• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Transformasi CIMB Niaga Syariah: Mei 2026 Brand Baru, Aset Tembus Rp100 Triliun di 2030

by Sandy Romualdus
11 Desember 2025 - 22:09
125
VIEWS
Transformasi CIMB Niaga Syariah: Mei 2026 Brand Baru, Aset Tembus Rp100 Triliun di 2030
0
SHARES
125
VIEWS

Stabilitas.id — PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) memasuki fase krusial dalam transformasi bisnis syariah melalui rencana pemisahan Unit Usaha Syariah (UUS) menjadi Bank Umum Syariah (BUS). Proses spin-off yang kini berada di tahap final ditargetkan tuntas dan mulai beroperasi penuh pada Mei 2026. Langkah ini sekaligus menjadi salah satu agenda strategis terbesar CIMB Niaga dalam lima tahun terakhir.

Direktur Syariah Banking CIMB Niaga Pandji P. Djajanegara menegaskan bahwa spin-off bukan sekadar pemenuhan amanat regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melainkan momentum untuk mendorong percepatan pertumbuhan bisnis syariah ke skala yang jauh lebih besar. Pandji menegaskan ekspektasi CIMB Niaga agar entitas syariah mandiri tersebut mampu masuk jajaran bank syariah beraset jumbo di Indonesia dalam waktu lima tahun operasional.

  • Baca juga: Rangkul Komunitas Olahraga Padel: CIMB Niaga Hadirkan RESERVE OCTO Arena di Kampus Unesa

“Setelah resmi menjadi bank syariah, kami ingin CIMB Niaga Syariah menjadi salah satu bank syariah dengan aset jumbo di Indonesia. Ekspektasi kami, pada tahun 2030 aset harus tembus tiga digit minimal Rp100 triliun,” ujar Pandji dalam sesi diskusi dengan jurnalis pada acara CIMB Niaga Jurnalisme Inspiratif di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Kamis (11/12).

BERITA TERKAIT

Rangkul Komunitas Olahraga Padel: CIMB Niaga Hadirkan RESERVE OCTO Arena di Kampus Unesa

Bukan Cuma Urusan Tim IT: Praktisi Teknologi BNI dan CIMB Niaga Ungkap Kunci Sukses Adopsi AI

Transaksi Obligasi Melesat 112 Persen: CIMB Niaga Rilis Inisiatif ‘OCTO untuk Pejuang Mimpi’

Sasar Kemandirian Finansial Gen Z, CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026 di Senayan City

Sementara ini, proses pematangan spin-off disebut sudah mendekati tahap akhir. Tahapan tersebut mencakup finalisasi struktur organisasi, persiapan teknologi, pemetaan jaringan kantor, hingga penyelesaian dokumen perizinan kepada otoritas terkait. Setelah seluruh proses rampung, entitas syariah baru akan beroperasi secara penuh mulai Mei 2026.

Pandji memastikan bahwa perseroan akan menjaga kelancaran transisi layanan bagi seluruh nasabah syariah agar tidak terjadi gangguan pada operasional maupun kualitas layanan. “Mei 2026 akan hadir dengan brand baru, logo baru yang sesuai dengan ciri perbanka syariah. Dan kita akan lahirkan produk yang berbeda,” tegas Pandji.

Masuk ke Level Baru

Saat ini performa UUS CIMB Niaga menunjukkan tren pertumbuhan yang solid. Hingga akhir 2024, total aset UUS mencapai Rp67,5 triliun, atau 19,3% dari total aset induk. Data tersebut mencerminkan kontribusi signifikan UUS terhadap kinerja perseroan sekaligus menjadi modal awal yang kuat untuk melakukan pemisahan.

  • Baca juga: Bukan Cuma Urusan Tim IT: Praktisi Teknologi BNI dan CIMB Niaga Ungkap Kunci Sukses Adopsi AI

Pandji menambahkan bahwa pertumbuhan tersebut terjadi di tengah momentum perkembangan ekonomi syariah nasional yang terus menguat, terutama didorong minat masyarakat terhadap layanan syariah, pertumbuhan industri halal, serta dukungan pemerintah yang semakin besar.

“Industri syariah tidak lagi berada di pinggir. Pertumbuhannya jelas terlihat dan permintaannya terus meningkat. Karena itu, ini saat yang tepat untuk naik kelas,” ujarnya.

Dalam peta jalan jangka panjang, CIMB Niaga akan mengandalkan sinergi internal, termasuk efisiensi biaya operasional dan penguatan infrastruktur teknologi dari grup. Perseroan meyakini kemampuan infrastruktur tersebut akan mempercepat ekspansi layanan, meningkatkan kualitas operasional, serta memperkuat kapabilitas digital bank syariah yang akan berdiri.

“Spin-off dan optimalisasi infrastruktur teknologi menjadi kunci percepatan menuju target jangka panjang kami. Dengan pondasi yang kuat, kami optimistis dapat mempercepat pertumbuhan dalam lima tahun setelah pemisahan,” tegasnya.

Arah digitalisasi tersebut sejalan dengan tren industri keuangan syariah yang semakin mengandalkan kanal digital untuk meningkatkan penetrasi dan inklusi layanan, terutama di segmen ritel, UMKM, dan generasi muda.

Momentum Pertumbuhan Syariah

  • Baca juga: Transaksi Obligasi Melesat 112 Persen: CIMB Niaga Rilis Inisiatif ‘OCTO untuk Pejuang Mimpi’

Pandji menilai peluang pertumbuhan ekonomi syariah Indonesia dalam beberapa tahun ke depan sangat menjanjikan. Selain didorong tingginya jumlah penduduk muslim, ekosistem halal—mulai dari industri makanan, pariwisata, hingga gaya hidup—tengah mengalami perkembangan pesat. Hal ini membuka ruang bagi perbankan syariah untuk memperluas pangsa pasar secara agresif.

Dengan hadir sebagai bank syariah , CIMB Niaga berharap dapat mengambil peran yang lebih besar dalam mendorong pembiayaan halal, memperluas akses layanan syariah, dan memperkuat kontribusi terhadap inklusi keuangan. “Kami ingin hadir sebagai salah satu pilar penting dalam ekosistem ekonomi syariah nasional,” ungkap Pandji. ***

Tags: #CIMB Niagaaset bank syariah Indonesiaaset CIMB Niaga SyariahBank Umum Syariah CIMB NiagaBUS CIMB Niagacimb niaga syariahdigitalisasi bank syariahekonomi syariah indonesiaEkosistem Halalindustri perbankan syariahOJK spin-off syariahPandji P. DjajanegaraPembiayaan Syariahperbankan syariah nasionalpertumbuhan bank syariahspin-off syariah 2026spin-off UUS CIMB Niagatarget aset Rp100 triliuntransformasi syariah CIMB NiagaUUS CIMB Niaga
 
 
 
 
 
Previous Post

CIMB Niaga Pertahankan Performa Positif, Segmen UKM Jadi Penopang Utama di 2025

Next Post

UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi: Promise II Impact Jadi Katalis Inklusi Keuangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 21:02

BNI menyabet peringkat keempat Top 10 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026 berkat penguatan kanal digital wondr...

Porsi Kredit Produktif Tembus 62 Persen: Bank BPD Bali Salurkan Pembiayaan UMKM Rp14,15 Triliun

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

by Sandy Romualdus
16 Oktober 2026 - 20:36

Bank BPD Bali meraup laba Rp1 triliun dan menyalurkan kredit UMKM Rp14,43 triliun per kuartal III/2026 dengan NPL Gross terjaga...

Bicara di Forum IMF-World Bank: Wadirut Bank BSN Dorong Integrasi Pasar Syariah ASEAN

Bicara di Forum IMF-World Bank: Wadirut Bank BSN Dorong Integrasi Pasar Syariah ASEAN

by Sandy Romualdus
15 Oktober 2026 - 15:56

Wadirut Bank BSN Arga M. Nugraha menyerukan integrasi pasar keuangan syariah ASEAN guna melayani 250 juta umat Muslim di forum...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Lebih dari Sekadar Modal, KUR BRI Dorong Toko Grosir Fitriani Ciptakan Lapangan Kerja di Pesawaran

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 11:48

Berkat pembiayaan KUR BRI, Fitriani berhasil kembangkan kios kecil di Pesawaran jadi toko grosir sembako dan buka lapangan kerja warga...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Posisi Makanan Halal RI Naik Peringkat Tiga Dunia, BI dan BPJPH Pacu Daya Saing UMKM

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 10:48

Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta buka IN2HCC di ISEF 2026, dorong kuliner halal Nusantara naik kelas dan berdaya saing di...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 09:49

Shifa Celluler di Binjai Utara jadi ujung tombak inklusi dan literasi keuangan BRI, layani 4.500 transaksi bulanan serta dampingi nasabah...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi: Promise II Impact Jadi Katalis Inklusi Keuangan

UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi: Promise II Impact Jadi Katalis Inklusi Keuangan

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance