• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Minggu, Oktober 25, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Manajemen Risiko

Pakar Syariah: Kuasai Aset Jakarta, Asing Adalah Bahaya Laten

by Stella Gracia
22 Desember 2016 - 00:00
9
VIEWS
Pakar Syariah: Kuasai Aset Jakarta, Asing Adalah Bahaya Laten
0
SHARES
9
VIEWS

Jakarta, Stabilitas—Pertumbuhan ekonomi di tahun 2017 diperkirakan mencapai 5,1 sampai 5,3 persen, namun masuknya resiko global yang datang dari Amerika Serikat dan Tiongkok perlu di diwaspadai, terutama Tiongkok yang sangat concern pada perekonomian, karena dalam waktu yang lama menjadi pelopor ekonomi global.

Pakar Ekonomi Syariah, Syafi’i Antonio dalam diskusi Outlook Ekonomi Syariah 2017 mengatakan walaupun kenaikan diperkirakan mencapai 5,1 sampai 5,3 persen, banyak hal yang perlu diwaspadai. “Kita tahu bahwa secara global, growth antara 5,1 sampai 5,3 persen, namun permasalahannya tumbuh tapi tumbuhnya tanpa pemerataan yang baik. Ini menjadi sangat berbahaya demandnya tumbuh, kemiskinan banyak, pengangguran banyak secara keseluruhan,”kata Antonio, di Jakarta, Kamis (22/12).

  • Baca juga: Dua Tahun Beruntun, BNI Pertahankan Predikat Tertinggi GCG di IICD Award 2026

Selain itu, komposisi penguasaan aset juga perlu diantisipasi mengingat lebih dari 50 persen dikuasai oleh konglomerasi. Jika dibiarkan hal tersebut berdampak pada pemerataan yang sulit dikendalikan, padahal jika populasi muslim Jakarta yang banyak dapat mengambil alih penguasaan aset, diperkirakan akan berdampak pada pemerataan yang baik khususnya di Jakarta yang merupakan pusat pengendalian ekonomi.

BERITA TERKAIT

No Content Available

“saya rasa ini yang harus dilihat secara serius kalau tidak ini bisa jadi suatu bahaya laten ada beberapa kajian itu mengatakan kalau muslim Jakarta itu jumlahnya sekitar 83 sampai 87 persen, yang saudara-saudara kita yang non muslim itu sekitar 13 itu population composisition. Yang kristiani sekitar 9 persen yang hindu, budha, konghucu itu sisanya, nah tapi penguasaan aset dari saudara-saudara kita ini justru sangat berbahaya, jadi 58 persen itu dikuasai oleh konglomerasi, 24 persen itu oleh BUMN-BUMN, sekitar 10 persen itu koperasi formal dan sekitar 8 persen oleh sekitar 50 jutaan usaha mikro. Jadi kita lihat betapa ketimpangan disini. Nah saudara kita yang muslim itu cuma menguasai yang 8,”kata Syafii.

  • Baca juga: Operasi Senyap di Gedung BNPB: KPK Amankan Sejumlah Pihak dan Gelar Perkara Kilat

Syafii mengatakan komposisi berdasar agama bukan suatu hal yang rasis, karena mengingat jumlah populasi dominan yang rentan terhadap keamanan dan keadilan. “yang paling banyak terjadi di negara lain dalah riots , jika dikaitkan dengan peristiwa 212 sebetulnya ada ketidakadilan sharing of economy, hal semacam ini kalau tidak diantisipasi bisa menjadi semacam snowball,”ungkap Syafii.

Salah satu alasan mengapa pengusaan aset di Jakarta perlu dikendalikan salahsatunya adalah 60 persen perputaran uang terjadi diJakarta, tak hanya itu kegiatan pasar modal, kegiatan kementerian, BUMN juga berpusat di Jakarta.

“Karena Jakarta mengontrol konglomerasi, siapapun yang memimpin Jakarta memiliki direct, saya khawatir kalau dilempar begitu saja sama dengan melawan merci dengan bajaj,”lanjut Syafii.

  • Baca juga: Bedah RUU Perampasan Aset: Urgensi, Titik Kritis, dan Syarat Mutlak Enam Pagar Pelindung

Adanya pengelolaan ekonomi secara Islam (Syariah) di Jakarta menjadi hal yang yang sangat diperlukan, sebab adanya Islamic distribution mengupayakan seluruh kekayaan tersebar secara merata, hal ini sejalan dengan konsep zakat.

“Maka diperlukan affirmative policy dan equity yang bagus, insya Allah ini bisa sangat baik. Economy of zakat itu salah satu keindahan Islam dalam berekonomi, seluruh aset harus menyebar secara menyeluruh. Jadi siapapun harus bisa memerhatikan keseimbangan proporsional, karena biar bagaimanapun Jakarta memiliki control kebijakan yang besar,”jelas Syafii.

Tags: Indeks Zakat Nasional,zakat,Outlook 2017
 
 
 
 
 
Previous Post

Rayakan Hari Ibu, Dompet Dhuafa Manjakan Puluhan Ibu Dhuafa

Next Post

Badan Wakaf Jakarta Belum Berperan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Dua Tahun Beruntun, BNI Pertahankan Predikat Tertinggi GCG di IICD Award 2026

Dua Tahun Beruntun, BNI Pertahankan Predikat Tertinggi GCG di IICD Award 2026

by Sandy Romualdus
20 Oktober 2026 - 05:21

BNI mempertahankan predikat tertinggi Leadership in Corporate Governance di ajang The 17th IICD Award 2026 dan meraih posisi GCG terbaik...

Operasi Senyap di Gedung BNPB: KPK Amankan Sejumlah Pihak dan Gelar Perkara Kilat

Operasi Senyap di Gedung BNPB: KPK Amankan Sejumlah Pihak dan Gelar Perkara Kilat

by Stella Gracia
14 Oktober 2026 - 09:08

KPK menggelar OTT terhadap pejabat BNPB dengan pendampingan Puspom TNI di Jakarta, status hukum pihak terperiksa diumumkan dalam 1x24 jam....

Bedah RUU Perampasan Aset: Urgensi, Titik Kritis, dan Syarat Mutlak Enam Pagar Pelindung

Bedah RUU Perampasan Aset: Urgensi, Titik Kritis, dan Syarat Mutlak Enam Pagar Pelindung

by Sandy Romualdus
12 Oktober 2026 - 11:39

Pakar hukum merumuskan enam pagar pelindung RUU Perampasan Aset guna mencegah penyalahgunaan kekuasaan aparat dalam skema sita tanpa pidana (NCBAF)....

Perkuat Budaya ‘4 No’s’: KRQA-SQC Audit Sistem Anti Penyuapan di Bandara Adi Soemarmo

Perkuat Budaya ‘4 No’s’: KRQA-SQC Audit Sistem Anti Penyuapan di Bandara Adi Soemarmo

by Sandy Romualdus
4 Oktober 2026 - 14:49

KRQA-SQC menggelar audit surveilans ISO 37001:2025 di Bandara Adi Soemarmo Solo guna memastikan penerapan prinsip anti penyuapan 4 No's. Stabilitas.id...

Tempatkan 700 Awak Kapal Pesiar: PT Ships Crew Indo Jalani Audit ISO dan Sertifikasi MLC 2006

Tempatkan 700 Awak Kapal Pesiar: PT Ships Crew Indo Jalani Audit ISO dan Sertifikasi MLC 2006

by Sandy Romualdus
30 September 2026 - 14:42

PT Ships Crew Indo Inc. menjalani audit ISO 9001:2015 dan MLC 2006 usai menyalurkan lebih dari 700 pelaut Indonesia ke...

Kendalikan Risiko ‘Black Box’ dan Deepfake, OJK Rilis Kerangka Tata Kelola AI Berbasis Prinsip

Kendalikan Risiko ‘Black Box’ dan Deepfake, OJK Rilis Kerangka Tata Kelola AI Berbasis Prinsip

by Sandy Romualdus
25 September 2026 - 15:29

Deputi Komisioner OJK Deden Firman Hendarsyah menegaskan prinsip human-in-the-loop dan tata kelola AI perbankan berbasis risiko pada Seminar LPPI #109....

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Himpun Dana Lebih dari Rp5 Miliar di FinFest 2026, OJK Apresiasi Bank Jakarta Dorong Inklusi Keuangan

Jakarta Financial Festival 2026: Bank Jakarta Dinobatkan Jadi PUJK Literasi Keuangan Teraktif

Kredit Tembus Rp1.605 Triliun, Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 20,7 Persen di Kuartal III/2026

Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

Sikapi Dinamika Bursa, BNI Pacu Aksi Buyback Terukur Berlandaskan Aset Rp1.434 Triliun

Di Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Janji Siapkan Pembiayaan Rakyat Rp400 Triliun

OJK Tegaskan Sanksi Denda Rp2,1 Triliun Bukan Akhir, Buka Peluang Jerat Pidana Pasar Modal

Redam Volatilitas Pasar, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Perkuat Diplomasi Ekonomi, BRI Dorong Korporasi dan UMKM Lokal Masuk Rantai Pasok Global

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post
Indonesia Halal Watch: Produk Asing Saingi Produk Domestik

Indonesia Halal Watch: Produk Asing Saingi Produk Domestik

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance