jaminan (assurance) kepada manajemen, dan memberi informasi kepada Komite Audit dengan mengidentifikasi risiko-risiko dan program perbaikan/peningkatan, menerapkan kontrol, dan menyampaikan laporan terkini. Lini bisnis bertanggung jawab untuk memastikan risiko dan control ditetapkan sebagai bagian dari operasional sehari-hari.

BERITA TERKAIT

HPSN 2026: BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah, Perkuat Komitmen Tumbuh Berkelanjutan

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Pertahanan lapis kedua, biasanya dijalankan oleh fungsi manajemen risiko korporat yang independen, termasuk fungsi yang menjalankan proses pengukuran dan pelaporan risiko serta Komite Risiko.

Fungsi manajemen risiko korporat ini bertanggung jawab untuk membuat konsep dan implementasi kebijakan dan prosedur, menyiapkan panduan dan arahan dalam implementasi kebijakan, memonitor eksekusi, memperkenalkan praktik terbaik, menjamin kepatuhan, dan memberikan jaminan pengawasan bagi para anggota Direksi serta Komite Audit. Mereka harus terus mengkaji dan memastikan aktivitas manajemen risiko menyatu dalam sistem kontrol internal yang lebih luas sebagai bagian dari kerangka jaminan yang efisien, efektif, dan terpadu.

Pertahanan lapis ketiga bertugas untuk melakukan tinjauan dan mengkaji secara independen kontrol, proses, dan sistem manajemen risiko operasional. Review ini boleh jadi dilaksanakan oleh audit internal atau oleh staf independen maupun oleh pihak eksternal yang kompeten.

Audit internal bertanggung jawab untuk mengaudit kontrol-kontrol kunci, laporan formal tentang jaminan, mengaudit penyedia jaminan (assuranceprovider) maupun jaminan kontrol pada level unit bisnis secara independen. Dalam memberikan tantangan independen tersebut, jalur pelaporan bagi auditor internal (praktik terbaik langsung kepada Komite Audit) sangat penting bilamana mereka ingin bertindak secara independen dan obyektif sekaligus dapat melakukan asesmen secara efektif terhadap proses control internal, manajemen risiko, dan tata kelola. Pimpinan dari audit internal harus bertemu secara reguler dengan Komite Audit untuk mendiskusikan isu jaminan apapun.

Seperti telah diuraikan dalam Model LOD, seluruh lapis pertahanan tersebut memiliki tugas spesifik dalam kerangka kontrol internal perusahaan. Adalah tugas Komite Audit untuk memberikan pengawasan dan supervisi serta memonitor efektifitas kontrol internal dan proses-proses dari manajemen risiko maupun aktifitas dari audit internal.

Lalu, bagaimana implementasi Model LOD ini dalam perusahaan? Menurut Institute International Finance (IIF), terdapat perbedaan yang jelas dan independensi antara pertahanan lapis pertama yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan risiko dengan pertahanan lapis kedua, yang fungsi utamanya untuk memberikan tantangan kepada lini bisnis dalam penggunaan kerangka kontrolnya terkait dengan upaya meningkatkan manajemen risiko perusahaan.

Pada praktiknya, terdapat variasi bagaimana bank mendapatkan independensi dari kedua lapisan tersebut. Sebagai contoh, sebuah perusahaan boleh jadi hanya punya tim manajemen risiko disatukan dengan pertahanan lapis 1 tapi terpisah dengan fungsi, sedangkan beberapa perusahaan mungkin menggabungkan keduanya tergantung dengan kompleksitas, ukuran perusahaan, dan kondisi alamiah dari bisnis atau variasi profil risiko di antara area bisnis. Artinya, setiap perusahaan kemudian bias mengembangkan Model LOD sesuai kebutuhannya.

 
 
 
 
Sebelumnya

Anti Fraud Bank Syariah

Selanjutnya

Asing Tak Bisa Dibendung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Banyak Suka Menjadi Mandirians

Banyak Suka Menjadi Mandirians

oleh Sandy Romualdus
4 Februari 2020 - 17:25

Bekerja di Bank Mandiri berarti mendapatkan gaji mentereng, masa depan terjamin dan banyak ilmu dan pengetahuan yang didapat.

Rahasia Membentuk Mandirian Tangguh

Rahasia Membentuk Mandirian Tangguh

oleh Sandy Romualdus
4 Februari 2020 - 17:17

Strategi pengembangan pegawai yang dilakukan Bank Mandiri tahun-tahun sebelumnya telah membuahkan hasil fantastis.

Ketika Mandirians Mengambil Alih Panggung

Ketika Mandirians Mengambil Alih Panggung

oleh Sandy Romualdus
4 Februari 2020 - 17:08

Satu dekade belakangan banyak perusahaan di industri keuangan mengincar lulusan Bank Mandiri.

Gadai Emas Syariah

Inovasi Gadai Emas “Zaman Now”

oleh Sandy Romualdus
7 Maret 2018 - 00:00

Tidak mau tergilas zaman, Pegadaian berbenah dan meluncurkan aplikasi online untuk bisnis gadai emas serta inovasi lainnya. 

Sistem Pembayaran Tunai Dominasi Transaksi Harbolnas

Sistem Pembayaran Tunai Dominasi Transaksi Harbolnas

oleh Stella Gracia
16 Desember 2016 - 00:00

Jumlah transaksi tunai melalui ATM dan cash on delivery (COD) masih besar, sebab masih ada ketakutan yang besar pada masyarakat...

Ketika Moneter-Fiskal Tak Seiring

oleh Sandy Romualdus
24 November 2016 - 00:00

Kebijakan fskal saat ini tengah naik daun dan mendominasi perekonomian, untuk mendorong pertumbuhan.

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Puncak BIK 2025: Ribuan Warga Banyumas Dapat Akses Keuangan Baru dari LJK

    OJK Tunjuk Friderica sebagai ADK Pengganti Ketua dan Wakil Ketua OJK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Scam di Indonesia Tertinggi di Dunia, Capai 274 Ribu Laporan dalam Setahun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK Akhiri Riwayat BPR Bank Cirebon, Ini Kronologi Lengkapnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1 Sak Mortar Plester Berapa m²? Simak Cara Hitung dan Keunggulan Semen Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Jejak Panji Irawan, Dirut Bank Mandiri Taspen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diteror Debt Collector, Nasabah Seret Aplikasi Pinjol AdaKami ke Pengadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kasus Korupsi Pertamina, Riza Chalid Masuk Daftar Buronan Internasional

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

HPSN 2026: BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah, Perkuat Komitmen Tumbuh Berkelanjutan

OJK Sikat Influencer Saham BVN, Denda Rp5,35 Miliar Akibat Manipulasi Pasar

Bareskrim Bidik TPPU Emas Ilegal Rp992 Triliun, Toko Emas di Jatim Digeledah

Mari Elka Pangestu: Reformasi Bursa Jadi Kunci RI Raih Dana Asing Rp1.118 Triliun

Neraca Pembayaran 2025 Defisit US$7,8 Miliar, Tertekan Outflow Investasi Portofolio

Siap-siap! THR TNI/Polri dan ASN Mulai Disalurkan Minggu Pertama Ramadan

Purbaya Tolak Usulan IMF Naikkan PPh 21, Fokus Jaga Daya Beli Masyarakat

Strategi Pembiayaan APBN: Serapan Lelang SUN Tembus Rp40 Triliun di Tengah Penurunan Bids

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
BNI Biayai Cold Storage & Pabrik Es Batu Berskala Besar

BNI Biayai Cold Storage & Pabrik Es Batu Berskala Besar

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Perbankan
  • Keuangan
  • BUMN
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Sektor Riil
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance