• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Kamis, Mei 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Jinakkan Harga Pangan Jelang Lebaran, BI Dorong Kredit Sektor Pertanian Lewat Insentif Rp427,5 Triliun

oleh Stella Gracia
4 Maret 2026 - 15:24
26
Dilihat
Jinakkan Harga Pangan Jelang Lebaran, BI Dorong Kredit Sektor Pertanian Lewat Insentif Rp427,5 Triliun
0
Bagikan
26
Dilihat

Stabilitas.id — Bank Indonesia (BI) memperkuat strategi pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 H melalui optimalisasi kredit pangan. Langkah ini diambil untuk memastikan stabilitas harga di tengah lonjakan permintaan masyarakat serta menjaga inflasi tahun 2026 tetap berada dalam sasaran 2,5±1%.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S. Budiman, menegaskan bahwa stabilitas harga pangan merupakan kunci utama dalam menjaga daya beli masyarakat. BI menempuh strategi terintegrasi yang mencakup kebijakan moneter, kolaborasi erat dengan pemerintah, hingga komitmen di pasar untuk meredam gejolak nilai tukar.

“Pengendalian inflasi diperkuat melalui koordinasi dari hulu hingga hilir. Fokus kami pada strategi 4K: menjaga keterjangkauan harga, memastikan ketersediaan pasokan, memperlancar distribusi, dan memperkuat komunikasi kebijakan,” ujar Aida dalam seminar di Jakarta, Senin (2/3/2026).

BERITA TERKAIT

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

SBN Internasional Laris, ULN Pemerintah Kuartal I/2026 Tumbuh Melambat 3,8%

Kredit Mobil Listrik Melejit 70%, BI Siapkan Insentif GWM 1% untuk Bank Pelopor Hijau

Rasio Uang Palsu Turun Jadi 4 Lembar per Sejuta, BI Musnahkan 466.535 Lembar Rupiah Tiruan

Guna memperkuat sisi pasokan (supply side), Bank Indonesia mengoptimalkan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM). Hingga awal Februari 2026, total insentif likuiditas yang telah dikucurkan kepada perbankan mencapai Rp427,5 triliun.

Dana tersebut diarahkan untuk memperkuat pembiayaan ke sektor-sektor prioritas, termasuk pertanian, industri hilirisasi, konstruksi, dan UMKM. Bank Indonesia memprakirakan pertumbuhan kredit perbankan sepanjang 2026 akan berada di kisaran 8% hingga 12%, setelah mencatatkan pertumbuhan 9,96% (yoy) pada Januari lalu.

Direktur Mikro BRI, Akhmat Purwakajaya, menyatakan komitmen sektor perbankan untuk mempertebal penyaluran pembiayaan ke sektor pangan. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat kapasitas produksi domestik sehingga tekanan musiman saat Ramadan tidak mengganggu momentum pertumbuhan ekonomi.

Meskipun inflasi inti tetap rendah, Aida mewanti-wanti adanya risiko dari kelompok pangan bergejolak (volatile food) yang sangat sensitif terhadap kondisi cuaca dan gangguan distribusi. Selain faktor domestik, BI juga mencermati tiga jalur ketidakpastian global:

  • Harga Minyak: Berpotensi meningkatkan biaya logistik pangan.
  • Volatilitas Kurs: Memengaruhi harga komoditas impor (imported inflation).
  • Fragmentasi Dagang: Menekan kinerja ekspor dan dinamika permintaan.

Sejalan dengan itu, Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Direktur Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan, I Gusti Ketut Astawa, menjamin penguatan stok pangan nasional akan terus dilakukan bersama Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP-TPID) guna memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi hingga puncak lebaran nanti. ***

Tags: #Ekonomi IndonesiaAida S BudimanBank IndonesiaBapanasInflasi Panganinsentif likuiditasKredit PertanianLebaran 2026pertumbuhan kreditStrategi 4K
 
 
 
 
Sebelumnya

Skandal BEBS Terkuak: OJK Geledah Kantor PT MASI Terkait Goreng Saham hingga 7.000 Persen

Selanjutnya

Lawan Kejahatan Finansial, OJK dan Bareskrim Polri Pertebal Sinergi Penegakan Hukum

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 15:14

Stabilitas.id — Bank Indonesia (BI) mengambil langkah agresif guna membentengi perekonomian domestik dari rambatan guncangan geopolitik global. Rapat Dewan Gubernur...

Tekan Kebocoran Finansial, KPR Takeover Jadi Solusi Hemat Cicilan Hingga 40%

Tekan Kebocoran Finansial, KPR Takeover Jadi Solusi Hemat Cicilan Hingga 40%

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 11:00

Stabilitas.id — Peran perempuan dalam ekosistem domestik kini tidak lagi sekadar sebagai pengelola harian, melainkan motor penggerak stabilitas ekonomi keluarga....

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

Pasca-Lebaran: Penjualan Mobil Melonjak 55%, Optimisme Ekonomi Kuartal II Menguat

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 10:00

Stabilitas.id — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa fundamental perekonomian nasional pada awal tahun ini berada dalam posisi kokoh...

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

Tekan Emisi Konstruksi, SIG Gandeng BRIN Kembangkan Beton Pintar hingga Beton Maritim

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 09:01

Stabilitas.id — Raksasa produsen semen pelat merah, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), terus memacu dekarbonisasi di sektor konstruksi lewat...

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 09:00

Stabilitas.id — Kementerian Keuangan melaporkan postur kuartalan instrumen fiskal nasional berada dalam kondisi prima. Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara...

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

Pimpin Sidang Debottlenecking, Menkeu Purbaya Urai Hambatan Investasi di Toba dan Mandalika

oleh Stella Gracia
20 Mei 2026 - 08:00

Stabilitas.id — Pemerintah terus berupaya mengurai benang kusut birokrasi dan regulasi demi mengamankan kepastian hukum bagi para investor asing. Menteri...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    Romy Wijayanto Resmi Terpilih Jadi Direktur Utama Bankaltimtara 2026-2030

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPS Lippo Karawaci: Indra Yuwana Jabat Presiden Direktur, Bamsoet Masuk Jajaran Komisaris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Manajemen Kinerja Kualitatif vs Kuantitatif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • RUPST Bank Jateng Angkat Bambang Widiyatmoko Jadi Dirut, Adnas Jabat Komut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pasar Properti On The Track, Penjualan Rumah Second Jadi Penopang Utama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari AO Jadi Dirut, Kindaris Resmi Pimpin PNM Gantikan Arief Mulyadi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Resmi Berlaku! PMK 23/2026: Aturan Baru Penagihan hingga Pelunasan Piutang Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Lampung Masuk 10 Besar Investor Terbanyak, OJK Ingatkan Rumus 2L Atasi Investasi Bodong

Aset Konsolidasi Tembus Rp168,85 Triliun, KUB Bank Jatim Gerbang Aliansi Ekonomi Lintas Daerah

Kuartal I/2026: Aset BPD Tembus Rp1.036 Triliun di Tengah Evaluasi Ketat KUB oleh OJK

Kinerja Kuartal I/2026 Melesat: Laba Sebelum Pajak Krom Bank Meroket 99%

Gempuran Geopolitik Global, Bank Indonesia Kerek Suku Bunga BI-Rate ke 5,25%

Tekan Kebocoran Finansial, KPR Takeover Jadi Solusi Hemat Cicilan Hingga 40%

Pasca-Lebaran: Penjualan Mobil Melonjak 55%, Optimisme Ekonomi Kuartal II Menguat

Tekan Emisi Konstruksi, SIG Gandeng BRIN Kembangkan Beton Pintar hingga Beton Maritim

Setoran PPN Melonjak 40%, Menkeu Purbaya Patahkan Isu Daya Beli Hancur

STABILITAS CHANNEL

Selanjutnya
Lawan Kejahatan Finansial, OJK dan Bareskrim Polri Pertebal Sinergi Penegakan Hukum

Lawan Kejahatan Finansial, OJK dan Bareskrim Polri Pertebal Sinergi Penegakan Hukum

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance