• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Rabu, Oktober 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

Outlook Bank Mandiri: Akhir 2023, Pertumbuhan Ekonomi Diperkirakan Mencapai 5,04%

Tantangan ekonomi yang akan dihadapi Indonesia tahun ini yakni potensi penerimaan dari sektor komoditas yang berpotensi turun.

by Sandy Romualdus
9 Mei 2023 - 17:54
73
VIEWS
Outlook Bank Mandiri: Akhir 2023, Pertumbuhan Ekonomi Diperkirakan Mencapai 5,04%
0
SHARES
73
VIEWS

JAKARTA, Stabilitas.id – Di tengah tekanan perlambatan ekonomi global, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2023, masih berpotensi tumbuh stabil pada kisaran 5,07% (yoy). Sementara untuk keseluruhan tahun 2023, pertumbuhan ekonomi diperkirakan mencapai 5,04%.

Demikian dikatakan Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro dalam acara Mandiri Economic Outlook Kuartal II 2023 di Jakarta (9/5/2023).

  • Baca juga: Permintaan Emas RI Melonjak 40 Persen: Bank Mandiri Hadirkan Ekosistem Bulion Terpadu di Aplikasi Livin’

Dijelaskan bahwa ke depan, ekonomi Indonesia juga akan menghadapi tantangan lain yaitu penyelenggaraan Pemilu. Belanja terkait Pemilu dapat mendorong konsumsi meningkat. Namun di sisi lain, investor akan bersikap hati-hati dan cenderung wait and see. “Jika situasi politik tetap kondusif dan stabil, hal ini berpotensi memberi dampak positif terhadap ekonomi domestik,” papar Andry.

BERITA TERKAIT

Permintaan Emas RI Melonjak 40 Persen: Bank Mandiri Hadirkan Ekosistem Bulion Terpadu di Aplikasi Livin’

Saham JARR Digadaikan ke Bank Mandiri, Manajemen Pastikan Kendali Tak Bergeser

HUT ke 28, Bank Mandiri Guyur Investor dengan Dividen Interim Rp6,16 Triliun

Salurkan KUR Rp29,53 Triliun: Bank Mandiri Guyur Sektor Produksi Rp19 Triliun

Secara global, lanjutnya, perekonomian dunia masih menghadapi risiko ketidakpastian yang besar. Kondisi tingginya inflasi dan suku bunga mulai berimbas pada kinerja ekonomi dan sektor keuangan dunia. Dalam beberapa bulan terakhir, beberapa bank besar di AS dan Eropa kolaps, yang pada akhirnya harus di ambil alih oleh bank besar lainnya.

“Berbagai peristiwa ini tentunya dapat berimbas pada ekonomi dunia dan menimbulkan gejolak pasar keuangan global. Namun, dampak terhadap pasar keuangan global dapat diminimalisir berkat respons yang cepat dari otoritas keuangan di AS dan Eropa,” katanya.

Namun perekonomian Indonesia tercatat tumbuh sebesar 5,03% (yoy) sedikit lebih tinggi jika dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan-IV 2022 yang sebesar 5,01% (yoy). Akan tetapi jika dibandingkan dengan negara-negara emerging market besar lainnya, capaian ekonomi Indonesia terbilang cukup memuaskan. Pada periode yang sama, ekonomi Vietnam melambat dari 5,92% (yoy) menjadi 3,32% (yoy), ekonomi Singapura melambat dari 2,1% (yoy) menjadi 0,1% (yoy).

Andry menguraikan, ekonomi Indonesia pada triwulan-I 2023 terutama masih ditopang oleh pulihnya permintaan domestik. Pertumbuhan Konsumsi Rumah Tangga tercatat mencapai 4,54% (yoy) pada triwulan-I, sedikit lebih tinggi dibandingkan triwulan IV 2022 sebesar 4,48% (yoy), maupun triwulan I 2022 sebesar 4,34% (yoy). Pertumbuhan konsumsi pemerintah juga turut menopang ekonomi, dimana pertumbuhannya tercatat sebesar 3,99% (yoy), lebih tinggi dibandingkan triwulan-triwulan sebelumnya yang mencatat kontraksi.

Namun, lanjutnya, dampak ekonomi global mulai berimbas pada pertumbuhan PMTB yang hanya mencatat 2,11% (yoy), melambat dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai 3,33% (yoy). Selain itu, kinerja perdagangan masih cukup baik meski mulai melambat. Net ekspor tumbuh sebesar 77,65% (yoy) melambat dibandingkan triwulan IV 2022 di mana net ekspor tumbuh sebesar 86,25% (yoy).

Berdasarkan sektor, sektor-sektor terkait mobilitas tumbuh sangat tinggi memanfaatkan momentum akselerasi peningkatan mobilitas dan aktivitas masyarakat. Sektor tersebut adalah Transportasi dan Pergudangan yang tumbuh 15,93% (yoy), dan Akomodasi dan Restoran 11,55% (yoy), dan Informasi & Komunikasi 7,19% (yoy).

  • Baca juga: Saham JARR Digadaikan ke Bank Mandiri, Manajemen Pastikan Kendali Tak Bergeser

Sektor Industri Pengolahan juga tumbuh relatif tinggi yaitu 4,43% (yoy). Sektor industri pengolahan adalah sektor yang sangat strategis karena menguasai 18,57% dari total PDB Nasional. Tantangan ekonomi secara sektoral terkait dengan pelemahan ekonomi global yang telah menekan kinerja beberapa industri orientasi ekspor, yaitu: industri garmen, kayu lapis, dan furnitur yang volume ekspornya terkontraksi pada Maret 2023 masing-masing sebesar -22,7% (yoy), -37,5% (yoy), dan -37,1% (yoy).

Tantangan 2023

Andry juga mengungkapkan tantangan ekonomi yang tahun ini yakni potensi penerimaan dari sektor komoditas yang berpotensi turun. Per 8 Mei 2023, beberapa harga komoditas penting bagi Indonesia mengalami koreksi harga sebagai berikut: harga batubara (Newcastle) mencapai USD169,7 per ton, atau terkoreksi 58% YTD; CPO (FOB Malaysia) mencapai USD920,4 per ton, atau terkoreksi 2,8% YTD; minyak mentah (Brent) mencapai USD77,0 per barrel, atau terkoreksi 10,4% YTD; dan harga nikel USD24.531,0 per ton, atau terkoreksi 18,4% YTD.

“Koreksi harga komoditas terakhir ini adalah proses normalisasi setelah mengalami lonjakan selama tahun 2021-2022. Kami memperkirakan walaupun harga-harga terkoreksi namun akan masih lebih tinggi dibandingkan harga sebelum pandemi COVID-19 dan masih menguntungkan. Kami perkirakan tahun 2023 harga rata-rata batubara (Newcastle) sebesar USD168,8 per ton; minyak mentah (Brent) USD86,0 per barrel; CPO (FOB Malaysia) USD891 per ton; dan nikel (LME) USD24.000 per ton,” sebutnya.

Selanjutnya, pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan akan lebih tinggi pada triwulan II 2023 dibandingkan triwulan I 2023. Memasuki triwulan II 2023, berbagai indikator ekonomi di dalam negeri menunjukkan perbaikan. Indeks keyakinan konsumen (IKK) pada bulan Maret 2023 terus mengalami kenaikan menjadi 123,3. Sementara pada bulan April, Purchasing Manager index (PMI) yang mengukur kinerja sektor manufaktur menunjukkan pertumbuhan signifikan ke 52,7 tertinggi dalam 7 bulan terakhir.

Menurut Mandiri Spending Index, penguatan pemulihan ekonomi juga terlihat pada belanja masyarakat. Kami melihat belanja masyarakat mengalami peningkatan menjelang dan beberapa minggu di bulan Ramadan. Hingga bulan 26 April 2023, indeks nilai belanja MSI mencapai 156,7, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara frekuensi belanja mengalami kenaikan drastis. Hingga akhir April 2023, frekuensi belanja masyarakat mencapai 280,7.

Sementara itu, secara komposisi belanja, belanja terkait supermarket dan fashion terus mengalami kenaikan. Pada April 2023, belanja terkait supermarket dan fashion masing-masing mengambil porsi sekitar 16,3% dan 12,3%, tertinggi sejak tahun 2022. Namun di sisi lain, belanja barang tahan lama, seperti household-related goods, porsinya terus mengalami penurunan sejak Januari 2023. Hal ini mengindikasikan adanya pergeseran perilaku konsumsi masyarakat yang menjadi defensif.

Dari sektor perbankan, pertumbuhan kredit perbankan masih sehat, di mana pada bulan Maret, pertumbuhan kredit mencapai 9,9% (yoy) sedikit melambat dibandingkan posisi akhir tahun 2022 yang mencapai 11% (yoy). Pertumbuhan DPK cenderung melambat mencapai 7% (yoy), meski dari sisi likuiditas secara umum masih memadai, tercermin dari rasio LDR yang masih berada pada 80%

  • Baca juga: HUT ke 28, Bank Mandiri Guyur Investor dengan Dividen Interim Rp6,16 Triliun

“Hingga saat ini, perbankan Indonesia masih relatif terlindungi dari dampak gagalnya perbankan AS, karena eksposur yang relatif sangat terbatas. Dilihat dari berbagai indikator perbankan Indonesia masih cukup resilient menghadapi gejolak global. Kualitas aset masih terjaga dengan rasio NPL yang cenderung terus menurun. Selain itu permodalan perbankan juga masih sangat kuat dengan rasio kecukupan modal berada pada 26%, jauh di atas ketentuan,” demikian Andry.***

 

Tags: Andry AsmoroBank Mandirioutlook bank mandiriPertumbuhan Ekonomi 2023
 
 
 
 
 
Previous Post

Bank Muamalat Gandeng Jalin Perluas Jaringan Sistem Pembayaran

Next Post

Gokil! Transaksi QRIS BRI Meroket pada Periode Libur Lebaran 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Tembus Buyer Belanda di ISEF 2026, UMKM Binaan BI Jakarta Raup Potensi Ekspor Rp4,4 Miliar

Tembus Buyer Belanda di ISEF 2026, UMKM Binaan BI Jakarta Raup Potensi Ekspor Rp4,4 Miliar

by Stella Gracia
20 Oktober 2026 - 11:34

KPwBI DKI Jakarta memboyong 22 UMKM binaan ke ISEF 2026 dan mencatatkan potensi transaksi ekspor Rp4,4 miliar dengan buyer asal...

Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Strategi 3S, Kopdit Pintu Air Perkuat Jaringan di Jawa Barat

Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Strategi 3S, Kopdit Pintu Air Perkuat Jaringan di Jawa Barat

by Stella Gracia
20 Oktober 2026 - 11:07

KSP Kopdit Pintu Air meresmikan cabang ke-78 di Kampung Sawah Bekasi yang melayani 3.000 anggota dan menargetkan total 84 cabang...

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

ULN Indonesia Agustus 2026 Terjaga US$459,3 Miliar, BI Tegaskan Struktur Tetap Sehat

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 12:51

Bank Indonesia mencatat ULN Indonesia Agustus 2026 tetap sehat sebesar US$459,3 miliar (tumbuh 5,6% yoy) dengan rasio PDB 30,9% didominasi...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Indonesia Peringkat Pertama Modest Fashion Dunia, BI dan Kemendag Pacu Ekspor Wastra Nusantara

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 12:00

Indonesia peringkat 1 dunia sektor modest fashion SGIE 2025/2026. Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman buka IN2MOTIONFEST x JMFW...

Porsi Kredit UMKM BRI Capai 83,86%, Bukti Komitmen BRI pada Pemberdayaan Usaha Mikro

Riset Paramadina: 8 Juta UMKM Pangan Belum Tersertifikasi, Wajib Halal Serentak Berisiko Tekan Daya Beli

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 08:18

Riset Paramadina memproyeksikan kewajiban sertifikasi halal serentak berisiko membebani 8 juta UMKM pangan dan menekan daya beli rumah tangga. Stabilitas.id...

Camino de Flores: Menyusuri Spiritualitas dan Pemulihan Ekonomi di Tanah Flores

Camino de Flores: Menyusuri Spiritualitas dan Pemulihan Ekonomi di Tanah Flores

by Stella Gracia
13 Oktober 2026 - 13:23

Kementerian Pariwisata meluncurkan rute wisata Camino de Flores. Program ini bertujuan meratakan distribusi wisatawan dan memulihkan ekonomi masyarakat Nusa Tenggara...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Aset Dapen Terpusat di Jakarta, BPA Brokers Bidik Pendampingan Korporasi di Sentra Ekonomi Daerah

Efisiensi, Optimalisasi “Captive Market”, dan Kontribusi Ekonomi

IMF Peringatkan Beban Utang Tinggi dan Defisit Fiskal Batasi Ruang Gerak Ekonomi Global

Literasi Asuransi di Angka 42,84 Persen, DAI Perkuat Edukasi UMKM di 7 Kota

Tembus Buyer Belanda di ISEF 2026, UMKM Binaan BI Jakarta Raup Potensi Ekspor Rp4,4 Miliar

Suku Bunga Bertahan Tinggi, Citi Soroti Ketatnya Perebutan Modal Pemerintah dan Swasta

Pengguna Aktif Tumbuh 75 Persen, Tokocrypto Perkuat Kepatuhan dan Perlindungan Konsumen

Dorong Ekonomi Komunitas Lewat Strategi 3S, Kopdit Pintu Air Perkuat Jaringan di Jawa Barat

Dukung Transformasi Kota Global, Bank Jakarta Biayai Elektrifikasi Transjakarta dan Pedestrian Deck MRT Dukuh Atas

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Gokil! Transaksi QRIS BRI Meroket pada Periode Libur Lebaran 2023

Gokil! Transaksi QRIS BRI Meroket pada Periode Libur Lebaran 2023

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance