Tokio Marine Life dan BAZNAS BAZIS DKI Jakarta gelar Charity for Inclusion di CFD, dukung kedai Coffee Difabis Gambir untuk perluas kerja inklusif.
Stabilitas.id – PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia (Tokio Marine Life) memperkuat komitmen keberlanjutan berbasis prinsip Diversity, Equity, & Inclusion (DEI) melalui kolaborasi strategis bersama BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta.
Sinergi tersebut diwujudkan lewat gelaran Charity for Inclusion bertema #kitaSIAP Bantu ‘Orang Biasa Jadi Luar Biasa’ yang berlangsung di kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta. Inisiatif ini dirancang untuk merespons tantangan keterbatasan akses lapangan kerja, khususnya bagi kelompok penyandang disabilitas.
SVP Marketing & Corporate Planning Tokio Marine Life Alexander Mahendrawan menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian integral dari implementasi Sustainability Journey perseroan yang bertumpu pada lima pilar: Pendidikan, Kesehatan, Lingkungan Hidup, DEI, dan Sosial.
“Kami percaya setiap individu memiliki potensi untuk berkembang ketika diberikan kesempatan yang tepat. Melalui Sustainability Journey, Tokio Marine Life tidak hanya berfokus pada penyediaan produk perlindungan finansial, tetapi juga membangun kolaborasi yang berdampak sosial secara berkelanjutan,” ujar Alexander dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (4/8/2026).
Sebagai langkah konkret perluasan akses kerja inklusif, Tokio Marine Life memberikan dukungan terhadap perluasan jaringan usaha sosial Coffee Difabis—unit bisnis kedai kopi binaan BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta yang dioperasikan sepenuhnya oleh tenaga kerja disabilitas.
Perseroan turut menyokong persiapan pembukaan gerai terbaru, yakni Coffee Difabis Gambir, yang akan melengkapi delapan gerai operasional sebelumnya di wilayah DKI Jakarta sebagai pusat pelatihan keterampilan dan kemandirian ekonomi.
Kepala Seksi Pendistribusian BAZNAS (BAZIS) Provinsi DKI Jakarta Lina Yunita mengapresiasi konsistensi Tokio Marine Life dalam mendukung program pemberdayaan masyarakat yang terukur.
“Membangun masyarakat yang mandiri memerlukan lebih dari sekadar bantuan sosial spontan. Yang dibutuhkan adalah kesempatan, pendampingan teknis, dan kepercayaan agar penyandang disabilitas dapat mengembangkan potensinya secara setara,” tutur Lina.
Selain sektor pemberdayaan disabilitas, Tokio Marine Life turut menggandeng AGAPRO sebagai mitra pengembangan bisnis keagenan asuransi jiwa mandiri. Melalui sistem pelatihan terstruktur, kemitraan ini membuka peluang wirausaha bagi masyarakat luas guna meningkatkan literasi dan inklusi keuangan secara berkelanjutan. ***

















