• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Minggu, Juni 21, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
Home Figur

Strategi Transformasi Sasmaya

oleh Sandy Romualdus
4 Juni 2016 - 00:00
92
Dilihat
Strategi Transformasi Sasmaya
0
Bagikan
92
Dilihat

George Bernard Shaw pernah mengatakan, “Kemajuan takkan pernah terjadi tanpa perubahan. Dan mereka yang tak bisa mengubah cara berpikir takkan pernah bisa mengubah apa pun.’’ Entah disadari atau tidak, kalimat sastrawan besar Amerika tersebut sedang benar-benar dilakukan sang nakhoda Bank Kesejahteraan Ekonomi saat ini, Sasmaya Tuhuleley. Direktur Utama Bank Kesejahteraan Ekonomi ini perlahan mengubah beberapa hal yang ada di bank yang dirintis oleh Begawan Ekonomi Soemitro Djojohadikusumo. Sebut saja business model, perubahan produk, hingga cara berpikir.

Sasmaya yang resmi menduduki kursi Dirut sejak awal Januari 2015 bercerita, dia ditunjuk pemegang saham saat bank tersebut mengalami kerugian cukup besar, sekitar Rp15 miliar per Desember 2014. Menurut data dari OJK, kredit macetnya kurang lebih Rp109 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan tahun 2014, pemegang saham pengendali Bank Kesejahteraan adalah Induk Koperasi Pegawai Republik Indonesia (IKPRI) yang menguasai saham sebesar 46,43 persen. Berikutnya PT Reliance Securities Tbk (20,55 persen), PT Recapital Advisors (19,68 persen), serta PT Dana Tabungan Dan Asuransi Pegawai Negeri (PT Taspen) 9,93 persen.

BERITA TERKAIT

Jangkau Permukiman Padat, SIG Sediakan Layanan Beton Siap Pakai MiniMix

Investasi SDM Jangka Panjang BNI Hantar Devin/Faathir ke Final Macau Open 2026

Sasar Komunitas Muda Blok M, CIMB Niaga Tebar Cashback 50% di ‘Ada OCTO Land’

BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat

“Saya resign dari BTN karena tawaran untuk membenahi Bank Kesejahteraan yang sedang bermasalah. Jadi memilih ke sini karena tantangannya. Tantangan mengembangkan bank ini sebenarnya menarik. Bank ini sejarahnya pernah mengurusi pegawai negeri kecil, koperasi-koperasi, dan itu menarik buat saya,” jelas mantan bankir BTN kelahiran Maluku, 5 Juli 1964 ini.

Menurut alumnus Fakultas Hukum Universitas Indonesia ini, meski bank kecil, Bank Kesejahteraan punya potensi yang luar biasa untuk berkembang. Persoalannya, tidak semua sumber daya manusianya tahu potensi bank ini untuk tumbuh dan berkembang. Sasmaya pun berusaha membangkitkan kepercayaan mereka. “Saya selalu bilang, di sini kita harus mempunyai mimpi, mimpi untuk menjadi besar. Kemudian, mimpi itu harus kita percayai dan kita wujudkan, Sasmayapasti kita akan mencapai tujuan yang telah kita tetapkan,” kisah pemegang Master of Business Management dari ASEAN Institute of Management Manila, Filipina ini.

Tentu saja untuk mewujudkan mimpi tersebut, katanya, kita harus bekerja keras, punya strategi, punya punya program-program kerja untuk dieksekusi. “Persoalannya kebanyakan dari kita pintar membuat perencanaan tapi lemah dalam eksekusi. Kami ingin eksekusi menjadi bagian dari strategi. Makanya, kita bisa melakukan berbagai macam program perubahan dengan sangat cepat dan berdampak sangat signifikan.”

Perubahan itu misalnya, Bank Kesejahteraan yang semula hanya punya single business, hanya membiayai koperasi pegawai negeri, kemudian melakukan diversifikasi dengan business engine baru, seperti membiayai juga koperasi swasta atau dengan para pensiunan. Sejak April 2015, bank telah melakukan kerjasama dengan 170 perusahaan kategori blue chip. Lalu bagian SDM bank ini telah melaksanakan program ODP angkatan ke III bekerjasama dengan Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI) pada tahun 2015.

Didukung Karyawan Muda

Sasmaya mengaku beruntung, program yang dilakukannya didukung oleh para karyawan muda dan beberapa bankir profesional muda lainnya yang telah direkrut untuk posisi strategis tertentu. “Pola pikir anak-anak muda ini beda dengan generasi sebelumnya. Mereka mudah menerima perubahan dan cepat belajar. Jadi perubahan yang kami lakukan tidak terlalu menemui hambatan berarti,” aku bankir yang juga kolumnis keuangan, bank, properti dan UMKM di beberapa media ini.

Selain didukung oleh tenaga-tenaga muda, perubahan yang dilakukan Sasmaya terlihat mudah lantaran dirinya punya pengalaman mengimplementasikan strategi transformasi di BTN saat menjadi Vice President/Change Management Office Coordinator BTN periode 2008-2012 silam. Saat itu, Sasmaya dan timnya melakukan pengembangan dan implementasi mulai dari struktur organisasi perusahaan, pengembangan produk-produk tabungan dan kredit, pengembangan dan implementasi budaya kerja perusahaan dan human capital management system, sampai terlibat aktif persiapan penawaran saham perdana BTN.

Bank BTN memang menjadi pelabuhan pertama karier bankir seorang Sasmaya. Sedari awal, ia ingin menjadi bankir setelah lulus kuliah. Apalagi saat itu, bank di Tanah Air sedang bertumbuh pasca Pakto 88. “Waktu itu melamar di beberapa bank, saya diterima di 3 bank, 2 bank swasta dan 1 di bank BUMN. Saya pilih BTN, masuk lewat program ODP tahun 1991. Ini program ODP pertama di BTN. Bekerja mulai dari staf, manajer, sampai terakhir menjadi Senior Vice President/Head of Strategic & Performance Management BTN tahun 2014,” papar anak keenam dari sepuluh bersaudara pasangan guru di Seram Timur, Maluku ini.

Saat ditanya sampai kapan menjadi bankir, bapak dua anak ini menjawab diplomatis, “selama saya masih bisa memberi manfaat untuk masyarakat kecil juga untuk karyawan (terus menjadi bankir). Atau kalau bank dianggap sudah tidak bermanfaat, saya mungkin berhenti.”

 
 
 
 
 
Sebelumnya

Ketika Swasta Menjadi ‘Panglima’

Selanjutnya

7 Taman Bunga Cantik di Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Dari LPPI ke Malta: Siasat CEO Prospero Taklukkan Monopoli GRC Global

Dari LPPI ke Malta: Siasat CEO Prospero Taklukkan Monopoli GRC Global

oleh Sandy Romualdus
3 Juni 2026 - 22:47

Stabilitas.id – Panggung Global Startup Awards (GSA) 2026 di Valletta, Malta, pada 7–8 Mei 2026 menjadi saksi runtuhnya dominasi barat...

Dari AO Jadi Dirut, Kindaris Resmi Pimpin PNM Gantikan Arief Mulyadi

Dari AO Jadi Dirut, Kindaris Resmi Pimpin PNM Gantikan Arief Mulyadi

oleh Stella Gracia
12 Mei 2026 - 14:14

Stabilitas.id – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) resmi mengumumkan nakhoda baru untuk memimpin perusahaan pembiayaan ultra mikro tersebut. Kindaris ditunjuk...

Reni Wulandari, Direktur Operasi Perempuan Pertama SIG: Dobrak Bias Gender di Industri Semen

Reni Wulandari, Direktur Operasi Perempuan Pertama SIG: Dobrak Bias Gender di Industri Semen

oleh Stella Gracia
21 April 2026 - 18:54

Stabilitas.id – Industri semen yang selama ini identik dengan dominasi laki-laki kini memiliki wajah baru dalam kepemimpinannya. Reni Wulandari, seorang...

Obituari Michael Bambang Hartono: Berpulangnya Sang Arsitek Diversifikasi Bisnis Djarum

Obituari Michael Bambang Hartono: Berpulangnya Sang Arsitek Diversifikasi Bisnis Djarum

oleh Stella Gracia
21 Maret 2026 - 16:49

Stabilitas.id – Dunia usaha Indonesia berduka. Michael Bambang Hartono, salah satu pilar utama di balik imperium bisnis Djarum Group dan...

Friderica Widyasari Dewi: Menjaga Marwah Otoritas dengan Intuisi dan Presisi

Friderica Widyasari Dewi: Menjaga Marwah Otoritas dengan Intuisi dan Presisi

oleh Sandy Romualdus
12 Maret 2026 - 00:05

Stabilitas.id - Sejarah sering kali ditulis melalui langkah-langkah sunyi yang konsisten sebelum akhirnya meledak dalam sebuah panggung besar. Di lantai...

Pakar Investasi MUFG Nobuya Kawasaki Calon Nakhoda Baru Bank Danamon

Pakar Investasi MUFG Nobuya Kawasaki Calon Nakhoda Baru Bank Danamon

oleh Sandy Romualdus
5 Maret 2026 - 20:16

Stabilitas.id — PT Bank Danamon Indonesia Tbk. (BDMN) mengumumkan rencana perubahan besar dalam susunan pengurus perseroan. Nobuya Kawasaki, yang saat...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Manjakan Investor Ritel, BBCA Berencana Bagikan Dividen Interim Setiap Kuartal

    Tekanan Rebalancing MSCI Mereda, Saham BCA (BBCA) Siap Rebound ke Level Rp6.000

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Danamon-Manulife Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Freeport Indonesia Setor Rp4,8 Triliun ke Pemda Papua, Total Kontribusi Negara Tembus Rp75 T

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Plus Minus Perdagangan Karbon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gebrakan Ekonomi Desa, Presiden Prabowo Resmikan Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Jangkau Permukiman Padat, SIG Sediakan Layanan Beton Siap Pakai MiniMix

Investasi SDM Jangka Panjang BNI Hantar Devin/Faathir ke Final Macau Open 2026

Sasar Komunitas Muda Blok M, CIMB Niaga Tebar Cashback 50% di ‘Ada OCTO Land’

BNI Dukung Penanganan Stunting di Pangalengan Lewat Program Desa Sehat

Andalkan AI dan Platform Elevate, SIG Rombak Total Sistem Manajemen Performa

Kemenkeu Kantongi Dukungan Beijing, Penerbitan Panda Bond Dipercepat

Kedok IPO Fiktif & Jasa Pelunasan Pinjol Dibongkar, Satgas PASTI Sikat Dua Entitas Ini

Perkuat Beyond Mortgage, BTN (BBTN) Gandeng Pemprov DKI dan Kementerian UMKM

Jaga Stabilitas PVML, OJK Longgarkan Aturan Modal Asing & Batasi Pemain Paylater

STABILITAS CHANNEL

 
Selanjutnya
OJK Dorong Pembiayaan Infrastruktur Melalui Sukuk

OJK Terima 3.805 Aduan, Mayoritas soal Klaim Asuransi

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Eksmud
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Interview
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance