• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Bank Neo Commerce Bukukan Laba Rp517,2 Miliar hingga Oktober 2025

by Stella Gracia
19 Desember 2025 - 09:19
76
VIEWS
Bank Neo Commerce Bukukan Laba Rp517,2 Miliar hingga Oktober 2025
0
SHARES
76
VIEWS

Stabilitas.id – PT Bank Neo Commerce Tbk (BNC) mencatatkan kinerja keuangan yang solid hingga Oktober 2025, ditopang efisiensi operasional yang terjaga serta kualitas aset yang semakin membaik. Capaian tersebut dipaparkan dalam Public Expose 2025 yang digelar Selasa (16/12) di Jakarta Selatan.

Public expose tersebut dihadiri jajaran Direksi Bank Neo Commerce, yakni Direktur Utama Eri Budiono dan Direktur Bisnis Aditya Wahyu Windarwo. Manajemen menegaskan, tren kinerja positif sepanjang 2025 mengukuhkan posisi BNC sebagai bank berbasis digital yang mampu mencatatkan laba secara konsisten.

  • Baca juga: Jaring Pengaman Korporasi: Cara BNC dan Akulaku Menjawab Krisis Pangan Pascagempa NTT

Per Oktober 2025, total aset BNC mencapai Rp18,49 triliun, naik 0,34 persen dibandingkan September 2025 sebesar Rp18,43 triliun, serta tumbuh 3,01 persen secara tahunan (YoY) dari Rp17,95 triliun pada Oktober 2024. Modal inti juga menguat menjadi Rp4,00 triliun, meningkat 1,52 persen secara bulanan dan melonjak 20,06 persen YoY.

BERITA TERKAIT

Jaring Pengaman Korporasi: Cara BNC dan Akulaku Menjawab Krisis Pangan Pascagempa NTT

Laba Bersih Bank Neo Commerce Naik Jadi Rp 294,85 Miliar di Semester I 2026

Antisipasi Deepfake dan Phishing, Bank Neo Commerce Bedah Modus Fraud Bareng UIN Bandung

Satgas PASTI 2026 Catat 2.379 Aduan, Bos BNC Ingatkan Bahaya Investasi Berkedok FOMO

Dari sisi profitabilitas, laba BNC hingga Oktober 2025 tercatat Rp517,20 miliar, melonjak signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp6,95 miliar. Lonjakan laba ini mencerminkan operasional perbankan yang semakin matang serta keberhasilan Perseroan dalam menjaga kualitas aset.

Direktur Utama Bank Neo Commerce Eri Budiono mengatakan, kinerja positif tersebut merupakan hasil dari pengendalian risiko yang disiplin dan pengelolaan operasional yang semakin baik.

“Kinerja hingga Oktober 2025 merupakan cerminan transformasi digital BNC yang telah memasuki fase dengan fondasi lebih stabil dan berkelanjutan untuk mendukung pertumbuhan bisnis ke depan,” ujarnya.

Efisiensi operasional BNC tetap berada pada level sehat, tercermin dari rasio BOPO sebesar 82,83 persen pada Oktober 2025, relatif stabil dibandingkan September 2025 sebesar 82,81 persen, serta membaik signifikan dibandingkan Oktober 2024 yang masih berada di level 99,75 persen.

  • Baca juga: Laba Bersih Bank Neo Commerce Naik Jadi Rp 294,85 Miliar di Semester I 2026

Sementara itu, Net Interest Margin (NIM) tercatat 14,74 persen, turun tipis dari September 2025 sebesar 14,81 persen. Penurunan tipis tersebut mencerminkan strategi pembiayaan yang lebih terkendali.

Dari sisi kualitas aset, rasio kredit bermasalah (NPL Gross) membaik menjadi 2,89 persen pada Oktober 2025, dibandingkan Oktober 2024 yang tercatat 3,74 persen.
Selain itu, Capital Adequacy Ratio (CAR) meningkat signifikan menjadi 47,77 persen, naik 11,88 poin persentase secara tahunan, menegaskan struktur permodalan BNC yang sangat kuat untuk menopang ekspansi bisnis.

Penyaluran kredit BNC per Oktober 2025 tercatat Rp7,40 triliun, turun 14,16 persen dibandingkan Oktober 2024 sebesar Rp8,62 triliun. Penurunan ini mencerminkan strategi Perseroan yang lebih selektif dan berhati-hati dalam penyaluran kredit, dengan fokus pada perbaikan kualitas aset.

Meski demikian, salah satu produk unggulan BNC, Neo Loan (Neo Pinjam) yang tersedia di aplikasi neobank, mencatatkan pertumbuhan signifikan 139 persen secara tahunan.

Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) berada pada level stabil sebesar Rp13,60 triliun, relatif tidak berubah dibandingkan September 2025 sebesar Rp13,62 triliun. Stabilitas DPK mencerminkan kepercayaan nasabah yang tetap terjaga terhadap layanan perbankan digital BNC.

BNC terus memperkuat posisinya sebagai bank digital dengan layanan yang semakin lengkap, mulai dari transaksi perbankan, tabungan dan deposito, produk investasi seperti Neo Emas dan reksa dana, kredit konsumen dan UMKM, hingga layanan korporasi seperti Corporate Internet Banking (CIB), payroll, dan cash management.

  • Baca juga: Antisipasi Deepfake dan Phishing, Bank Neo Commerce Bedah Modus Fraud Bareng UIN Bandung

Dari sisi kemitraan, BNC memperluas ekosistem melalui kerja sama dengan WWF-Indonesia lewat produk tabungan hijau Neo Green, serta menggandeng PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk untuk menghadirkan produk asuransi Critical Illness Optimal Protection melalui skema bancassurance.

“Strategi kami ke depan tetap konsisten, mengembangkan layanan yang relevan untuk seluruh segmen, menjaga kualitas kredit secara terukur, serta memastikan setiap inovasi digital memberikan nilai nyata bagi nasabah. Kami optimistis BNC berada di jalur yang tepat untuk menutup tahun 2025 dengan pencapaian laba penuh satu tahun yang historis bagi bank digital,” tutup Eri. ***

Tags: aset Bank Neo Commercebank digital IndonesiaBank Neo CommerceBNC public expose 2025BOPO bank digitalCAR bank digitalDPK Bank Neo Commercekinerja bank digitalkinerja Bank Neo Commercelaba bank digitallaba Bank Neo Commerce 2025Neo Loan Neo PinjamNPL Bank Neo Commerce
 
 
 
 
 
Previous Post

CIMB Niaga Salurkan Green Financing Syariah USD18,5 Juta ke IKPT

Next Post

BTN Berikan Relaksasi Kredit kepada 22.879 Nasabah Kredit Konsumer Terdampak Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

by Stella Gracia
16 Oktober 2026 - 21:02

BNI menyabet peringkat keempat Top 10 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026 berkat penguatan kanal digital wondr...

Porsi Kredit Produktif Tembus 62 Persen: Bank BPD Bali Salurkan Pembiayaan UMKM Rp14,15 Triliun

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

by Sandy Romualdus
16 Oktober 2026 - 20:36

Bank BPD Bali meraup laba Rp1 triliun dan menyalurkan kredit UMKM Rp14,43 triliun per kuartal III/2026 dengan NPL Gross terjaga...

Bicara di Forum IMF-World Bank: Wadirut Bank BSN Dorong Integrasi Pasar Syariah ASEAN

Bicara di Forum IMF-World Bank: Wadirut Bank BSN Dorong Integrasi Pasar Syariah ASEAN

by Sandy Romualdus
15 Oktober 2026 - 15:56

Wadirut Bank BSN Arga M. Nugraha menyerukan integrasi pasar keuangan syariah ASEAN guna melayani 250 juta umat Muslim di forum...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Lebih dari Sekadar Modal, KUR BRI Dorong Toko Grosir Fitriani Ciptakan Lapangan Kerja di Pesawaran

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 11:48

Berkat pembiayaan KUR BRI, Fitriani berhasil kembangkan kios kecil di Pesawaran jadi toko grosir sembako dan buka lapangan kerja warga...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 09:49

Shifa Celluler di Binjai Utara jadi ujung tombak inklusi dan literasi keuangan BRI, layani 4.500 transaksi bulanan serta dampingi nasabah...

Porsi Kredit Produktif Tembus 62 Persen: Bank BPD Bali Salurkan Pembiayaan UMKM Rp14,15 Triliun

Apresiasi Layanan Pensiun Prima: Dirut Bank BPD Bali Nyoman Sudharma Tegaskan Komitmen Sinergi Digital

by Sandy Romualdus
14 Oktober 2026 - 20:31

Bank BPD Bali meraih predikat Terbaik II Mitra Kerja Pembayaran Pensiun dari PT Taspen dan Ditjen Perbendaharaan atas layanan prima...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
BTN Berikan Relaksasi Kredit kepada 22.879 Nasabah Kredit Konsumer Terdampak Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera

BTN Berikan Relaksasi Kredit kepada 22.879 Nasabah Kredit Konsumer Terdampak Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance