• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Senin, Oktober 19, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

Kemendag Ekspor Produk Rempah ke Mesir dan India

Permintaan ekspor komoditas rempah Indonesia dinilai masih prospektif kendati tengah menghadapi pandemi Covid-19, tetapi perlu menjaga daya saing dan kualitas.

by Stella Gracia
10 Juli 2020 - 23:11
32
VIEWS
Kabupaten Konawe Keluarkan Resi Gudang SRG
0
SHARES
32
VIEWS

JAKARTA, Stabilitas — Kementerian Perdagangan terus memacu peningkatan komoditas rempah Indonesia di tengah pandemi Covid-19. Kali ini, Kemendag melakukan pemetaan peluang pasar produk rempah di Pasar Mesir dan India.

Webinar terselenggara atas kerja sama Kementerian Perdagangan melalui FTA Center Makassar dengan Atase Perdagangan di Kairo, Mesir dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Chennai, India.

  • Baca juga: ULN Indonesia Agustus 2026 Terjaga US$459,3 Miliar, BI Tegaskan Struktur Tetap Sehat

“Mesir merupakan pasar yang menjanjikan bagi produk rempah Indonesia karena kebutuhan masyarakatnya akan rempah, seperti pala dan cengkeh sangat tinggi. Indonesia menempati posisi nomor satu sebagai negara eksportir cengkeh ke Mesir,” ujar Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kasan dalam webinar bertema “Bedah Pasar Produk Rempah-Rempah ke India dan Mesir” di Jakarta.

BERITA TERKAIT

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Atase Perdagangan Kairo Irman Adi Purwanto Moefthi mengatakan, para importir Mesir sangat memperhatikan kualitas produk yang masuk di negaranya. Sehingga, para eksportir Indonesia perlu menyiapkan dokumen ekspor yang dilengkapi dengan certificate of analysis dari laboratorium, certificate of phytosanitary dari Badan Karantina Pertanian untuk produk tumbuhan, serta dokumen tambahan lain sesuai permintaan buyers.

“Para pelaku usaha yang berniat mecari buyers di Mesir dapat menghubungi kami sebagai perwakilan perdagangan di Mesir. Sebagai langkah awal, kami akan memfasilitasi pertemuan dengan para importir atau para pelaku usaha yang sudah berpengalaman dan mengetahui prosedur pengiriman barang, keamanan pangan (food safety), dan label produk,” kata Irman.

Nilai total ekspor rempah Indonesia ke Mesir periode Januari?April 2020 tercatat sebesar USD 1,42 juta. Untuk cengkeh (HS 9071) tercatat sebesar USD 1,12 juta, kayu manis (HS 9061) tercatat sebesar USD 181 ribu, pala (HS 9081) sebesar USD 100 ribu, lada (HS 9041) sebesar USD 13 ribu dan jahe (HS 9109) tercatat sebesar USD 6000.

  • Baca juga: Indonesia Peringkat Pertama Modest Fashion Dunia, BI dan Kemendag Pacu Ekspor Wastra Nusantara

Sedangkan untuk pasar India, Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC) Chennai Kumara Jati mengungkapkan, peluang pasar rempah Indonesia juga berpeluang besar karena mayoritas masyarakatnya membutuhkan rempah-rempah sebagai obat, kegiatan keagamaan, kosmetik, aroma terapi, dan minuman.

“Rempah Indonesia berpotensi besar di India karena tingginya kebutuhan masyarakat akan bahan mentah rempah. Selain itu, rempah-rempah Indonesia memiliki kestabilan harga yang tinggi, serta adanya penurunan tarif pajak dan kemungkinan pembebasan pajak untuk transaksi guna kepentingan re-ekspor dalam negeri India,” kata Kumara.

Menurut Kumara, India menerapkan standar rempah-rempah yang diekspor ke India harus memiliki bau, rasa, warna, dan aroma identik dengan rempah India. Selain itu, produk rempah harus diproduksi, disimpan, dan diangkut dengan aman agar tidak terkontaminasi bahan kimia fisik dan biologis. Selanjutnya, semua produk terutama makanan harus dikemas dan diberi label sesuai Food Safety And Standards India (FSSAI).

Kumara juga menjelaskan beberapa strategi peningkatan kinerja perdagangan di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya dengan memanfaatkan teknologi digital. India memiliki beberapa situs perdagangan daring (online) yang dapat digunakan untuk melakukan promosi, yaitu amazon.in, IndiaMart.com, tradeindia.com, india.alibaba.com, dan olx.in.

  • Baca juga: Riset Paramadina: 8 Juta UMKM Pangan Belum Tersertifikasi, Wajib Halal Serentak Berisiko Tekan Daya Beli

Nilai ekspor rempah Indonesia ke India periode Januari-April 2020 untuk cengkeh (HS 0907) tercatat sebesar USD 7,9 juta; biji pala, bunga, dan kapulaga (HS 0908) tercatat sebesar 7,3 juta; kopi (HS 0901) tercatat sebesar USD 5,9 juta; lada (HS 0904) tercatat sebesar USD 3,29 juta; serta jahe, kunyit, temulawak (HS 0910) tercatat sebesar USD 1,8 juta.

Sebelumnya, pada 25 Juni 2020 lalu, Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, juga menggelar webinar dengan tema “Strategi Diversifikasi dan Adaptasi Ekspor Rempah Indonesia pada Tatanan Kehidupan Normal Baru.

 
 
 
 
 
Previous Post

LPEI Salurkan Bantuan Wastafel Portabel dan Thermo Gun ke Berbagai Daerah

Next Post

Menperin Pacu IKM Penuhi Kebutuhan Produk Lokal di Pasar Daring

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Survei BI: Kenaikan Harga Bahan Baku Bakal Dongkrak Inflasi Ritel Per Juni 2026

ULN Indonesia Agustus 2026 Terjaga US$459,3 Miliar, BI Tegaskan Struktur Tetap Sehat

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 12:51

Bank Indonesia mencatat ULN Indonesia Agustus 2026 tetap sehat sebesar US$459,3 miliar (tumbuh 5,6% yoy) dengan rasio PDB 30,9% didominasi...

Pilar Inklusi dari Binjai Utara: Kisah Shifa Celluler Perluas Akses dan Literasi Keuangan Lansia

Indonesia Peringkat Pertama Modest Fashion Dunia, BI dan Kemendag Pacu Ekspor Wastra Nusantara

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 12:00

Indonesia peringkat 1 dunia sektor modest fashion SGIE 2025/2026. Deputi Gubernur Senior BI Aida S. Budiman buka IN2MOTIONFEST x JMFW...

Porsi Kredit UMKM BRI Capai 83,86%, Bukti Komitmen BRI pada Pemberdayaan Usaha Mikro

Riset Paramadina: 8 Juta UMKM Pangan Belum Tersertifikasi, Wajib Halal Serentak Berisiko Tekan Daya Beli

by Stella Gracia
15 Oktober 2026 - 08:18

Riset Paramadina memproyeksikan kewajiban sertifikasi halal serentak berisiko membebani 8 juta UMKM pangan dan menekan daya beli rumah tangga. Stabilitas.id...

Camino de Flores: Menyusuri Spiritualitas dan Pemulihan Ekonomi di Tanah Flores

Camino de Flores: Menyusuri Spiritualitas dan Pemulihan Ekonomi di Tanah Flores

by Stella Gracia
13 Oktober 2026 - 13:23

Kementerian Pariwisata meluncurkan rute wisata Camino de Flores. Program ini bertujuan meratakan distribusi wisatawan dan memulihkan ekonomi masyarakat Nusa Tenggara...

IKK September 2026 Bertengger di 118,1: Bank Indonesia Catat Konsumsi Rumah Tangga Meningkat

IKK September 2026 Bertengger di 118,1: Bank Indonesia Catat Konsumsi Rumah Tangga Meningkat

by Stella Gracia
12 Oktober 2026 - 12:21

Survei Konsumen BI September 2026 mencatat IKK tetap optimis di level 118,1 di tengah kenaikan rasio belanja konsumsi masyarakat menjadi...

Kikis Inefisiensi, Kemenkeu Selamatkan Anggaran Rp170 Triliun Tanpa Ganggu Birokrasi

Defisit APBN Tembus Rp319 Triliun per September 2026, Menkeu Pastikan Postur Fiskal Tetap Kredibel

by Stella Gracia
9 Oktober 2026 - 14:13

APBN membukukan defisit Rp319 triliun atau 1,24 persen PDB per September 2026, Menkeu Suahasil Nazara pastikan disiplin fiskal terjaga. Stabilitas.id...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Tak Serta-merta Otomatis, LPS Siapkan Syarat Kesehatan bagi Peserta Penjaminan Polis

BNI Sabet Peringkat 4 BUMN Layanan Terbaik di Danantara Indonesia CX100 Award 2026

Laba Tembus Rp1 Triliun: Bank BPD Bali Pacu Kredit UMKM Rp14,43 Triliun hingga Kuartal III/2026

Minta Pasar Tak Panik Sikapi Wacana MSCI, Peluang Bursa RI Turun Kelas Sangat Mustahil

Bongkar Manipulasi Saham dan Penjatahan Semu: OJK Denda DSSA, BREN, dan CUAN Total Rp2,1 Triliun

Filosofi Bahtera di Atas Laut, Pemprov DKI Resmikan Masjid Apung An-Nur di Pantai Ancol

Ancaman Eksodus Dana Asing: Simak Pemicu Usulan Reklasifikasi Standalone Market oleh MSCI

Tekanan Ganda Pasar Finansial: BI Gelontorkan Intervensi Hadapi Sentimen Risk-Off dan Isu MSCI

Tersengat Wacana MSCI dan Inflasi AS: IHSG Kena Trading Halt di Awal Sesi I

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
IKM Siap Produksi APD

Menperin Pacu IKM Penuhi Kebutuhan Produk Lokal di Pasar Daring

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance