• Redaksi
  • Iklan
  • Majalah Digital
  • Kontak Kami
Selasa, September 29, 2026
  • Login
Stabilitas
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata
No Result
View All Result
Stabilitas
No Result
View All Result
 
Home Ekonomi

BI Tahan BI-Rate di Level 4,75% pada Desember 2025

oleh Stella Gracia
18 Desember 2025 - 08:52
82
Dilihat
BI Tahan BI-Rate di Level 4,75% pada Desember 2025
0
Bagikan
82
Dilihat

Stabilitas.id – Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 16–17 Desember 2025. Sejalan dengan keputusan tersebut, suku bunga Deposit Facility tetap 3,75% dan Lending Facility tetap 5,50%.

Bank Indonesia menyatakan keputusan ini konsisten dengan upaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan inflasi agar tetap berada dalam sasaran, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi.

  • Baca juga: Suku Bunga Acuan BI 5,75%, BRI Pacu Penyaluran Kredit Berbasis Manajemen Risiko Granular

Dalam siaran pers resminya, BI menilai inflasi domestik tetap terkendali. Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada November 2025 tercatat sebesar 2,72% secara tahunan (year on year/yoy), dengan inflasi inti berada pada level 2,36% (yoy). Sementara itu, inflasi kelompok volatile food tercatat 5,48% (yoy), terutama dipengaruhi oleh kenaikan harga bawang merah.

BERITA TERKAIT

Suku Bunga Acuan BI 5,75%, BRI Pacu Penyaluran Kredit Berbasis Manajemen Risiko Granular

Akomodir Penghasilan Sampingan Gen Z, Danantara Rancang Skema KPR Adaptif

Likuiditas Makro: Uang Primer (M0) Adjusted Mei 2026 Tembus Rp2.214,6 Triliun

Likuiditas Masih Longgar, Bi Catat Uang Primer Bertahan di Atas Rp1.700 Triliun

Dari sisi eksternal, kinerja neraca perdagangan Indonesia masih mencatat surplus. Pada Oktober 2025, neraca perdagangan membukukan surplus sebesar US$2,4 miliar. Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir November 2025 tercatat sebesar US$150,1 miliar, setara dengan pembiayaan 6,2 bulan impor atau 6,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

  • Baca juga: Akomodir Penghasilan Sampingan Gen Z, Danantara Rancang Skema KPR Adaptif

Bank Indonesia juga mencatat transmisi pelonggaran kebijakan moneter terus berlanjut. Sejak September 2024 hingga November 2025, BI-Rate telah turun 150 basis poin (bps) menjadi 4,75%. Sejalan dengan itu, suku bunga pasar uang antarbank (INDONIA) turun 191 bps, dari 6,03% pada awal 2025 menjadi 4,12% per 16 Desember 2025.

Penurunan suku bunga juga tercermin pada imbal hasil instrumen moneter dan pasar obligasi. Suku bunga Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) tenor 6, 9, dan 12 bulan tercatat turun masing-masing sekitar 226–228 bps. Sementara itu, imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) tenor 2 tahun dan 10 tahun masing-masing turun sekitar 199 bps dan 110 bps.

Di sektor perbankan, kredit perbankan pada November 2025 tumbuh 7,74% (yoy). Kondisi permodalan perbankan tetap kuat dengan rasio kecukupan modal (CAR) sebesar 26,38%, sementara rasio kredit bermasalah (NPL) bruto tercatat 2,25% dan NPL neto 0,90%.

  • Baca juga: Likuiditas Makro: Uang Primer (M0) Adjusted Mei 2026 Tembus Rp2.214,6 Triliun

Dari sisi sistem pembayaran, BI mencatat volume transaksi pembayaran digital mencapai 4,66 miliar transaksi, tumbuh 41,12% (yoy). Volume transaksi BI-FAST tercatat sebanyak 439 juta transaksi dengan nilai Rp1.092 triliun, sedangkan transaksi BI-RTGS mencapai 0,87 juta transaksi dengan nilai Rp20.463 triliun.

Ke depan, Bank Indonesia menegaskan akan terus memperkuat bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran, termasuk melalui stabilisasi nilai tukar rupiah, operasi moneter pro-market, serta penguatan digitalisasi sistem pembayaran guna menjaga stabilitas makroekonomi dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.***

Tags: 75 persenBI Rate 4BI tahan suku bungacadangan devisa Indonesia November 2025inflasi november 2025kebijakan moneter BIkredit perbankan tumbuhneraca perdagangan Oktober 2025RDG Bank Indonesia Desember 2025suku bunga acuan BI Desember 2025suku bunga BI terbaru
 
 
 
 
 
Sebelumnya

Gelar RUPSLB, BRI Perkuat Tata Kelola dan Akselerasi Kinerja Tahun 2026

Selanjutnya

Jelang Natal dan Akhir Tahun, BI Perpanjang Jam BI-RTGS hingga 23.55 WIB

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BACA JUGA

Related Posts

Jaga Defisit di Bawah 3 Persen: Kemenkeu dan Bank Indonesia Kunci 5 Pilar Sinergi Hadapi Gejolak Global

Hampir 95 Persen Pemda Masuk Era Digital: BI Beberkan Resep Pengungkit Produktivitas Ekonomi Daerah

oleh Sandy Romualdus
25 September 2026 - 16:03

Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali membeberkan lompatan 94,9 persen Pemda masuk kategori digital guna memacu produktivitas daerah di FEKDI...

Pacu Jakarta Menuju Top 20 Kota Global: OJK Jabodebek dan TPAKD Kunci Sinergi Pembiayaan Ekonomi Kreatif

Pacu Jakarta Menuju Top 20 Kota Global: OJK Jabodebek dan TPAKD Kunci Sinergi Pembiayaan Ekonomi Kreatif

oleh Stella Gracia
25 September 2026 - 15:12

OJK Jabodebek dan TPAKD DKI Jakarta memperkuat ekosistem pembiayaan ekonomi kreatif lewat Program PED guna mendorong Jakarta menuju Top 20...

Mandiri Economic Review: Volume Ekspor Kelapa Sawit pada Awal Tahun 2025 Masih Terkontraksi

Penjualan Roda Empat Tembus 599 Ribu Unit, Analis Mandiri Wanti-wanti Risiko Suku Bunga

oleh Stella Gracia
24 September 2026 - 13:54

Penjualan mobil nasional melesat 32,4% pada Agustus 2026 berkat pesatnya pertumbuhan mobil listrik dan tingginya permintaan mobil niaga program pemerintah....

Realokasi Modal Rp14 Triliun, Divestasi Chandra Asri Justru Bawa SCG Rajai Penjualan ASEAN

Realokasi Modal Rp14 Triliun, Divestasi Chandra Asri Justru Bawa SCG Rajai Penjualan ASEAN

oleh Sandy Romualdus
24 September 2026 - 12:27

Bagi SCG, melepaskan sebagian jangkar di satu sisi (Chandra Asri) ternyata bukan untuk berlayar pergi, melainkan untuk kembali membanjiri pasar...

BI-Rate Tetap 5,75%: Akrobat Rem Moneter dan Gas Likuiditas Rp461 Triliun di Era Destry Damayanti

Efisiensi Tata Ruang Properti: Furnitur Ganda dan Built-in Kunci Optimalisasi Aset Hunian

oleh Stella Gracia
24 September 2026 - 11:56

Menyiasati lonjakan inventori rumah mungil, Pinhome menawarkan solusi tata kelola interior modern minimalis yang transparan dan multifungsi bagi masyarakat urban....

Mitigasi Fluktuasi Daya Surya, Inovasi Mesin Fleksibel Wärtsilä Jawab Tantangan RUPTL 2034

Mitigasi Fluktuasi Daya Surya, Inovasi Mesin Fleksibel Wärtsilä Jawab Tantangan RUPTL 2034

oleh Stella Gracia
23 September 2026 - 20:48

Menghadapi lonjakan daya data center AI dan RUPTL 2034, lima eksekutif Wärtsilä membedah solusi fleksibilitas jaringan untuk amankan transisi energi...

E-MAGAZINE

TERPOPULER

  • Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    Transaksi Repo Tembus Rp17,5 Triliun per Hari, BI Luncurkan Tri-Party Agent Repo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OJK dan Bappebti Perkuat Sinergi dalam Pengawasan Derivatif Keuangan Berbasis Efek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LinkUMKM Tembus 14 Juta User, BRI Dorong Kerajinan Ramah Lingkungan Go International

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menyiapkan Talenta Hijau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keras Dan Menghantam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nakhoda Baru Askrindo: Mahelan Prabantarikso Gantikan M. Fankar Umran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menakar Dampak dan Implikasi Perampingan BUMN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
 

Terbaru

Kucurkan Sindikasi Rp2,11 Triliun: PT SMI dan Bank Jakarta Danai 7 Proyek Prioritas Pemprov DKI

Gagal Menyehatkan Diri: BPRS Musyarakah Ummat Indonesia Dilikuidasi LPS dan Ditutup OJK

Buka Kredit Rp456,5 Miliar: OJK dan Pemprov Jabar Luncurkan Program EGG bagi Ribuan Peternak

Akun Kripto Tembus 22,9 Juta: OJK Perketat Ruang Uji Coba Inovasi Keuangan Digital

Imbal Hasil Tembus 15 Persen: Riset Citi Wealth Ungkap Manuver Agresif Family Office Asia Pasifik

Pionir ATM hingga Bank Online: Rayakan HUT ke-71, CIMB Niaga Pacu Inovasi Digital dan Ekosistem Hijau

Konflik Keluarga dan Pajak Hantui Warisan, Riset Sun Life Ungkap Urgensi Penasihat Finansial Profesional

Jangkau 114 Ribu Siswa di 77 Kota: Cara CIMB Niaga Tanamkan Budaya Finansial Digital Sejak Dini

Menakar Transmisi Moneter, Efek Short Selling, dan Rekomendasi Top 10 Saham

STABILITAS CHANNEL

 
 
Selanjutnya
Inflasi IHK di Bulan Januari 2023 Tercatat 0,34 Persen

Jelang Natal dan Akhir Tahun, BI Perpanjang Jam BI-RTGS hingga 23.55 WIB

  • Advertorial
  • Berita Foto
  • BUMN
  • Bursa
  • Ekonomi
  • Eksmud
  • Figur
  • Info Otoritas
  • Internasional
  • Interview
  • Keuangan
  • Kolom
  • Laporan Utama
  • Liputan Khusus
  • Manajemen Resiko
  • Perbankan
  • Portofolio
  • Resensi Buku
  • Riset
  • Sektor Riil
  • Seremonial
  • Syariah
  • Teknologi
  • Travel & Resto
  • UKM
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pesan Majalah
  • Kontak Kami
logo-footer

Copyright © 2021 – Stabilitas

Find and Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Laporan Utama
  • Ekonomi
  • Finance
  • Asuransi
  • Danantara
  • Syariah
  • UKM
  • Internasional
  • Liputan Khusus
  • Lainnya
    • Advetorial
    • SNAPSHOT
    • Interview
    • Figur
    • Info Otoritas
    • Leadership
    • Kolom
    • Manajemen Risiko
    • Resensi Buku
    • Riset
    • Teknologi
    • Pariwisata

Copyright © 2021 Stabilitas - Governance, Risk Management & Compliance