• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Minggu, Oktober 18, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Kolom

4 Langkah Memperbaiki Engagement

by Sandy Romualdus
7 Agustus 2016 - 00:00
15
VIEWS
0
SHARES
15
VIEWS

BERITA TERKAIT

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Mungkin di antara Anda tergolong sebagai orang yang “fully engaged” di organisasi Anda. Namun ada pula yang tergolong “less engaged”. Namun di kelompok manapun Anda berada, tulisan ini cocok untuk Anda.
Dimanapun Anda bekerja, banyak hal yang dapat mempengaruhi tingkat engagement, misalnya perubahan dalam organisasi, situasi rumah tangga, kelakuan bos dan sejawat, tantangan proyek-proyek yang ditangani, berbagai peristiwa lokal maupun internasional, dan sebagainya.
Namun hal paling mendasar adalah tidak mungkin Anda bisa “engaged” tanpa melakukan usaha upaya apapun. Sesuai Firman Tuhan , “Aku tidak akan mengubah nasib suatu kaum sebelum mereka berusaha mengubahnya sendiri”. Ada fakta lain yang sangat umum yaitu Anda dapat merasa “fully engaged” hanya untuk seminggu, selanjutnya tergantung peristiwa yang terjadi.
Engagement bukan sesuatu yang mutlak. Bila Anda saat ini merasa tidak engaged, bukan berarti keadaan tersebut akan berlaku selamanya. Melalui Engagement Model, kita dapat memotret di mana engagement level kita. Baik individu ataupun pemimpin seyogyanya akan berusaha untuk mencapai tingkat engagement tertinggi (lihat segitiga berwarna oranye) yaitu di mana terjadi kontribusi dan kepuasan maksimum.
Sangat wajar saja bila para pemimpin senior dan eksekutif sangat diharapkan dapat menciptakan suasana kerja kondusif, melibatkan semua anggotanya (inklusif), saling mendukung, saling percaya, perlakuan yang adil, menghargai kompetensi setiap orang. Tepat sekali bila seorang pemimpin harus memahami tujuan organisasi, nilai-nilai, dan strategi, lalu bagaimana Anda menyesuaikan diri.
Sangat wajar pula bila karyawan mengharapkan manajemen memperbaiki kebijakan dan mendemonstrasikan sikap perilaku yang menumbuhkan engagement tinggi yang akan menghasilkan kinerja tinggi. Namun tak seorang pun yang mampu membuat Anda menjadi engaged selain Anda sendiri. Engagement Model memperlihatkan hubungan Anda dengan pekerjaan, berdasarkan nilai-nilai yang Anda yakini, talenta, dan aspirasi.

  • Baca juga: Membedah Gap Adopsi AI: Antara Investasi Teknologi dan Realisasi ROI Perusahaan

Empat Langkah Sakti

Pertama, kenali apa yang penting untuk Anda. Bila Anda tidak jelas mengenali aspirasi dan faktor-faktor yang memotivasi diri Anda, percayalah, Anda tidak akan mendapatkan kepuasan di tempat kerja. Anda tidak akan mampu menemukan makna dalam pekerjaan, walaupun perusahaan Anda memiliki visi yang menggairahkan dan jenis pekerjaan Anda juga sangat menyenangkan. Nilainilai yang Anda yakini merupakan filter dalam pengambilan keputusan.
Berhentilah sejenak dan temukan nilainilai pribadi Anda – apakah Anda menemukan keselarasan antara “rumah Anda” dengan “kantor Anda”. Artinya, bila sikap Anda secara pribadi tidak sejalan dengan nilai-nilai yang Anda yakini, Anda akan menderita setiap kali berangkat ke kantor. Sebaliknya, bila nilai-nilai Anda sejalan dengan sikap yang harus Anda tunjukkan di tempat kerja, maka akan menjadi pendorong yang kuat untuk mencapai “Great days at work”. Semakin sering akan semakin baik untuk Anda.
Kedua, kenali apa yang penting untuk “bos” Anda. Di tempat kerja, engagement bukan hanya bicara tentang kepuasan Anda. Agar Anda menjadi “full engaged”, Anda perlu menjadi “top performer”. Tetapi Anda tidak akan mencapai presetasi terbaik bila tidak mengetahui apa (dan mengapa) yang diharapkan oleh organisasi Anda yang diwakili oleh “bos” Anda. Kondisi pasar dan strategi dapat berubah dalam sekejap, maka sering-seringlah berkomunikasi dengan “bos” Anda. Fokus dan kerahkan seluruh energi dan talenta Anda hanya pada “very top priorities”di antara daftar panjang tugas Anda.
Ketiga, kembangkan diri berdasarkan kekuatan Anda. Buck Blessing, salah satu pendiri BlessingWhite, menegaskan: “ Bila Anda hanya fokus memenuhi kebutuhan pengembangan diri saja, maka justu Anda hanya akan menjadi orang yang rata-rata saja”. Di sinilah Anda memerlukan feedback dari
orang lain. Lakukan perbaikan diri. Cari kesempatan untuk menerapkan talenta Anda, maka perlahan tapi pasti Anda akan semakin engaged. Perbaiki semua kekurangan yang merupakan penghambat karir yang membuat Anda hanya mampu menghasilkan kinerja yang biasa-biasa saja. Ada dalil yang berlaku di dunia profesional : “Average work is not an ingredient of full engagement”.
Keempat, Commit or quit. Sebaiknya Anda memilih untuk menjadi bintang. Untuk itu Anda harus juga memilih untuk menjaga kondisi kesehatan jiwa dan mental Anda agar dapat bangun pagi setiap hari dengan energi yang cukup selama seminggu yang terdiri dari hari kerja (week days) dan akhir pekan (week
end). Libatkan diri Anda secara spiritual, intelektual, sosial/emosional dengan memanfaatkan hal-hal yang dapat Anda kendalikan di lingkungan Anda sehingga akan mendukung pekerjaan Anda guna menghasilkan yang terbaik. Jangan pernah segan untuk minta bantuan kepada atasan dan orang lain dalam
rangka bukan hanya meningkatkan engagement pribadi tetapi juga untuk tim Anda.
Bila Anda tidak setuju dengan pendapat ini, bantulah diri Anda sendiri : cari posisi lain, atau mungkin juga pekerjaan lain. Tapi ingat pesan ini : “Bahkan bila Anda memiliki pekerjaan yang baik (gaji bagus, fasilitas kesejahteraan juga bagus, dll), tetapi Anda tidak engaged, tunggulah kehancurannya”.
Anda telah menghabiskan ribuan jam setiap tahun di tempat kerja. Jangan sia-siakan pengorbanan ini tanpa makna sedikitpun. Mengapa membiarkan diri Anda dengan ketidakpuasan di tempat kerja ? Cepat atau lambat, ketidakpuasan itu akan menghancurkan kehidupan pribadi Anda.
What are you waiting for? Choose to be more engaged.

  • Baca juga: Melampaui Awareness: Strategi Deteksi dan Respons Insiden Siber di Era Digital
 
 
 
 
 
Previous Post

Satelit adalah Kekuatan BRI

Next Post

Langkah Medco Kuasai Newmont

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Membedah Gap Adopsi AI: Antara Investasi Teknologi dan Realisasi ROI Perusahaan

Membedah Gap Adopsi AI: Antara Investasi Teknologi dan Realisasi ROI Perusahaan

by Sandy Romualdus
23 September 2026 - 11:21

Mengapa 88% perusahaan menggunakan AI tetapi gagal meraih value bisnis yang nyata? Temukan akar masalah gap adopsi AI, risiko halusinasi...

Cyber Security Awareness dan Digital Literacy: Benteng Baru Indonesia di Tengah Ledakan Kejahatan Digital

Melampaui Awareness: Strategi Deteksi dan Respons Insiden Siber di Era Digital

by Sandy Romualdus
16 September 2026 - 13:34

Menghadapi kompleksitas lanskap ancaman siber 2025, organisasi harus berevolusi dari sekadar membangun kesadaran menuju implementasi Cyber Threat Detection dan Incident...

Cyber Security Awareness dan Digital Literacy: Benteng Baru Indonesia di Tengah Ledakan Kejahatan Digital

Cyber Security Awareness dan Digital Literacy: Benteng Baru Indonesia di Tengah Ledakan Kejahatan Digital

by Sandy Romualdus
7 September 2026 - 10:28

Transformasi digital menuntut Indonesia memperkuat benteng pertahanan siber melalui kombinasi kesadaran keamanan siber dan literasi digital guna mengatasi kerentanan faktor...

Menakar Dampak dan Implikasi Perampingan BUMN

Menakar Dampak dan Implikasi Perampingan BUMN

by Sandy Romualdus
1 September 2026 - 10:00

Kebijakan perampingan dan konsolidasi BUMN bukan sekadar persoalan pemangkasan biaya operasional atau peningkatan dividen semata, melainkan sebuah pertaruhan krusial yang...

Salary Survey BPD: Antara Data Nasional dan Realitas Daerah

Salary Survey BPD: Antara Data Nasional dan Realitas Daerah

by Sandy Romualdus
8 Juli 2026 - 12:25

Pendekatan salary survey pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) memerlukan strategi kontekstual. Salah satunya adalah pendekatan metode hybrid benchmarking untuk menjaga...

Toxic Productivity

Toxic Productivity

by Sandy Romualdus
8 Juli 2026 - 11:57

"Bekerja keras adalah hal yang baik. Namun, ketika keinginan untuk terus produktif membuat kita mengabaikan kesehatan, waktu istirahat, hingga hubungan...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Dukung Pariwisata, CIMB Niaga Serahkan Bus Wisata TransJakarta

Dukung Pariwisata, CIMB Niaga Serahkan Bus Wisata TransJakarta

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance