• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Kamis, Oktober 29, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Finance

Saham BBNI Bangkit ke Level Rp3.400, Analis Soroti Valuasi Menarik Perbankan BUMN

by Stella Gracia
29 Oktober 2026 - 14:24
7
VIEWS
BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026
0
SHARES
7
VIEWS

Kinerja solid kuartal III 2026 BNI dan Bank Mandiri menjadi katalis positif penopang rebound harga saham perbankan BUMN ke level Rp3.400.

Stabilitas.id – Kinerja keuangan solid PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) pada kuartal III 2026 menjadi katalis positif bagi pemulihan harga saham perbankan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Penguatan fundamental tersebut berhasil meredam tekanan pasar menyusul kekhawatiran investor atas isu reklasifikasi indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI).

  • Baca juga: Agresivitas BNI Amankan Likuiditas: Deposito Meledak 63%, Laba Bersih Tembus Rp14,3 Triliun

Sebelumnya, sentimen risk-off pemodal global sempat menekan harga saham-saham berkapitalisasi pasar besar, termasuk kelompok bank BUMN. Saham BBNI bahkan sempat terkoreksi ke level Rp2.800-an pada pertengahan Oktober 2026.

Namun, seiring publikasi kinerja keuangan kuartal ketiga yang solid, harga saham BBNI telah berhasil rebound ke kisaran Rp3.400 per saham pada penutupan perdagangan Rabu (28/10/2026), mendekati posisi sebelum isu MSCI bergulir.

BERITA TERKAIT

Agresivitas BNI Amankan Likuiditas: Deposito Meledak 63%, Laba Bersih Tembus Rp14,3 Triliun

Laba Empat Bank Himbara Tembus Rp 74,43 Triliun di Semester I/2026, BTN Raih Pertumbuhan Tertinggi

Kredit Tumbuh 13% Mampu Melampaui DPK, Saham Bank Big-Cap Bergerak Variatif di Tengah Pengetatan Likuiditas

Dari Den Haag hingga Amsterdam, BNI Dampingi Waroeng Padang Lapek Bawa Cita Rasa Minang ke Eropa

Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia M. Nafan Aji Gusta menilai tekanan terhadap saham Himbara—khususnya BBNI, BBRI, dan BMRI—dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian terkait potensi pergeseran alokasi portofolio dana investasi pasif global. Namun, koreksi tajam tersebut justru memicu daya tarik valuasi saham bank-bank pelat merah.

“Selain itu, investor mulai mencermati valuasi saham perbankan yang relatif lebih menarik setelah koreksi serta ekspektasi terhadap kinerja keuangan kuartal III 2026,” kata Nafan di Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Nafan menambahkan bahwa saham perbankan pelat merah memiliki likuiditas yang tinggi, sehingga menjadi pilihan utama investor institusi ketika kembali melakukan akumulasi portofolio.

Daya tahan pemulihan harga saham tersebut ditopang oleh kinerja operasional BNI yang prima. Hingga kuartal III 2026, BNI mencatatkan laba operasional sebelum pencadangan (pre-provision operating profit/PPOP) sebesar Rp27,5 triliun, tumbuh 11,6 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).

  • Baca juga: Laba Empat Bank Himbara Tembus Rp 74,43 Triliun di Semester I/2026, BTN Raih Pertumbuhan Tertinggi

Pencapaian tersebut didukung pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) yang tumbuh 13,6 persen YoY menjadi Rp33,2 triliun, serta pertumbuhan laba bersih sebesar 6,6 persen YoY menjadi Rp16,1 triliun. Penyaluran kredit BNI meningkat 22,2 persen YoY mencapai Rp992,5 triliun, diiringi kenaikan dana murah (current account savings account/CASA) sebesar 19,6 persen YoY menjadi Rp733,7 triliun, dengan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) gross membaik ke posisi 1,9 persen.

“Kinerja fundamental yang baik dapat menjadi katalis positif bagi saham BBNI dan BMRI melalui peningkatan ekspektasi laba, penguatan kepercayaan investor, serta potensi penilaian ulang valuasi saham atau re-rating,” jelas Nafan.

Kekuatan fundamental serupa ditunjukkan oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp45,5 triliun atau melesat 20,7 persen YoY hingga September 2026.

Kendati demikian, Nafan mengingatkan investor untuk tetap mencermati kualitas pertumbuhan bank secara menyeluruh, meliputi pergerakan margin bunga bersih (Net Interest Margin/NIM), biaya dana (Cost of Fund/CoF), rasio efisiensi (Cost to Income Ratio/CIR), hingga biaya risiko kredit (Cost of Credit).

“Dalam kondisi pasar yang masih sensitif terhadap isu MSCI, respons harga saham tidak selalu langsung mencerminkan kinerja keuangan emiten,” ujar Nafan.

Nafan menyimpulkan bahwa fundamental emiten perbankan cenderung menjadi penopang jangka menengah hingga panjang. Sementara pergerakan jangka pendek masih dipengaruhi oleh konsistensi arus modal asing, stabilitas nilai tukar rupiah, dan kepastian kebijakan indeks global.

  • Baca juga: Kredit Tumbuh 13% Mampu Melampaui DPK, Saham Bank Big-Cap Bergerak Variatif di Tengah Pengetatan Likuiditas

“Saya melihat prospek saham-saham Himbara masih menarik untuk dicermati secara selektif, terutama bagi investor dengan horizon investasi menengah hingga panjang,” pungkas Nafan. ***

Editor: Sandy Romualdus
Tags: BBNIKinerja Kuartal IIINafan Aji GustaSaham Bank BUMNSaham Himbara
 
 
 
 
 
Previous Post

Topang 2,97 Juta UMKM, Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp271,20 Triliun per Kuartal III/2026

Next Post

ACMF Dukung Integrasi Kawasan, OJK Pacu Implementasi Standar Keuangan Berkelanjutan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

ACMF Dukung Integrasi Kawasan, OJK Pacu Implementasi Standar Keuangan Berkelanjutan

ACMF Dukung Integrasi Kawasan, OJK Pacu Implementasi Standar Keuangan Berkelanjutan

by Stella Gracia
29 Oktober 2026 - 14:29

OJK menyambut dukungan resmi ACMF atas reformasi strategis pasar modal Indonesia dalam meningkatkan transparansi, likuiditas, dan penegakan hukum. Stabilitas.id -...

Perkuat Customer Experience, CIMB Niaga Tebar Promo dan Gelar Engagement di Harpelnas 2026

Kredit Tembus Rp242,6 Triliun, CIMB Niaga Bukukan Laba Sebelum Pajak Rp5,8 Triliun

by Stella Gracia
28 Oktober 2026 - 16:03

CIMB Niaga membukukan laba sebelum pajak Rp5,8 triliun per kuartal III 2026 dengan penyaluran kredit Rp242,6 triliun dan rasio CASA...

Dari Menabung ke Multi-Aset, Ajaib Catat 25 Persen Investor Pemula Langsung Berdiversifikasi

Dari Menabung ke Multi-Aset, Ajaib Catat 25 Persen Investor Pemula Langsung Berdiversifikasi

by Stella Gracia
28 Oktober 2026 - 16:01

Riset Ajaib Connect 2026 mengungkapkan hampir 50 persen investor ritel beralih ke strategi multi-aset dengan membidik saham AS dan obligasi...

Makin Fleksibel, Transaksi ‘Outward Remittance’ Poket Valas BCA Kini Bisa Lewat Cabang

Penyaluran Kredit BCA Tembus Rp1.063 Triliun, Laba Bersih Tumbuh Jadi Rp45,2 Triliun

by Sandy Romualdus
27 Oktober 2026 - 18:29

BCA membukukan penyaluran kredit Rp1.063 triliun dan laba bersih Rp45,2 triliun hingga kuartal III 2026, ditopang pertumbuhan dana murah CASA...

Terpakai Rp17 Triliun, Bank Mandiri Jelaskan Fasilitas Kredit Rp40 Triliun ke Jhonlin Group

Lindungi Likuiditas Investor, BEI Rombak Aturan Suspensi dan UMA Saham Mulai November 2026

by Stella Gracia
27 Oktober 2026 - 13:45

BEI merombak aturan pengawasan mulai November 2026 dengan membekukan rekening efek pelanggar alih-alih suspensi saham, serta mendepak saham HSC dari...

Merambah Wall Street dari Satu Aplikasi: Siasat Ajaib Perluas Akses Saham AS dan ETF

Edukasi Pasar Modal Ritel, Ajaib Hadirkan Live Trading Sepekan Bareng Komunitas Saham

by Stella Gracia
27 Oktober 2026 - 13:44

Ajaib menggelar 10 sesi Live Trading pada 26–30 Oktober 2026 bersama praktisi dan komunitas untuk mengedukasi strategi transaksi saham harian....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

ACMF Dukung Integrasi Kawasan, OJK Pacu Implementasi Standar Keuangan Berkelanjutan

Saham BBNI Bangkit ke Level Rp3.400, Analis Soroti Valuasi Menarik Perbankan BUMN

Topang 2,97 Juta UMKM, Jamkrindo Catat Volume Penjaminan Rp271,20 Triliun per Kuartal III/2026

Dorong Inklusi Finansial UMKM, BI Integrasikan Data QRIS ke Sistem Credit Scoring

Kredit Tembus Rp242,6 Triliun, CIMB Niaga Bukukan Laba Sebelum Pajak Rp5,8 Triliun

Dari Menabung ke Multi-Aset, Ajaib Catat 25 Persen Investor Pemula Langsung Berdiversifikasi

Perkuat Kebijakan Berbasis Riset, OJK Gelar International Research Forum 2026 dan Rilis Jurnal Syariah

Cegah Fraud dan Risiko Siber, OJK Rangkul 27 Asosiasi Profesi Tata Kelola di Forum SPEKTA

Akselerasi Pasar Uang dan Valas 2030, BI Gandeng OJK dan APUVINDO Perkuat 4 Prioritas

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
ACMF Dukung Integrasi Kawasan, OJK Pacu Implementasi Standar Keuangan Berkelanjutan

ACMF Dukung Integrasi Kawasan, OJK Pacu Implementasi Standar Keuangan Berkelanjutan

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance