• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Jumat, Oktober 23, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

2011, BII Cetak Laba Bersih Rp669 Miliar

by Sandy Romualdus
22 Februari 2012 - 00:00
8
VIEWS
BII Jalin Kerja Sama dengan Unika Soegijapranata
0
SHARES
8
VIEWS

Jakarta – PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) mencetak laba bersih konsolidasi sebesar Rp669 miliar pada periode yang berakhir 31 Desember 2011, naik 45 persen dibanding Rp461 miliar pada periode sebelumnya yang berakhir 31 Desember 2010.  Laba sebelum pajak BII mencapai Rp985 miliar, naik 25 persen dibanding periode sebelumnya.  Kinerja yang membaik terutama didorong oleh pertumbuhan yang solid pada bisnis inti BII, perbaikan kualitas aset, dan perbaikan di seluruh operasionalnya.

“Kinerja yang membaik memperlihatkan bahwa kerja keras kami dalam meraih kembali momentum pertumbuhan telah menghasilkan kenaikan laba.  Saya yakin bahwa rencana pertumbuhan berkelanjutan di seluruh segmen bisnis lebih jauh akan meningkatkan kinerja kami sejalan dengan meningkatnya pangsa pasar dengan tetap memastikan kualitas aset yang baik,” kata Rahardja Alimhamzah, Pjs Presiden Direktur BII di Jakarta, Rabu (22/2/2012).

  • Baca juga: Jaga Fundamental Bisnis, Direktur Keuangan Bank Jakarta Sabet Penghargaan CFO Paling Inovatif

Dari sisi kredit, BII mencatat pertumbuhan kredit konsolidasi sebesar 25 persen dari Rp53,6 triliun pada Desember 2010 menjadi Rp67,2 triliun pada Desember 2011. Kredit Korporasi memberikan kontribusi pertumbuhan terbesar, yakni 42 persen dari Rp12,2 triliun pada Desember 2010 menjadi Rp17,3 triliun pada Desember 2011, diikuti oleh UKM & Komersial sebesar 27 persen dan Konsumer sebesar 15 persen dibanding periode yang sama 2010. Kredit Konsumer memberikan kontribusi 38 persen dari total kredit, sedangkan UKM & Komersial sebesar 36 persen dan Korporasi 26 persen.

BERITA TERKAIT

Jaga Fundamental Bisnis, Direktur Keuangan Bank Jakarta Sabet Penghargaan CFO Paling Inovatif

Pacu Nilai Tambah Investor, Bank Mandiri Tebar Dividen Rp50,63 Triliun dan Buyback Saham

Optimalkan Pemulihan Aset BPR KRI, LPS Terima Hasil Sita Lelang Rp2,78 Miliar dari Kejari

BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen, Kerek Deposit Facility dan Pangkas GWM Perbankan

 

Sementara total aset BII per 31 Desember 2011 meningkat 26 persen menjadi Rp94,9 triliun dari Rp75,2 triliun per 31 Desember 2010.

  • Baca juga: Pacu Nilai Tambah Investor, Bank Mandiri Tebar Dividen Rp50,63 Triliun dan Buyback Saham

Total simpanan nasabah meningkat 17 persen dari Rp70,3 triliun per 31 Desember 2011, naik dari Rp59,9 triliun pada 31 Desember 2010.  Tabungan dan giro mencatat pertumbuhan lebih tinggi dibanding deposito.  Tabungan tumbuh 28 persen menjadi Rp17,6 triliun per 31 Desember 2011 dari Rp13,8 triliun per 31 Desember 2010, diikuti giro yang tumbuh 21 persen menjadi Rp12,4 triliun dari Rp10,3 triliun pada tahun sebelumnya.  Deposito meningkat 13 persen menjadi Rp40,3 triliun dari Rp35,8 triliun.  Ini telah meningkatkan rasio Current Account and Saving Account (CASA) dari 40 persen per 31 Desember 2010 menjadi 43 persen per 31 Desember 2011.

Loan to deposit ratio (LDR) konsolidasi tetap berada pada tingkat yang diharapkan, yakni sebesar 95,1 persen per 31 Desember 2011.  LDR untuk bank saja (tanpa anak perusahaan) tetap terkelola dengan baik pada tingkat 88,9 persen.  LDR konsolidasi BII dengan memperhitungkan obligasi, pinjaman jangka panjang dan simpanan nasabah, berada pada tingkat 81,2 persen per 31 Desember 2011.

Non performing loan (NPL) bruto turun signifikan di bawah 3 persen; bekurang menjadi 2,14 persen per Desember 2011 dari 3,09 persen per Desember 2010. Penyisihan kerugian per 31 Desember 2011 lebih rendah 4 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya menjadi Rp1.187 miliar pada Desember 2011 dari Rp1.238 miliar pada Desember 2010 meskipun pertumbuhan kredit 25 persen.

Marjin bunga bersih BII turun menjadi 5,22 persen per Desember 2011 dari 5,86 persen pada periode sebelumnya, seperti terjadi di seluruh industry perbankan.  Pendapatan operasional lainnya (fee based income) per 31 Desember 2011 meningkat 12 persen menjadi Rp2.328 miliar dibanding Rp2.077 miliar pada periode yang sama tahun lalu, memberikan kontribusi sebesar 37 persen dari total pendapatan operasional BII. 

  • Baca juga: Dirut Bank BSN, Alex Sofjan Noor: Masa Depan Keuangan Syariah Butuh Peran Serta Generasi Muda

Total overhead cost meningkat 18 persen dari Rp3.699 miliar menjadi Rp4.353 miliar mencerminkan ekspansi jaringan BII yang agresif dan investasi di bidang human capital dan infrastruktur teknologi informasi (TI) sepanjang tahun.  Per 31 Desember 2011, BII memiliki 351 kantor (termasuk Syariah dan cabang-cabang di luar negeri ) dan 1.152 ATM termasuk 65 CDM. 

Rasio Kecukupan Modal (CAR) dengan memperhitungkan risiko kredit, pasar dan operasional berada pada tingkat 11,83 persen per Desember 2011 dengan Tier 1 Capital sebesar Rp7,2 triliun dan Tier 2 Capital sebesar Rp2,2 triliun.  Tier 2 Capital ini  termasuk Obligasi Subordinasi Rp1,5 triliun yang diterbitkan April 2011.  BII juga menerima dana sebesar Rp500 miliar dari Obligasi Subordinasi yang diterbitkan Desember 2011  yang belum dimasukkan dalam perhitungan Tier 2 capital per 31 Desember, tetapi persetujuan Bank Indonesia untuk memasukan Obligasi Subordinasi ke  Tier 2 capital telah diterima oleh BII pada 31 Januari 2012.

 
 
 
 
 
Previous Post

BCA Incar Kredit Per Sektor Tumbuh 20 Persen

Next Post

Laba CIMB Niaga Tembus Rp3 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Jaga Fundamental Bisnis, Direktur Keuangan Bank Jakarta Sabet Penghargaan CFO Paling Inovatif

Jaga Fundamental Bisnis, Direktur Keuangan Bank Jakarta Sabet Penghargaan CFO Paling Inovatif

by Sandy Romualdus
22 Oktober 2026 - 21:49

Direktur Keuangan dan Strategi Bank Jakarta, Basaria Martha Juliana, meraih penghargaan 4th Indonesia Most Innovative CFO Awards 2026 atas komitmennya...

Pacu Nilai Tambah Investor, Bank Mandiri Tebar Dividen Rp50,63 Triliun dan Buyback Saham

Pacu Nilai Tambah Investor, Bank Mandiri Tebar Dividen Rp50,63 Triliun dan Buyback Saham

by Sandy Romualdus
22 Oktober 2026 - 18:58

Bank Mandiri membagikan dividen Rp50,63 triliun sepanjang 2026 dan merealisasikan buyback 91,75 juta saham seiring laba bersih yang melesat 22,3...

Dirut Bank BSN, Alex Sofjan Noor: Masa Depan Keuangan Syariah Butuh Peran Serta Generasi Muda

Dirut Bank BSN, Alex Sofjan Noor: Masa Depan Keuangan Syariah Butuh Peran Serta Generasi Muda

by Sandy Romualdus
21 Oktober 2026 - 20:01

Direktur Utama PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) Alex Sofjan Noor memberikan kuliah umum di UIN Sumatera Utara (UINSU) Medan...

Sinergi Bank Digital dan Pindar, Krom Bank serta Easycash Teken Kerja Sama Channeling

Sinergi Bank Digital dan Pindar, Krom Bank serta Easycash Teken Kerja Sama Channeling

by Stella Gracia
21 Oktober 2026 - 13:27

Easycash dan Krom Bank menjalin kerja sama loan channeling guna memperluas penyaluran kredit digital dengan mengedepankan manajemen risiko berbasis AI....

Citi Indonesia Pelopori Penerapan Perangkat AI untuk Efisiensi 180.000 Karyawan Global

Suku Bunga Bertahan Tinggi, Citi Soroti Ketatnya Perebutan Modal Pemerintah dan Swasta

by Stella Gracia
20 Oktober 2026 - 11:13

Citi menyoroti ketatnya persaingan modal antara pemerintah dan swasta di tengah suku bunga tinggi serta tren optimalisasi cadangan emas bank...

Dukung Transformasi Kota Global, Bank Jakarta Biayai Elektrifikasi Transjakarta dan Pedestrian Deck MRT Dukuh Atas

Dukung Transformasi Kota Global, Bank Jakarta Biayai Elektrifikasi Transjakarta dan Pedestrian Deck MRT Dukuh Atas

by Stella Gracia
20 Oktober 2026 - 10:46

Pemprov DKI Jakarta meneken 15 kerja sama strategis lintas BUMD dan BUMN guna memacu infrastruktur, energi bersih, dan visi Top...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Jaga Fundamental Bisnis, Direktur Keuangan Bank Jakarta Sabet Penghargaan CFO Paling Inovatif

Pacu Nilai Tambah Investor, Bank Mandiri Tebar Dividen Rp50,63 Triliun dan Buyback Saham

Optimalkan Pemulihan Aset BPR KRI, LPS Terima Hasil Sita Lelang Rp2,78 Miliar dari Kejari

BI Tahan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen, Kerek Deposit Facility dan Pangkas GWM Perbankan

Pangsa Pasar Sentuh 7 Persen, BI Pacu Pendalaman Sukuk Sekunder dan Repo Syariah

Manufaktur Tetap Ekspansif, PMI-BI Kuartal III/2026 Naik ke Level 52,28 Persen

Sambut Libur Akhir Tahun, BI Proyeksikan SBT Kegiatan Usaha Kuartal IV/2026 Tumbuh 10,77 Persen

Jaring Talenta Vokasi Global, Kemnaker Gelar InaSkills 2026 Berstandar Internasional

Soroti AI hingga Green Transformation, Pameran INCHEM TOKYO 2027 Gandeng Industri Global

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
CIMB Niaga Resmikan Icon Branch Pondok Indah

Laba CIMB Niaga Tembus Rp3 Triliun

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance