• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

Dari Helai Benang ke Pasar Global, BI Menganyam Asa Baru Ekonomi Flobamorata

by Sandy Romualdus
8 Oktober 2026 - 10:15
10
VIEWS
Dari Helai Benang ke Pasar Global, BI Menganyam Asa Baru Ekonomi Flobamorata
0
SHARES
10
VIEWS

BI NTT dan Pemprov gelar Flobamorata Creative Expo 2026 di Kupang. Dorong ekspor kakao Sikka Rp1,1 miliar ke Australia dan perluas pasar wastra kopi UMKM lokal.

Stabilitas.id – Aroma seduhan kopi arabika Flores menguar tipis di antara bentangan kain tenun bermotif rumit di Lippo Plaza Kupang. Di sudut lain, panganan olahan kelor dan kakao tersaji rapi, memikat ribuan pasang mata yang memadati lorong demi lorong pameran. Selama tiga hari, 2–4 Oktober 2026, denyut ekonomi Nusa Tenggara Timur (NTT) tak sekadar berputar pada transaksi tunai dan non-tunai, melainkan memancarkan narasi ketahanan ekonomi berbasis tradisi.

  • Baca juga: Meruntuhkan Sekat Laboratorium: Saat Perempuan Memimpin Gelombang Inovasi Digital

Perhelatan Flobamorata Creative Expo (FCE) 2026 menjadi penanda babak baru transformasi ekonomi kreatif di Bumi Flobamorata. Mengusung tema Flobamorata Berkarya, Menuju Perekonomian Berdaya dan Berkelanjutan, ajang ini menandai evolusi dari kegiatan tahunan Exotic Tenun Fest (ETF). Jika mulanya panggung hanya berfokus pada wastra, kini BI NTT bersama Pemprov NTT merajut ekosistem yang jauh lebih lebar: wastra, kopi, kakao, kelor, hingga kekayaan kuliner lokal.

Pendekatan ekonomi kerakyatan ini ditegaskan langsung oleh Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti. Menghidupkan produk lokal menjadi kunci membuka sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berdaya tahan.

BERITA TERKAIT

Meruntuhkan Sekat Laboratorium: Saat Perempuan Memimpin Gelombang Inovasi Digital

Identifikasi Portofolio Rp79 Miliar: Bank NTT Gulirkan Restrukturisasi Kredit Korban Gempa Flores

Mutiara Hitam dari Labuan Bajo Hipnotis KTT ASEAN SUMMIT 2023

“Kekayaan NTT tidak hanya tercermin dari tenun, tetapi juga kopi, kelor, kuliner, dan berbagai produk kreatif lain yang merepresentasikan potensi daerah secara utuh. Pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dibangun melalui pendekatan ekonomi kerakyatan, salah satunya lewat pengembangan UMKM,” tutur Destry.

Menembus Pasar Ekspor

Optimisme tersebut bukan sekadar jargon di atas panggung seremoni. Selama pameran berlangsung, antusiasme 65.200 pengunjung mencatatkan omzet penjualan langsung produk UMKM senilai Rp609,89 juta.

Namun, lompatan paling mendasar terjadi di meja temu bisnis (business matching). FCE 2026 membukukan komitmen kerja sama ekspor (Letter of Intent/LoI) senilai sekitar Rp27 miliar per tahun. Realisasi konkret langsung ditorehkan oleh koperasi petani kakao asal Kabupaten Sikka, yang mengunci kesepakatan ekspor dengan pembeli asal Australia untuk pengiriman perdana 20 ton kakao senilai Rp1,1 miliar.

  • Baca juga: Identifikasi Portofolio Rp79 Miliar: Bank NTT Gulirkan Restrukturisasi Kredit Korban Gempa Flores

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menilai, transformasi expo ini mempertegas peran ekonomi kreatif bukan hanya sebagai etalase produk, melainkan lokomotif penciptaan nilai tambah dan penyerapan tenaga kerja.

“Ekonomi kreatif adalah instrumen untuk memperkuat identitas budaya, menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata,” kata Melki.

Kepala Perwakilan BI NTT Adidoyo Prakoso menambahkan, gelaran ini dirancang lewat kerangka kerja terpadu: berdampak (impactful), inklusif, terintegrasi, dan sinergis (3I+S). Tujuannya agar UMKM lokal tak hanya jago kandang, tetapi naik kelas secara kapasitas manajemen, standardisasi mutu, hingga kepatuhan ekspor.

Solidaritas di Balik Geliat Usaha

Di balik kalkulasi angka dagang dan neraca ekspor, denyut FCE 2026 dipayungi semangat kebersamaan masyarakat lokal: “Boka Ngere Ki, Bere Ngere Ae”—bersama, saling peduli, dan saling menguatkan untuk bangkit. Falsafah ini didedikasikan bagi saudara-saudara mereka yang tengah tertimpa bencana di Pulau Flores.

Solidaritas itu diterjemahkan ke dalam aksi nyata. Sebagian hasil penjualan UMKM, lelang kain tenun kurasi, dan donasi digital melalui kanal QRIS ChariTree berhasil mengumpulkan dana tambahan Rp29,09 juta untuk pemulihan korban bencana. Bantuan ini melengkapi paket darurat dari Bank Indonesia berupa pangan, obat-obatan, hunian sementara, sarana air bersih, sanitasi, serta kelanjutan belajar anak-anak.

  • Baca juga: Mutiara Hitam dari Labuan Bajo Hipnotis KTT ASEAN SUMMIT 2023

Ketika lampu pameran perlahan padam pada Minggu malam, asa pelaku usaha di timur nusantara justru kian benderang. Dari helai benang tenun yang dipintal sabar hingga biji kakao yang menembus benua seberang, NTT membuktikan bahwa identitas tradisi dan denyut pasar global mampu berpadu harmonis menopang kemandirian ekonomi daerah. ***

Editor : Sandy Romualdus
Tags: BI NTT UMKMDestry Damayanti Bank IndonesiaEkonomi Kreatif NTTEkspor Kakao Sikka AustraliaFlobamorata Creative Expo 2026Kopi FloresMelki Laka LenaPotensi Ekonomi Nusa Tenggara TimurQRIS ChariTree NTTTenun Ikat NTT
 
 
 
 
 
Previous Post

Uang Primer Adjusted Tembus Rp2.353 Triliun: BI Catat Lonjakan Uang Kartal 11,8 Persen

Next Post

Jaga Keseimbangan Bisnis PVML: OJK Perketat Pagar Pembatas Industri Finansial

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

ULN Indonesia Agustus 2026 Terjaga US$459,3 Miliar, BI Tegaskan Struktur Tetap Sehat

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 12:51

Bank Indonesia mencatat ULN Indonesia Agustus 2026 tetap sehat sebesar US$459,3 miliar (tumbuh 5,6% yoy) dengan rasio PDB 30,9% didominasi...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Indonesia Peringkat Pertama Modest Fashion Dunia, BI dan Kemendag Pacu Ekspor Wastra Nusantara

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 12:00

Indonesia peringkat 1 dunia sektor modest fashion SGIE 2025/2026. Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman buka IN2MOTIONFEST x JMFW...

Porsi Kredit UMKM BRI Capai 83,86%, Bukti Komitmen BRI pada Pemberdayaan Usaha Mikro

Riset Paramadina: 8 Juta UMKM Pangan Belum Tersertifikasi, Wajib Halal Serentak Berisiko Tekan Daya Beli

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 08:18

Riset Paramadina memproyeksikan kewajiban sertifikasi halal serentak berisiko membebani 8 juta UMKM pangan dan menekan daya beli rumah tangga. Stabilitas.id...

Camino de Flores: Menyusuri Spiritualitas dan Pemulihan Ekonomi di Tanah Flores

Camino de Flores: Menyusuri Spiritualitas dan Pemulihan Ekonomi di Tanah Flores

by Stella Gracia
13 Oktober 2026 - 13:23

Kementerian Pariwisata meluncurkan rute wisata Camino de Flores. Program ini bertujuan meratakan distribusi wisatawan dan memulihkan ekonomi masyarakat Nusa Tenggara...

IKK September 2026 Bertengger di 118,1: Bank Indonesia Catat Konsumsi Rumah Tangga Meningkat

IKK September 2026 Bertengger di 118,1: Bank Indonesia Catat Konsumsi Rumah Tangga Meningkat

by Stella Gracia
12 Oktober 2026 - 12:21

Survei Konsumen BI September 2026 mencatat IKK tetap optimis di level 118,1 di tengah kenaikan rasio belanja konsumsi masyarakat menjadi...

Kikis Inefisiensi, Kemenkeu Selamatkan Anggaran Rp170 Triliun Tanpa Ganggu Birokrasi

Defisit APBN Tembus Rp319 Triliun per September 2026, Menkeu Pastikan Postur Fiskal Tetap Kredibel

by Stella Gracia
9 Oktober 2026 - 14:13

APBN membukukan defisit Rp319 triliun atau 1,24 persen PDB per September 2026, Menkeu Suahasil Nazara pastikan disiplin fiskal terjaga. Stabilitas.id...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Stabilitas dalam Tekanan, OJK Waspadai Risiko Fintech & Geopolitik

Jaga Keseimbangan Bisnis PVML: OJK Perketat Pagar Pembatas Industri Finansial

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance