• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Kamis, Agustus 13, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

2011, BII Cetak Laba Bersih Rp669 Miliar

oleh Sandy Romualdus
22 Februari 2012 - 00:00
8
Dilihat
BII Jalin Kerja Sama dengan Unika Soegijapranata
0
Bagikan
8
Dilihat

Jakarta – PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) mencetak laba bersih konsolidasi sebesar Rp669 miliar pada periode yang berakhir 31 Desember 2011, naik 45 persen dibanding Rp461 miliar pada periode sebelumnya yang berakhir 31 Desember 2010.  Laba sebelum pajak BII mencapai Rp985 miliar, naik 25 persen dibanding periode sebelumnya.  Kinerja yang membaik terutama didorong oleh pertumbuhan yang solid pada bisnis inti BII, perbaikan kualitas aset, dan perbaikan di seluruh operasionalnya.

“Kinerja yang membaik memperlihatkan bahwa kerja keras kami dalam meraih kembali momentum pertumbuhan telah menghasilkan kenaikan laba.  Saya yakin bahwa rencana pertumbuhan berkelanjutan di seluruh segmen bisnis lebih jauh akan meningkatkan kinerja kami sejalan dengan meningkatnya pangsa pasar dengan tetap memastikan kualitas aset yang baik,” kata Rahardja Alimhamzah, Pjs Presiden Direktur BII di Jakarta, Rabu (22/2/2012).

  • Baca juga: Dominasi Sektor Pertanian 42,6%, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun per Juni 2026

Dari sisi kredit, BII mencatat pertumbuhan kredit konsolidasi sebesar 25 persen dari Rp53,6 triliun pada Desember 2010 menjadi Rp67,2 triliun pada Desember 2011. Kredit Korporasi memberikan kontribusi pertumbuhan terbesar, yakni 42 persen dari Rp12,2 triliun pada Desember 2010 menjadi Rp17,3 triliun pada Desember 2011, diikuti oleh UKM & Komersial sebesar 27 persen dan Konsumer sebesar 15 persen dibanding periode yang sama 2010. Kredit Konsumer memberikan kontribusi 38 persen dari total kredit, sedangkan UKM & Komersial sebesar 36 persen dan Korporasi 26 persen.

BERITA TERKAIT

Ekspansi Global BUMN: K&K Advocates dan Bird & Bird Bedah Mitigasi Risiko Hukum Lintas Negara

Pacu Semen Hijau dan Bahan Bakar Alternatif, SIG Buktikan Competitive Advantage Berbasis ESG

Dominasi Sektor Pertanian 42,6%, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun per Juni 2026

Dari Den Haag hingga Amsterdam, BNI Dampingi Waroeng Padang Lapek Bawa Cita Rasa Minang ke Eropa

 

Sementara total aset BII per 31 Desember 2011 meningkat 26 persen menjadi Rp94,9 triliun dari Rp75,2 triliun per 31 Desember 2010.

  • Baca juga: Dari Den Haag hingga Amsterdam, BNI Dampingi Waroeng Padang Lapek Bawa Cita Rasa Minang ke Eropa

Total simpanan nasabah meningkat 17 persen dari Rp70,3 triliun per 31 Desember 2011, naik dari Rp59,9 triliun pada 31 Desember 2010.  Tabungan dan giro mencatat pertumbuhan lebih tinggi dibanding deposito.  Tabungan tumbuh 28 persen menjadi Rp17,6 triliun per 31 Desember 2011 dari Rp13,8 triliun per 31 Desember 2010, diikuti giro yang tumbuh 21 persen menjadi Rp12,4 triliun dari Rp10,3 triliun pada tahun sebelumnya.  Deposito meningkat 13 persen menjadi Rp40,3 triliun dari Rp35,8 triliun.  Ini telah meningkatkan rasio Current Account and Saving Account (CASA) dari 40 persen per 31 Desember 2010 menjadi 43 persen per 31 Desember 2011.

Loan to deposit ratio (LDR) konsolidasi tetap berada pada tingkat yang diharapkan, yakni sebesar 95,1 persen per 31 Desember 2011.  LDR untuk bank saja (tanpa anak perusahaan) tetap terkelola dengan baik pada tingkat 88,9 persen.  LDR konsolidasi BII dengan memperhitungkan obligasi, pinjaman jangka panjang dan simpanan nasabah, berada pada tingkat 81,2 persen per 31 Desember 2011.

Non performing loan (NPL) bruto turun signifikan di bawah 3 persen; bekurang menjadi 2,14 persen per Desember 2011 dari 3,09 persen per Desember 2010. Penyisihan kerugian per 31 Desember 2011 lebih rendah 4 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya menjadi Rp1.187 miliar pada Desember 2011 dari Rp1.238 miliar pada Desember 2010 meskipun pertumbuhan kredit 25 persen.

Marjin bunga bersih BII turun menjadi 5,22 persen per Desember 2011 dari 5,86 persen pada periode sebelumnya, seperti terjadi di seluruh industry perbankan.  Pendapatan operasional lainnya (fee based income) per 31 Desember 2011 meningkat 12 persen menjadi Rp2.328 miliar dibanding Rp2.077 miliar pada periode yang sama tahun lalu, memberikan kontribusi sebesar 37 persen dari total pendapatan operasional BII. 

  • Baca juga: Pacu Ekonomi Syariah di Kawasan FTZ, CIMB Niaga Syariah Resmikan Syariah Digital Branch di Batam

Total overhead cost meningkat 18 persen dari Rp3.699 miliar menjadi Rp4.353 miliar mencerminkan ekspansi jaringan BII yang agresif dan investasi di bidang human capital dan infrastruktur teknologi informasi (TI) sepanjang tahun.  Per 31 Desember 2011, BII memiliki 351 kantor (termasuk Syariah dan cabang-cabang di luar negeri ) dan 1.152 ATM termasuk 65 CDM. 

Rasio Kecukupan Modal (CAR) dengan memperhitungkan risiko kredit, pasar dan operasional berada pada tingkat 11,83 persen per Desember 2011 dengan Tier 1 Capital sebesar Rp7,2 triliun dan Tier 2 Capital sebesar Rp2,2 triliun.  Tier 2 Capital ini  termasuk Obligasi Subordinasi Rp1,5 triliun yang diterbitkan April 2011.  BII juga menerima dana sebesar Rp500 miliar dari Obligasi Subordinasi yang diterbitkan Desember 2011  yang belum dimasukkan dalam perhitungan Tier 2 capital per 31 Desember, tetapi persetujuan Bank Indonesia untuk memasukan Obligasi Subordinasi ke  Tier 2 capital telah diterima oleh BII pada 31 Januari 2012.

 
 
 
 
 
Sebelumnya

BCA Incar Kredit Per Sektor Tumbuh 20 Persen

Selanjutnya

Laba CIMB Niaga Tembus Rp3 Triliun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Dominasi Sektor Pertanian 42,6%, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun per Juni 2026

Dominasi Sektor Pertanian 42,6%, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun per Juni 2026

oleh Stella Gracia
13 Agustus 2026 - 14:04

Penyaluran KUR BRI tembus Rp103,81 triliun per Juni 2026 untuk 2 juta debitur. Sebanyak 487 ribu UMKM berhasil graduasi disokong...

Pacu Ekonomi Syariah di Kawasan FTZ, CIMB Niaga Syariah Resmikan Syariah Digital Branch di Batam

Dari Den Haag hingga Amsterdam, BNI Dampingi Waroeng Padang Lapek Bawa Cita Rasa Minang ke Eropa

oleh Stella Gracia
13 Agustus 2026 - 13:42

BNI dukung ekspansi Waroeng Padang Lapek milik diaspora Suprapti di Belanda. Biayai central kitchen Den Haag hingga pembukaan cabang baru...

Pacu Ekonomi Syariah di Kawasan FTZ, CIMB Niaga Syariah Resmikan Syariah Digital Branch di Batam

Pacu Ekonomi Syariah di Kawasan FTZ, CIMB Niaga Syariah Resmikan Syariah Digital Branch di Batam

oleh Stella Gracia
13 Agustus 2026 - 13:39

CIMB Niaga Syariah resmikan Syariah Digital Branch di Batam. Hadirkan konsep hybrid banking, kerja sama payroll RS, dan penyaluran mesin...

Momentum Hari UMKM Nasional, Bank Mandiri Dorong 56 Ribu Debitur KUR Naik Kelas

Momentum Hari UMKM Nasional, Bank Mandiri Dorong 56 Ribu Debitur KUR Naik Kelas

oleh Stella Gracia
13 Agustus 2026 - 10:29

Sambut Hari UMKM Nasional, Bank Mandiri dorong 56 ribu UMKM naik kelas & salurkan KUR Rp25,63 triliun per Juli 2026....

BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO

BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO

oleh Stella Gracia
13 Agustus 2026 - 09:21

BNI perkuat tata kelola SDM lewat lisensi BNSP untuk LSP BNI & sertifikasi ISO BNI CorpU. Langkah ini dukung transformasi...

Tembus Rp1.211 Triliun, BRI Bersama Danantara Perkuat Ekosistem Pembiayaan UMKM Nasional

Tembus Rp1.211 Triliun, BRI Bersama Danantara Perkuat Ekosistem Pembiayaan UMKM Nasional

oleh Stella Gracia
12 Agustus 2026 - 16:04

Portofolio kredit UMKM BRI capai Rp1.211 triliun pada TW I 2026. Bersama Danantara, BRI dorong ekosistem ekonomi kerakyatan lewat 5.000+...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Keras Dan Menghantam

    Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tekanan Geopolitik Membayangi, Sinergi Fiskal-Moneter Jadi Kunci Stabilitas Sektor Keuangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bidik US$ 1 Miliar, Pemerintah Terbitkan Panda Bonds Berperingkat AAA di Pasar China Hari Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemenkeu Monitor 490 Daerah Tertekan Fiskal, Siapkan Suntikan Dana Belanja Pegawai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Ekspansi Global BUMN: K&K Advocates dan Bird & Bird Bedah Mitigasi Risiko Hukum Lintas Negara

Pacu Semen Hijau dan Bahan Bakar Alternatif, SIG Buktikan Competitive Advantage Berbasis ESG

Dominasi Sektor Pertanian 42,6%, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun per Juni 2026

Dari Den Haag hingga Amsterdam, BNI Dampingi Waroeng Padang Lapek Bawa Cita Rasa Minang ke Eropa

Pacu Ekonomi Syariah di Kawasan FTZ, CIMB Niaga Syariah Resmikan Syariah Digital Branch di Batam

Momentum Hari UMKM Nasional, Bank Mandiri Dorong 56 Ribu Debitur KUR Naik Kelas

BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO

Tembus Rp1.211 Triliun, BRI Bersama Danantara Perkuat Ekosistem Pembiayaan UMKM Nasional

Kemenkeu: 91 Persen Pembiayaan Investasi 2027 Bergantung pada Sektor Swasta

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
CIMB Niaga Resmikan Icon Branch Pondok Indah

Laba CIMB Niaga Tembus Rp3 Triliun

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance