• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Transformasi CIMB Niaga Syariah: Mei 2026 Brand Baru, Aset Tembus Rp100 Triliun di 2030

oleh Sandy Romualdus
11 Desember 2025 - 22:09
121
Dilihat
Transformasi CIMB Niaga Syariah: Mei 2026 Brand Baru, Aset Tembus Rp100 Triliun di 2030
0
Bagikan
121
Dilihat

Stabilitas.id — PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) memasuki fase krusial dalam transformasi bisnis syariah melalui rencana pemisahan Unit Usaha Syariah (UUS) menjadi Bank Umum Syariah (BUS). Proses spin-off yang kini berada di tahap final ditargetkan tuntas dan mulai beroperasi penuh pada Mei 2026. Langkah ini sekaligus menjadi salah satu agenda strategis terbesar CIMB Niaga dalam lima tahun terakhir.

Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara menegaskan bahwa spin-off bukan sekadar pemenuhan amanat regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melainkan momentum untuk mendorong percepatan pertumbuhan bisnis syariah ke skala yang jauh lebih besar. Pandji menegaskan ekspektasi CIMB Niaga agar entitas syariah mandiri tersebut mampu masuk jajaran bank syariah beraset jumbo di Indonesia dalam waktu lima tahun operasional.

  • Baca juga: Terintegrasi Aplikasi OCTO, KKI Ritel CIMB Niaga Fasilitasi Pembayaran QRIS

“Setelah resmi menjadi bank syariah, kami ingin CIMB Niaga Syariah menjadi salah satu bank syariah dengan aset jumbo di Indonesia. Ekspektasi kami, pada tahun 2030 aset harus tembus tiga digit minimal Rp100 triliun,” ujar Pandji dalam sesi diskusi dengan jurnalis pada acara CIMB Niaga Jurnalisme Inspiratif di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Kamis (11/12).

BERITA TERKAIT

Terintegrasi Aplikasi OCTO, KKI Ritel CIMB Niaga Fasilitasi Pembayaran QRIS

Integrasikan Digital Banking dan Olahraga, CIMB Niaga Resmikan Vamos Arena by OCTO

Pacu Ekonomi Syariah di Kawasan FTZ, CIMB Niaga Syariah Resmikan Syariah Digital Branch di Batam

Gandeng Travel Umrah, CIMB Niaga Syariah Tebar Cashback Rp1,5 Juta dan Solusi Transaksi di Arab Saudi

Sementara ini, proses pematangan spin-off disebut sudah mendekati tahap akhir. Tahapan tersebut mencakup finalisasi struktur organisasi, persiapan teknologi, pemetaan jaringan kantor, hingga penyelesaian dokumen perizinan kepada otoritas terkait. Setelah seluruh proses rampung, entitas syariah baru akan beroperasi secara penuh mulai Mei 2026.

Pandji memastikan bahwa perseroan akan menjaga kelancaran transisi layanan bagi seluruh nasabah syariah agar tidak terjadi gangguan pada operasional maupun kualitas layanan. “Mei 2026 akan hadir dengan brand baru, logo baru yang sesuai dengan ciri perbanka syariah. Dan kita akan lahirkan produk yang berbeda,” tegas Pandji.

Masuk ke Level Baru

Saat ini performa UUS CIMB Niaga menunjukkan tren pertumbuhan yang solid. Hingga akhir 2024, total aset UUS mencapai Rp67,5 triliun, atau 19,3% dari total aset induk. Data tersebut mencerminkan kontribusi signifikan UUS terhadap kinerja perseroan sekaligus menjadi modal awal yang kuat untuk melakukan pemisahan.

  • Baca juga: Integrasikan Digital Banking dan Olahraga, CIMB Niaga Resmikan Vamos Arena by OCTO

Pandji menambahkan bahwa pertumbuhan tersebut terjadi di tengah momentum perkembangan ekonomi syariah nasional yang terus menguat, terutama didorong minat masyarakat terhadap layanan syariah, pertumbuhan industri halal, serta dukungan pemerintah yang semakin besar.

“Industri syariah tidak lagi berada di pinggir. Pertumbuhannya jelas terlihat dan permintaannya terus meningkat. Karena itu, ini saat yang tepat untuk naik kelas,” ujarnya.

Dalam peta jalan jangka panjang, CIMB Niaga akan mengandalkan sinergi internal, termasuk efisiensi biaya operasional dan penguatan infrastruktur teknologi dari grup. Perseroan meyakini kemampuan infrastruktur tersebut akan mempercepat ekspansi layanan, meningkatkan kualitas operasional, serta memperkuat kapabilitas digital bank syariah yang akan berdiri.

“Spin-off dan optimalisasi infrastruktur teknologi menjadi kunci percepatan menuju target jangka panjang kami. Dengan pondasi yang kuat, kami optimistis dapat mempercepat pertumbuhan dalam lima tahun setelah pemisahan,” tegasnya.

Arah digitalisasi tersebut sejalan dengan tren industri keuangan syariah yang semakin mengandalkan kanal digital untuk meningkatkan penetrasi dan inklusi layanan, terutama di segmen ritel, UMKM, dan generasi muda.

Momentum Pertumbuhan Syariah

  • Baca juga: Pacu Ekonomi Syariah di Kawasan FTZ, CIMB Niaga Syariah Resmikan Syariah Digital Branch di Batam

Pandji menilai peluang pertumbuhan ekonomi syariah Indonesia dalam beberapa tahun ke depan sangat menjanjikan. Selain didorong tingginya jumlah penduduk muslim, ekosistem halal—mulai dari industri makanan, pariwisata, hingga gaya hidup—tengah mengalami perkembangan pesat. Hal ini membuka ruang bagi perbankan syariah untuk memperluas pangsa pasar secara agresif.

Dengan hadir sebagai bank syariah , CIMB Niaga berharap dapat mengambil peran yang lebih besar dalam mendorong pembiayaan halal, memperluas akses layanan syariah, dan memperkuat kontribusi terhadap inklusi keuangan. “Kami ingin hadir sebagai salah satu pilar penting dalam ekosistem ekonomi syariah nasional,” ungkap Pandji. ***

Tags: #CIMB Niagaaset bank syariah Indonesiaaset CIMB Niaga SyariahBank Umum Syariah CIMB NiagaBUS CIMB Niagacimb niaga syariahdigitalisasi bank syariahekonomi syariah indonesiaEkosistem Halalindustri perbankan syariahOJK spin-off syariahPandji P. DjajanegaraPembiayaan Syariahperbankan syariah nasionalpertumbuhan bank syariahspin-off syariah 2026spin-off UUS CIMB Niagatarget aset Rp100 triliuntransformasi syariah CIMB NiagaUUS CIMB Niaga
 
 
 
 
 
Sebelumnya

CIMB Niaga Pertahankan Performa Positif, Segmen UKM Jadi Penopang Utama di 2025

Selanjutnya

UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi: Promise II Impact Jadi Katalis Inklusi Keuangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Usung Semangat Beudaya Meusare Sare, KKI 2026 Pacu Pemulihan UMKM Terdampak Bencana di Sumatra dan NTT

Terintegrasi Aplikasi OCTO, KKI Ritel CIMB Niaga Fasilitasi Pembayaran QRIS

oleh Stella Gracia
21 Agustus 2026 - 11:50

CIMB Niaga resmi luncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) Ritel. Terhubung aplikasi OCTO dan QRIS, kartu ini tawarkan bebas iuran serta...

KUR BRI Tembus Rp84,36 Triliun, Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kerakyatan

Rasio LaR Turun 145 Bps, BRI Jaga NPL Coverage Tebal di Level 179,45%

oleh Stella Gracia
21 Agustus 2026 - 11:49

BRI catat perbaikan kualitas aset dengan rasio NPL turun jadi 3,01% dan LaR 9,67%. Direktur Manajemen Risiko Ety Yuniarti tegaskan...

Volume Transaksi Tembus Rp8.799 Triliun, Qlola by BRI Resmi Tampil dengan Fitur Baru

Volume Transaksi Tembus Rp8.799 Triliun, Qlola by BRI Resmi Tampil dengan Fitur Baru

oleh Stella Gracia
21 Agustus 2026 - 11:13

BRI luncurkan tampilan baru Qlola by BRI New Skin. Pengguna aktif capai 99.000+ dengan volume transaksi Rp8.799 triliun sepanjang semester...

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

oleh Stella Gracia
21 Agustus 2026 - 11:10

Dukung arahan Presiden Prabowo soal Bank Emas Indonesia, BRI Group lewat Holding Ultra Mikro dan Pegadaian catat kelolaan ekosistem emas...

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

oleh Sandy Romualdus
20 Agustus 2026 - 17:30

Milad ke-1 Bank BSN catat laba kotor Rp643,6 miliar (naik 40%) dan aset Rp81,1 triliun per Juli 2026. Dirut BTN...

Usung Semangat Beudaya Meusare Sare, KKI 2026 Pacu Pemulihan UMKM Terdampak Bencana di Sumatra dan NTT

Pacu Transformasi Bisnis, KB Bank Sabet Dua Penghargaan Layanan dan Reputasi Korporasi

oleh Stella Gracia
20 Agustus 2026 - 15:02

KB Bank raih dua penghargaan di PRIMA Awards 2026 dan Corporate Reputation Awards 2026. Dirut Kunardy Darma Lie sebut wujud...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Potret Bankir Millenial dan Gen Z

    Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bidik US$ 1 Miliar, Pemerintah Terbitkan Panda Bonds Berperingkat AAA di Pasar China Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

RAPBN 2027 Targetkan Ekonomi Tumbuh 6%: Wamenkeu Suahasil Buka-Bukaan Strategi Efisiensi Anggaran

ULN Swasta Masih Kontraksi, Penarikan Utang Pemerintah Kuartal II/2026 Melambat

Sabet IACA Award 2026, BI Manfaatkan Limbah Racik Uang Kertas Jadi Cendera Mata dan Energi

Terintegrasi Aplikasi OCTO, KKI Ritel CIMB Niaga Fasilitasi Pembayaran QRIS

Rasio LaR Turun 145 Bps, BRI Jaga NPL Coverage Tebal di Level 179,45%

Volume Transaksi Tembus Rp8.799 Triliun, Qlola by BRI Resmi Tampil dengan Fitur Baru

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Fantastis! Kado Milad Ke-1 Laba BSN Meroket 40%, Aset Tembus Rp 81,1 Triliun

Pacu Transformasi Bisnis, KB Bank Sabet Dua Penghargaan Layanan dan Reputasi Korporasi

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi: Promise II Impact Jadi Katalis Inklusi Keuangan

UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi: Promise II Impact Jadi Katalis Inklusi Keuangan

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance