PT Bank Tabungan Negara (BTN) meraih pertumbuhan laba bersih 39,59 persen menjadi Rp659 miliar pada semester pertama 2012 dibanding periode yang sama tahun 2011. Direktur Utama BTN Iqbal Latanro mengatakan, laba itu disokong kenaikan interest income sebesar Rp4,359 triliun atau tumbuh 20,37 persen dari periode yang sama tahun lalu. Sementara net interest income perseroan tercatat Rp2,276 triliun, tumbuh 34,15 persen dari periode yang sama 2011 yang sebesar Rp1,696 triliun.
Direktur Keuangan BTN Saut Pardede mengatakan pertumbuhan laba tinggi juga dipengaruhi pertumbuhan kredit tinggi sebesar 27 persen serta perbaikan kredit bermasalah (NPL). “Selain itu, pertumbuhan biaya dana lebih rendah dari peningkatan pendapatan sehingga mendukung peningkatan laba,” katanya.
Sementara dari sisi kredit dan pembiayaan mengalami pertumbuhan 27,7 persen dari Rp56,458 triliun pada 30 Juni 2011 menjadi Rp72,096 triliun pada 30 Juni 2012. “Bank BTN memproyeksikan kredit yang diberikan perseroan akan terus tumbuh sampai dengan akhir tahun 2012,” kata Iqbal.
BERITA TERKAIT
Kredit macet BTN pada periode ini tercatat 2,42 persen. Sementara Dana Pihak Ketiga tumbuh tumbuh 30,65 persen.
















