• Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
Minggu, Oktober 25, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Laporan Utama

Kominfo Buka Peluang Produk UMKM Masuk Alibaba

by Sandy Romualdus
9 Oktober 2018 - 00:00
15
VIEWS
0
SHARES
15
VIEWS

NUSA DUA, Stabilitas — Kementerian Komunikasi dan Informatika menargetkan untuk mendukung peningkatan ekspor melalui marketplace e-commerce. Menurut Menteri Kominfo Rudiantara peluang ini terbuka dengan kehadiran platform e-commerce yang besar.

“Kita akan bekerja sama dengan Alibaba, untuk memasarkan produk ekspor dari Indonesia ke China. Kita akan manfaatkan momen Single Days pada tanggal 11/11,” kata Rudiantara ketika menjadi pembicara kunci dalam Indonesia Eximbank Panel Discussion, The Perfect Time To Enhance Emerging Economies Cooperations On Trade, di Sofitel Hotel, Nusa Dua, Bali, Selasa (09/10/2018).

  • Baca juga: Daya Beli Tertekan Inflasi Pangan, Saldo Rekening di Bawah Rp100 Juta Turun ke Rp1,66 Juta

Dalam paralel event Annual Meeting IMF-WBG 2018 itu, Menteri Rudiantara menyatakan peluang ekspor lewat e-commerce bisa dimanfaatkan oleh usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Indonesia. “Bisa memperluas pasar dan ekspor, salah satunya ke China. Saya sudah minta Kementerian Perdagangan dan Bekraf untuk menyiapkan UMKM yang akan bisa mengikuti Singles’ Day,” jelasnya.

BERITA TERKAIT

No Content Available

Jika di Amerika Serikat ada Black Friday dan Cyber Monday untuk membuka perdagangan dengan diskon retail, di China even Singles’ Day digunakan Alibaba sebagai wahana untuk mempromosikan diskon pengecer pada platform e-commerce sejak 2009.

Peluang ekspor UMKM menurut Rudiantara relatif besar karena China saat ini adalah pasar e-commerce ritel terbesar dan paling inovatif di seluruh dunia.

“Retailing online di China diperkirakan akan tumbuh dari 17% pada 2017 menjadi 25% pada 2020. Alibaba mendominasi lingkup e-commerce di China dan di banyak bagian Asia yang menyumbang 1/10 dari total penjualan ritel China,” jelas Rudiantara.

Meski demikian, Menteri Rudiantara mengakui ada beberapa tantangan bagi UMKM Indonesia, salah satunya adalah kemampuan untuk menyediakan barang. “Biasanya volume belanjanya jutaan. Tinggal apakah UMKM kita siap atau tidak,” ungkapnya.

Siapkan Infrastruktur Logistik

Kemunculan e-commerce selama satu dekade terakhir secara radikal mengubah lansekap ekonomi. Terobosan memanfaatkan marketplace global merupakan salah satu upaya pemerintah meningkatkan pasar ekspor produk lokal di luar negeri. Menteri Rudiantara menilai emerging market penting untuk pertumbuhan e-commerce.

  • Baca juga: Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

“Saat ini usaha retail akan mencapaki kejenuhan dalam pertumbuhan. Peluangnya berkembang di e-commerce. Di China, pasar e-commerce terbesar di dunia, hampir separuh penduduk secara aktif melakukan pembelian online,” kata Rudiantara.

Peluang e-commerce sangat besar, karena saat ini tengah tumbuh dan berkembang. “Di emerging market, e-commerce telah tumbuh secara eksponensial. Dan pada tingkat tertentu akan segera melampaui negara-negara maju pada tahun 2018. Sekitar 50% dari populasi di pasar negara berkembang akan berbelanja online pada 2018, yang tidak jauh dari penetrasi rata-rata 63% di negara-negara maju,” ungkapnya.

Berdasarkan Laporan McKinsey hampir tiga perempat dari semua pembeli online Indonesia menggunakan smartphone untuk membeli produk. Hal ini bisa dikembangkan untuk beragam peluang usaha.

“Orang Indonesia termasuk di antara pengguna media sosial paling antusias di dunia, di negara dengan ekosistem perdagangan online, layanan antar-jemput, distribusi media, layanan keuangan, dan lainnya yang berkembang pesat secara digital,” jelasnya.

Bahkan, Indonesia diperkirakan akan menambah 50 juta netizen baru antara 2015 dan 2020, dengan tingkat penetrasi lebih dari 50%. “Saat ini Indonesia memiliki sekitar 30 juta pembeli online, dengan jumlah yang tumbuh rata-rata 12% setiap tahun. Ini adalah perkiraan,” tutur Rudiantara.

Tantangan terbesar di Indonesia menurut Rudiantara adalah soal infrastruktur logistik, mekanisme pembayaran, dan infrastruktur. Namun demikian dengan Peta Jalan e-Dagang semua itu akan diselesaikan. “Kita sudah identifikasi ada tujuh isu, dan semuanya akan diselesaikan oleh pemerintah dan pemangku kepentingan,” tandasnya.

Menurut Rudiantara, Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla serius untuk membangun konektivitas antarwilayah guna menyiapkan infrastruktur logistik.

  • Baca juga: Suku Bunga Tinggi dan Rupiah Loyo, OJK Evaluasi Revisi Rencana Bisnis 105 Bank

“Ada jalan tol, tol laut dan pelabuhan, tol udara, yang akan menghubungkan semua pulau di Indonesia. Termasuk tol informasi yang menghubungkan seluruh Indonesia dengan jaringan internet. Dan akhir 2018, tidak satupun daerah di Indonesia yang tidak terhubung dengan jaringan backbone internet cepat Palapa Ring,” kata Rudiantara.

Acara yang digelar oleh Indonesia Eximbank dihadiri juga oleh Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Deputi Gubernur BI Sugeng, dan Direktur Eksekutif Eximbank Indonesia Shintia Ruslia. 

Tags: UMKM,Alibaba
 
 
 
 
 
Previous Post

Forum Investor 2018 Angkat Paradigma Baru Pembiayaan Infrastruktur

Next Post

Tiga Aspek Paradigma Baru Pembiayaan Infrastruktur Versi Bank Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Sejarah Uang

Daya Beli Tertekan Inflasi Pangan, Saldo Rekening di Bawah Rp100 Juta Turun ke Rp1,66 Juta

by Stella Gracia
21 Oktober 2026 - 14:20

INDEF menyoroti fenomena makan tabungan akibat inflasi pangan di atas 5 persen yang membuat rata-rata saldo tabungan di bawah Rp100...

Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

Bank BSN Perkuat Ekosistem UMKM Halal, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan yang Inklusif

by Sandy Romualdus
21 Juli 2026 - 07:47

Bank BSN mendorong penguatan ekonomi kerakyatan, pengembangan kewirausahaan, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan Stabilitas.id - Direktur Network...

Berantas Judi Online, OJK Perintahkan Bank Blokir 33.000 Rekening Penampung

Suku Bunga Tinggi dan Rupiah Loyo, OJK Evaluasi Revisi Rencana Bisnis 105 Bank

by Sandy Romualdus
10 Juli 2026 - 12:52

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah mengevaluasi revisi Rencana Bisnis Bank (RBB) 2026 yang diajukan oleh sekitar 105 bank akibat penyesuaian...

Respons Aturan KUR 5% Presiden Prabowo, OJK Minta Himbara Pertebal Pencadangan

by Sandy Romualdus
21 Mei 2026 - 14:50

Stabilitas.id — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut positif arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta perbankan pelat merah (Himbara) untuk...

Virsem LPPI #107: Bukan Sekadar Religi, Hijrah Finansial Jadi Tren Baru Ekonomi Berkelanjutan

Virsem LPPI #107: Bukan Sekadar Religi, Hijrah Finansial Jadi Tren Baru Ekonomi Berkelanjutan

by Sandy Romualdus
13 April 2026 - 14:54

Stabilitas.id — Industri perbankan syariah nasional terus menunjukkan tren pertumbuhan positif meski masih menghadapi tantangan penetrasi pasar yang belum optimal....

Menaker Terbitkan SE WFH 1 Hari Sepekan, Dorong Ketahanan Energi Nasional

Menaker Terbitkan SE WFH 1 Hari Sepekan, Dorong Ketahanan Energi Nasional

by Stella Gracia
1 April 2026 - 21:53

Stabilitas.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli resmi mengimbau perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Daerah...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pacu Belanja Turis Asing ke Daerah, Garuda Indonesia Luncurkan Skema Multi-Destinasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Jakarta Financial Festival 2026: Bank Jakarta Dinobatkan Jadi PUJK Literasi Keuangan Teraktif

Kredit Tembus Rp1.605 Triliun, Laba Bersih Bank Mandiri Melesat 20,7 Persen di Kuartal III/2026

Transformasi Digital dan Perang Talenta: Strategi BTN Merebut Takhta Bank Konsumer Terbesar

Sikapi Dinamika Bursa, BNI Pacu Aksi Buyback Terukur Berlandaskan Aset Rp1.434 Triliun

Di Rakornas TPAKD 2026, Presiden Prabowo Janji Siapkan Pembiayaan Rakyat Rp400 Triliun

OJK Tegaskan Sanksi Denda Rp2,1 Triliun Bukan Akhir, Buka Peluang Jerat Pidana Pasar Modal

Redam Volatilitas Pasar, BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Senilai Rp1 Triliun

Perkuat Diplomasi Ekonomi, BRI Dorong Korporasi dan UMKM Lokal Masuk Rantai Pasok Global

Buka Akses Permodalan UMKM Perempuan, Kredivo Catat Lonjakan Pengguna hingga 10 Kali Lipat

STABILITAS CHANNEL

 
 
Next Post

BI dan Federal Reserve Bank of New York Bahas Dampak Normalisasi Kebijakan Ekonomi Negara Maju

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance